Author update hari, SELASA dan KAMIS
Reyna Maureen Alexandria seorang gadis dingin tak tersentuh. dia juga seorang ketua Geng motor Black Rose.
Reyhan Saputra Smith adalah ketua OSIS sekaligus kapten basket disekolah TUNAS BANGSA. Reyhan adalah cowok dingin dan cuek dia terkenal di sekolah Tunas bangsa disebut Ketos kutub karena sifatnya yang dingin sama orang lain.
Reyhan juga adalah siswa paling pintar disekola Tunas bangsa. Setelah kedatangan siswi baru yang bernama Reyna, Reyhan menjadi pribadi banyak bicara.
Apakah mereka akan tumbuh benih-benih cinta?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Chinta Maulana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 30
Pak Haryanto pergi kekantor bersama asisten pribadinya. ia hanya memerlukan 20 menit sampai di kantor. Dengan langkah lebar masuk kedalam perusahaannya yang ia bangun dengan susah payah sehingga berkembang seperti saat ini dan ia tidak mau hanya karena ulah anaknya perusahaannya harus hancur.
"Selamat datang pak" Sapa Karyawan menunduk sedangkan Pak Haryanto hanya berjalan dengan tergesa-gesa tanpa membalas sapaan karyawannya seperti biasa.
Sesampainya di ruangannya ia langsung duduk di kursi kebesarannya dan mengecek semua laporan. Bahkan semua karyawannya kena Imbas karena masalah kantor.
Pak Haryanto memijit pelipisnya ia bingung harus bagaimana mempertahankan perusahaannya yang hampir gulung tikar. Bahkan Rekan-rekan bisnisnya tidak mau bekerja sama kembali karena Video anaknya yang tidak bermoral menurut rekan bisnisnya...
"Tuan, bagaimana kita coba ajukan kerja sama di perusahaan Smith atau perusahaan Alexandria. Kalau kita bisa dapatkan kerja sama pada kedua perusahaan terbesar itu, perusahaan kita bisa bangkit kembali bahkan lebih berjaya dari sebelumnya." Ucap Ben memberikan ide pada Haryanto karena ia juga tidak mau perusahaan yang dibangun Pak Haryanto yang susah payah harus bangkrut. Apa lagi Ben pernah ditolong oleh Pak Haryanto ketika ia hampir dibunuh oleh warga karena ketahuan mencuri. Saat inilah ia akan membalas budi Pak Haryanto dan berusaha membangkitkan perusahaannya kembali.
"Kamu bener Ben, kita harus bisa mendapatkan kerja sama pada kedua perusahaan itu Ben. Tapi bagaimana dengan Video yang tersebar di internet." Ucap Pak Haryanto cemas mengenai Video Salma yang tak pantas dipertontonkan.
"Jangan Khawatir tuan, aku sudah menyuruh seseorang untuk untuk menghapus Video Nona Salma yang beredar diinternet."
"Terimakasih kasih Ben. Ben tolong siapkan proposal pengajuan kerjasama pada perusahaan Smith dan Alexandria. Kita akan kesana sekarang juga." Ucap Pak Alexandria yang diangguki Ben.
Ben keluar dari ruangan Pak Haryanto untuk melaksanakan tugas yang diperintahkan oleh Pak Haryanto.
...****************...
Semua siswa-siswi kembali masuk ke kelasnya karena pelajaran kembali dimulai.
Guru masuk kedalam kelas dan hari ini mereka akan belajar matematika dan gurunya bu Sukma.
Bu Sukma menjelaskan materi yang ia bawakan. Dan memberikan contoh yang mudah dipahami oleh murid-muridnya. Setelah ia menerangkan dan semua sudah memahaminya Bu Sukma memberikan tugas pada anak didiknya.
"Sekarang kalian buka halaman 240 kerjakan soal 1-10." Ucap Bu Sukma memberikan tugas pada muridnya.
"Ya Bu banyak banget." Ucap Siswa-siswi serempak selain Reyna. Reyna hanya diam menatap tugas yang ia berikan.
Sementara diperusahaan Smith Pak Dirly mengerjakan laporan yang sempat ia selesaikan karena mengurus masalah menantunya yang diculik oleh seseorang. Dan ia harus memberikan laporan ke pihak berwajib agar penculiknya bisa di dihukum sesuai undang-undang yang berlaku.
Tok... Tok.. Tok...
"Masuk" Ucap Pak Dirly pada yang mengetuk pintu ruangannya.
"Ada apa Leo?" Tanya Pak Dirly yang masih fokus didepan laptopnya memeriksa pekerjaannya.
"Tuan, Pak Haryanto mau bertemu, ia mau mengajukan kerja sama dengan perusahaan kita." Ucap Leo.
"Suruh dia masuk." Ucap Pak Dirly menyunggingkan senyumnya yang membuat Leo bertanya-tanya dalam hati, apa yang direncanakan oleh atasannya ini.
"Baik tuan." Ucapnya lalu keluar dari ruangan Pak Dirly Untuk melaksanakan perintah dari atasannya.
Tak berselang lama Leo dan Pak Haryanto masuk kedalam Ruangan Pak Dirly.
Mereka pun memulai membahas kerja sama yang diajukan oleh Pak Haryanto. Pak Haryanto mulai memaparkan proposal yang ia ajukan dan membahas keuntungan yang akan mereka peroleh. Sedangkan Pak Dirly hanya manggut-manggut mendengar penjelasan Pak Haryanto.
"Propsalmu cukup bagus sebenarnya aku tertarik untuk bekerja sama dengan perusahanmu." Ucap Pak Dirly yang membuat Pak Haryanto tersenyum lebar..
"Tapi ada tapinya, aku tidak bisa bekerjasama denganmu karena..."
"Karena apa tuan, apa karena video panas anakku bersama seorang pria paru baya." Ucap Pak Haryanto cepat dan memotong perkataan Pak Dirly.
"Bukan karena itu, Tapi karena anakmu terlibat menculik menantuku. seharusnya kamu bersyukur aku tidak memenjarakan seperti temannya yang harus membusuk dipenjara karena hampir melecehkan menantuhku.." Ucap Pak Dirly mengepalkan tangannya karena ia tahu setelah kejadian itu menantunya mengalami trauma ringan.
Deg