NovelToon NovelToon
Misteri Mr Dingin VS Gadis Jutek

Misteri Mr Dingin VS Gadis Jutek

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Nikah Kontrak
Popularitas:3.6k
Nilai: 5
Nama Author: Hidayati Yuyun

Syara gadis jutek yang cantik dan pintar. Yang banyak masalah dalam hidupnya. Lantaran Ia menolak menikah dan kabur di hari pernikahannya. Yang membuat orang tua malu dan marah. Sehingga Syara terpaksa belajar hidup mandiri. Lalu bagaimana dengan calon suaminya . Penasaran, ikuti kisahnya.......

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hidayati Yuyun, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29

Sedangkan Gee kaget ketika Syara langsung menunjuk wajahnya. Sehingga Naura langsung tertawa melihat tingkah Syara. Dan keduanya berhenti melangkah di depan Gee

" Ada apa sih?" tanya Gee bingung yang berada di rumah sakit itu untuk mengawasi pasiennya.

" Biasa Gee, kita berdua baru saja di buat kesal sama orang aneh. Mana dia ngaku ngaku ngaku calon lho lagi Gee. Namanya Nea," jelas Naura

" Nea siapa ?" Gee pun mengernyitkan dahinya sambil berpikir sejenak.

" Dokter Nea Astaka," kata Syara yang sempat melihat tag namanya

" Aish ...ada ada saja dia. Dia itu memang anak relasi papiku. Tapi kok...dia bilang apa?" kata Gee

" Calon istri !!" kata Naura dan Syara kompak membuat Gee langsung tertawa.

" Hahaha ....mana ada, ngak benar itu. Kami belum sepakat ," kata Gee. Jangan percaya, apa dia mengusik kalian berdua?" Gee pun menatap Syara dan Naura bergantian

" Bukan aku, tapi ....." kata Naura menunjuk Syara dengan matanya. Membuat Gee langsung menarik nafas.

" Okey...nanti kak Gee tegur deh, mungkin dia hanya mengerjai kalian berdua. Kan dia baru di pindahkan dari Australia," kata Gee.

" Australia !! apa dia dokter bedah itu Gee?" tanya Naura. Karna Gee kemaren sempat menceritakan seseorang. Jika akan ada dokter baru yang akan menjabat sebagai wakil kepala rumah sakit mereka.

" Ya ra, apa kalian berdua sudah makan siang? Kak Gee mau traktir kalian makan di luar," kata Gee menatap Syara

" Sudah kak, terimakasih untuk tawarannya. Mungkin lain kali saja. Kita berdua mau lanjut kerja ,"' kata Syara

" Ok...sampai ketemu, aku cari makan dulu, ya" kata Gee melambaikan tangannya Yang dibalas Naura dan Syara. Lalu kedua wanita itu pun kembali melangkah menuju ruangan kerja Naura.

***********

Disisi lain seorang wanita paruh baya sedang melihat lihat pakaian di butik. Untuk acara besok malam yang ingin memperkenalkan Syara pada keluarganya.

" Ini cantik nyonya, warna nya soft ," kata seorang pelayan butik yang menyesuaikan usia calon menantunya bunda dengan gaun yang ia diminta.

" Ya saya ambil 5 macam ya mba, Agar menantu saya bisa memilih. Dan tolong siapkan MUA nya juga untuk lusa," kata wanita paruh baya itu, yang tak lain mertua Syara

" Baik nyonya, akan kami antar nanti sore kerumah nyonya," kata pelayan tersenyum ramah sambil berlalu.

" Wow...bajunya mahal mahal....rupanya nyonya itu orang kaya," bisik salah seorang pelanggan butik.

" Iya dia baik sekali, malah mau membelikan pakaian untuk menantunya segala," kata wanita satunya berbisik

Sedangkan bunda masih sibuk mencari kan beberapa potong lagi. Karna memang bunda sengaja mencarikan gaun polos untuk menantunya atas permintaan Ken tadi pagi yang berjanji untuk membawa Syara pulang.

************

Di sisi lain Ken duduk menatap pria yang sudah duduk di depannya Setelah tadi meeting dan makan siang selesai.

" Lalu Kak Samuel mau apa?" kata Ken menelisik wajah sepupunya itu

" Tidak ingin apa apa, hanya malam ini saja. Besok kau pasti sibuk kan,"'kata pria itu yang meminta Ken menemaninya untuk pergi ke club' malam

" Sasa pasti sudah menungguku dirumah kak. Lagi pula jika waktu ku longgar, pasti aku sudah pergi mengajar tadi," kata Ken

" Astaga kau ini, sekali kali bersenang senang tidak masalah. Kenapa harus on time. Lagi pula warisan pun masih banyak. Ngak akan habis 7 turunan kan Ken,' kata Sam

" Sebab itu aku mempertahankan nya dengan giat bekerja kak. Sebab akulah satu satunya harapan ayah. Kalau mau jujur aku jenuh, karna tiap hari memutar otak untuk memikirkan keberlangsungan perusahaan yang menjadi beban di pundak ku. Tapi mau apalagi. Sebab itu lah aku tak bisa bersantai," kata Ken

" Maka dari itu, ayo pergi minum minum, kan kau butuh energi untuk melihat dunia gemerlap," kata Sam sembari memainkan alisnya

" Tidak aku tak tertarik ke club, bagaimana kalo ke ring tinju saja," kata Ken menantang Sam yang kekeh mengajaknya ke club malam untuk bersenang senang

" Aish aku tidak suka bertinju Ken, ayolah lagian disana banyak wanita seksi. Lupakan adik iparku itu untuk sementara," kata Sam

" CK.. Istriku lebih baik dari pada wanita malam disana. Pergilah sendiri atau kak Sam ajak saja Mark atau Bram Aku lagi malas," kata Ken sembari merapikan mejanya

" Kau ini Ken, sekali sekali lah ...ikut dengan ku. Lagi pula tempat nya bagus, pasti bisa membuat mu senang. Disana banyak penari pengodanya," kata Sam lagi

" Maaf kak, aku tidak bisa ikut," Ken tetap menolak permintaan Sam. Sebab malam ini ia ada jadwal membimbing Syara untuk belajar.

" Yah ...cemen kau Ken, istri mu itu tidak akan tahu jika kau minum sedikit. Lagi pula jika dia marah. Kau bisa mencari wanita lain, masih berserak serak wanita di luar sana yang mau dengan mu," kata Sam

" Huh....." dengus nafas Ken terdengar jelas. Ken memilih tak menjawab perkataan Sam. Sebab jika ia mau meladeni sepupunya itu. Yang kadang membuatnya sering pusing sendiri dengan ulah mereka

" Ken....ayolah hanya malam ini saja , besok besok aku tidak akan mengganggumu lagi," kata Sam kekeh merayu Ken

" No....cari saja teman yang lain Kak, malam ini aku ada bimbingan belajar untuk salah seorang siswaku," kata Ken mencari alasan tepat untuk menghindari kehidupan malam kakak sepupunya itu.

" Yah baiklah....rupanya kau benar benar sibuk Ya sudah aku pergi dulu," kata Sam beranjak dari duduk nya dan keluar dari ruangan Ken

Setelah di luar pintu Mira sudah menunggu Sam. Berdiri sambil berpangku tangan di depan dadanya.

" Bagaimana tidak berhasilkan ?" kata Mira tersenyum

" Hmm.... Ken ada jadwal membimbing siswa katanya. Tapi kurasa itu alasannya saja," kata Sam kecewa.

" Jadi ......kita pergi berdua saja ," kata Mira

" Ya ....mau apa lagi, padahal aku ingin mengerjai adik ipar kita itu. Agar dia merengek dan panik. Saat melihat suaminya mabuk besok pagi," kata Sam

" Kau jahat Sam, kenapa harus mengerjai adik ipar. Lagi pula kita belum mengenalnya

" Salahnya sendiri pake kabur saat akad nikah, jadi aku ingin membalaskannya untuk Ken. Agar dia tahu rasa," kata Sam

" Astaga....kau ini Sam, itu urusan Ken bukan urusan kita. Lagian pula apa hubungannya Sasa dengan kita. Kenapa kau yang ribet memikirkannya. Aku sansi pasti gadis itu tidak lebih baik dari Farah sama sama gadis munafik," kata Mira .

" Shut ...ayo pergi," kata Sam yang menaruh telunjuknya di bibir Mira. Takut Ken mendengar pembicaraan mereka. Sembari menarik Mira menjauh.

" Ish kau ini, Ken saja ngak ambil pusing sama perjodohannya. Kenapa kau yang pusing," kata Mira.

" De.....kita ini saudara, wajar jika ikut terlibat dengan pernikahan sepupu kita. Siapa tahu keluarga Narendra itu hanya ingin uang dan harta keluarga Kusuma saja. Jika Ken hancur kita juga akan ikut terseret tahu," kata Sam merangkul bahu Mira menuju ruangan Samuel yang tak jauh dari ruangan Ken

"'Mereka......" kata Mark menggelengkan kepala. Tak sengaja mendengar pembicaraan dua sepupu tuan mudanya itu dari tempatnya berdiri.

" Dasar sepupu durhaka, bisa bisanya mereka mau mengerjai nona muda," kata Mark yang lalu masuk keruangan Ken.

1
Hidayati Yuyun
okey insyaallah
mfi Pebrian
bagus.....ijin promosi yah kak jangan lupa mampir juga di novel aku"CINTA SELALU DI HATI" di tunggu yah
Marsiyah Minardi
Ayo Syara ,aku dukung luapkan kekesalanmu
Marsiyah Minardi
Aduh aduh rupanya saling salah paham ya Syara dan tuan muda Ken
Ingat Syara ,jika kumpul keluarga dijaga sikap dan tata bicara ya nona muda
Biar jadi istri kesayangan dan kebanggaan
Marsiyah Minardi
Nah lho ketahuan juga sama papi mamimu Farah
Kau cari penyakit saja
Plis Syara ,dengarkan apa kata suamimu ya
Dan jangan kasih celah pihak ke 3 tuk merusak rumah tangga kalian
Pelakor sekarang lebih ngeri dari dedemit
Marsiyah Minardi
Haduhhh gara gara mabok kebongkar kartu as mu Farah
Adikmu jadi tahu kalau kamu ngarep banget sama Ken
Tetap kalem ya Syara cantik baik pintar
Jangan kepancing ocehan orang mabok
Marsiyah Minardi
Ehhhh rupanya dokter Gee naksir Syara ya ?
Jangan ya dok ,plis urungkan niatmu
Sainganmu berat Tuan Muda Ken
Marsiyah Minardi
Woi Bram ,plis jangan cari gara gara sama Ken dan Syara ya
Dasar kadal buntung modus doang
Marsiyah Minardi
Duh Syara ,suamimu juga lagi kongkow disitu sama pasukannya ,bahas bisnis
Jangan cemburu pas lihat sepupu suami yang cewek ya
Tunjukkan pesonamu
ichaa
Tetap semangat kak biar sepi pembaca
Marsiyah Minardi
Awas Syara ,hati hati jaga hati tuk suamimu
Siapakah Kak Gee ini ?
Hidayati Yuyun
/Drool//Drool//Drool/
Marsiyah Minardi
Othor ,aku jadi ketawa ketiwi baca part ini
Syara Syara ,selamat kesandung cinta suami dosenmu
Marsiyah Minardi
Ya ampun ,kamu lucu sekali Syara /Facepalm//Facepalm/
Dah lah terima nasib jadi istri kesayangan dosenmu ya Syara
Marsiyah Minardi
Ya ampun Syara ,aku ikut gregetan ke kamu
Seperti apa reaksimu Syara saat tahu dosenmu adalah suami sahmu ?
Marsiyah Minardi
Mau lari ke mana lagi Syara ?
Sedang calonmu sudah tahu sudah paham siapa kamu
Dijamin kamu syock saat tahu calonmu dosenmu juga /Grin//Facepalm/
Marsiyah Minardi
Ya Syara ,kamu ngomongin calon suami eh kedengaran langsung sama " Pak Anggara "/Grin//Facepalm/
Kenalan dulu ya Syara meski ujungnya macam tom jerry pula
Marsiyah Minardi
Surprise ya Pak Dosen ,calon jodoh jadi mahasiswi bimbingan anda
Marsiyah Minardi
Wah calon jodoh bertemu tanpa tahu 1 sama lain
Bagaimana reaksi keduanya saat dipertemukan lagi ya ?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!