NovelToon NovelToon
Hanya Sebatas Istri Kontrak

Hanya Sebatas Istri Kontrak

Status: tamat
Genre:Aliansi Pernikahan / Nikah Kontrak / Cinta Seiring Waktu / Romansa / Tamat
Popularitas:841.1k
Nilai: 4.9
Nama Author: Virzha

Setelah gagal mendapatkan cinta pertamanya, Daniel menutup diri dari dunia percintaan. Ia mengalihkan rasa sakit hatinya dengan terus bekerja dan melupakan segalanya.

Namun, desakan dari orang tua yang ingin menjodohkan Daniel dengan wanita pilihan mereka membuat Daniel mencari wanita lain agar bisa diajak untuk melakukan pernikahan kontrak.

Hingga ia dipertemukan dengan Mayra, seorang pegawainya yang sedang membutuhkan pinjaman uang dengan jumlah yang cukup besar. Hal itu langsung saja dimanfaatkan oleh Daniel untuk meminta Mayra menjadi istri kontraknya.

Bagaimana kelanjutan kisahnya? Akankah benih-benih cinta tumbuh dihati keduanya? Atau Daniel tetap akan menganggap Mayra sebagai istri kontraknya?

****

Spin off dari cerita Pernikahan Balas Dendam, semoga kalian suka ya ....

JANGAN LUPA TEKAN TOMBOL LIKE, KOMEN, SUBSCRIBE DAN VOTENYA YA GENGS!!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Virzha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dua Pengacau.

Mayra datang ke kampus dengan wajah dinginnya yang tidak tertebak. Saat ini beberapa mahasiswa banyak menghindarinya setelah apa yang dilakukannya pada Ayunda waktu itu. Ayunda sendiri memutuskan untuk pindah kuliah karena terus menjadi bulan-bulanan para mahasiswa lain, dianggap kalah dengan Mayra.

"Woho, akhirnya yang ditunggu datang juga ke kampus."

Tiba-tiba langkah Mayra terhenti saat ada seorang wanita yang menghadangnya. Mayra mengerutkan dahinya saat melihat sosok wanita didepannya.

"Menyingkirlah, aku tidak punya urusan denganmu," sergah Mayra dengan wajah kesalnya, ia sedang tidak ingin membuat masalah atau mencari masalah, apalagi dengan saudara tirinya, yaitu Killa.

"Jelas kita punya urusan, kau lupa, gara-gara wanita sepertimu, pesta pertunanganku hancur," ujar Killa dengan wajah geramnya, ia sengaja datang ke Jakarta karena ingin menemui wanita sialan ini.

"Salahku? Bukankah itu salah keluargamu sendiri? Bersikap arogan tanpa memikirkan hati orang lain," tukas Mayra tak kalah geramnya.

"Tapi itu semua gara-gara anak haram sepertimu!" Teriak Killa mulai habis kesabarannya.

Plak

Mayra tak segan langsung melayangkan tamparan yang sangat keras ke pipi wanita itu dengan keras. Ia bukan Mayra yang dulu lagi, ia tidak akan mengalah atau menangis jika ada orang yang menghinanya.

"Kau! Berani sekali kau melakukan itu padaku!" Teriak Killa balas mengangkat tangannya.

Namun, Mayra sudah lebih sigap dari Killa, ia menangkap tangan wanita itu lalu memelintirnya kebelakang.

"Awhh, sakit ja lang!" Killa kembali berteriak kesakitan.

"Aku bisa melakukan hal yang lebih dari ini kalau kau berani menggangguku lagi. Sekali saja aku mendengar kau menyebutku seperti itu, aku akan merobek mulutmu," ujar Mayra mendorong Killa hingga wanita itu jatuh kelantai.

"Dasar wanita arogan! Kau pasti akan menyesal Mayra!" Killa berteriak penuh kekesalan.

Mayra tidak perduli, ia terus melanjutkan langkahnya menuju kelasnya. Bukan salahnya jika bersikap kasar, Killa yang sudah memulai semuanya terlebih dulu.

Killa mengulas senyum liciknya seraya terus menatap Mayra yang kini berjalan menjauh. Ia kemudian memanggil temannya yang sejak tadi sibuk merekam.

"Apa kau sudah dapat videonya?" Tanya Killa dengan wajah seriusnya.

"Ya sudah."

"Bagus, video ini yang akan menghancurkan wanita sombong itu," ujar Killa semakin mengembangkan senyum liciknya.

*****

Mayra langsung datang ke rumah mertuanya setelah menyelesaikan kelas. Disana ternyata banyak kerabat Daniel yang sudah berkumpul karena Mama Radha memang sengaja membuat acara ini cukup besar karena ingin merayakan ulang tahun Papa Mahendra yang ke 55 tahun.

"Mayra, akhirnya kamu datang juga, sini Sayang," ucap Mama Radha menyambut menantunya.

"Mayra baru pulang kuliah, Ma." Mayra mengangguk seraya mengulas senyum sopan nya, ia juga bersalaman dengan beberapa Tante Daniel yang datang dari luar kota.

"Oh, ini istrinya Daniel ya? Maaf ya, waktu itu nggak sempat datang ke acara pernikahannya," ujar salah seorang wanita bersanggul besar mengulas senyumnya pada Mayra.

"Dia Tante Anisa, Adik Mama dari Kalimantan," jelas Radha saat melihat wajah kebingungan Mayra.

"Oh iya, saya Mayra Tante," ucap Mayra mengenalkan dirinya.

"Kamu cantik, nggak salah Daniel milih istri," puji Tante Anisa.

Mayra hanya membalasnya dengan senyuman tipis, ia belum terlalu terbiasa jika ada yang memujinya seperti itu.

"Jadi, Mayra ini masih kuliah Kak?" Tanya Anisa pada Radha.

"Iya, umurnya aja masih 22 tahun," sahut Radha.

"Wah, seumuran dengan Keisya dong," ucap Anisa berbinar saat tahu jika umur Mayra sama dengan putrinya.

"Iya seumuran Keisya, tadi mana anaknya, kalau mau kuliah disini, nanti tanya-tanya deh sama Mayra," kata Radha mengelus pelan lengan Mayra.

"Boleh banget itu Kak, aku jadi tenang kalau Keisya ada temannya." Anisa mengangguk-angguk setuju. "Kei, Keisya, kesini dulu, Nak." Anisa lalu memanggil putrinya yang kala itu sedang bermain ponsel di ruang tengah.

"Apa sih, Ma?" Wanita yang dipanggil Keisya itu muncul dengan wajah malasnya, penampilannya sangat cantik meski hanya menggunakan pakaian sederhana.

Mayra memperhatikannya, wanita yang sangat cantik dengan penampilan menarik, itulah penilaiannya pada sosok Keisya. Tapi kalau dari wajahnya, Keisya seperti orang yang cukup dingin.

"Sini, kenalan dulu sama sepupu kamu," ujar Anisa menatap putrinya.

"Sepupu siapa?" Keisya mengangkat alisnya, ia berjalan dengan malas menuju arah Mamanya.

"Namanya Mayra, dia istrinya Daniel," ujar Anisa.

"Hai, aku Mayra." Mayra segera mengulurkan tangannya untuk berkenalan.

Namun, Keisya justru melipat tangannya diatas perut. Ia menatap Mayra dengan tatapan dari atas sampai bawah, sorot matanya sangat sinis membuat Mayra cukup risih, apalagi uluran tangannya sama sekali tidak di sambut oleh Keisya.

"Key ..." tegur Anisa.

"Iya, aku udah tahu namanya. Tapi masa sih Kak Daniel suka dengan wanita seperti kamu?" ucap Keisya dengan tatapan meremehkan.

"Keisya!" Seru Anisa menatap putrinya lebih tajam dari sebelumnya.

"Aku hanya bertanya, Ma. Kenapa Mama harus marah? Tidak masalah kan, Mayra?" kata Keisya mengalihkan pandangannya pada Mayra lagi.

Mayra meringis, tanpa sadar tangannya mengepal erat mendengar ucapan Keisya yang sangat frontal itu. Tapi ia harus tenang, lagipula mungkin Keisya benar, mana mungkin Daniel mau menikah dengannya kalau bukan karena terpaksa.

"Ya tidak apa-apa kok," sahut Mayra dengan senyum tipisnya.

"Kan, Mama dengar itu?"

Anisa hanya mendengus kesal, inilah yang menjadi poin negatif untuk Keisya, wanita itu selalu mengatakan apapun yang ada didalam otaknya tanpa peduli orang yang diajak berbicara tersinggung atau tidak.

"Selama kamu kuliah disini, kamu nanti bisa berteman dengan Mayra, dia ada di kampus yang sama dengan kamu," ujar Anisa memberitahu.

"Oemji Mam, bahkan tanpa Mayra aku bisa kuliah sendiri," ujar Keisya dengan wajah sombongnya.

"Kalau nggak mau ya nggak apalah Nis, lagian Mayra juga nggak bisa sepenuhnya nemenin Keisya, dia juga harus mengurus suaminya kan?" Radha akhirinya ikut bicara agar Keisya tidak selalu bertingkah pongah seperti itu.

"Oh iya, bagaimana kabar Kak Daniel? Aku sangat merindukannya, sudah lama sekali kita tidak bertemu."

Lagi, Keisya mengucapkan hal yang membuat Mayra menahan nafasnya. Sebenarnya sedekat apa hubungan Keisya dengan Daniel ini.

"Daniel sedang bekerja di kantor, mungkin nanti sore dia akan langsung kemari," sahut Mayra.

"Ya, tadi dia juga sudah menghubungi Mama May, dia minta dibuatin makanan kesukaannya, kamu tahu 'kan makanan kesukaannya?" kata Radha.

"Aku tahu, pasti sup iga dengan ayam goreng kecap 'kan?"

Bukan, bukan Mayra yang menyahut, melainkan Keisya. Wanita itu tanpa ragu menjawab seraya mengulas senyum mengejeknya pada Mayra. Sepertinya Keisya sedang menegaskan kalau wanita itu lebih tahu tentang Daniel daripada dirinya.

"Mungkin itu juga kesukaannya, tapi Daniel bilang, dia selalu suka makanan yang aku masak," ucap Mayra membalas dengan gaya tenangnya.

Wajah Keisya langsung berubah kesal, ia pikir Mayra akan menangis dan malu, tapi wanita itu justru malah membalasnya.

"Hahaha, benarkah? Jika Daniel mengatakan hal itu, artinya dia memang sudah menyukai masakan mu," ujar Radha tersenyum manis pada sosok Mayra membuat kesalahan dalam Keisya bertambah.

"Pasti enak banget dong masakannya, mau dong Tante nyobain." Anisa ikut menyahut dengan antusias.

"Enggak ah Tan, Mayra belum jago masaknya," ucap Mayra malah malu sendiri dipuji seperti itu.

"Gimana kalau kita suruh Mayra masak aja, aku coba penasaran dengan masakannya," kata Keisya tiba-tiba menemukan ide gila di kepalanya.

"Nggak usah lah, dibelakang Bibi juga udah masak banyak buat acara nanti malam," ujar Radha melarang.

"Yah, padahal aku ingin mencoba masakan Mayra, kamu nggak keberatan kan May? Kapan lagi loh Mama sama aku nyobain masakan kamu," ujar Keisya dengan menyesal dibuat-buat.

Mayra menekan bibirnya jengkel, ia tahu jika Keisya ini hanya berniat mengerjainya saja. Tapi jika dia menolak, tidak enak juga, apalagi tadi Tante Anisa sempat meminta untuk dimasakkan.

"Baiklah, aku akan mencoba memasak sedikit," kata Mayra menyetujui.

"Ah, kami jadi merepotkanmu May," ucap Tante Anisa dengan wajah sungkannya.

"Tidak apa-apa kok, Tante." Mayra mengulas senyum tipisnya.

Happy Reading.

TBC.

1
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwkwkwkk Mayra udah pergi bari kamu terpikir utk membuang semuanya,Belum lagi masalah Kaysa lagi, selesaikan semuanya batu kamu bisa mencari dan membawa Mayra kembali..
Qaisaa Nazarudin
Itu juga KEBODOHAN mu sendiri,Masih aja mau diajak sama musuh,bego banget..
Qaisaa Nazarudin
wkwkwwkwk mampos kau Bego..
Qaisaa Nazarudin
Udah malas aja bacanya.. Peran Mayra yg terlalu LEMAH DAN BODOH bin OON..KERAS KEPALA..
Qaisaa Nazarudin
Mayra pikiran cetek,Noh benar tuh apa yg Suami kamu bilang, Ngapain dengerin kata meraka..
Qaisaa Nazarudin
Tiada siapa yg meminta dilahirkan dari wanita mana, Wanita yg bagaimana,wanita Seperti apa...
Qaisaa Nazarudin
Harusnya kamu salahkan si Brandon,ngapain nangis2..
Qaisaa Nazarudin
Mending kamu cari Cewek lain aja Jack,Killa bukan Cewek yg baik utk mu..
Qaisaa Nazarudin
Wanita GILA,udah dibilang kalo Mayra kesini sama SUAMInya..Ntar kamu sendiri yg malu..
Qaisaa Nazarudin
TOLONG DONG PANGGILANNYA DIRUBAH,JANGAN TUAN..KAYAK BABU SAMA MAJIKAN AJA,GAK ENAK BANGET DENGERNYA..🤦
Qaisaa Nazarudin
Ilfil aku denger panggilan TUAN nya..🤦🤦🤦🙇🙇
Qaisaa Nazarudin
Ckk ternyata udah mau Nikah..🙇
Qaisaa Nazarudin
Bikin Jack jadi PEBINOR, Biar kebakaran jenggot si Daniel,Kita lihat sampai di mana batas GENGSI dan EGO nya seorang Daniel..
Qaisaa Nazarudin
Gengsi aja di gedein..kalian pasangan halal,gak ada salahnya tidur berdua,Makanya aku paling ilfil PERNIKAHAN kontrak siap dgn surat perjanjian,Tapi hujung2 nya jatuh cinta,Ckk DRAMA banget..
Qaisaa Nazarudin
Kenapa Harus Daniel yg turun tangan sendiri,Gak mungkin kan Daniel gak punya anak buah...🤔🤔
Qaisaa Nazarudin
Terus barang2 Mayra di kamarnya yg di Villa itu gimana? ditinggalkan gitu aja..
Qaisaa Nazarudin
Tampa pemansan,ya sakit lah ogeb..
Qaisaa Nazarudin
Kenapa Mayra di kasih watak WANITA LEMAH sih..
Qaisaa Nazarudin
Pria Gila..
Ayu Song
seru bnget
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!