NovelToon NovelToon
Pangeran Senja

Pangeran Senja

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Percintaan Konglomerat / Diam-Diam Cinta / Tamat
Popularitas:4.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: nenengsusanti

"Aku pernah suka pada orang yang tak mencintaiku, tapi dari situ aku tahu bahwa aku benar-benar mencintainya dengan tulus tanpa mengharapkan apapun"


Pangeran RaViandra Bramasta, pria 25 tahun yang akhirnya di pertemukan lagi dengan cinta pertamanya semasa SMA.

Seringnya ia di tolak akhirnya membuat ia mundur dan menghilang begitu saja hingga takdir tak sengaja membawa gadis itu lagi ke hadapannya.

Tapi semua tak lagi sama, saat rasa nyaman dan ketergantungan mulai tumbuh mereka harus di sadarkan dengan kenyataan jika status salah satunya sudah berbeda.

Ada hati yang harus di jaga saat masa lalu berharap menjadi masa depan.

Mampukah mereka bersama?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nenengsusanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Saling Mendoakan.

🍂🍂🍂🍂🍂🍂

Pangeran yang tak bisa tidur usai obrolannya bersama Senja terus menangis hingga pagi menjelang, ia tak pernah sesakit ini sebelumnya bahkan ketika di tolak wanita itu hingga tak terhitung jumlahnya.

Kepalanya yang terasa berat dan sakit membuat ia enggan keluar kamar meski ini waktunya untuk sarapan sebelum berangkat ke kantor.

"Pangeran mana, Mom?" tanya Putri yang baru datang ke Unit Apartemen Tunangannya tersebut.

"Belum bangun," jawab Mommy Viana yang masih sibuk membuatkan teh hangat untuk suami tercinta.

"Sesiang ini? tumben," ujarnya aneh namun di abaikan oleh calon ibu mertuanya. Terlihat Mommy Viana melengos begitu saja dengan nampan di tangannya menuju sofa balkon tempat dimana anak dan suaminya mengobrol semalam.

Jika saja tak ada orang lain di Unit Apartemen Pangeran, sudah bisa di pastikan Putri akan masuk kedalam kamar pria itu seperti biasa meski Pangeran seringkali melarangnya.

Tapi tidak kali ini, ia akan menunggu di meja makan untuk sarapan bersama.

Cek lek

Mommy yang terus menatap ke arah jarum jam akhirnya mendatangi kamar Sang putra. Ia masuk setelah mengetuk pintu namun tak ada jawaban sama sekali dari dalam membuat rasa khawatir itu kian terasa.

"Ran, Sayang. Sudah siang, Nak."

Dan usapan lembut tangan di wajahnya sontak membuat Pangeran mengerjap kaget, matanya yang merah dan belum terbuka lebar langsung menangkap sosok Sang pemilik Surga-Nya.

"Kamu demam?" tanya Mommy Viana kaget. Ia yang mau bangun dari duduknya langsung ditahan oleh Pangeran.

"Mommy mau kemana? sini aja temenin aku ya," mohonnya lirih sampai hati wanita paruh baya itu. mencelos ikut sedih.

"Mommy mau panggil Daddymu. Kamu harus di periksa dokter."

"Mom, aku tuh bukan Si Ndut lagi yang dikit dikit ke dokter. Aku udah gede loh, gak apa-apa. Aku cuma butuh istirahat," ujar Pangeran dengan ke kekehan kecil.

Pangeran senang, di saat seperti ini ada Mommy dan Daddy nya. Ia merasa tak kesepian meski nyatanya luka masih ia tanggung sendiri.

Seperti keinginan Sang putra, Mommy Viana masih duduk di tepi ranjang dengan tangan saling menggenggam. Memang bukan sakit serius, tapi hati ibu manapun pasti akan khawatir melihat anak kesayangannya pucat seperti ini.

"Berhenti lah melangkah sejenak, bukankah kamu kini ada di persimpangan jalan?"

"Jika aku jalan di keduanya, bolehkah?" goda Pangeran yang malah mendapat tatapan tajam dari Mommynya.

"Setiap langkah yang sudah ku ambil, akan ku pertanggung jawabkan, Mom." lanjutnya sembari tersenyum yang kali ini berharap Mommynya sedikit jauh lebih tenang.

"Kamu berhak bahagia, Nak. Mommy cuma punya kamu satu-satunya, jangan buat Mommy menyesal sudah mengizinkan mu jauh jauh kesini tapi semua tak ada hasilnya," cetus wanita itu kesal.

Perpisahan 7 tahun nyatanya tak membuat Pangeran bisa lepas dari cinta pertamanya, dan kini ia malah terjebak dalam suatu hubungan Toxic bersama gadis yang tak pernah memberi rasa nyaman padanya.

"Izin Mommy tak sia-sia, aku jadi lebih dewasa, bukan? apa yang sudah ku lewati itu sebuah proses, dan masih banyak proses yang lainnya. Terima kasih, Mom. Doa Mommy sudah membuat ku kuat dan bisa bertanggung jawab," ujar Pangeran yang langsung masuk kedalam pelukan wanita yang sudah melahirkannya di usia masih muda tersebut.

.

.

.

Aku dan Senja hanya bisa saling mendoakan, dan aku masih melakukan hal tersebut hingga saat ini. Aku mohon pada Tuhan jika seandainya aku tak bisa menjaga Senjaku, biarlah perasaan ini tetap ada untuknya. Cukup egoku saja yang di hilangkan untuk mendampinginya, serta lapangkan hatiku untuk siap kehilangannya...

1
__luvv7
tiba2 bgt dari cadel ke cowok incaran mbul.....
Intan Risma Wandy
🤣🤣🤣🤣🤣🤣YaAllah nullll minul ngakak nullllll
Rista Awwalina
🥰🥰🥰🥰🥰
Vien Habib
Luar biasa
Nur Baeti
kelanjutan novel nya mna kk, knpa gk d sematkn judul nya?
pipi gemoy
👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👏🏼👏🏼👏🏼👏🏼👏🏼👏🏼🙏🏼☕
pipi gemoy
ketawa ulang Mulu Thor 😆😆😆😆😆😆👻
Lismawati Munthe
ya...blm di bls info lanjutan ya kk
pipi gemoy
nga setuju juga siPut sama Awan Thor
yg ada nanti nasibnya seperti ndot😁
pipi gemoy
nga reka si mommy anak nya di marahi n di amuk 👻😎🌹
Maya Anzlina
thor... tolong yah.. buat cerita si minul ini... tolonng🤣
pipi gemoy
tahan banget Ran sama sifat siPut selama 2 tahun, dikit dikit cembukur marah lalu ngamuk ngamuk
beh.... cari penyakit Lo Ran👻😂
pipi gemoy
baca ulang lagi
dih.... Daddy Andra
udh gede nih 😆😆😆😆😆😆😆😆
Audiyah
Luar biasa
Araa
lanjutan nya mana ini?
Lismawati Munthe: lanjutan nya di mn teeh
total 1 replies
antha mom
suka baca nya thor nih tak kasih bintang 5
antha mom
makasih ya thor
antha mom
ini pasti ulah Daddy 😂
antha mom
😂😂😂😂😂
Lilik Juhariah
ha ha ha baca lagi tapi tetap bikin gemes
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!