NovelToon NovelToon
Liontin

Liontin

Status: tamat
Genre:Anak Yatim Piatu / Identitas Tersembunyi / Keluarga / Tamat
Popularitas:808.2k
Nilai: 5
Nama Author: si ciprut

Daniella Liontin B.A.Y , terlahir nama seperti itu dan dia tidak tahu arti dari BAY itu , ia dirawat oleh pengasuh ibunya bernama Aisyah dan Parta , sementara ibunya Ella meninggal tak berselang lama setelah bertemu dengan pengasuhnya itu, keduanya sudah dianggap nenek dan engkongnya sendiri.
Engkong Parta meninggal saat Ella masih kecil.
hingga Nenek Aisyah meninggal ia diberi wasiat nenek Aisyah suruh mengambil liontin yg berada di tas milik nenek yg disimpannya di lemari . Di tas tersebut ia juga menemukan kartu nama dan ponsel jadul , dan Ella juga diminta untu mencari orang bernama Budiman sesuai kartu nama yg ditemukan, Fakta mengatakan Budiman adalah seorang pengacara saat diketahui lewat kartu nama di tas nenek Aisyah. namun semuanya buntu , karena nomor ponsel dan alamat yg tertera tidak dapat menemukan orang yg dicarinya . hingga Ella menelpon orang yg sering dihubungi lewat ponsel itu , sedikit demi sedikit terkuak .
dgn kemampuannya meretas , Ella pun mencari tahu semuanya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon si ciprut, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Deni Ketemu Ella

" Ada foto ini ya , bun , kak di dinding ruangannya...!" Dika berkata dengan suaranya bergetar dan menunjukkan salah satu foto di galeri ponsel milik kakaknya

" Dania...?" Kata Deni yg masih tak percaya dan kaget . Foto Dania adiknya telah dilihat oleh Dika di suatu rumah.

" Foto bibi Dania dek...?" Tanya Aura penasaran dan di angguk i oleh Dika , kemudian mengambil ponselnya kembali.

" Masih ada lagi siapa ya...bentar ..."

Dika merebut kembali ponsel kakaknya kemudian mencari gambar gambar lama milik Aura dan bolak balik memperhatikan satu persatu gambar di galeri tersebut.

" Yg gambar bibi Dania tadi di atas , yg dibawahnya foto orang ini yah. , bun..kak..."

Dika memperlihatkan foto orang yg sedang memangku anak kecil di galeri foto milik Aura.

" Bi..bi..bibi Aisyah..!"

Ayah Deni tersentak kaget , hal itu membuat Dika mengangguk. Deni meneteskan air matanya itu .

" Masih ada lagi cerita nih yah..jangan nangis dulu..." Kata Dika menimpali setiap ucapan ayah bundanya serta kakaknya Aura.

" Iss...apaan dek ...?" Aura memicingkan matanya , dan memperhatikan apa yg akan Dika ucapkan lagi.

" Kan mbak ya bilang , siapa tahu kita ketemu lagi . Aku kan terus bilang , kalau saya main kesini sama ayah boleh? , dan dia bilang ok . Dika mau pastiin foto itu soalnya . Katanya apa kak coba, besok aja sekalian pas selamatan 1 tahun meninggal nenek dan 1 tahun meninggalnya ayah...itu kata si katanya.....!"

Dika menjelaskan jika besok sore akan ada acara ditempat Ella

" Jadi bibi Ais sudah meninggal , dan ayah , apa maksudnya Wardoyo ya..." Kata ayah Deni masih berfikir yg ngga ngga. Karena sepengetahuannya, ayah Ella sudah meninggal ketika kecil. Namun entah dimana rimbanya .

" Dek , temani ayah kesana pastikan foto itu benar. Ayah sudah kangen sama bibi kamu ...." Kata Deni yg tidak sabar ingin ke tempat Ella. Untuk menemui adiknya yg sudah sangat lama ia rindukan .

" Sabar yah mau maghrib, kalau mau kesana nanti habis maghrib saja ya. Kita sholat bareng dulu..... " Kata bunda Susi menengahi , dan mengajaknya sholat maghrib itu.

Mereka berempat bersiap siap untuk sholat maghrib, Deni sangat antusias akan hal itu. Sudah tidak sabar bertemu Dania adiknya yg menghilang sekian lama itu.

Setelah selesai sholat mereka bergegas menuju ketempat Ella. Mereka berjalan agak cepat. Bunda Susi sempat protes. Mereka pun kembali menuju ke rumah Ella.

Setelah sampai dekat rumah Ella. Paman Deni melihat di sana banyak orang berkumpul. Orang orang memasang tenda ala kadarnya. Banyak bapak bapak yg ada disana. Sementara ditempat lainnya ada beberapa ibu ibu menyiapkan makanan dan minuman.

" Permisi pak , apa bener ini rumah bibi Aisyah atau rumah ibu Dania ya pak...?" Tanya Deni bertanya bapak bapak , yg tampak mengernyitkan dahinya , karena yg ditanyakan sudah tidak ada.

" Iya bener rumah nenek Aisyah, kalau Ibu Dania itu...bang bang , bu Dania kan Almarhumah ibunya Ella kan ya...?" Jawab bapak bapak itu sambil memastikan ke temannya , dan temannya segera menimpali

" Iya Ji...bu Dania mah almarhumah ibunya Ella.." Jawab bapak bapak itu sambil memandang Deni dan keluarga , yg kelihatan bingung dan kaget karena ucapan itu.

Sementara Deni yg mendengar " Dania adalah almarhumah ibunya Ella " semakin syok dan kemudian menangis tergugu di tempat itu. Istri dan anak anaknya langsung memeluk ayahnya itu.

" Neng...neng Ella.....nih ada yg nyari...!!!., bang ajak ke dalam noh ....." Kata seorang paruh baya memanggil Ella dan meminta temennya untuk membawa masuk Deni dan keluarga .

Bapak bapak itu mengantar Deni sampai depan pintu dan menemui Ella.

" Dika...kok malam malam dan ini...?" Ella menunjuk seorang lelaki yg tergugu menangis dan disebelahnya ada ibu ibu dan seorang gadis.

" Mbak , ini Ayah saya Deni Wiratmaja , kakak kandung bibi Dania....." Terang Dika sambil menahan air matanya , namun tetap tumpah. Dika menangis karena mendengar bibinya telah tiada.

" Paman Deni......"

Ella langsung memeluk pamannya itu , orang tidak dikenal , namun pernah dengar cerita dari nenek Aisyah . Deni yg dipeluk pun membalasnya , namun kemudian badannya lemas tak bertenaga.

" Mpok mpok...bantuin pok orangnya pingsan..." Teriak Mbak Wati ke arah Mpok Odah dan memanggil teman teman lainnya.

" Udah udah , bawa kedalam , tidur in dibangku ..." Saut Mpok Odah yg memang berada disitu. Sementara bapak bapak membantu membawa Deni masuk kedalam rumah . Kemudian mereka membawa Deni ke bangku balai panjang di ruang tamu itu dan diberi bantal oleh Ella.

" Kalau bibi ini siapa....?" Tunjuk Ella kepada bibi Susi yg juga meneteskan air matanya.

" Saya istrinya ayah Deni nama saya Susi , ini anak gadis kami Aura , yg sudah kamu kenal adalah Andika..kalau kamu.....?" Bibi Susi

" Saya Daniella, biasa dipanggil Ella bi , anak dari ibu Dania......" Ella pun menjabat tangan dan menciumnya dengan takzim . Kemudian bibi Susi memeluk Ella dengan erat, begitu pula Aura. Dika masih menemani ayahnya yg masih pingsan.

Bunda Susi kemudian bangkit berdiri dan menyalami ibu ibu di sana. Bibi Susi meminta maaf atas kejadian ini kemudian menjelaskan siapa dirinya dan suaminya. Kemudian mereka sedikit berbincang dan bertukar kabar begitu juga Aura mengikuti bundanya . Ella masih terdiam membeku disitu , mengolesi minyak angin dan aroma terapi ke arah pamannya.

Beberapa saat kemudian Deni sadar dari pingsannya , kemudian duduk dan menangis lagi . Ibu ibu yg membantu persiapan acara pun keluar dari ruangan itu , tinggallah Deni sekeluarga dan Ella.

" Nama saya Daniella paman , panggil saja Ella....." Kata Ella dan ditanggapi senyuman , yg masih terisak dalam tangisnya.

" Ibumu...? " Tanya paman Deni karena masih tidak percaya jika Dania telah meninggal.

" Ibu meninggal setelah melahirkan ku paman ..." Jawab Ella sedih karena bagaimanapun juga saat itu belum bisa apa apa , sudah ditinggalkan oleh ibunya , Dania.

" Lalu selama ini , diasuh oleh bibi Aisyah.....? "Paman Deni memberikan pertanyaan pernyataan itu di angguk i Ella , karena memang kenyataannya seperti itu.

" Nenek meninggal satu tahun lalu. Kemudian Ella disuruh mencari orang dan ketemu. Ternyata ayah masih hidup, tapi dalam keadaan kritis. Ayah minta ke makam ibu kemudian ayah juga meninggal , tepat seminggu setelah nenek meninggal ....." Penjelasan Ella membuat semua di ruangan itu ikut sedih , bagaimanapun juga mereka adalah keluarga bagi Deni

" Sebelum meninggal nenek Ais pesan , bahwa ada paman Deni yg sangat sayang dengan ibu Dania. Kemudian Ella disuruh mengambil liontin ini dari tas nenek untuk mencari kebenaran tentang ibu...." Kata Ella membuat Deni melongok , melihat Ella mengambil kalung Liontin yg dipakai oleh Ella.

" Dania ibumu tidak memiliki kalung liontin ini....." Kata paman Deni membuat Ella dan yg lainnya melongo dan bertanya tanya.

" Tapi kata nenek , ayah sangat menyayangi ibu dan mencium liontin itu.... !" Jawab Ella semakin membuat penasaran , mungkin hanya Deni yg tahu

" Kalung ini harusnya ada dua , tapi dua duanya bukan punya ibu Dania. Kalung liontin ini milik Bibi Delia saudara kembar ibu Dania....." Penjelasan paman Deni membuat syok Ella dan penasaran , karena ternyata kalung itu milik kembaran ibunya bernama Delia .

" Lalu...?" Ella

" Kalau kalung liontin ini sampai ke tangan ibu kamu , paman tidak tahu. Tapi pada intinya kalung ini milik Delia bibimu , saudara kembar yg persis tidak ada bedanya , termasuk perbedaan warna matanya yg berbeda , satu warna hitam dan satunya warna biru....." Paman Deni menjelaskan tentang saudara kembar adiknya itu dengan ciri khas yg sama.

" Apakah seperti ini paman..." Ella membuka kaca matanya dan memperlihatkan bola matanya yg sama persis milik ibu dan bibinya sesuai yg diceritakan oleh pamannya.

" Iya benar sekali...matamu pun mirip dengan mereka... " Jawab paman Deni sambil menelisik mata Ella yg berbeda warna itu.

" Lalu hubungan dengan kalung itu apa yah.....?? " Tanya bunda Susi yg sejak tadi memperhatikan interaksi paman dan ponakan itu. Paman Deni masih terdiam , mungkin karena ia tidak tahu atau mungkin karena hal lainnya.

" Sepertinya yg bisa jawab hanya satu , yaitu pemilik kalung satunya , sahabat karib dari Delia yg tahu ....." Jawab paman Deni membuat penasaran Ella dan lainnya yg berada ditempat itu.

" Siapa yah orang itu...?" Kali ini Aura ikut menanyakannya tentang orang yg bersahabat dengan bibinya itu

" Leana adik kandung ayahmu Ella......" Jawab paman Deni yg kemudian menjelaskannya .

.

.

\=\=\=\=\=\=\=\=≠\=

1
Hariyanti
👍👍👍👍👍👍😍😍😍😍😍🙏🙏🙏🙏
Saya Sayekti
ceritanya panjang dan rumit,tp telaten menguraikan nya,bravooo. author.
Saya Sayekti
buntu g jelas jadinyaa
Saya Sayekti
sampai sekarang masih abu-abu. kayak masuk k labirin
dhara
bagusss banget ceritanya ngak mudah d tebak syukaaa😍😍😍
Ricka Monika
lah baru ketemu sama ayahnya udah ditinggal LG,hanya cuma s saat tak sampai satu hari,kasihannya Daniella 😌
Oxyy_
bahagia selalu ella
Oxyy_
baru bab pertama udh di tinggal mati/Scowl/
Eskael Evol
keren👍
Eskael Evol
good Ella
Eskael Evol
cerdas thor👍👍👍
Eskael Evol
menyerang markas Anderson? kalian datang bunuh diri wkwkwk
Eskael Evol
waduh sampai pake mobil box
Eskael Evol
penganten belum belah duren 😊
Eskael Evol
wahh Ella bakal ketemu doyok
Surprise banget😄
Eskael Evol
smart thor👍👍👍👍
Eskael Evol
siapa ya?
Eskael Evol
so sweet 👍👍👍👍❤❤❤❤❤
Eskael Evol
ciyeeeee ciyeeeee Mr doyok ternyata jatuh cinta
Eskael Evol
syukur lah om Leon sudah ketahuan bukan penghianat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!