NovelToon NovelToon
Bukan Pernikahan Luar Biasa

Bukan Pernikahan Luar Biasa

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Balas Dendam / Duda / Tamat
Popularitas:2.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: She Ririn

Stella Fransiska Seorang gadis yang baru saja menyelesaikan pendidikannya di Australia, ia begitu bersemangat untuk segera pulang ke Indonesia karena ingin segera bertemu dengan pria yang sudah di pacarinya selama lebih dari lima tahun.

Tapi Stella harus di hadapkan pada kenyataan pahit.


Ia mendapati kekasihnya sedang bercinta dengan wanita lain, saat hendak memberikan kejutan tentang kepulangannya.

Karena Marah dan sedih ia pun datang ke sebuah klub malam dan terjebak cinta satu malam dengan seorang pria berstatus duda yang tidak lain adalah kakak dari kekasihnya sendiri.

Bagaimana kelanjutannya?


Apa

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon She Ririn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

29. Mulai terbiasa bersama

"Mas jangan begini, malu kalau nanti ada yang datang." ujar Stella saat Daniel terus melesak di lehernya.

"Nggak apa-apa sayang. inikan di ruangan-ku, bukan tempat umum."

"Ihh, aku geli Mas." Ujar Stella menjauh karena merinding kegelian.

"Haha.. Kamu merinding apa merinding?" Goda Daniel.

"Apa sih Mas, kamu sekarang hobinya nempel nempel gitu, Bikin aku merinding." jawab Stella malu-malu.

"Yasudah, aku selesaikan dulu pekerjaanku supaya bisa pulang lebih cepat." ucap Daniel membelai pipi Stella.

"Ok, aku tunggu di sana ya Mas!" ujar Stella

sambil menunjuk sebuah single sofa di dekat jendela.

Daniel pun fokus dengan pekerjaannya, sementara Stella menyibukkan diri dengan ponselnya.

"Maaf ya, kelamaan nunggu sampai tertidur begini." Ucap Daniel saat menghampiri Stella yang sudah terlelap di sofa.

Daniel memangku tubuh Stella dan membaringkannya di sofa besar yang tadi mereka duduki.

Daniel mengusap pipi istrinya itu.

Karena pekerjaannya sudah selesai daniel

melepaskan jas yang dipakainya dan ikut berbaring di sisi Stella.

Daniel memeluk erat tubuh Stella.

Semakin kesini Daniel semakin tak bisa membuang waktu untuk tidak berdekatan dengan Stella saat mereka bersama.

 

Di rumah Leo berdiri dengan gelisah.

" Kemana Stella? Sudah sore begini kenapa belum pulang juga?" Ujar Leo dalam hatinya.

"Apa sebaiknya aku ke kantor Bang Daniel sekarang! dan ceritakan semuanya. Aku benar-benar tidak bisa kehilangan Stella, dia kekasihku."

Leo pun menyambar kunci mobilnya yang tergeletak di meja.

Ia bergegas menuju kantor Daniel.

"Maafkan aku Bang Daniel, Aku sangat mencintai Stella." Ujar Leo saat dalam perjalanan.

Leo segera memarkirkan mobilnya setelah sampai di kantor Daniel.

Dia segera menuju ruangan Daniel.

"Bang!" Panggil Leo saat sudah di ruangan Daniel.

"Ba.." Leo tidak melanjutkan ucapannya karena melihat kalau kakaknya sedang berciuman mesra dengan Stella.

"Leo, sejak kapan kamu di sini?" Ucap Daniel yang baru menyadari kalau Leo menyaksikan aksi mesranya dengan Stella.

Stella mengerjap kaget dan menyembunyikan dirinya di belakang tubuh Daniel.

Daniel segera menutup tubuh Stella dengan jasnya, karena beberapa kancing kemeja Stella terbuka akibat ulahnya.

"Maaf Bang, aku kira kamu sedang sendirian." Ujar Leo.

Daniel menghampiri Leo, dan mengajak Leo untuk sedikit menjauh dari Stella, Daniel ingin memberi ruang untuk Stella merapikan kembali pakaiannya.

"Ada apa? tumben sekali kamu datang ke kantor Abang?" Tanya Daniel saat sudah di meja kerjanya.

"Heemm.. Itu bang. Tadinya ada yang mau aku bicarakan, tapi berhubung disini ada istri Abang jadi nanti saja bicaranya."

"Kenapa harus nanti? Istri Abang nggak akan apa-apa kok." Ujar Daniel.

"Nggak apa-apa Bang, nanti saja kita bicarakan lagi. Kalau begitu Aku pergi dulu." Leo pun kembali pergi dari kantor Daniel.

"Ada apa Mas?" Tanya Stella saat menghampiri Daniel.

"Nggak tau tuh si Leo, katanya mau ngomong. Tapi malah pergi."

Stella tertegun mendengar ucapan Daniel.

"Apa Leo akan benar-benar nekat memberitahu segalanya pada mas Daniel?" Batin Stella bertanya-tanya.

"Kamu kenapa?" Tanya Daniel saat melihat Stella terdiam.

"Ayo kita pulang, Tapi sebelum pulang kita mampir ke restoran dulu. Aku lapar banget!" Ujar Daniel lagi.

"Iya Mas." Jawab Stella.

Daniel merapihkan kembali penampilannya sebelum keluar dari kantor.

Daniel mengapit tangan Stella saat mereka keluar dari ruang Daniel.

Senyuman senang dari para pegawai mengiringi langkah mereka.

Ya, para pegawai di kantor Daniel ikut bahagia karena Daniel dapat bangkit dari masa terpuruknya.

Sepanjang perjalanan Stella terdiam, memikirkan bagaimana caranya agar Leo mengerti. Dan tidak merusak rumah tangganya.

"Kita mau makan dimana?" Tanya Daniel Sambil menyetir.

Stella tidak menjawab, karena pikirannya sedang tidak fokus.

"Sayang. Kamu ngelamun?" Tanya Daniel Sambil mengusap lengan Stella.

"Apa Mas?" Jawab Stella kaget.

"Aku nanya, kita mau makan di mana? Kamu malah bengong gitu. Lagi mikirin apa sih?"

"Engga kok Mas, Terserah mas saja kita mau makan di mana." balas Stella sembari tersenyum.

1
Yunus Bubu
Buruk
syahdewi diana
kalau holeh judulnya balas dendam atas pengkhianatan sang kekasih
Tina Caem
baru pertama udah selingkuh
Lastri Jhie
bagus skali
Nurhayati Nia
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣koacian nasib KAMU pitonnn
Nurhayati Nia
aku mampir di karyamu thorr
Sri Endang
suami Idaman, jgn di dia siakan.
Tut Eny
lanjut
Aisyah ais
ok
sitimusthoharoh
tanda2 x nih
Lutfh AmRah
nggak trlalu vulgar sihh
Lutfh AmRah
aman ko
Sanie Iza
mampir,harusnya dilabrak
Azlen Haslina
sungguh menarik jalan ceritanya
EBI
menarik
Sopi
daniel sembuh ntar leos yg depresi😁dunia terbalik🤭
Sopi
ceritanya bagus..lanjutkan👍👍💪
Rahayu Lestari
jangan2 yg stela liat bukan leo melainkan temennya yah haduh
sandranovia95
inti leo bukan jodohnya Stella dah titik
sandranovia95
cocok kata pepatah jodoh cerminan diri.... leo nakal gak cocok ama Stella
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!