Seorang gadis desa yang di Carikan jodoh oleh sang kakek,badan yang semakin lelah dan umur yang kian bertambah usia,membuat sang kakek mencari kan sang cucu jodoh,agar ada yang menemani cucu nya yang tidak punya siapa - siapa lagi,di saat kakek nanti sudah tiada. dan di pertemukan dengan 2 Pria kakak beradik yang sangat berbeda sikap nya membuat Reina sangat binggung saat di suruh oleh sahabat kakek nya memilih siapa yang akan Reina pilih sebagai suami.
hari - hari Reina di mulai di rumah itu untuk mengenal sebelum ia menjatuhkan pilihan.
Menurut kalian siapa yang akan di pilih Reina?,Yuk di simak.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shanti_San, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
29 - Membatalkan
sementara Elang yang merasa bersalah tidak sengaja memukuli Reina pun pergi dari kamar itu. sementara Gilang masih menatap ke arah Reina yang terbaring belum sadar kan diri.
Ia merasa kasihan melihat Reina harus terbaring karena ulah mereka,meski Gilang terkesan cuek dan diam,bagaimana pun ia juga manusia yang punya rasa tidak enak dan kasihan.
Tidak berapa lama,Reina pun akhirnya sadar saat Bu Tari memberi nya minyak kayu putih,dan Dokter pun datang dan memeriksa Reina.
"Kami tidak apa - apa Reina?." Tanya Kakek Josep dan Irwan.
"Tidak apa - apa Kek,kakek tidak perlu khawatir." Jawab Reina sembari menahan rasa pusing di kepala nya.
"Dokter periksa kamu dulu ya sayang." Ucap Bu Tari.
"Iya Tante." Jawab Reina berat.
Reina lalu melihat Gilang berdiri sedang menatap nya,ia pun mencari seorang sosok yaitu Elang,tapi tak menemukan nya.
"Kenapa dia tak ada disini,apa dia marah pada ku."Gumam Reina.
Setelah Reina di periksa oleh dokter,dokter mengatakan Kalau Reina tidak apa - apa dan hanya butuh istirahat saja.
"Istirahat ya Reina." Ucap Bu Tari.
Reina pun mengangguk dan tersenyum.
semua keluarga pun meninggalkan Reina di kamar nya untuk beristirahat,sementara Gilang masih mematung melihat ke arah Reina dan berjalan mendekat.
Reina yang melihat Gilang berjalan mendekati nya tentu saja menjadi heran dan bertanya - tanya.
"Maaf soal kejadian hari ini,soal pernikahan kita,aku akan membicarakan kembali pada Kakek untuk membatalkan nya,jadi cepat lah pulih." Ucap Gilang.
Reina yang mendengar perkataan itu tentu saja sangat terkejut,ada rasa senang menyelimuti hati nya,tapi ada rasa heran melihat Sikap Gilang pada nya.
Gilang lalu berjalan meninggalkan kamar Reina. Reina yang merasa heran pun turun dari tempat tidur perlahan dan keluar dari kamar untuk mencari Elang.
Reina ke kamar Elang,tapi tak menemukan Elang,ia pun ke perpustakaan dan sama hal nya tidak ada Elang disana.Reina pun berjalan ke teras rumah di lantai 2 saat mendengar sebuah mobil masuk ke halaman rumah itu.
Saat Reina keluar,ia melihat Elang ada di kursi di halaman depan sedang duduk sendirian seperti memikirkan sesuatu. Reina pun tersenyum saat ia melihat Elang.
Reina sudah sangat nyakin kalau Elang menyukai nya dan ia marah pada Gilang karena Ia memilih Gilang.
Seperti antusias akan memberi tahu Elang,tentang Gilang yang akan membatalkan rencana perjodohan ini,saat Reina akan masuk ke dalam untuk turun menyamperi Elang,tiba - tiba mobil yang tadi datang dan tidak tahu siapa,turun seorang wanita yang pernah di lihat Reina saat di kantor Elang.
Yaitu Iren.
"Itu kan wanita yang datang ke kantor Elang,sedang apa dia disini." Gumam Reina.
Tiba - tiba ia melihat wanita itu turun dan mendekati Elang yang duduk terdiam.
Elang yang melihat kehadiran Iren di sana pun lekas berdiri dan akan pergi dari sana,ia benar - benar tak ingin bertemu dengan Iren.
Namun saat Elang akan pergi,Iren tiba - tiba memeluk Elang dari belakang sembari menangis,memohon Elang untuk memaafkan nya.
Reina yang melihat itu pun merasa sedih dan juga terkejut. saat sedang melihat kearah Elang dan Iren.
Tiba - tiba saja Elang merasa ada seseorang yang memandangi nya dan Elang menoleh ke arah atas dan melihat Reina berjalan masuk ke dalam rumah.
Elang lalu melepaskan pelukan Iren dengan kasar dan meminta satpam untuk mengusir Iren yang datang tiba - tiba ke rumah nya.
Iren menangis tapi Elang tidak memperdulikan nya dan berjalan masuk.
Iren adalah mantan kekasih Elang,kesalahan nya di saat masih pacaran,membuat Elang sangat tidak ingin bertemu dengan Iren lagi,meski Iren terus memaksa dan memohon untuk di maafkan oleh Elang.
Bersambung
gak suka tp nempel x