NovelToon NovelToon
Hanya Istri Pura-Pura

Hanya Istri Pura-Pura

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Contest / Tamat
Popularitas:559.1k
Nilai: 5
Nama Author: Nurmay

Seorang wanita yang hidup hanya berdua dengan adik laki-lakinya, namun sang adik selalu saja membuat masalah sampai membuat sang kakak harus membereskan masalah yang di buatnya, dari masalah yang datang kepadanya di situlah dia di pertemukan dengan seorang pria yang akan masuk di kehidupan nya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nurmay, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Curhat

Sepanjang hari di tempat pekerjaan, Syafa tidaklah fokus menjalankan pekerjaannya itupun Afdhal yang menyadarinya.

Kerap sekali Afdhal menegur Syafa karena berbuat kesalahan dalam memberikan jadwal ke Afdhal. '' Sya kamu ini kenapa sih?'' tanya Afdhal dengan geram, bukan perkara tidak tau apa yang terjadi pada wanita pujaan nya itu, dia bahkan sangat tau, tapi pria 27 tahun itu hanya ingin Syafa profesional dalam bekerja.

'' Maaf Af, aku salah lagi ya,'' ucap Syafa yang sudah menundukkan kepalanya karena merasa tidak enak.

Afdhal menghela nafasnya dengan panjang semata-mata hanya untuk melepaskan rasa kesal nya. '' Aku tau kamu sedang memikirkan sesuatu, tapi apa bisa aku meminta mu untuk fokus dulu dalam pekerjaan, hm?'' ucap Afdhal dengan nada yang melembut.

'' Baiklah, maafkan aku ya Af,'' ucap Syafa lagi dengan rasa menyesal karena membuat Afdhal kesal.

Afdhal berlalu pergi setelah mengusap kepala Syafa yang sudah menjadi kebiasaan nya kalau ingin pergi dan meninggalkan Syafa entah kenapa ia merasa tangannya bergerak sendiri untuk melakukan itu.

Afdhal berjalan menuju satu ruangan yang terdapat ada nama seseorang sekaligus gelar dan profesi nya.

Brak

Afdhal membuka dan menutup pintu itu dengan sangat keras, ia membanting dirinya ke kursi yang ada di sebrang meja seseorang yang sedang memperhatikan nya dengan rasa heran.

'' Kamu kenapa Af?'' tegur seseorang yang tak lain adalah Vano sahabat sekaligus rekan kerja Afdhal.

'' Jangan tanya dulu, Van,'' hanya itu yang Afdhal katakan dan Vano pun langsung diam karena mengerti dengan suasana hati Afdhal yang sedang tidak baik-baik saja.

Lama suasana di ruangan itu hening pada akhirnya Afdhal sendirilah yang mulai berbicara.

'' Apa yang harus ku lakukan, Van.'' Ucap Afdhal dengan frustasi.

'' Kenapa lagi,'' ucap Vano dengan mata yang masih fokus dengan beberapa tumpukan kertas hasil pemeriksaan pasien-pasien nya.

Afdhal berdecak kesal karena dia juga bingung untuk mengatakan apa. '' Aku kira dia sudah melupakan masa lalunya,'' lirih Afdhal dengan kepala yang tertunduk.

Vano langsung mengerti yang dia maksud dengan kata 'dia' itu siapa, helaan nafas panjang terdengar juga dari Vano.

'' Af, melupakan masa lalu itu tidak segampang yang kau bayangkan, berilah dia waktu sedikit lagi, kan sudah ku katakan, jodoh tak akan kemana, hanya saja kau butuh sedikit waktu lagi untuk mengetahui dia jodoh mu atau bukan.'' Ucap Vano panjang lebar.

'' Ya aku tau Van, tapi kali ini ak benar-benar tidak tahan untuk mengutarakan perasaan ku yang sebenernya. Kau tau, hari ini dia menangis di hadapan ku dan mengatakan kalau dia sedang merindukan mantan suaminya.'' Ucap Afdhal bercerita tentang apa yang terjadi.

Vano terdiam dengan senyum tipisnya, ia mentertawakan temannya yang sedang meratapi perasaan nya yang tak terbalaskan.

'' Lalu kau mengatakan apa?'' tanya Vano dan Afdhal pun bercerita banyak tentang apa yang dia katakan saat Syafa mengadu kalau sedang merindukan Zidan.

'' Bah, kau ini bodoh sekali, lalu kau ingin mengantarkan dia pada mantannya, dasar bodoh!'' maki Vano yang merasa kesal dengan apa yang akan di lakukan Afdhal.

'' Aku tidak tega Van, dia menangis di hadapan ku dengan sangat lirih.''

'' Ya tetap saja kau bodoh! ah tau ah, kesal aku.'' Geram Vano.

Mereka kembali terdiam, Vano yang masih kesal mendengar cerita Afdhal dan Afdhal yang memang sedang tidak ingin lagi mengatakan apapun.

Vano berdehem mencairkan suasana.

'' Af, bagaimana perasaan mu kalau tau aku juga menyukai Syafa,'' celetuk Vano tiba-tiba dan tentu membuat Afdhal merasa marah.

'' Sialan kau,'' ucap Afdhal dengan meninggikan suaranya dan melemparkan sesuai ke arah Vano dan tepat mengenai tubuh Vano.

'' Jangan berani-berani macam-macam kau Van, kalau itu yang terjadi kau bisa lihat bagaimana aku menghajar mu,'' ancam Afdhal dengan kemarahan nya.

'' Aahhhh, itu yang ku maksud, coba kau bersikap seperti itu dengan apa yang terjadi, kau boleh bersikap tenang namun kau juga harus berhati-hati dalam bertindak.'' Ucap Vano yang berusaha membuat Afdhal mengerti.

'' Jadi kamu tidak sungguh-sungguh menyukai Syafa kan,''

'' Bohong kalau pria manapun tidak terpesona melihat Syafa, dia cantik, baik ramah pada siapapun, tapi aku juga cukup sadar kalau Syafa tidak mudah tergapai.'' jawab Vano yang lagi-lagi membuat Afdhal berdecak kesal.

Jam kerja Syafa telah berakhir, tapi Afdhal yang memang harus menangani pasien satu lagi harus lembur sampai selesai menanganinya.

'' Kalau begitu aku pulang duluan ya Af,'' pamit Syafa.

'' Iya, kamu hati-hati.''

'' Af, jarak kontrakan dari sini hanya memerlukan sepuluh menit, kau tenang saja.'' Jawab Syafa.

'' Iya, iya. Ya sudah sana. Aku juga harus ke ruangan pasien ki.'' Ucap Afdhal yang kembali mengusap lembut kepala Syafa.

'' Sampai jumpa,'' ucap Syafa yang sudah berlalu pergi meninggalkan Afdhal yang masih menatapnya dengan tatapan yang sulit terbaca.

'' Aku harap kau selalu bahagia, Sya.'' Gumam Afdhal.

Syafa berjalan dengan memainkan ponselnya, ya dia sedang memainkan game favoritnya yaitu candy crush sampai ia tidak begitu memperhatikan jalan dan menabrak seseorang.

Brukkk

'' Astaghfirullah, maaf pak, maaf.'' Ucap Syafa dengan merasa bersalah.

'' Tidak apa, saya juga tidak sengaja menabrak mu,'' ucap seorang pria.

'' Lho kamu Syafa,'' ucap orang itu lagi.

Syafa yang merasa namanya di sebut segera mengangkat kepalanya. '' Pak Rizky,''

'' Kamu sedang apa disini?'' tanya pria yang ternyata dia adalah Rizky teman Zidan.

'' Sa-saya, saya sedang,''

'' Oh kamu bekerja disini ya,'' potong Rizky menebak jawaban Syafa, yang memang Rizky melihat Syafa menggunakan seragam asisten dokter.

'' Hah?''

'' Kamu apa kabar, Sya.'' Tanya Rizky dengan ramah.

'' Saya baik-baik aja pak,'' jawab Syafa.

'' Jangan panggil saya bapak, panggil saya Rizky saja.''

'' Oh iya Rizky,'' ucap Syafa dengan canggung.

'' Kamu mau kemana?'' tanya Rizky lagi.

'' Saya mau pulang,''

'' Pulang? jarak rumah mu kan sangat jauh dari sini, apa mau saya antarkan?'' ucap Rizky menawarkan bantuannya.

'' Ah tidak perlu pak, saya sudah memesan ojek online juga, dan sepertinya dia juga sudah datang,''

'' Oh oke kalau begitu, kamu hati-hati ya,'' Syafa pun berlalu setelah berpamitan dengan sopan pada mantan atasannya itu.

bersambung..

1
Yati Yati
minta 15jt safa buat byr utang plus bunganya
kinan kinan
Happy ending
dreamy
👍👍👍👍😘😘😘😘
Shuhairi Nafsir
syafa cewek murahan. senang senang Kasi pria memeluknya. sampai nga ada harga diri. memangnya patut zidan mengelar syafa perempuan murahan
Shuhairi Nafsir
cerita yang lembab lagi membosankan. Thor.
Shuhairi Nafsir
syafa gatelen sampai nga tahu menjaga harga diri sampai bisa peluk Dan mesra dgn pria lain. memang cucuk omongan zidan syafa cewek murahan.
Shuhairi Nafsir
Syafa goblok banget. bikin malu diri sendiri. Thor kalau bikin cerita biarkan berpada pada jangan sampai bikin syafa cewek yang lembab lagi goblok
Shuhairi Nafsir
malas Aku kalau cerita cewek yang lembab lagi lemah.
arwati sani
lanjut
Rini Haryati
bagus
suksez
semngt
mksh
novita purwaningrum
bagus
Trisara Wati
masa ada orgtua tdk mengenali anaknya tdk punya feeling gitu kecuali klu itu anak tirinya
amalia gati subagio
ngenes!!!! why...???? perempuan marjinal, slalu di set bodoh & halal dizalimi & harus menerima krn itu haknya!!!????
Marlina Ram
syafax kecentilan thor 🤧🤧
Marlina Ram
ceritax kok dominanx di afdal ya thor🤧🤧
Marlida Yusuf
trims
Rokinah Mamasurya
Thor bawangnya banyak banget 😭😭😭
Leni Fairus II: baca karya saya juga ya Bidadari Surga Yang Dirindukan dijamin baper
total 1 replies
Rokinah Mamasurya
nyimak dulu dehhh
Rokinah Mamasurya
aduuuhhh alamat dehh...
Leni Fairus II
, dukung karya saya juga ya Bidadari Surga Yang Dirindukan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!