NovelToon NovelToon
NICKTAN: Si Pembalap Dingin

NICKTAN: Si Pembalap Dingin

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Action
Popularitas:69.3k
Nilai: 5
Nama Author: Andara Wulan

"Jangan deket-deket gue! Inget, jarak lo satu meter." — Nicktan Megantara.

Nicktan adalah pembalap GT3 yang perfeksionis. Hidupnya diatur dengan ketat oleh ayahnya, Azeus, demi menjaga kondisi jantungnya yang sensitif. Segala bentuk "debaran emosional" adalah terlarang.
Lalu hadirlah Elea. Gadis agresif yang tak kenal takut dan hobi memancing emosi Nick. Satu tahun mereka terpisah oleh benua dan ego, Nick berubah menjadi aktor dingin yang hampa. Namun malam itu, di tengah sunyinya Jakarta, Nicktan menemukan kembali mangsa lamanya.

Sebuah kisah tentang pengabdian, rahasia keluarga Megantara yang terkubur selama dua dekade, dan perjuangan seorang pria yang mencintai wanita hingga ke titik jantungnya berhenti berdetak.

Visualisasi Nicktan terinspirasi dari Wang Yibo, namun seluruh alur cerita dan pengembangan karakter adalah murni fiksi karya penulis.

#wangyibo

Novel ini adalah Season 2 dari novel "Owned By Azeus"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Andara Wulan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

29. Luka Elea

Elea menarik tangan Nick dengan semangat, berniat membawa pria itu ke spot foto yang lebih ramai. Namun, baru tiga langkah, kakinya mendarat di atas batu yang tidak stabil. Krek.

"Aduhh!" Elea terjerembap, tubuh mungilnya jatuh terduduk di atas tanah berkerikil.

Nick langsung sigap berjongkok di depan Elea. Wajahnya yang tadi cemburu berubah menjadi panik yang ditutupi amarah. "Lagian lo tuh pecicilan banget sih! Udah tahu ini gunung, bukan mall! Kalau nggak bisa diem, mending di rumah aja!" omel Nick kaku.

"Iya, iya, Kak. Sakit ini, jangan diomelin dulu napa," cicit Elea sambil meringis memegangi pergelangan kakinya.

Tanpa permisi, Nick menggulung celana cargo Elea hingga sebetis. Matanya membelalak. Di atas kulit putih Elea yang pucat, terlihat memar ungu pekat di dekat mata kaki. Bukan memar baru karena keseleo tadi, tapi memar lama yang diperparah. Nick terdiam. Ia ingin bertanya, tapi lidahnya kelu. Ia tahu, si cewek kopi ini pasti punya sejuta alasan bohong seperti jatuh di kamar mandi atau kecelakaan motor.

Nick mulai memijit pergelangan kaki Elea dengan gerakan kaku namun hati hati. "Sore kita pulang biar nggak panas jalannya. Gausah mendaki mendaki lagi kalau ujung ujungnya cuma ngerepotin orang," ucap Nick pedas.

Elea hanya diam cemberut, tidak membalas. Nick langsung merutuki ucapannya dalam hati. Apa ucapan gue keterlaluan ya? Padahal dia lagi sakit, batin Nick gelisah, namun gengsinya tetap menahan permintaan maaf itu di tenggorokan.

Perjalanan turun gunung di malam hari terasa jauh lebih berat. Elea dan Sindy berjalan tertinggal jauh di belakang rombongan sirkel mereka. Nick dan Ardan sengaja mengambil posisi paling belakang, mengekor di balik bayang bayang kedua gadis itu.

"Dasar cowok cowok... kok bisa sekuat itu sih? Kaki gue rasanya mau copot, El," omel Sindy dengan napas yang satu satu, kakinya gemetar hebat setiap kali menahan beban turun.

"Sabar, Sin. Bentar lagi sampe basecamp," hibur Elea, meskipun dirinya sendiri harus menahan perih di kakinya yang membengkak, hingga sirkel Elea cowok cowok terlihat menunggu langkah temen ceweknya.

Tiba tiba, kaki Sindy terpeleset akar pohon. Tubuhnya limbung ke samping dan secara refleks menyenggol bahu Elea dengan keras.

"E-eh! AAAAA!" teriak Elea saat tubuhnya terjungkal ke arah tebing yang gelap.

Jantung Elea seolah berhenti. Dalam sepersekian detik, pikirannya berkecamuk. Jangan sampai gue jatuh ke sana... jangan di sini. Beruntung, tangan Riko siaga di depan, ia segera menyambar tas carrier Elea, menariknya kembali ke jalur aman.

Nick yang berdiri beberapa meter di belakang membeku. Tangannya sudah terulur ke depan, namun kalah cepat. Matanya terus menatap punggung Elea dengan tajam hingga mereka sampai di basecamp. Nick segera menuju warung terdekat, membeli sebotol air dingin. Ia berniat memberikannya langsung pada Elea sebagai bentuk perhatian yang kaku.

Namun, langkah Nick terhenti. Riko sudah lebih dulu berdiri di depan Elea, menyodorkan minum dan mengusap keringat di dahi gadis itu.

Nick merasakan dadanya panas. Ia berbalik arah dengan kasar. "Dan, ayo pulang sekarang. Gue capek," ajak Nick pada Ardan tanpa menoleh lagi.

"Loh, nggak pamit sama Elea?" tanya Ardan bingung.

"Enggak usah. Udah ada yang jagain. Kayaknya emang gue nggak cocok, dia terlalu friendly buat tipe cowok kayak gue," sahut Nick pahit. Ia berniat mengubur perasaannya dalam dalam mulai detik ini.

^^^

Pukul 08.00 pagi, sebuah taksi berhenti di depan rumah mewah Elea. Begitu turun, nyali Elea menciut. Di teras, Paman Seno berdiri bersedekap dengan wajah segelap badai semalam. Di belakangnya, Clarissa tersenyum sinis sambil mengikir kuku.

"Bagus. Pergi tanpa izin, sudah puas senang senangnya?" suara Seno menggelegar. "Masuk! Kamu harus dihukum karena sudah menyia nyiakan waktu belajar untuk bermain sampah!"

Seno menyeret lengan Elea masuk ke dalam rumah menuju kamarnya. "Sekali lagi lo keluyuran, gue nggak akan segan segan usir lo dari sini!"

Elea yang sudah mencapai batas kesabarannya langsung menepis tangan pamannya dengan tenaga sisa. "Kalau Mama Papa masih ada, emang Paman berani ngomong gitu ke anak tunggal mereka?!" teriak Elea meledak. Air mata mulai mengalir deras. "Lo bahkan takut lihat muka bokap gue, pengecut!"

Paman Seno murka. Wajahnya merah padam. Ia langsung mencekik leher Elea dan mendorongnya hingga terhempas ke ranjang. Clarissa menyaksikan adegan itu dengan mata berbinar senang. Elea meronta, kuku kukunya mencakar wajah Seno.

"Anak sialan!" teriak Seno.

PLAKK!

Sebuah tamparan keras mendarat di pipi Elea, disusul tendangan kasar ke betis yang memang sudah memar. Elea tersungkur di lantai. Seno kembali menjambak rambutnya, menarik wajah Elea hingga hidungnya membentur pinggiran ranjang. Darah segar mulai mengucur dari lubang hidung Elea.

Gadis itu tidak berteriak lagi. Ia hanya menatap Seno dengan pandangan datar.

"Sekali lagi kamu melawan, kubunuh semua teman temanmu!" ancam Seno mutlak.

BRAKK!

Seno merogoh saku jasnya, mengambil ponsel Elea yang selama ini disita, lalu membantingnya ke lantai sekuat tenaga hingga hancur berkeping keping. "Diam di sini sampai kamu sadar siapa pemilik rumah ini sekarang!"

Cklek. Pintu kamar dikunci dari luar.

Elea akhirnya menangis pecah dalam sunyi. "Maa... Papa... Aku capek..." isaknya sesenggukan. Ia menyeka darah dari hidungnya dengan punggung tangan secara kasar, lalu tengkurap memeluk bantalnya. Di tengah rasa sakit fisiknya, hatinya jauh lebih hancur mengingat tatapan dingin Nick terakhir kali di basecamp. Ia merasa benar benar sendirian sekarang.

1
dhefinalesha
selalu menunggu 😍😍😍😍😍😍
AndaraWulan: semua terungkap besok, jangan lupa tinggalin jejak, bagikan ke temen kamu dong🤭
total 1 replies
hirka
ceritanya bagus
AndaraWulan: tinggalin jejak ya
total 2 replies
dhefinalesha
menunggu banget kelanjutannya nicktan Ama elea 😍😍😍😍😍😍
AndaraWulan: tinggalin jejak😭
total 2 replies
dhefinalesha
aku menangis sendirian cengeng banget iiihhh💪💪💪💪💪
AndaraWulan: masih ada momen lebih sedih, tunggu aja😭
total 1 replies
dhefinalesha
Ardan jg ganteng woyyy😍😍😍😍
AndaraWulan: iya dong🤭 gas terus, menunu konflik akhir ini
total 1 replies
dhefinalesha
jadi salting sendiri aku😍😍😍😍
AndaraWulan: nah gitu, pada komen biar Nicktan nya semangat🤣😍
total 1 replies
dhefinalesha
luar biasa aku Ter nicktan nicktan jadinya 😘😘😘😘😘😘
AndaraWulan: tinggalin jejak,, baca sampe akhir, menjelang tamat ini, share juga ya😍
total 1 replies
Sitinj23 Nj
jiwa" penasaran liat dari apk toktok
AndaraWulan: jangan lupa tinggalkan jejak😍
total 1 replies
Dara Mutya Mutya
ceritanya lucu enak di baca
AndaraWulan: jangan lupa tinggalkan jejak🤣
total 1 replies
Grace vianika Hasibuan
kak apdet
AndaraWulan: jangan lupa dukung dan tinggalin jejak biar semangat up nya😭
total 1 replies
Rosdianah 🌷
semangat ya Thor 💪🏼 Aku Nemu cerita mu dari Tiktok 🥰
AndaraWulan: jangan lupa tinggalkan jejak😍
total 1 replies
Grace vianika Hasibuan
kak buat ardan sama hana
AndaraWulan: mungkin nanti di bab bab lanjutan, menjelang season 3🤣
total 1 replies
Grace vianika Hasibuan
kak apdet
AndaraWulan: jangan lupa tinggalin jejak tiap bab nya, biar aku semangat😭
total 1 replies
Grace vianika Hasibuan
kak apdet lagi kak
AndaraWulan: tinggalin jejak makanya, biar semangat nulis😭
total 1 replies
Yuli Yulianti
abdet lagi dong ka,penasaran ini
AndaraWulan: tinggalkan jejak maka nya😭 biar semangat nulis😭
total 1 replies
Jhylara_Anfi
bagus gini kok sepi
AndaraWulan: udah beb😍
total 4 replies
Jhylara_Anfi
Hai kk aku mampir dari tiktok langsung kesini🤭😁jangan lupa mampir di cerita aku juga ya🙏
AndaraWulan: siappp,, nanti mampir😍
total 1 replies
Apis
Hai thor dari tiktok langsung tancap ke sini mudah"an ceritanya bagus ya
AndaraWulan: iya beb, buruan baca
total 3 replies
Ri Sa (Sa)
bpk ny keterlaluan si males gw kasian fl nya menderita mlu
AndaraWulan: tenangkan dirimu kak, kalo tentram terus kan gak seru gk ada konflik. Azeus tuh baik aslinya kok, tunggu bab selanjutnya ya,
total 1 replies
Smile Angel
Baru part 2 ceritanya ga membosankan lanjutin aah
AndaraWulan: Lanjutin sampe akhir dong, ada gambar² visual loh.
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!