NovelToon NovelToon
Duren Bangsawan

Duren Bangsawan

Status: tamat
Genre:Duda / Percintaan Konglomerat / Single Mom / Tamat
Popularitas:4.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: oniya

Cleona Chavez, gadis SMA sebatang kara yang mempunyai kelainan yaitu kelebihan hormon prolaktin. Cleona tak sengaja menemukan bayi di tempat sampah. Karena kasihan Cleona membawa bayi itu pulang dan mengasuhnya seperti anak sendiri. Beredarnya berita miring membuat Cleona dikeluarkan dari sekolah dan diusir dari kontrakan.

Suatu hari, identitas sang bayi pun terbongkar. Siapa sangka, Cleona telah membesarkan seorang bayi yang merupakan pewaris tahta kerajaan. Ayah sang bayi adalah seorang Duda Bangsawan.

Persaingan cinta tak terelakan, karena tak hanya Prince Castin Afson yang jatuh hati pada sosok Cleona. Melainkan Duren CEO (Devil Amore), Duren Polisi (Elmer Gavril), Duren Dokter (Calvin Adis). Keempat Duda Bangsawan bersaing untuk mendapatkan Cleona.

Duren manakah yang akan Cleona pilih?

***

Jangan lupa follow IG Othor : @Oniya_99

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon oniya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 30 ~ Renternir

"Dizon!" teriak Cleona langsung berlari masuk ke dalam kontrakkan, dan betapa histerisnya ia saat tak menemukan bayinya di mana pun. Cleona kembali ke luar dari kontrakkan dan mencari di sekeliling kontrakkan, tapi zonk. Ia tak kunjung menemukan bayinya.

Kontrakkan milik Cleona berdiri sendiri, kontrakkan lainnya berjarak jauh darinya, begitu pun dengan ibu pemilik kontrakan. Karena tak kunjung menemukan baby Dizon, Cleona pun pergi menuju rumah pemilik kontrakan untuk bertanya apa yang sudah terjadi selama ia di sekolah.

Tok, tok, tok!

Pintu pun langsung dibuka oleh seorang wanita paruh baya dengan penampilan modis. "Akhirnya kamu pulang juga," sambutnya dengan nada suara meninggi.

"Buk, di mana bayi saya? Dan kenapa semua pakaian saya di luar?" tanya Cleona to the point.

"Asal kamu tahu, ya. Tadi ada beberapa pria kekar datang dan ingin mengambil semua peralatan milik saya yang ada di kontrakan. Mereka bilang, mereka adalah renternir dan kamu punya banyak hutang," terangnya sambil bertolak pinggang. Ibu-ibu lainnya mendekat dan siap memprovokasi.

"Untung saya cepat datang, kalau tidak, habis sudah ranjang, kasur, meja, dan perabotan lainnya dibawa mereka," lanjutnya lagi.

"Lalu di mana bayi saya, Buk?" desak Cleona lebih mementingkan nasib bayinya.

"Karena tidak menemukan harta berharga milikmu, mereka pun membawa bayimu," mendengar itu, Cleona langsung berlari dengan sekuat tenaga.

"Rasain kamu!" ejek sang pemilik kontrakan.

"Menurut saya, wanita tidak benar seperti Cleona harus diusir. Supaya anak-anak kita tidak tertular pergaulan bebas seperti dia, punya anak di luar nikah dalam keadaan masih sekolah. Benar-benar mengerikan. Kita harus usir dia sebelum membuat malu," sahut salah satu ibu-ibu.

"Benar itu, kami tidak ingin tinggal berdekatan dengan seorang wanita ja lang. Lebih baik, usir saja dia," sahut lainnya setuju.

"Benar, usir saja dia," timpal lainnya bersamaan.

"Baiklah, Ibu-ibu. Saya pasti akan usir dia, tenang saja. Saya juga tidak mau nama kontrakkan jadi buruk karena ja lang itu "

***

Sementara itu, Cleona masih berlarian mengukur jalan raya hingga sampailah ia di restoran tempatnya bekerja dulu. Ia langsung masuk kemudian berjalan dengan terburu-buru menuju ruangan manajer restoran tersebut.

Namun, seorang sekretaris yang berjaga di samping pintu langsung menghadangnya. Tapi, Cleona tetap berontak dan berusaha menggendor-gedor pintu dengan sekuat tenaga.

"Ada apa ini? Apa yang terjadi?" tanya sang manajer akhirnya keluar dari ruangannya.

"Maaf, Tuan. Tapi, Nona ini memaksa masuk," lapor sang sekretaris. Manajer paruh baya itu langsung mengalihkan pandangannya pada Cleona.

"Kau," ucapnya sambil menunjuk wajah Cleona.

"Di mana bayi saya, Pak?" tanya Cleona langsung mendekat.

"Bayar dulu hutangmu, setelah itu akan aku kembalikan bayimu!" bentaknya.

Mendengar itu, Cleona menggelengkan kepala dengan air mata yang sudah membasahi pipinya. Tanpa ragu, ia berlutut dan memohon.

"Saya pasti akan membayarnya, Pak. Tapi, saya mohon kembalikan bayi saya, dia tidak bersalah apa pun. Saya mohon kembalikan bayi saya," mohon Cleona berharap sang manajer mau mengembalikan bayinya tercinta.

"Tidak bisa. Kalau kamu mau bayimu, maka kamu harus lunasi dulu hutangmu!" tegasnya menepis kasar Cleona dengan kakinya.

"Saya mohon kembalikan bayi saya, Pak. Saya mohon," Cleona tak menyerah, ia kembali menahan kedua kaki sang manajer yang dibuat semakin geram dengan aksi Cleona.

"Satpam!" teriaknya dan tibalah dua orang pria kekar berseragam satpam.

"Tidak! Jangan usir saya. Saya mohon kembalikan bayi saya!" teriak Cleona saat dua orang satpam menyeretnya lalu mendorongnya kasar hingga keluar dari restoran.

***

Cleona berjalan gontai untuk kembali pulang ke kontrakan, air mata tak henti mengalir. Orang-orang memperhatikannya jijik karena penampilannya yang benar-benar lusuh.

Cleona terpaksa pulang tanpa membawa bayinya. Tanpa uang sebesar lima puluh juta rupiah, Cleona tak akan bisa membawa pulang bayi yang sudah ia anggap seperti anaknya sendiri.

Karena merasa lelah, Cleona istirahat di sebuah kursi yang tersedia di pinggir jalan. Di sana, Cleona menumpahkan segala kesedihan atas ujian bertubi-tubi yang ia dapatkan hari itu.

Mulai dari pekerjaan yang membuatnya dikeluarkan dari sekolah, dan hutang yang membuatnya kehilangan seorang bayi yang sudah ia asuh penuh kasih sayang seperti darah dagingnya sendiri.

"Bagaimana caranya mendapatkan uang sebesar lima puluh juta dalam waktu cepat?" Cleona duduk meringkuk, matanya sampai perih karena terus menangis.

"Aku tahu caranya," suara asing seseorang terdengar. Cleona langsung mengangkat wajahnya.

"Siapa kamu?" tanya Cleona pada seorang wanita paruh baya di sampingnya.

"Kamu tidak perlu tahu siapa aku, tapi yang pasti. Aku tahu bagaimana cara mendapatkan uang yang banyak dalam waktu singkat," jawabnya begitu yakin.

"Bagaimana caranya?" tanya Cleona penasaran.

"Begini ....

.

.

.

Sad sadnya cuma diawal-awal kok, Guys. abis tuh nggk lagi kok ✌️🙈

Jangan lupa like, komen, bintang lima, vote dan hadiahnya 🥰. Makasih dukungannya, Guys. Calangeo 😘😍

1
🌹🪴eiv🪴🌹
tisu ku habis belom beli , pending dulu kalo baca karya mommy_ar
mengandung bawang 🤧
🌹🪴eiv🪴🌹
se-pohon nya aja ada aku 🤣
RahaYulia
ortunya baby d yg sbnrnya itu siapa ya?
Erina Munir
kok ga ada ya thor novelnya....salah judul kali thor....atau d alihkan k yg lain ya thor....
Erina Munir
maaf maksudnya castin
Erina Munir
mauu nyeee yee carvin /Drool//Drool//Drool/
Erina Munir
/Good//Good//Good//Good//Good/
Erina Munir
rasaaiiin luuhh...matii..luuhh
Erina Munir
shok teraphy niih pda
Erina Munir
bner2 nih manusia kardus...ga takut lumer luh ya..
Erina Munir
wwaah..pda bosen idup pda...ga takut apaah...sama tuan castin...
Erina Munir
hrs ngapain lgi siih kak castiin...jdi bapeer niih
Erina Munir
soo sweet.../Angry//Angry//Angry//Angry/
Erina Munir
adduuhh tuan prince ..galak bnerr euuy
Erina Munir
si Reader ..atuh thoor /Angry//Angry//Angry/
Erina Munir
thoor...kok masih ada sih acara menderitanya cleona..udh dong thoor
Erina Munir
melow nih thoor akkuuhh.../Cry//Cry//Cry/
Erina Munir
ho oohhh...pake banget sedihnya
Erina Munir
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Erina Munir
klo aku bilang mah wajah ya agak serem thoor...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!