NovelToon NovelToon
Kiana Story

Kiana Story

Status: tamat
Genre:Fantasi / Nikahmuda / Peningkatan diri-Perubahan dan Mengubah Takdir / Fantasi Urban-Percintaan Modern / Tamat
Popularitas:254.6k
Nilai: 5
Nama Author: ana marisa

Seorang gadis membuka mata dengan perlahan dan menatap sekeliling untuk memastikan dirinya berada dimana. Matanya terbelalak kaget saat menyadari dirinya berada di rumah sakit.



"Astaga, apa yang terjadi sebenarnya? Gue belum mati?" tanya gadis itu dengan bingung.





Sangat mengherankan kalau dirinya masih hidup saat nekat menabrakkan diri di sebuah truk yang sedang melintas di jalan. Dan yang lebih mengherankan di tubuhnya tidak mengalami luka gores sedikitpun.





Penasaran dengan kelanjutan ceritanya langsung aja di baca gaes🤗

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ana marisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 30

Kiana mencuci tangan di wastafel toilet untuk menghilangkan bau darah yang membuatnya tidak tahan, apalagi setelah ini ia mau makan.

Setelah selesai, ia mengambil tisu untuk mengelap sisa air sambil menatap pantulan wajahnya di cermin. Keningnya mengerut saat melihat sosok Wulan yang sedang bersedekap dada di belakangnya, saat ia melihat dari pantulan cermin.

"Udah punya suami, masih aja gatal sama cowok lain," ucap Wulan menyindir Kiana. "Bahkan nggak malu, terang-terangan menggoda kakak kelas di tempat umum. Murahan banget sih jadi cewek." Wulan menatap Kiana rendah, dan Kiana menyadari hal itu dari pantulan cermin.

Kiana tersenyum miring sambil berbalik badan hingga berhadapan dengan Wulan. Ia melempar tisu bekasnya ke arah tong sampah yang ada di sebelah kiri dari saudara kembarnya Damar sebelum akhirnya bersedekap dada.

"Ngegoda? Eum... Tolong di perjelas, di bagian mana ya, gue ngegoda kakak kelas? Emang lo liat gue nempel-nempel di tubuh dia?" ucap Kiana.

Wulan berdecih sinis. "Pura-pura lupa ya sama kejadian di kantin tadi. Nggak malu lo godain Davian kayak tadi? Kenapa hmm, kurang belaian dari suami?"

Kiana tertawa mendengar ucapan Wulan. "Godain Davian ya? Emang gue tadi godain dia? Perasaan gue cuman minta nomor sama minta suap sekali aja, itupun nggak masang wajah sok imut biar dia turutin. Lagian ya, kejadian di kantin tadi juga karena terpaksa. Kalau bukan paksaan dari sahabat gue, yakali gue buang waktu berharga gue buat hal nggak penting kayak gitu." Kiana menyelipkan anak rambutnya ke belakang telinga dan menatap Wulan mengejek.

"Bilang aja lo iri sama gue, iya kan? Karena selama ini nggak ada perempuan yang bisa deketin kak Davian selain gue." Kiana terkekeh lagi. Rumor yang beredar dengan fakta jika Davian tidak pernah berdekatan dengan cewek selama di SMA Garuda ini.

Wulan mengepalkan tangannya kuat, emosinya tersulut dengan kalimat Kiana. Lantas cewek itu berdecih sinis.

"Banyak omong lo! Udah murahan, pembunuh juga. Nggak guna banget hidup lo," sentak Wulan. Beruntung keadaan toilet yang sepi hanya ada kedua saudara itu, jadi tidak ada yang menyaksikan pertengkaran mereka.

Kiana hanya menanggapinya dengan senyuman. "Murahan? Lo lagi ngatain diri sendiri? Lagian gue nggak murahan kok. Gue tuh limited edition, yakali murahan orang sekali menengadah tangan mertua gue langsung kasih black card." Kiana sengaja berucap kalimat yang terdengar gak jelas, tujuannya sih membuat Wulan kesal saja, terbukti dengan wajah Wulan yang sudah memerah karena emosi.

"Dan lo ngatain gue pembunuh? Boleh di perjelas lagi, emangnya gue bunuh siapa? Kalau lo bilang bunuh nyamuk sama semut gue nggak bakalan ngelak. Soalnya udah banyak nyawa mereka yang gue renggut." Kiana bersandar di wastafel dengan menatap Wulan lekat.

Wulan mengepalkan tangannya. Matanya menyorot penuh kebencian. "Lo pembunuh Bunda sialan! Lo yang udah buat bunda pergi ninggalin gue dan semua orang!" teriak Wulan emosi. Jika hal menyangkut bundanya, Wulan gampang tersulut emosi.

Kata itu lagi. Kiana menggeleng tak habis pikir dengan saudaranya ini. Sepertinya pas pembagian otak mereka tidak kebagian, makanya jadi kayak gini.

"Gue yang bunuh Bunda? Woah, hebat banget dong gue, ngalahin pembunuh bayaran yang udah terlatih. Gue masih bayi, belum tau bagaimana kejamnya dunia, tapi udah dicap sebagai pembunuh. Hebat!" Kiana bertepuk tangan, mengundang kekesalan Wulan.

Plak!

"MATI AJA LO BANGSAT!" teriak Wulan setelah menampar pipi Kiana hingga wajah gadis itu terbuang kesamping.

Lagi-lagi Kiana menanggapinya dengan santai. "Bunda menangis melihat ini." Kiana kembali menatap Wulan sambil mengusap pelan bekas tamparan di pipinya.

"Gue yakin, Bunda pasti kecewa sama kalian. Dia rela berkorban nyawa buat gue tetap hidup, tapi kalian malah mau gue mati dan berusaha jatuhin mental gue? Woyy sadar! Bunda pasti sedih liat sikap kalian ke gue. Dia pasti merasa pengorbanan dia malah sia-sia." Kiana mendekat ke arah Wulan yang masih tersulut emosi. Ia menepuk pelan pipi kakaknya yang bahunya naik turun karena menahan gejolak amarah.

"Jangan salah kak. Gue bukannya mau ngemis perhatian sama kalian, tapi gue cuma mau kalian sadar atas sikap dan pemikiran kalian selama ini tentang gue. Coba pikir-pikir lagi, kenapa Bunda rela mati demi gue? Itu karena dia seorang Ibu, nggak ada Ibu yang mau anaknya pergi begitu saja sebelum melihat dunia."

"Dan setelah ia rela berkorban, kalian malah nuduh gue pembunuh. Aneh banget tau nggak, lo pikir gue bayi super hingga bisa bunuh orang?" Kiana terkekeh dan menunjuk pelipis Wulan yang terdiam kaku.

"Otaknya dipake Mbak. Kasian Tuhan udah ciptain otak tapi nggak di gunakan dengan benar."

***

...Bagaimana Bab ini? Kalian ada di tim siapa nih:...

Kiana-Azam

Kiana-Devan

Kiana-Davian

><

Babay mau ngilang lagi. Jaga kesehatan ya buat kalian🤗

1
"Candy75
rakyat aja deh sama kia
raa77
sekolah apa udh nikah?
dhiny
wah kita sama kiana lw lagi banyak masalah dengerin lagunya kim seokjin
Anaya Nabila
lah... kok udah tamat aja.... tu td yg kabur spa... trz jadiannya sma spa si kiana
Dhesy
asli ngakak sekale baru x ini gw baca novel terlucu🤣🤣🤣
Dhesy
gawat ini thor😂😁
Dhesy
nah lo azam.thor jgn sampai kiana cinta sama si azam gw gak rela gak rela gak rela bila perlu buat kiana minta cerai aja.biar si azam kebakaran jenglot eh jenggot 🤣
Dhesy
gw suka karakter cwek tegas dan pemberani gak mudah di tindas
gabisa masuk akun lama
Wah, makasih thor udah semangat lanjutin novel ini sampe selesai. Tapi Thorr, Rayyan gimanaaaaa? gw masih mau tau tentang Rayyan 😭😭🙏🏻
➳️ anna🐣 ༒࿐ 🦣: heheh enggak janji yah kak
total 1 replies
gabisa masuk akun lama
aamiin, mantep Bian, Kiana sama Rayyan aja ye kan🤝🏻
gabisa masuk akun lama
Thorrr, pas Kiana dah pisah dari Azam tolong buat Kiana sama Rayyan yah thorr, plis banget inimah😭😭
Adek Cilla
ini cerita fokus kiana dulu aja jgn yg lain anjing kek bngsat tau gak
•|BL(tata)✨: PP lu aj kyk J A L A N G
total 6 replies
Navisha Mahvin
kasih aja azam sama elsa
dan kiana sama rayyan aja.. cocok🤭😁
Navisha Mahvin
azam punya saingan nih🤭🤭
Navisha Mahvin
kenapa gak minum susu kia aja🤭🤭
sully cungliiee
bagus thor...kutunggu karyamu yg lain
✮R⃟ɪsᴍᴀᵑᵍᵒᵏᵏ⋆
nah gini dong, ai suka keributan, jangan di buat mewek lagi yaa Thor, ai blom beli tisu 🤣🤣
Ayuu 🍊🍊
Yaelah thor, blum juga saya liat kia sama rayyan, malah end, 🥺
Ayuu 🍊🍊
Dah lah gak ketolong goblok si azam
Fransiska Husun
Thor kasi bocap babang Rayyan dong
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!