ini lanjutan cerita dari novel sebelumnya Tentara Penakluk Hati..
disini diceritakan kisah tentang Mega Lestari dan Joni Andrean setelah menikah...mari kita ikuti manis.asam.asin nya bahtera rumah tangga seorang Mega Lestari menjadi pendamping seorang TNI AD Letnan Satu Joni Andrean.
akan kah Mega dipertemukan kembali dengan Doni?akankah Joni tetap setia mencintai Mega?
ayo kita baca kelanjutannya kisah cinta Mega Lestari.Joni Andrean.Doni Maulana dan Elsa Juwita
cekidooottttt...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lesta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
TPH 30
penginapan pukul 19.00
Mega tidak menurunkan semua oleh-oleh yang akan dia bawa kembali ke Serang besok, dibiarkannya tetap di dalam mobil.
Bang Jon sudah mandi dan mengganti baju nya, lain halnya Mega yang masih duduk di ujung tempat tidur dan menatap cincin pemberian Bang Jon sambil senyum-senyum. lalu mengambil foto jari tangan nya dimana cincin tersebut melingkar kemudian mengunggahnya di akun sosial media miliknya.
caption dari yang tersayang, suamiku Kapten Joni Andrean...my lovely husband, happy anniversary 1st.
komentar dari teman-teman Mega dan anggota juga sahabat Bang Jon melimpahkan doa dan ucapan selamat atas ulang tahun pernikahan mereka.
Mega juga mengunggah foto mereka sedang duduk di meja restaurant sambil berpegangan tangan.
Mega mengabaikan rasa dibilang lebay oleh orang lain, dia hanya mengungkapkan rasa bahagianya bersama Bang Jon. Dan bangga bisa menjadi Istri nya.
sudah banyak foto yang Mega unggah kebersamaan dirinya bersama Bang Jon, termasuk saat Bang Jon beberapa kali menyanyikan lagu di cafe dan di rumah kalau mereka sedang bersantai.
Doni yang kebetulan sudah 3 hari di kota,dan turun gunung untuk mengecek kesehatannya bersama Ali setelah terkena malaria. Doni menyempatkan membuka akun sosial media nya.
dilihatnya jari tangan Mega yang melingkar dua buah cincin mutiara yang biasa dimiliki istri-istri perwira dan cincin berlian di jari tengahnya. Doni juga membaca caption yang ditulis Mega.
Doni hanya tersenyum dan menahan denyut jantungnya yang terasa sakit, hatinya hancur melihat wanita yang pernah atau bahkan masih dia cintai bahagia bersama laki-laki lain, sudah satu tahun lebih dia kehilangan Mega, tapi entah kenapa hatinya belum sepenuhnya bisa melupakan sosok perempuan yang bernama Mega Lestari. Walaupun Mega berhasil menemukan hidupnya sendiri dan bahagia, Doni belum bisa menerima Elsa atau perempuan lain.
"Don!!" tiba-tiba Ali menepuk bahu Doni.
"Bang"
"kenapa?"
Doni memperlihatkan foto jari tangan yang baru saja di unggah Mega.
"ooh sudah satu tahun ya mereka menikah, ga kerasa"
"Bang, Abang ada niat nikah lagi??"
"adalah, Abang kan masih muda"
"Abang sudah lupa sama sahabat Mega??"
"maksud kamu Ismi??"
"Iya"
"Abang ga pernah lupa dengan Ismi, cukup dia menjadi ratu di hati bagian terdalam Abang."
"Abang sudah punya calon??"
"belum, kamu mau mengenalkan Abang dengan perempuan??"
"Abang mau sama Elsa?? dia bidan Desa"
"yang mau dijodohkan sama kamu??"
"Iya Bang, usia nya sama dengan Abang 30 tahun"
"waduh, jadi yang mau dijodohkan sama kamu usianya diatas kamu??"
"Iya Bang, Elsa sudah dianggap sodara sama Doni. jadi walaupun dipaksakan Doni tidak pernah bisa merasakan perasaan seperti yang Doni rasakan kepada Mega"
"hemmmm nanti Abang fikirkan"
"jangan lama-lama Bang mikirnya, Doni kirim nomer kontak nya ya"
"ya udah boleh lah, siapa tahu memang jodoh Abang jalannya dari kamu Don"
"Iya Bang, semoga Elsa jodoh Abang lah biar Doni ga terlalu pusing dengan Elsa dan Mamihnya.
"kamu belum niat membuka hati untuk perempuan lain??"
"nanti lah Bang, Doni jalani saja kehidupan Doni. biarkan mengalir seperti air. Pulang Satgas Doni mau bangun rumah dulu, beli kendaraan dulu baru nanti nyari istri"
"Iya bagus, kamu sudah dua kali satgas, cicilan Bank juga tidak punya. mending bikin rumah dan beli kendaraan"
" iya Bang, biar ga pulang kerumah orang tua lah. usia 26 masa masih numpang dirumah orang tua"
" eh Elsa bakal mau sama Abang??"
"kalau melihat pangkat Abang yang sudah Serka pasti mamih papihnya mendukung. harus Abang tahu, orang tua Elsa sebenarnya gila pangkat.
"waduh"
"Iya Bang, Elsa terlalu pilih-pilih hingga lupa usia. dikampung Doni kan yang sepadan sama Elsa sudah tidak ada, yang sukses rata-rata statusnya sudah suami orang. Makanya maksa Doni buat nikahi Elsa.
"nanti deh Abang harus ketemu dulu sama Elsa, kalau kenalan di telpon takut ga cocok sama Abang, Abang pernah gagal berumah tangga, tidak ingin mengulangi kegagalan lagi."
"iya Bang"
"Balik ke Pos sekarang yuk" ajak Bang Ali kepada Doni.
Sebelum Doni mengikuti Ali dan kembali ke Pos penjagaan perbatasan Papua dan Papua nugini Doni melihat kembali akun sosial media Mega, Doni melihat senyum Mega di foto yang Mega unggah sedang berkumpul dengan geng rempong disebuah cafe.
Doni melihat nya ikut tersenyum, senyum yang sangat Doni rindukan. Doni juga melihat Mega yang tetap menggunakan kerudungnya, Doni masih ingat pernah membelikan Mega sebuah kalung liontin cendrawasih, mungkin liontin nya sudah Mega buang.
"Abang mungkin masih belum bisa melupakanmu, kamu padahal pasti sudah melupakan Abang, doa tulus untukmu wanita pujaanku. semoga bahagia" gumam Doni menyimpan ponselnya.
---
kembali ke Mega yang masih anteng membalas komentar komentar dari sahabatnya dari foto jari dan makan malam romantis bareng bang Jon, Bang Jon telah selesai mandi.
"kenapa senyum-senyum??" Bang Jon merebut ponsel Mega dan melihat ponsel Mega.
"eeemmmhhh pamer" ucap Joni sambil mengembalikan ponsel Mega dan menggunakan pakaian nya.
"biarin, biar dunia tahu kalau Mega BAHAGIA"
" hati-hati ada mantan yang terluka"
" iiih Abang Apaan sih"
"bercanda Yank"
"bobo yuk" ajak Joni dan menyimpan ponsel Mega.
"Mega belum mandi,"
"udah malam, ga usah mandi"
"ya udah ganti baju dulu"
"ga usah pakai baju, buka saja"
Mega tersenyum mendengar ucapan Bang Jon, untuk membahagiakan Bang Jon, Mega pun nurut dan membuka seluruh bajunya dihadapan Bang Jon.
"sini masuk selimut" ucap Joni
"baru saja Joni merengkuh tubuh Mega ponselnya berdering.
Joni mengabaikannya dan tetap mencium bibir Mega.
"jawab dulu Bang" Mega mendorong dada Bang Jon.
serda Yogi memanggil...
" ada apa??"
"ijin Danki, ada apel pengecekan anggota youngmodoo yang akan diambil alih oleh DanBrigif"
"86"
Bang Jon menutup ponselnya dan bangkit dari tempat tidur.
"Mau kemana??" tanya Mega sambil menarik selimut menutupi tubuhnya.
"apel dulu, nanti Abang kesini lagi"
"maaf ya" ucap Joni mencium kening Mega dan menggunakan baju youngmodoo nya.
Mega hanya tersenyum dan mengambil baju daster dari tas nya.
dan melanjutkan memainkan ponselnya.
"Abang berangkat dulu" ucap Joni mengambil kunci mobil agar lebih cepat sampai ke Brigif.
"hati-hati Bang" ucap Mega.
Mega membuka kembali akun sosial media nya dan membalas komentar komentar temannya.
komentar teman-teman Bang Jon diabaikan Mega. Mega akan meminta Bang Jon membuka akun sosial medianya dan membalas komentar-komentar teman Bang Jon.
Mega melihat Doni memberi like di foto dia bersama geng rempong di cafe.
tidak dengan foto jari tangan yang dia unggah, Doni tidak meninggalkan like.
" semoga Bang Doni segera mendapatkan jodoh yang terbaik" gumam Mega.
Bang Jon belum juga kembali ke penginapan, Mega memilih memejamkan mata dan mencoba tidur. karena besok dia akan kembali ke Serang.
lagi dan lagi, mimpi yang sama. Mega merasa suatu sore dia sedang berdiri dipinggir pantai. melihat mata hari terbenam.
Mega melirik kesebelah kanan dimana dia merasa ada seseorang yang berdiri disampingnya, Mega tersenyum saat sosok laki-laki tersebut tersenyum ketika mereka beradu pandang. iya laki-laki tersebut Bang Doni. Bang Doni juga mengecup punggung tangan sebelah kanan Mega yang sudah dia genggam. Mega merasa dia tersenyum kembali saat punggung tangannya di cium Bang Doni.
"aaakkh ini cuma mimpi, mimpi, Bang Jon...Bang....Bang Jon..." guman Mega.
Bang Jon mengecup kening Mega dan membangunkan Mega dari tidurnya.
"mimpi lagi?" tanya Bang Jon saat Mega membuka matanya.
"Bang, jangan tinggalkan Mega" Mega langsung merangkul Bang Jon yang ternyata sudah berada dihadapannya"
Bang Jon hanya tersenyum saat Mega merangkulnya cukup keras dan seolah tidak mau melepaskan pelukannya.
"Bang Jawab"
" Abang tidak akan pernah meninggalkanmu"
"janji"
"Iya, Abang janji"
perlahan Mega melepaskan rangkulannya di leher Bang Jon.
kini mereka saling tatap, Joni tersenyum dan menghapus air mata yang tertahan dipelupuk mata Mega.
"mimpi hanya bunga tidur" ucap Joni sambil mengecup kedua mata Mega. Joni tidak tahu dan tidak ingin menanyakan sebenarnya Mega mimpi apa, dengan namanya berkali kali dipanggil saat Mega mengigau, Joni menganggapnya Mega mimpi buruk tentangnya.
" bobo yuk, besok kan bawa mobil sendiri ke Serang"
Mega tidak menjawab apa-apa, hanya membaringkan tubuhnya dan memeluk Bang Joni, dan menenggelamkan tubuhnya agar dipeluk laki-laki yang sudah merajai hatinya.
" ya Tuhan, beri hamba kesempatan lebih lama lagi untuk hidup bersama suami hamba. " gumam Mega sambil memejamkan matanya dipelukan Bang Jon.
.
.
.
.
.
.
.
like
vote
komentar
😌😌😌😌😌😌😌
hidup kadang ga seindah novel.
tanggung jawab lu thor
😍😍💪