Hazella 2 adalah kelanjutan dari cerita Hazella sebelum nya ya guysss!!!!
Jadi sebelum baca hazella 2, sebaiknya baca dulu Hazella 1 🥰
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Penapianoh, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
EPS 29
"Menyenangkan Grandma, dan vina tidak lelah" jawab vina dengan cepat.
Secepat itu juga gadis kecil itu berlari menjauh dari sherina.
"Kenapa Mommy dan Daddy duduknya berjauhan, apa mommy dan Daddy sedang bertengkar? Biasanya Daddy selalu menempel pada mommy" ujar vino heran.
Tatapannya tertuju pada David memberi ancaman kalau-kalau sang daddy telah menyakiti mommynya.
David hanya bisa menghela napas pasrah karena dijadikan tersangka. Sungguh demi apa pun dia juga sangat tidak menginginkan keadaan ini.
"Ya benar, kok Daddy dan Mommy duduknya jauh-jauh?" timpal vina sama herannya.
"Mommy dan Daddy tidak bertengkar sayang. Hanya saja untuk sementara waktu mommy dan Daddy memang tidak bisa berdekatan" terang hazel.
"Kenapa?" beo vina.
"Mommy dan Daddy tidak bisa berdekatan karena adik bayi sedang marah pada Daddy"
"Kok bisa adik bayinya marah pada Daddy?" tanya vina.
"Itu karena Daddy nakal jadi adik bayi marah" jawab hazel sekenanya.
Dia tidak mungkin menjelaskan keadaan sebenarnya karena menilai vina dan vino masih terlalu kecil untuk mengerti.
***
"Masih mual saat berdekatan dengan suamimu?" hazel langsung menganggukkan kepalanya menjawab pertanyaan sang mertua.
Saat ini sherina tengah berkunjung ke mansion putranya, wanita paruh baya itu beberapa waktu belakangan ini memang rutin sekali datang.
Hubungannya dengan hazel maupun twins masih cukup canggung, namun sherina tidak lelah berusaha untuk membuat hubungan mereka menjadi lebih baik setiap harinya.
Awalnya vina masih takut dengan sherina tapi kini gadis kecil itu mulai terbiasa dengan kehadiran sherina.
Vino juga tidak lagi melayangkan tatapan tajamnya pada sherina karena melihat sang nenek tidak lagi menyakiti ibu dan kembarannya.
"Dulu Mama juga seperti itu saat mengandung David dan vava. Mama selalu mual tiap kalau berdekatan dengan Papa. Mama bahkan sempat mengabaikan semua kebutuhan Papa, lebih parahnya Mama meminta Papa untuk tidur di ruang tamu. Ya, Mama dan Papa sampai pisah ranjang saat kondisi Mama seperti kamu sekarang. Beruntung sekali Mama bersuamikan Papa, Papa sangat sabar menghadapi segala tingkah manja Mama"
Sherina memang sangat dimanjakan oleh kedua orang tuanya. Mungkin karena mendapatkan sherina butuh perjuangan yang sangat lama hingga saat kelahirannya orang tua sherina berusaha memberikan yang terbaik untuk sherina.
Menjaga dengan begitu ketat karena takut terjadi sesuatu pada anak semata wayang mereka.
Hampir semua keinginan sherina dituruti.
"Apa kamu sering abai pada kebutuhan suamimu disebabkan karena kondisimu sekarang?" tanya sherina dengan sangat hati-hati, takut kalau pertanyaannya menyinggung dan kembali membuat hubungan mereka renggang.
"Terkadang iya, Ma" jawab hazel jujur.
"Kehamilan sekarang ini entah mengapa bawaannya sangat malas. Aku rasa tidak hanya abai pada kebutuhan Mas David tapi juga pada vina dan vino. Belakang ini kalau tidak menginap di kediaman Wijaya, vina dan vino lebih sering dibantu oleh Mas David saat akan berangkat ke sekolah. Kurasa itu juga sebabnya vina dan vino jadi makin sering menginap di kediaman daddy Wijaya. Mereka pasti berpikir tidak ingin terlalu merepotkanku dengan kondisiku yang sekarang"
Hazel tidak benar-benar abai, terkadang dia masih menyiapkan pakaian kerja dan kebutuhan lain untuk David, begitu juga dengan twins.
Namun ada kalanya hazel malas bangkit dari ranjang hingga David dan twins dituntut untuk mandiri, melakukan segalanya tanpa bantuan hazel.
David sudah mengusahakan mencari pengasuh untuk twins tapi hingga saat ini belum ada yang cocok.
Selain ingin mendapatkan tenaga yang memang profesional, David juga mencari orang yang bisa dipercaya.
Pria itu tidak ingin menempatkan keluarganya dalam bahaya dengan mengambil keputusan secara terburu-buru.
"Mama pikir kamu juga sudah merasakannya karena itu bercerita pada Mama seperti ini. Berkaca dari apa yang Mama alami dulu, pasti ada rasa bersalah karena telah abai. Bukan bermaksud menggurui, Mama harap kamu tidak tersinggung. Teman Mama dulu mengatakan kalau keadaan seseorang juga dipengaruhi oleh pikirannya. seperti malas yang kamu katakan tadi. Sebenarnya kamu bisa melawannya, bangkit kemudian melakukan sesuatu. Hanya saja ya, memang cukup sulit untuk melawannya, ditambah dengan hormon kehamilanmu"
"Lalu tentang rasa mualmu saat berdekatan dengan David, coba cari pemicunya. Mama dulu mual saat Papa menggunakan parfum yang biasannya Papa pakai dan setelah diganti semuanya baik-baik saja, Mama tidak lagi merasa mual ketika berdekatan dengan Papa"
Hazel tampak berpikir sesaat. Wanita itu ingat rasa mualnya akan semakin parah ketika suaminya selesai mandi.
Apa itu artinya sabun mandi yang digunakan David pemicunya?
Hazel dan David memang menggunakan aroma sabun yang berbeda.
Selama ini hazel tidak pernah berpikir untuk mencari tahu pemicunya.
Dia selalu menghindar berdekatan dengan David karena tidak ingin berakhir memuntahkan isi perutnya.
"Sudah mendapatkannya?"
"Mungkin" jawab hazel ragu.
"Mama harap dugaanmu benar agar David tidak lebih lama lagi nelangsa karena harus berjarak dengan kamu" balas sherina.
Sebenarnya sherina ingin membahas hal itu dari beberapa waktu lalu.
Namun wanita paruh baya itu ragu untuk membuka suara karena hubungannya dengan hazel belum sedekat itu.
pingin dpt suami sampe njebak laki nggilani.
Ayo dafa ceraikan saja tu rosa anggap saja karma nya dia jd janda biar gk jahat dan suka njebak laki biar punya suami.
cara mndapat kan dafa saja dah kotor kok kupikir baik ya nikmati saja karmanya rosa.
semoga setelah ini sadar kl cara dia dapatin suaminya salah mungkin telah menyakiti wanita lain.