NovelToon NovelToon
Isteri Pemberontak :" Aku Tidak Butuh Cinta."

Isteri Pemberontak :" Aku Tidak Butuh Cinta."

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Nikah Kontrak / Diam-Diam Cinta
Popularitas:10.7k
Nilai: 5
Nama Author: Rosma mossely

Mungkin ada typo di dalamnya,mohon bantu dikoreksi ya Kakak-kaka.🙏😊


Menjalani sebuah pernikahan kontrak??

Jane Alexander sama sekali tidak cemas.Apa itu suami dingin? Keluarga dan Ipar iblis?

Dengan satu kali lambaian tangan,semua menyingkir.

Jane Alexander yang tengah memenangkan pertengkaran, : " Persetan dengan keluarga mu...beri aku uang."

Semua orang, : "...."

Cerita ini menggambarkan cinta dan benci antara Jane Alexander dan Carlos Benjamin.Bagaimana keseruannya...?

Ikuti terus ya.

Like,vote,dan comment.
😘

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rosma mossely, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

28.Pertengkaran.

Tadinya Camelia berpikir jika kedatangan Carlos adalah untuk menghiburnya,seperti biasanya.Akan tetapi,yang terjadi adalah sebaliknya.

Bukan saja Carlos tidak menghiburnya,Carlos juga memperingatinya dengan tegas untuk tidak muncul dihadapan Jane,dan bahkan memintanya untuk tinggal diluar kediaman keluarga Benjamin.

Camelia selalu mengerti jika Carlos adalah pria yang dingin.Dan dia juga sangat menjaga jarak dari semua orang.Tetapi untuk dirinya,Carlos selalu mempunyai batasan yang membuatnya menjadi satu-satunya wanita spesial yang dekat dengan Carlos.Namun, sejak kemunculan Jane didalam hidup Carlos.Camelia merasa posisinya sudah bergeser.Dan Camelia sangat tidak menyukai perasaan ini.

Air mata segera menggenang dimata Camelia.

Dia bahkan sampai mundur satu langkah dari Carlos.Matanya menatap tidak percaya kearah Carlos.

"Apa yang dikatakan isteri mu sehingga kau tega mengusir ku seperti ini? Apakah kau akan mengingkari janji mu kepada Kakak ku?" Tanya Camelia dengan wajah terluka.

Dia selalu tahu titik lemah Carlos.

Dan benar saja.Ketika Carlos mendengar pertanyaan Camelia,tubuhnya mendadak menegang.Pikirannya yang awalnya tertuju kepada kejadian "memalukan" yang terjadi diantara dirinya dan Jane,kini mulai jernih kembali.

Wajah Carlos mendadak mengetat.

Tetapi Camelia tidak berhenti.Ini adalah kesempatan untuk menyerang,selagi setrika masih panas.

Camelia mendadak menutup wajahnya dan menangis dengan sedih.

"Selama ini kau selalu bisa membuat ku menjadi tenang dan nyaman.Kau membuat ku bergantung kepada mu.Sehingga aku merasa sangat dilindungi dan dihargai.Aku dapat dengan perlahan melepaskan kepergian Kakak ku.Tetapi hari ini,kau...hiks hiks !" Camelia tidak mampu melanjutkan ucapannya dan kembali menangis.

Carlos mengepalkan kedua tangannya dengan erat.

"Tutup mulut mu." Desisnya dengan penuh penekanan. "Kau selalu mengungkit kematian Kakak mu setiap kali aku tidak memenuhi keinginan mu.Apakah ini tujuan sebenarnya dari kalian berdua?" Tambahnya lagi.

Camelia yang masih menangis tersedu-sedu,seketika mendongak dengan tidak percaya.Awalnya dia mengira bahwa dengan melakukan cara yang biasa Carlos akan merasa bersalah ,lalu membujuknya dengan lembut.Bahkan Carlos akan memberi pelajaran kepada orang-orang yang membuatnya bersedih.Karena itu,Camelia dengan penuh percaya diri melakukan hal yang sama kembali.Tetapi ,sekalipun Camelia tidak pernah mengira bahwa Carlos sama sekali tidak termakan triknya.

Camelia jelas melihat kemarahan diwajah Carlos.Gadis cantik itu kebingungan sekali.Dia tidak yakin apa yang salah dengan kata-katanya.Atau apakah aktingnya terlalu buruk?

Carlos yang melihat Camelia tampak kebingungan,seketika merasa bersalah.Namun bukan berarti dia akan membiarkan Camelia seenaknya saja menyudutkannya ketika dia tidak bisa memenuhi ekspetasinya.

"Jane bahkan tidak mengucapkan sepatah katapun tentang mu.Dia hanya menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi pagi ini.Dan kau sudah menuduhnya yang tidak-tidak.Camelia Horan,aku benar-benar baru mengenal mu." Ucap Carlos lagi.

Camelia menggeleng lemah,bingung harus bersikap bagaimana.

Huh.

Carlos menghela nafas dengan lelah.

"Maaf jika kata-kata ku sangat menyinggung mu.Hanya saja,aku juga berkorban banyak disini.Aku bahkan menentang semua keluarga demi membawa mu tinggal dirumah ini.Jadi Camelia...tolong menahan diri." Lanjutnya lagi.

Tampaknya Carlos benar-benar tersinggung akan ucapan Camelia yang selalu mengungkit kematian sang kakak.

Dan bahkan Carlos sampai memanggil nama lengkap Camelia dengan tegas.Ini menunjukan bahwa Carlos sangat marah.

Camelia hanya bisa mundur terlebih dahulu.Meskipun dia sangat ingin membela diri,tetapi melihat mood Carlos yang buruk,Camelia memutuskan untuk mundur sejenak.

"Maaf." Lirihnya pelan.

Carlos tidak menjawab,dia memilih pergi dari depan kamar Camelia.Dia takut,jika dia berdiri lebih lama,maka kata-kata yang terlontar dari mulutnya akan lebih tajam lagi.Dan itu akan menyakiti Camelia.

Melihat Carlos yang pergi begitu saja,tatapan Camelia berubah menjadi tajam.Kedua tangannya mengepal dengan erat.

"Kau ingin meninggalkan ku begitu saja setelah kau memiliki wanita lain,Carlos.Mimpi saja!" Gumamnya dengan pelan.

"Aku akan membuat wanita itu menghilang dari mu." lanjutnya.

....

Jane sama sekali tidak menyadari bahwa dia telah menjadi sasaran kebencian dari Camelia.Dia masih berkacak pinggang dikamar tidurnya.

Wajahnya masih memerah penuh amarah.

Payudaranya masih terasa sakit hingga saat ini.Carlos benar-benar tidak menahan dirinya.

"Dasar pria mesum bajingan!!! Cabul,tidak bermoral." Jane mengumpat tidak karuan.Sesekali tangannya akan mengelus pelan dadanya yang masih terasa nyeri.

Jika mengingat bagaimana wajah Carlos yang sok polos setelah melecehkannya barusaja,ingin sekali Jane memukul kepala Carlos dengan keras.

"Awas saja! Aku tidak akan melupakan kejadian ini." Geram Jane.

Kantuknya telah lama menghilang.Dia menatap pintu dengan penuh kebencian,seolah-olah Carlos masih berdiri disana.

Hemp.

Kesalnya.

Keesokan harinya.

Suasana dimeja makan tampak hening.Natalia makan dengan elegan.Flowy dengan tingkah tengilnya,lalu Camelia yang tampak sangat pendiam.

Jane baru saja duduk bergabung dimeja makan,ketika Carlos juga duduk tepat disampingnya.

Suasana diantara keduanya langsung menjadi aneh.

Hemp.

Jane kembali mendengus,lalu mengisi piringnya dengan kasar.

"Paman Will,saya sangat membutuhkan pisau saat ini." Seru Jane dengan tegas.

Tentu saja semua orang menatapnya dengan aneh.Menu sarapan pagi mereka hanya berupa roti isi,salad,dan juga telur mata sapi.Dengan susu dan air putih sebagai pendampingnya.Menu yang mana yang membutuhkan pisau sebagai alat makannya?

"Ini hanya roti yang diisi dengan selai,alpukat dan tomat.Lalu telur dan juga salad.Lalu kenapa kau membutuhkan pisau?" Flowy yang memang tidak bisa menahan mulutnya,langsung bertanya kepada Jane.

Bahkan Natalia yang anggun,dan Carlos yang dingin,juga melihat Jane dengan tatapan penuh tanya.

"Oh, tentu saja untuk menusuk "sesuatu" yang sangat menyebalkan.Menghancurkannya,hingga tidak bisa berfungsi sampai kapan pun lagi." Jawab Jane dengan penuh penekanan.Dia bahkan sesekali melirik bagian bawah Carlos,yang duduk tepat disampingnya.

Tanpa sadar,Carlos merapatkan kedua pahanya.Dan berdehem dengan keras.

Ehem.

"Kenapa? Apa tenggorokan mu gatal?" Jane langsung menyerang Carlos.

"Tidak! Tidak apa-apa." Dan yang membuat mereka lebih terkejut lagi adalah ketika Carlos menjawab dengan sedikit gugup yang bercampur rasa bersalah.

Flowy yang memang suka usil,segera menyipitkan matanya kearah mereka berdua.

"Oh, apakah ada sesuatu yang terjadi diantara kalian? Sikap mu yang malu-malu dan Jane yang marah-marah ini,tampaknya menjelaskan sesuatu yang....ehem."

Flowy menaik turunkan alisnya kearah Jane dan Carlos secara bergantian.

"Tidak ada!"

"Kau benar!"

Jane dan Carlos menjawab secara bersamaan.Lalu keduanya saling melihat satu sama lain sebelumnya sama-sama membuang muka.

Tentu saja sikap ini semakin membuat Flowy penasaran.

"Kalau begitu,bolehkan..."

"Flowy cukup! Makan makanan mu." Suara tegas Natalia berhasil menghentikan ocehan Flowy.

Meskipun Flowy sangat suka membuat onar,namun dia cukup menghargai bibinya ini.

Setelah mendengar teguran dari Natalia,Flowy benar-benar menundukan wajahnya dan menghabiskan sarapan dipiringnya.

1
elief
akhirnya terbongkar juga ... semoga secepatnya carlos bucin sama jane😄
elief
lanjut thor, lagi seru itu hehehe
Rosma mossely
Di usahakan ya kak.🙏
elief
lanjut thor, crazy up hehe
EvhaLynn
Cerita Nya Bagus Thor😉😊
ana
lanjut thor
Rosma mossely: Terimaksih kak.🙏
total 1 replies
elief
Luar Biasa ceritanya thor, suka sekali dengan alur ceritanya, semangat terus ya thor💪💪💪
Rosma mossely: 🤭🤭🤭😭🙏
Terimakasih ya kak.
jadi malu
total 1 replies
elief
lanjut thor
Rosma mossely: Tolong kasih ratingnya kak.🤭
Biar saya tahu kekurangan saya..😁😁🙏
total 1 replies
Noveni Lawasti Munte
kalo sampe Jane gampang luluh sama Carlos awas ja tak siram muka Jane pake kopi susu😤
Rosma mossely: Serem amet buk.🙏
🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
ren_iren
suka karakter flowy, galak2 tp perhatian...
Herli Yani
masih kurang badas cewe nya thorr
Rosma mossely: Terimakasih kak, atas dukungan dan saran.
Saya akan terus meningkatkan karakter Jane,agar sesuai dengan ekspetasi para pembaca.Tapi...kita buat dia kuat dan bangkit secara bertahap ya.
Dukung dan ikuti terus kelanjutan ceritanya Kak.😁🤭🙏
total 1 replies
Noveni Lawasti Munte
si mawar ditamatin dlu Thor....Jane jngan gampang baper dong telan ja semua mentah2 jgan pake hati
Rosma mossely: Lagi otw say...🤭🙏

Karakter Jane nya secara bertahap tumbuhnya ya.😁
Terimakasih buat semua masukannya.
Dukung terus ya...🙏
total 1 replies
Herli Yani
buat kuat dong thor cewe nya masa lemah bnget gregetan jdi ya aku pengen tak tapol bapak nya
Rosma mossely: Siap boss ku.!!
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!