NovelToon NovelToon
Fairytale

Fairytale

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Isekai / Romansa
Popularitas:376
Nilai: 5
Nama Author: @120

Dunia yang dihuni setiap manusia memiliki makna yang berbeda

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon @120, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kenagan indah bersamamu.

"kegelisahan dalam hatiku terus saja membuatku tidak bisa fokus,apa yang sebenarnya aku inginkan ??

"aku ingin sekali menyentuhnya dan memastikan dia baik-baik saja,namun rasanya ada sebuah tembok besar yang menghalangiku untuk bisa menggapainya."

Leon terus menatap luci yang sedang menyiapkan sarapan dari lantai atas,tatapan itu sangat mengganggu luci dan pada akhirmya mata mereka saling bertatapan meskipun dengan jarak yang jauh.

"apa yang orang lain pikirkan ??dia terus saja menatapku !! Memangnya aku tidak menyadarinya apa ?? Apa rumor itu memang nyata ? Jangan-jangan dia memiliki niat buruk terhadapku...!!!" ucap luci dalam hati.

"hei kau....!!! Lakukan pekerjaanmu dengan benar,bawa putraku turun...!!!"ucap ibu leon dengan tegas.

Seketika tatapan mereka buyar,dan luci segera naik tangga untuk menjemput leon yang sudah berada di ujung tangga.

"ini sangat merepotkan...,!! Seperti seorang bayi,hanya saja dia lebih berat..!!!" gumam luci.

Luci menuruni tangga dengan hati-hati sambil menopang tubuh leon yang besar, beban itu sedikit menggoyahkan tubuh luci yang kecil dan pijakannya tidak stabil,kaki luci sedikit terkilir dan membuat tubuhnya terjatuh bersama dengan leon yang sedang luci rangkul.

"gawat....!!!"

Hanya tinggal 5 anak tangga yang belum mereka selesaikan namun kecelakaan terjadi,luci melepaskan leon yang berpegangan pada railing tangga dan membiarkan tubuhnya terjatuh,namun leon melepaskan pegangannya dan meraih tubuh luci dan jatuh bersama.

"gleded....gledeg....!!!"

"apa yang kau lakukan !!!!" teriak ibu leon.

ibu leon segera menghampiri putranya yang berbaring terlentang dengan mendekap seorang perawat.

Ibu leon menarik tubuh luci dan menghempaskannya,kekhawatiran ibunya menjadi-jadi setelah melihat leon meringis kesakitan.

"dasar tidak berguna !! Kenapa kau melukai putraku lagi !! Sudah aku bilang aku tidak suka dengan wanita ini !!!"teriak ibu leon.

"ibu tenanglah...!!! Kau membuatku terlihat lemah." ucap leon lirih.

"ada apa ini !!!"

Ayah leon melihat putranya berbaring dilantai dibawah anak tangga,dan segera menuruni tangga untuk memastikan keadaan putranya.

"kau baik-baik saja nak ??" ucap ayah.

Ayah membantu leon bangun dan merangkulnya ke meja makan.

"tidak ayah...,," jawab leon sambil tersenyum.

"apa yang kau lakukan ini...,,mengagetkan saja..,,kau tidak terbentur kan ??"

"tidak...tidak...."

"kenapa kau terus tersenyum leon ?? Kau tidak tau betapa khawatirnya ibu !!!!" teriak ibu.

"ayolah ibu...,,kau lihat putramu baik-baik saja kan.,,"

"tetap saja.!!! Lagi pula dimana si david !! Kenapa dia belum datang ??"tanya ibu.

luci membawa kursi roda dari atas tangga dan membawanya ke lantai bawah dan menyiapkan sarapan untuk leon.

Tatapannya masih menuju leon yang begitu ekspresif kepada orang tuanya,senyum yang hangat pada ayah ibunya namun tidak kepada semua orang.

"apa yang dia lakukan ? Kenapa melibatkan dirinya saat aku terjatuh, dan untuk apa melindungi kepalaku alih-alih kepalanya sendiri ??"ucap luci dalam hati.

"david sedang menyiapkan bengkel untuku ibu,aku menyuruhnya untuk merapikan villa."jawab leon.

"apa kau serius akan tinggal disana ??"tanya ibu.

"em....lokasinya tidak jauh,ibu bisa kapan saja kesana,lagi pula disana tidak ada anak tangga juga kan ..???itu akan sangat ramah untuku."

Ayah leon menepuk pundak leon sedikit keras,perasaan lega pada putranya yang sudah berpikir dewasa itu membuatnya terharu.

"kau sudah sangat berubah leon..,,ayah selalu mendoakan semoga kau selalu diberi kebahagiaan..." ucap ayah.

"diam lah suamiku..,,cepat makan sarapanmu,nanti kau terlambat lagi..!!

"baiklah...baiklah...."

Kehangatan keluarga leon sedikit membuat luci cemburu,dia memilih berjalan kedapur setelah menyajikan makanan dan membereskan dapur sambil mendengar gurauan mereka,tatapan leon tertuju pada cara berjalan luci yang sedikit diseret,

"apa kakinya terluka ?? Aku sudah memastikan kepalanya tidak terbentur,,sepertinya dia terluka ditempat lain" gumam leon.

Rasa rindu leon terhadap chloe sangat besar,setelah perpisahan yang sangat menyayat hatinya,dia merubah semua sikapnya atas rasa penyesalannya kehilangan chloe.

Leon tidak pernah bersikap baik kepada chloe semasa hidupnya dan hanya membuatnya terlihat kelelahan saja,sampai hatinya terluka dia baru menyadari semua kesalahannya.

"tuan...matahari sudah terik sebaiknya kita masuk kedalam..."ucap luci.

Leon memilih keluar rumah dan duduk di taman sambil membaca buku,kedatangan luci sedikit membuatnya terkejut dan menyimpan buku dengan cepat.

"buku apa yang sedang dia baca,kenapa langsung dia sembunyikan setelah tau aku datang ??"gumam luci.

"biarkan aku disini setelah david datang..,,"

"kenapa tuan..??"

"kakimu terluka kan ? Kau tidak bisa membawaku keatas..."jawab leon.

luci menatap kakinya dan sedikit menggerakannya sedikit untuk memastikan langkahnya,

"benar...ini masih terasa sakit,kenapa dia tau ?" gumam luci.

"ehem....,,lalu apa yang harus aku lakukan ??"

Luci sedikit membuat raut wajah yang songong agar bisa istirahat dengan cepat,niatnya untuk bertemu dengan jay gagal.

"kau duduk saja disini,sambil meluruskan kakimu,"

Wajah luci terlihat kecewa saat leon tidak memiliki pikiran seperti yang luci inginkan.

"hah....aku pikir dia membiarkanku istirahat atau,pergi sana ke dokter..!!,aku hisa menemui jay saat aku keluar..,,sial..."gumam luci.

Luci duduk di bangku taman bersama leon,suasananya canggung,luci yang mendengar rumor buruk tentang leon menjaga jarak dengan tuannya.

"sebelumnya terimakasih tuan sudah melindungiku..."

Ucapan luci sangat tulus,dan sedikit sedih dalam nada bicaranya.

"melindungimu ??"

Leon berpikir luci sedang mengatakan perasaannya yang dahulu.leon menjadi bersemangat dan sangat senang.

Leon memastikannya dengan membuatnya mengatakan semua hal yang dia ingat.

"kau ingat chloe....,,kau sudah mengingatku ??

"katakan semua yang kau katakan sebelumnya chloe...!!! Kau tau aku sangat frustasi saat memikirkanmu pergi begitu saja...!!!"

Luci sangat kebingungan dengan semua yang dikatakan oleh leon,dan tatapan leon menjadi sangat dalam kepadanya dan senyum yang tidak pernah dia lihat dengan mata berkaca-kaca seakan membuatnya mematung.

Leon memeluk luci sangat erat sambil terus memanggilnya chloe.

"lepaskan aku..!!!

"aku tidak akan melepaskanmu chloe..!!"

"tuan kau sudah gila ya !!!"

Luci mendorong tubuh leon sekuat tenaga dan langsung menamparnya untuk menyadarkan leon.

"plak...!!!

Luci terlihat sangat marah dan takut,leon seketika tersadar dengan tindakan wanita yang berada didepannya dan memegangi pipinya yang masih terasa pedas.

"hei...dasar jalang !! Apa yang kau lakukan !!!

Teriakan david memecah keheningan diantara mereka berdua.

David dengan cepat menarik rambut chloe yang panjang untuk memberinya pelajaran.

"aarrgghh....!!!

"dasar pelayan rendahan !! Kenapa kau memukul tuanmu !!!kau tidak tau bagaimana leon menderita karena ulah seorang wanita"teriak david

"hentikan david..kau menyakitinya..."ucap leon sedikit lembut

"dia yang lebih dulu menyakitimu leon !!!"ucap david dengan lantang.

"lepaskan aku..!!" teriak luci sambil memegangi kepalanya.

"david...!!!" teriak leon.

Seketika david melepaskan tarikan itu dan melirik kearah luci dengan tatapan kebencian padanya,

"apa yang kau lakukan leon,dia sudah..-

"ini salahku david,aku mengira dia orang lain,ternyata bukan..,,ayo antar aku ke kamar..."

David membantu leon berdiri dan duduk di kursi roda sedangkan luci masih merapikan rambutnya dan masih merasa kesakitan.

"aku sudah dengar dari ibumu tadi pagi..."

"um....,,cepatlah...!!!"

Leon mengabaikan luci yang masih dihalaman depan,namun tatapan luci masih memiliki arti tersendiri pada leon,

"chloe tidak akan pernah memukulku meskipun aku menyakitinya dengan sangat parah, dia bukan chloe..!! Aku yang terlalu berharap kepada wajah itu..!!!"

Kesedihan leon kembali menyelimutinya,sikap dinginnya kembali datang mengingat kekasih hatinya tidak lagi dia temukan di dunianya.

Untuk sesaat leon menjadi lemah dan menangisi nasibnya di dalam kamar mandi saat berendam,

"sial...!! Untuk apa aku hidup jika tidak bersamanya..!!apa kau benar-benar sedang menghukumku chloe ??"

"tok..tok....

"tuan...apa kau sudah selesai.?aku akan membantumu.."

Suara dari luar membuat leon sedikit emosi apa lagi dengan wajah yang sama namun bukan orang yang sama leon menjadi sedikit kembali dengan sifatnya dahulu.

"berisik..!!! Jangan ganggu aku !!!" teriak leon.

Mendengar teriakan itu luci memilih pergi dan menyiapkan pakaian ganti untuk leon.

"wajar saja kalau dia marah kepadaku,aku sudah menamparnya dengan keras,lagi pula dia sendiri yang memulainya untuk apa aku merasa bersalah..!!?gumam luci.

"hei....pelayan...!!! Hanya karena kau dipilih langsung oleh leon,jangan terlalu percaya diri dia akn bersikap baik padamu ya !!"ucap david.

Luci berpapasan dengan david yang akan masuk ke kamar leon.

"apa masalahmu pak ??"

"pak...???

"kau berharap aku memanggilmu apa ? Tuan ? Kau bukan bosku,jadi jangan terlalu berharap..!!"

"kau berani juga untuk seukuran pelayan rendahan sepertimu ya.!!

"pelayan ? Aku perawat bukan pelayan seperti yang kau katakan !!"sangkal luci.

"hahaha....kau percaya diri sekali, memangnya kau tidak sadar telah mencelakakan leon sebelumnya,dengan perbuatanmu itu kau sudah tidak bisa lagi kembali pada pekerjaanmu dulu dan kau sudah benar-benar tamat !! Dasar bodoh !!!"

"apa kau bilang !!!!"ucap luci dengan lantang.

"kau berani melebarkan matamu kepadaku ya ? Dasar jalang !!!"

David mendorong luci ke dinding dengan keras,david sedikit terbawa emosi dengan sikap luci yang angkuh.

"kau berakhir menjadi pelayan karena kebaikan keluarga ini masih mau memungutmu,jika tidak,kau sudah membusuk didalam penjara....,,apa kau tidak mengerti itu ?? Dan sekarang kau mulai memanipulasi leon yang lemah itu ? Dia sangat terguncang dan kau ingin membalas dendam padanya kan dengan berpura-pura melayaninya...aku sangat tau otak busukmu itu, jalang sepertimu sangat banyak diluar sana...,,dan kau salah satunya...!!!

"pria yang terlalu banyak bicara biasanya adalah orang yang paling tidak berguna !!!" jawab luci.

"apa...!!! Kurang ajar...!!!"

"cukup david..!!!"

"leon...!!!"

David bersiap akan menampar luci,namun terhenti dengan kedatangan leon.

"jangan buat keributan saat orang tuaku berada dirumah,,"

"tapi wanita ini sangat menyebalkan !!!"ucap david.

"biarkan luci beristirahat,kau temani aku ke balkon belakang..."

leon menggunakan tongkat untuk membantunya berjalan,david mengikutinya sambil memastikan langkahnya baik-baik saja,bahkan leon tidak menatap luci sama sekali meskipun dia menyebutkan namanya dengan benar.

"kekanak-kanakan sekali tuan muda itu !! Jika masih marah denganku kenapa peduli padaku ? Sialan !!! Memangnya siapa chloe ??"

Lucifer pergi dari tempat dia berdiri dengan rasa kesal yang belum hilang atas perkataan david yang mengganggunya.

"kau terlalu lembut pada pelayan itu leon,dia akan semakin berani padamu nanti...!!!"

"fuuhhh.....

"kau tidak tau mulutnya sangat tajam,dia bahkan sudah menamparmu,wanita mana yang berani kepadamu.? tidak ada kan ? Semua tunduk kepadamu..!! hanya dia yang kurang ajar padamu leon !! Lakukan sesuatu..!!!"

"fuuuhhh....

Leon mematikan rokok dan memegang pundak david yang berada disampingnya.

"kau terlalu berisik david ,apa kau sangat menghawatirkan aku sekarang ??"

"tentu saja...!!!kau tidak tau betapa aku sangat kehilanganmu selama lima tahun ini..,,aku bekerja keras untuk bisa tetap bertahan hidup setelah kau koma leon..."

"cih....kau hanya memikirkan uang ku saja..!! Apapun itu terimakasih david kau masih menjadi teman terdekatku meskipun aku tidak baik-baik saja seperti ini..."jawab leon dengan sedikit bersedih.

"hei leon....,,kau tau....sebenarnya aku juga merasa hanya memanfaatkan uangmu saja...,,tapi dengan membuka hatiku,aku tau perasaanmu yang sebenarnya,pasti menyakitkan kan...,,kau lelah kan...,,meskipun begitu jangan pernah berpikir kau sendirian leon.,,aku ada untukmu...,orang tuamu juga,kau tidak kekurangan apapun leon,jadi...-"

"aaahh....lupakan itu..!!! Jangan pernah mengungkit kebodohanku itu ya..!!!memalukan sekali..!!!"

Leon memukul punggung david saat david menyinggung tentang percobaan leon saat itu dan leon kembali tersadar dengan tindakannya itu.merek saling tertawa satu sama lain.

"itu memang tindakan bodoh.,,aku terlalu dalam terhanyut oleh perasaanku kepada chloe...,,namun kali ini aku harus berpikir positif dan selalu mengingat semua yang baik bersamanya." ucap leon dalam hati.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!