Raya Adha gadis manis berambut panjang dan hidup sebatang kara karena orang tua dan adiknya meninggal karena kecelakaan. Raya kemudian terusir dari rumahnya sendiri oleh adik tiri ayahnya.
Tak ingin terpuruk raya memilih pergi ke Jakarta menyusul temannya untuk melanjutkan hidup dan bekerja.Namun karena sebuah kejadian raya harus terikat sebuah pernikahan dengan laki-laki yang tidak ia cintai bahkan tidak di kenalnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ni R, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
30.Piknik
Hari Ini Rendy berencana mengajak istri nya untuk pergi pikni.Rendy berharap Raya bida melupakan semua kejadian yang di alami nya beberapa waktu belakangan ini.
Mereka berangkat menuju sebuah danau yang di hiasi rumput hijau dan pohon-pohon rindang.kali ini Rendy dan Raya juga di temani Bayu merasa kesal karena diri nya tidak mempunyai teman.
Bayu pratama
Bayu merasa kesal karena ia hanya di jadikan obat nyamuk oleh Rendy dan Raya.
"Wajah lo biasa aja." Ucap Rendy sambil menggelar tikar.
"Yee...lo sih gak pengertian piknik ngajak gue." Ucap Bayu kesal.
"Siapa tahu lo dapat jodoh." Racau Rendy.
"Sialan lo."Sungut Bayu.
Raya hanya bisa tersenyum melihat kedua laki-laki dewasa itu berdebat.
Rendy Sadega
"Terimakasih mas."Ucap Raya "Aku senang sekali ini pertama kali nya aku pergi piknik."
"Iya...maafin aku gak punya banyak waktu untuk kamu."
"Gak apa-apa, aku ngerti kok mas."
"Lain waktu setelah anak kita lahir aku akan mengajak mu jalan-jalan."
"Benarkah mas."
Rendy hanya menanggapi Raya dengan senyuman.
Raya Adha
Saat sedang asik bercengkarama Raya di kejutkan dengan suara seseorang yang memanggil nama nya.
"Raya..."Sapa Wanita itu.
"Audy..."Balas Raya "Ya..ampun apa kabar?" Memeluk Audy.
"Baik..kamu sendiri?" Tanya balik Audy "Dan ini siapa Ray?"
"Oh...ini mas Rendy suami ku dan itu mas Bayu sahabat suami ku." Ucap Raya memperkenalkan.
"Kamu sendiri atau bareng teman atau pacar?" Tanya Raya kembali.
"Oh...aku sendiri, tadi aku mampir aja capek Ray..habis nya kerja gak dapat-dapat." Ucap Audy dengan wajah kecewa.
Audy Maharani
Raya mulai asik bertemu dengan Audy teman sekampung yang sejak dulu memilih kuliah dan hidup di jakarta.
"Teman Raya boleh juga." Ucap Bayu kepada Rendy.
"Kenapa? Lo suka."
"Gue dengar tadi dia lagi nyari kerja, kenapa gak lo masukin aja di perusahan lo." Pinta Bayu.
"Baru juga kenal sembarangan lo."
"Ya...setidak nya demi gue kali..bosan gue lihat lo mesraan dengan Raya dan Gue cuma jadi Obay nyamuk." Ucap Bayu sambil membuang nafas kasar.
Akhirnya Audy memilih bergabung dengan mereka karena saat dia ingin pergi Raya meminta nya untuk bergabung sesekali Bayu curi-curi pandang kepada Audy.
Mereka berempat tertawa senang karena Bayu yang selama ini hanya bisa focus dengan pekerjaan nya ternyata bisa bercanda membuat Rendy,Raya dan Audy bergeleng-geleng kepala.
"Audy..kamu lagi nyari kerja ya?" Tanya Rendy tiba-tiba.
"Iya..satu minggu yang lalu aku berhenti dari pekerjaan ku."
"Kenapa?" Tanya Raya singkat.
"Kurang cocok aja." Jawab Audy " Mau pulang juga malas pengen nyari kerja di sini aja."
"Bagaimana kalau kamu kerja di perusahaan ku."Pinta Rendy.
"Nah...iya tuh bener kata Rendy." Timpal Bayu.
Raya yang melihat Bayu sangat semangat mulai paham atas permintaan suami nya itu dan Raya juga meminta Audy untuk bekerja di perusahan suami nya.
"Wah...bener nih." Tanya Audy tidak percaya.
"Ya bener lah masa bohong." Ucap Bayu.
"Lo tu ya...bos nya siapa yang jawab siapa." Celetuk Rendy.
"Biasa nya juga gue ngerjain pekerjaan lo." Ucap Bayu kesal.
"Udah ah...ribut terus dari tadi." Lerai Raya.
"Besok kamu ke kantor aja lebih gampang nya nanti kamu hubungi Bayu karena lumayan susah kalau mau masuk ke dalam kantor." Ucap Rendy.
"Iya...terimakasih." Balas Audy senang.
Akhirnya mereka melanjutkan piknik kembali Rendy sengaja mengajak Raya pergi ke pinggir danau dan duduk di sebuah kursi kayu.
"Kamu sengaja ya mas tadi?" Tanya Raya.
"Permintaan Bayu..menurut mu aku harus apa selain menuruti nya."
"Hehe...Bayu bisa juga ya..tuh lihat dia mulai akrab dengan Audy."
"Iya...baru itu aku lihat dia akrab dengan perempuan."
"Audy anak yang baik dan mandiri meski aku tidak bersahabat tapi dia sangat supel kuliah saja sambil kerja meski orangtua nya mampu bahkan ke dua kakak nya orang yang sukses satu nya Dokter satu nya lagi pengusaha kelapa sawit." Jelas Raya.
"Boleh juga..cocok tu buat Bayu mereka sama-sama gak mau nyusahin orangtua nya."
Tak terasa sore pun menjelang mereka memutuskan untuk pulang terlebih dahulu Bayu mengantarkan ke dua bos nya untuk pulang karena ia sengaja lebih lama berduaan dengan Audy.