03 Maret 2017 adalah hari ulang tahun rania, bukan air mata kebahagiaan yang jatuh tapi air mata kesedihan. Rania yang pada hari itu, harus duduk manis di kursi Pengadilan Urusan Agama untuk menghadiri sidang perceraiannya dengan suaminya Panji.
Begitu surat cerai sudah ditangannya, rania langsung mencari pekerjaan demi memenuhi kebutuhan hidupnya bersama anak-anak serta orangtuanya.
Tetapi karena statusnya membuat langkahnya sangat sulit, banyak panggilan interview bukan untuk pekerjaan melainkan tawaran menjadi istri kedua.
Begitu banyak hinaan, gunjingan dan hujatan telah rania terima akan tetapi tidak menyurutkan niatnya demi kedua buah hatinya.
Buah kesabaran rania memberikan hasil, dan rania dipanggil interview di PT. Abadi Jaya. Belum genap satu tahun, rania kembali tersandung masalah.
Walaupun di perusahaan itu rania sudah mempunyai kenangan, namun demi harga dirinya. Rania memutuskan untuk mengundurkan diri dari perusahaan itu.
Kini rania kembali terpuruk, ditengah kekecewaan dan kesedihannya tanpa disengaja rania bertemu Desi. Desi adalah salah satu teman rania di PT. Abadi Jaya, Desi menyarankan untuk mencoba taruh lamaran di PT. Sinar Gemilang.
Awalnya rania ragu, tapi akhirnya rania tidak ada pilihan lagi. Dengan perasaan minder karena tidak akan bisa masuk di perusahaan terbesar itu, rania pun mendatangi perusahaan itu.
Tanggal 01 Januari 2017 dipanggil untuk interview dan penandatangan kontrak, hatinya sangat-sangat bahagia sekali. 04 Januari 2017 adalah awal rania bekerja, tetapi siapa sangka atasannya mempunyai sifat dan sikap yang acuh, arogan, egois dan dirinya paling benar.
Seiringnya waktu yang terus berjalan, dengan pelan tapi pasti akhirnya yoga (Manajer PT. Sinar Gemilang) luluh dan bahkan mulai menaruh perasaan suka kepada rania.
Waktu terus berjalan, dan mereka memutuskan menikah. Namun saat menjelang pernikahan mereka, rania mengalami sebuah musibah yang mengakibatkan pernikahan mereka gagal.
Dengan terus memberikan dukungan, yoga dan rania akhirnya menikah. Rania sempat berpikir kembali setelah dirinya menikah maka hidupnya akan tenang, damai dan tentram.
Lagi-lagi rania salah, justru baik rania dan yoga semakin diuji dan diberikan ujian.
Ayo siapa yang penasaran? Silakan baca novelnya. Terima kasih
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dwi Nurjanah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Lia? 2
"Hai bro ada apa?" tanya yoga.
"Ini bro, pelakunya terekam CCTV rumah warga disekitar resto tersebut" ucap Roy.
"Coba deh loe perhatikan, mungkin loe kenal pelakunya?" tanya Roy.
"Coba loe perbesar" ucap yoga.
"Loe tidak salah bro? Mereka pelakunya? Gue tidak kenal dengan mereka" ucap yoga.
"Mungkin om tau siapa mereka?" tanya Roy.
"Om tidam kenal, alangkah baiknya kita tanyakan langsung sama Rania" ucap papa Rania.
"Tapi pa.." ucap yoga.
"Benar bro, mendingan loe tanya langsung saja. Biar dia bisa sekalian hati-hati" ucap Roy.
"Sayang bagaimana keadaanmu? Sudah lebih baik?" tanya yoga.
"Alhamdulillah sayang, sudah mendingan. Mas habis dari mana?" tanya Rania.
"Habis dari kantor Roy" jawab yoga.
"Hah? Tumben ada apa? Ehh.. mas Roy gimana kabarnya sayang?" tanya Rania.
"Dia baik sayang, sayang aku ada beberapa foto. Kamu mau lihat?" tanya yoga.
"Boleh, foto apa?" ucap Rania.
"Sayang kamu kenal dengan orang itu?" tanya yoga.
"Mas dapat darimana?" tanya Rania.
"Roy yang dapet sayang, aku menyuruh Roy cari tau soal kecelakaanmu sayang" ucap yoga.
"Mas sebetulnya aku sudah tau siapa yang menabrakku" ucap Rania.
"Maksudnya? Kenapa kamu tidak kasih tau aku sayang?" ucap yoga.
"Tidak usah diperpanjang lagi sayang, aku mohon. Ini hanya salah paham, yang cowok itu pak banyu. Kamu ingat kan? Nah yang itu adalah Lia, orang pernah fitnah aku sewaktu aku masih bekerja diperusahaan lama. Lia adalah istri sirih pak banyu, pak banyu terjebak oleh lia. Pak banyu menikahi Lia karena Lia berhasil menjebak pak banyu dan Lia hamil, selang beberapa bulan Desi memberitahu bahwa Lia dan pak banyu dipecat dari perusahaan dan pak banyu cerai dengan putri. Karena kejadian itulah mereka merasa kalau aku yang menghasut putri untuk melakukan ini semua" ucap rania.
"Terus kamu tau darimana kalau mereka yang melakukannya?" tanya yoga.
"Aku melihat sendiri sayang, saat Lia dan pak banyu memastikan kondisiku" ucap Rania.
"Apa Rania? Jadi mereka yang melakukannya?" tanya Desi
"Des... Desi?" ucap Rania.
"Ran apa benar yang kau ucapkan tadi? Jawab ran!" ucap Desi.
"Iya Desi itu semua benar, Des aku mohon jangan beritahukan putri bahwa mereka yang mencelakakan aku. Aku mohon Des" ucap Rania.
"Enggak ran, aku mesti kasih tau ibu putri. Maafkan aku ran, kali ini saja aku mohon ijinkan aku melakukan apa yang mesti seorang sahabat lakukan" ucap Desi.
Yoga mengedipkan matanya ke Rania, yang mengijinkan Desi untuk memberitahukan semuanya kepada putri.
Tak menunggu lama, putri langsung kerumah sakit.
"Ran.. Maaf aku baru sempat menjenguknya" ucap putri.
"Tidak apa-apa putri, santai saja" ucap Rania.
"Ran apa benar yang dibilang oleh Desi?" tanya putri.
Rania hanya menganggukan kepala.
"Ran biar aku yang mengurus semua ini, kali ini tak akan aku biarkan mereka berkeliaran diluar sana. Sudah aku ijinkan mereka diluar, malah membuat kamu celaka" ucap putri.
"Halo tuan Samuel, tolong tangkap yang bernama banyu dan Lia. Fotonya aku kirim sekarang" ucap putri.
"Ibu putri yang terhormat terima kasih karena sudah mengambil penting kasus ini" ucap yoga.
"Pak.." ucap putri.
"Panggil pak yoga saja ibu putri, dia adalah calon suami Rania. Namun pernikahan mereka terpaksa dibatalkan karena Rania kecelakaan" ucap Desi.
"Pak yoga sama-sama, karena Rania sangat membantu saya saat saya terpuruk. Dia membangkitkan semangat, kepercayaan diri dan ketegasan saya" ucap putri.
Putri dan Roy mengerahkan anak buahnya untuk mencari keberadaan Lia dan banyu, memang saat sulit karena setelah mereka mencelakakan Rania. Mereka melarikan diri kedalam hutan, walaupun begitu kehidupan mereka terjamin karena ada anak buah yang selalu membantunya.
Kaya lg nntn film anaconda, dah selesai eh masih ada anaknya😂
kasian rania....