NovelToon NovelToon
DIA MILIKKU !

DIA MILIKKU !

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:970.3k
Nilai: 4.8
Nama Author: asmin

TERDAPAT 2 SEASON DI DNOVEL INI

SEASON 1 : ANABALE N RANGGA

SEASON 2 : JESSY N RENDY

Ini sebuah kisah tentang Anabale dengan Rangga yang memilki hubungan seperti saudara tapi tidak sedarah. hari itu rangga yang masih umur 3 Tahun di titipkan di Keluarga Mr. Galandy karena ayah rangga masih berjuang untuk mengembangkan usahnya di paris. ayah rangga yang sudah tidak memiliki istri sehingga meminta bantuan Mr. Galandy untuk merawat anaknya sementara waktu. dan tentunya Mrs. Mutia istri dari Mr. galandy sangat senang karena kebetulan keluarga Galandy belum memiliki sosok anak. setelah setahun kemudian lahirlah anabale anak kandung dari Mr. galandy dan Mrs. mutia
setelah umur rangga 15 tahun ayahnya pun datang menjemputnya dari paris ke Indonesia dan kebetulan usaha ayahnya telah membaik dan telah berkembang.
Bagaimana kisah mereka setelah bertemu lagi setelah berpisah 11 tahun, saat ini umur rangga 26 tahun dan anabale 22 tahun.. ??

happy reading

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon asmin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

memaksa

keesokn harinya

anabale dan ayah rangga saling berbincang-bincang mengenai rencana yang akan membuat rangga segera menikahi anabale. mereka berbincang-bincang setelah rangga pergi ke kantor.

di ruang keluarga

"bagaimana ayah, apa rencananya ?" ucap anabale yang penasaran

"dari dulu rangga itu sangat menyayangimu jadi kamu hanya perlu memaksanya sedikit"

"caranya ?"

"bagaimana kalau kamu mengancamnnya akan meninggalkan rumah kalau rangga tidak mau menikahimu"

"tapi jika ia tidak keberatan, aku malah bisa makin menjauh dengannya" ucap anabale yang khawatur dengan usulan rencana ayahnya

"ah, bell tenanglah aku sangat tahu anak ku itu... permintaan mu itu memang agak sulit buat rangga tapi jika kau mengancam akan pergi ia pasti akan menerima keinginanmu itu, hahah gue tahu bangets anakku itu" ucap ayah rangga tersenyum memikirkan rencananya

"ah sebenarnya aku agak takut menjalankan rencana ini, tapi aku akan mencobanya" ucap anabale

****

di kantor rangga sedang ditemui oleh polisi membahas kasus kecelakaan yang menimpah anabale

"jadi maksudnya kecelakaan anabale itu adalah rencana yang sudah di atur?" ucap rangga

"iya pak rangga, kebetulan kami melihat cctv mulai dari kantor bapak ternyata telah ada mobil itu menunggu anabale dan mengikutinya sampai akhirnya ia mampu mencuri anabale"

"terus bagaimana apakah orang itu telah di amankan?"

"maaf pak ternyata orang itu bukan orang sembarangan, ia bisa mengelabui kami sehingga kami sedikit kesulitan untuk menangkapnya, kami menduga ia adalah orang sewaan yang terlatih dalam melakukan tugasnya sehingga kami hanya menemukan sediki bukti. pak rangga apakah kami bisa menemui anabale ?"

"ah jangan libatkan anabale saat ini ia masih belum pulih dan ia sedang lupa ingatan aku tidak mau ia tertekan dan ketakutan pak"

"baiklah pak, kalau begitu kami permisi dulu"

***

kringg kringg kring

Hp rangga berdering dan ternyata ayahnyalah yang sedang menelponnya

"hallo yah ada apa ?"

"rangga., e bell"

"ada apa dengan bell ayah?"

"aku tadi sempat mengobrol dengan anabale tentang pernikahanmu dan ia sepertinya sangat kecewa mendengar penolakanmu, e bell mau pergi dari rumah"

"apa?? kok ayah beri tahu sih, kan biarkan aku saja yang memberitahunya, di mana bell sekarang??" ucap rangga panik lalu meninggalkan kantor

"bell ada di kamarnya"

"ayah jangan biarkan anabale keluar dari rumah apapun caranya. aku akan menyusul ke rumah segera mungkin" ucap rangga yang telah melajukan mobilnya

mematikan telpon

"bagaimana yah?" ucap anabale yang berada di samping ayah rangga

"berhasil bell, saat ini rangga sedang kemari, sebaiknya kamu segera ke kamar, ingat tunjukkan akting bagusmu itu" ucap ayah rangga memeluk anabale saking senangnya

"ok, sekarang gilaranku, aku akan tunjykkan aktingku yang bagus ini ucap anabale lalu berlari ke kamarnya

setelah kurang lebih 35 menit di perjalanan rangga pun sampai di rumahnya dan melihat ayahnya sedang menantinnya di depan

"rangga cepatlah, aku takut anabale buat nekat dari tadi ia hanya mengunci kamarnya" ucap ayah rangga pura-pura khawatir

tanpa menjawab apapun rangga berlalu meninggalkan ayahnya.

sesampainya di kamar anabale

tok tok tok

tok tok tok

anabale tidak menyahut sama sekali sehingga membuat rangga semakin khawatir

"bibi, kunci cadangannya mana?" ucap rangga teriak memanggil salah satu bibi dirumahnya

"ini tuan" kata bibi sambil menyodorkan kunci kamar

dret (rangga berhasil membuka pintu kamar anabale)

rangga sangat shcok pas melihat anabale ternyata telah menelan semua obatnya alias overdosis dan mulut anabale yang berbusa menampakkan ia sedang keracunan, ayah rangga melihat hal itu membuatnya semakin shock dan takut apa yang sedang terjadi, ayah rangga tidak tahu rencana yang sedang dilakukan bell secara detail sehingga ketika melihat kondisi anabale saat itu ia sangat schock.

flashback

ketika anabale berada di dalam kamarnya, ia berpikir rencana apa yang akan ia lakukan supaya rangga benar-benar percaya padanya bukan sekadar mengancamnya saj, ia takut kalau menjalankan usulan ayah rangga hanya mengancam rangga untuk keluar dari rumah akan malah membuatnya semakin menjauh dengan rangga, bagaimanapun anabale lah yang mengejar rangga selama ini dan pernyataan ayah rangga yang menyatakan bahwa rangga sangat menyukai bell membuat bell ragu dengan pernyataan ayah rangga karena ia teringat dari ucapan rangga di rumah sakit sebelumnya.

setelah ia merapikan baju-bajunya ke dalam koper, suara notifikasi Hp bell berbunyi ternyata sebuah nomor yang tidak di kenal mengirim sebuah gambar yaitu gambar tiara yang sedang berciuman dengan rangga sontak anabale sangat kesel dan kaget melihat gambar itu dan dugaannya ternyata benar kalau rangga memang menyukai wanita itu, bell menangisi dirinya karena rangga sebentar lagi akan meninggalkannya juga dengan wanita itu. ia bahkan tidak punya siapa-siapa lagi bahkan kedua orang tuanya juga telah meninggalkannya.

ia pun melihat obat-obatnya yang selama ini ia gunakan, ia pun mengambil obat tersebut dan berpikiran nekat, entah mengapa ia tiba-tiba menjadi gila seperti itu dan tanpa pikir panjang anabale langsung menelan semua obat-obatnya yang terdpaat di dalam botol kecil dan beberapa menit kemudian ia pun mulai tidak sadarkan diri.

"bell..." ucap ayah rangga dan rangga sangat panik

"siapkan segera mobil, kita akan ke rumah sakit segera" ucap ayah rangga semakin takut

mereka pun membawa anabale ke rumah sakit. anabale ditangani oleh dokter dan untungnya bell segera di bawa rumah sakit sehingga ia bisa di tangani lebih cepat jika anabale telat sedikit saja ia bisa saja tidak tertolong.

rangga dan ayahnya menhampiri anabaale yang sedang di rawat di ruang inap. rangga mengacak kesel rambutnya melihat tindakan nekat anbale yang ia tidak duga sama sekali begitu pula ayah rangga masih sedikit tidak persya dengan apa yang sedang terjadi bukan kah tadi ua berencanakan sebuah rencana yang tidak seperti ini.

rangga pun mendekatkan dirinya ke anabale sambil mengenggam tangan anabale dengan raut wajah yang yang bercampur antara marah, kesel, sedih, ketakutan, dan bersalah karena ia hampir saja membuat anabale meninggalkannya selama-lamanya.

"bell, maafkan aku" ucap rangga dengan tangan satuny sedang mengelus rambut bell

(...)

"bell mulau saat ini aku tidak akan menolak semua keinginanmu apapun itu, ku mohon jangan lakukan hal ini lagi, aku sangat menyayangimu"

bell pun sadar

ia telah melihat rangga dan ayah rangga dengan penuh khawatiran yang ditampakkan di wajahnya. anabale masih mengingat jelas potoh rangga dan tiara sehingga membuat bell sedikit kesel namun karena mendengar ucapan rangga sebelumnya jika ia akan mengabulkan semua keinginanya dan sungguh menyayangiku membuat rasa cemburu bell sedikit meredah.

"jadi rangga mau menikah dengan ku secepatnya ?" ucap anabale

"bell, aku ..." ucap rangga ragu-ragu

"yaudah aku sudah tahu jangan diteruskan lagi, qku mau sendiri sebaiknya kalian pergi saja dari sini" ucap bell kesel

"bell, dengarkan aku dulu, aku tidak bermaksud menolakmu bell, tapi kamu saat ini masih dalam posisi pemulihan"

(....)

"bell, aku akan menikahi mu, aku sangat menyayangi mu jadi jangan lakukan hal bodoh itu lagi yaah, itu membuatku sangat takut kehilanganmu" ucap rangga memegang wajah anabale dengan kedua tangannya menatap anabale

anabale langsung mengangguk mengiyakan permintaan rangga dan tersenyum karena ternyata selama ini rangga memang menyayangiku sampai takut kehilangan bell.

"aku ingin kita menikah dalam seminggu ini" ucap anabale yang telah duduk di atas kasurnya

"baiklah, terserah mau mu" ucap rangga lalu memeluk bell yang sedikit tenang karena melihat kondisi bell.

anabale pun membalas memeluk rangga

"ayah akan mengatur pernikahan kalian" ucap ayah rangga yang mendengar pembicaraan mereka

"ayah, aku tidak menginginkan pesta besar-besaran, aku hanya ingin acara yang kekeluargaan saja jadi ayah tidak perlu repot-repot" ucap anabale kepada ayah rangga yang masih memeluk rangga begitu erat karena takut akan kehilangan rangga

"baiklah" jawab ayah rangga lalu menhubungi orangnya untuk mengurus urusan pernikahan bell yang akan di adakan 3 hari lagi. (sangat cepat bukan)

rangga tidak peduli lagi mengenai jadwal pernikahannya yang begitu cepat, saat ini ia hanya ingin membuat bell senang dan menuriti semua keinginanya. bahkan ia tidak peduli lagi soal komitmen antara anabale dan rangga.

"ayah akan temui temanku dulu"ucap ayah rangga dan meninggalkan kamar inap bell

rangga pun melepaskan pelukannya kepada bell dan menyuruh bell berbaring lagi. dan tanpa permintaan bell untuk di temani tidur rangga telah melakukannya. ia sudah tahu keinginan anabale itu.

mereka pun tidur bersama di atas kasur itu dan saling berhadapan dan berpelukan. rangga tiada hentinya mencium kening anabale berulang-ulang sehingga membuat anabale sangat senang dan berbunga-bunga...

anabale pun tidur di samping ranga, rangga yang menyadari bell sedang tidur. ia pun meraih Hpnya yang ada di dalam kantong celananya dan mengirim sebuah pesan kepada asistennya

ini isi pesannya :

aku akan berlibur 1 minggu ini, kerjakan tugasmu dengan baik selama aku tidak ada.

setelah ia mengirim pesan tersebut ia pun menyimpan kembali Hpnya itu. lalu ia menatap wajah anabale yang pucat dan berkeringat.

rangga pun mengambil sebuah tissu dan mengelap seluruh wajah anabale yang sedang berkeringat. ia juga menatap bibir anabale yang terlihat pucat yang biasanya bibir anabale selalu berwarna merah alami.

rangga pun menyentuh bibir anabale dengan jari-jarinya secara lembut lalu memberikan kecupan kilas di bibir anabale.

rangga pun ikut tidur di samping anabale

hy semua jangan lupa di like dan berikan komentarnya supaya author makin semangat up the next episode berikutnyaa

like

komentar

bintang

love

favorite

1
Diana Safitri
suka ceritanya tpi suka bingung bacanya...bingung sama aku,saya,gue😆😆..soalnya ad udah brp part bnyak yg bahasanya bikin bingung.
saran aja kak,,lebih adem klu c anabele n rangga itu manggil ny kakak adek,,seru.lbih dapet gerr ny..kta aku sih😀....
Sini Harsini
lanjut kak
suswati susi
keren visualx..sy suka..
Fety Fatimah
mulai seru
Abid Aqila Peranaja
o
Nunung Salmiah
Semoga aja ada keajaiban Jessy bisa hamil
Indah Liduina
ganteng ngemesin pemain nya suka thor
Dewi Fitriani
thor klo rahimx jessi d angkat kan g bisa menstruasi lagi setau saya gitu 😁🙏
apriyantii
Next kilat
apriyantii
Next kilat ka
Leonardo Hornai
lanjut
Sri Umayah
nyimak dulu
Ethyaries
kok jadi lebay sih, seharusnya jika ingin Si Bell ingatan nya tersambung ke kejadian yang baru yg terlupakan ya harus di kasih tau bukannya di sembunyikan.
jangan dibuat kayak sinetron di ikan terbang deh Thor.
**✿❀shofyara🐰🐰❀✿**: aku udah mampir ni Thor

IZIN PROMO THORR
,baca chat story aku yuk
judulnya KEBENCIANKU MENJADI CINTA
,baru mulai ni biar aku semnagat,
Tiap hari aku update terus
dan jangan lupa vote,like,coment 👍
jangan lupa mampir juga
Ditunggu kedatangannya....
total 1 replies
Ethyaries
kata ganti orang nya salah terus penempatan nya
Ethyaries
penempatan kata ganti orang nya gak tepat
Nita Ari
Ini penulisan konsisten sdkit donk thor, aku iya aku, saya iya sya, guee iya gue. jgn cmpur aduk gtu jdinya seperti ad yg ganjal wktu baca
Nayla Ramadhani
woooew
Nayla Ramadhani
hihihihihi
Nayla Ramadhani
akhirnya....selamat dr jerat jim
Nayla Ramadhani
untung si rangga sigap
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!