NovelToon NovelToon
Because Of Alea

Because Of Alea

Status: sedang berlangsung
Genre:Badboy
Popularitas:439.1k
Nilai: 4.9
Nama Author: irra

Malam itu Alea terbangun setelah menangis sepanjang hari karena Rey, sang kekasih yang tak datang ke acara pernikahan mereka. Alea berharap semuanya adalah mimpi buruk namun siapa sangka saat ia bangun dan membuka mata, itu lebih dari mimpi buruk

" Aku suamimu!" Begitu terkejutnya Alea dengan pria yang sedang duduk manis menampilkan senyum smirk yang menyebalkan untuk Alea, ia merasa kunang-kunang berputar dikepalanya

Bagaimana bisa presdir baru ditempatnya bekerja kini menjadi suaminya? Apa yang harus Alea lakukan dengan pria yang pernah menjadi cinta satu malamnya itu?




Ikuti kisahnya ➡️

Jangan tinggalkan jejak, like, rate dan vote

Salam hangat Author 🌞

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon irra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menuju kota Brussel

🍃🍃🍃🍃

Pagi ini Danish sudah bersiap-siap dengan setelan rapi dan mantel hitamnya. Pria itu mendudukan dirinya diatas ranjang memperhatikan Alea yang masih sibuk mengemasi semua keperluan pribadinya dan Danish kedalam koper hitam

Wanita itu sudah rapi sama seperti Danish. Sejak semalam Danish masih kesal pada Alea karena gagal menikmati tubuhnya. Akibatnya Danish tidak bisa tidur nyenyak hingga pagi. Danish benar-benar pusing sekarang karena Alea tapi Danish juga tidak bisa marah apalagi kasar

" Sudah?" tanya Danish bangkit mendekati Alea

" Biar Benny yang membawanya." Ucap Danish seraya meraih tangan Alea, ia mengajak Alea untuk segera pergi karena harus mengejar penerbangan satu jam lagi

" Berapa lama untuk sampai ke Belgia?" Tanya Alea sambil berjalan mengikuti langkah Danish yang menuntunnya

" Sangat lama!" jawab Danish singkat

Alea merasa heran, sejak semalam Danish terus ketus padanya. Bukan salah Alea malam mereka gagal kan?

Kini keduanya tiba dibandara dan langsung menuju tuang tunggu diantar oleh Benny yang menggeret koper hitam dibelakang mereka. Alea tampak senang, ia jarang sekali berlibur apalagi keluar negri. Wanita itu terus melirik sang suami yang tampak acuh, hanya melipat kedua tangannya didada menunggu jam keberangkatan mereka

" Emmmh Dan."

" Hmm." Bahkan Danish melirik Alea pun tidak membuat Alea melingkarkan kedua tangannya bergelayut manja dilengan kekar Danish

" Dan, aku jarang sekali naik pesawat, apalagi sejauh ke Belgia?" Danish menoleh melihat wajah Alea, jemarinya terulur mengusap lipstik dibawah bibir Alea

Cup

Danish mengecup mesra bibir itu tanpa perduli dengan orang-orang disekitarnya

" Kau menghabiskan pagi kita dengan berdandan tapi lihat!" Danish menunjukan ibu jarinya yang kotor karena lipstik merah Alea

" Hehe." Danish tiba-tiba tersenyum mendengar kekehan lucu itu, ia mengusap puncak kepala Alea dengan sayang lalu merangkul pundak Alea dengan sebelah tangannya, luluh sudah pria itu dengan sikap manja Alea

Keduanya berdiri saat bagian informasi memberitahu keberangkatan pesawat akan segera tiba. Danish menarik koper hitam yang dipegang Alea, mengambil alih. Satu tangannya belum ia lepaskan dari pundak, kemudian melangkah melewati lorong dan masuk pesawat

Alea duduk didekat jendela sementara Danish disebelahnya. Mereka mengambil kelas bisnis sehingga berbarengan dengan penumpang lainnya meski tak sepadat kelas ekonomi. Alea duduk sambil berselonjor kaki setelah Danish menyetting tempat duduknya menjadi seperti tempat tidur

" Terima kasih!"

" Semua tidak ada yang gratis." Saut Danish menoleh

Alea tersenyum manis

" Memangnya berapa biaya untuk semuanya." Danish tampak berpikir

" Tidur semalam denganmu, aku rasa itu seimbang." Ledek Danish

" Semurah itu?" Kedua mata Alea membulat marah dan mencubit pinggang Danish

" Pelacurr saja hanya 10 jt per malam. Itupu yang sudah kelas atas!" Bisik Danish tersenyum lucu

" Tega sekali membandingkanku dengan pelaccur!" Gerutu Alea kembali mencubit pinggang Danish, kali ini pria itu tampak kesakitan hingga berteriak. Alea tertawa cekikikan lalu memeluk pinggang Danish dengan kedua tangannya

" Kamu tahu darimana?"

" Hmm, maksudmu?"

" Kamu tahu darimana pelaccur dihargai 10 jt?" Danish terdiam, ia menunduk menatap Alea. Danish mengusap bibir itu

" Lebih baik jangan tahu!"

" Kenapa aku tidak boleh tahu, jangan bilang kamu sering jajan diluar sana."

" Aku pria dewasa dan normal, aku butuh pelepasan!" Jawab Danish santai dan saat itu juga Alea melepaskan kedua tangannya menjauhi Danish bahkan memalingkan wajah cantiknya. Danish tampak menyesal berkata begitu

" Alea." Panggil Danish menyentuh jemari lentiknya

Cup

Danish mengecup jemari lentik itu

" Artinya aku bukan yang pertama."

" Bisakah kita tidak membahas itu semua."

" Kalau begitu jangan bicara!" jawab Alea ketus

" Bagaimana bisa aku tidak bicara denganmu!" Gerutu Danish menyusupkan satu tangannya kebelakang tubuh Alea

" Jika kamu tidak menyukainya, aku tidak akan melakukannya lagi " Alea mau juga menatap Danish

" Jika kamu melarangku, aku akan menurut." Alea merasa senang, bibirnya tersenyum tiba-tiba akan perkataan Danish

" Seperti ini sangat cantik!" Bisik Danish membelai sensual bibir Alea

" Jangan menyentuh wanita lain selain aku!" Ucap Alea. Danish mengangguk dan tersenyum lalu merangkul Alea membawa kepala itu bersandar kebahunya

Keduanya tertidur selama diperjalanan untuk waktu berjam-jam lamanya. Hingga hampir tengah malam keduanya baru sampai dihotel dimana keduanya akan menginap

" Selamat datang di Brussel." Sapa seorang reseptionis pada keduanya. Mereka diantar menuju kamar nomer satu dihotel tersebut, tentu atas permintaan Danish, ia ingin Alea merasa nyaman berlibur bersamanya

" Aku lelah sekali." Keluh Alea menggelayuti lengan Danish

" Mau aku gendong?" Tawar Danish

" Kamu pikir kita dirumah, main gendong-gendong saja." Gerutu Alea, Danish tersenyum meskipun tipis

" Kalau begitu nanti saja ketika dikamar, aku akan menggendongmu keranjang." Bisik Danish, Alea merasa heran, kenapa akhir-akhir ini Danish sering sekali menggodanya tentang hal-hal yang panas

Alea menggelengkan kepala." Aku sedang datang bulan."

" Memangnya kenapa? aku tidak mengajakmu bercinta."

" Berhenti bicara!" Gerutu Alea, ia malu dengan seorang reseptionis wanita didepan mereka yang sedang menggeret koper milik mereka. Padahal menurut Danish wanita itu tak akan mengerti sama sekali bahasa mereka

" Kau selalu malu-malu kucing sayang." Alea memukul dada Danish

" Lihat saja akan kubuat kau menjadi wanita liar!" Bisik Danish lagi

" Hentikan Danish!" gerutu Alea menepuk dada Danish, pria itu mentertawakan Alea. Menunduk mencium pipi Alea dengan begitu gemas, begitu sampai keduanya tiba dikamar

" Ehhhm Dan!" Alea memekik karena tiba-tiba Danish menggendongnya ala bridal. Danish tak perduli dengan wanita yang tampak canggung didepan mereka yang memakai seragam hitam

" Come out!" Danish mengusir wanita itu dengan suara bassnya. Lalu membawa Alea kekamar yang akan mereka tempati selama berhari-hari

Tanpa aba-aba Danish melempar tubuh itu ke ranjang hingga mengampul. Alea berteriak karena terkejut, sementara sang pria malah tertawa

" Jahat!" Gerutu Alea

Danish tak menghiraukan gerutuan itu, ia merangkak naik dan berbaring disamping Alea, membelai sebelah pipi Alea

" Bagaimana dengan kamar ini?"

" Sangat baik, aku menyukainya Dan." Jawab Alea memiringkan tubuhnya sehingga keduanya kini saling berhadapan dan menatap

" Syukurlah!" Jawab Danish

" Terima kasih!"

" Are you happy?"

" Ya, i am so happy." Alea tak memudarkan senyumannya

" Jangan pernah menangis lagi, apalagi menangisi Rey." Danish sangat betah membelai pipi Alea

" Kenapa kamu begitu perduli?"

" Karena kau istriku!" Alea tersenyum dengan fakta bahwa ia adalah istri Danish sang presdir idola kaum muda dikantornya

" Apa jadinya bila orang-orang tahu bahwa kamu suamiku!"

" Kalau begitu jangan beritahu mereka!" Alea mengernyitkan dahi mendengar perkataan Danish

" Kenapa?"

" Aku takut kau punya haters!" Tadi Alea sudah khawatir dan berpikir yang tidak-tidak, tetapi kini senyum Alea kembali bahkan wanita itu tertawa

" Kamu sangat percaya diri." kata Alea mencubit pipi Danish. Alea tampak senang, tapi tidak dengan Danish. Pria itu memikirkan sesuatu, perkataan Alea. Tidak mungkin ia menyembunyikan Alea selamanya bukan? dan apa jadinya bila sang ayah, Rebecca dan semua orang tahu mengenai pernikahannya dan Alea?

-

-

1
Muhammad Bagus
baca cerita kaya gini yg dikorbankan selalu si perempuan.

bener2 lho. nasib perempuan dibuat rendah banget di novel. hanya dijadikan istri yg tersakiti. capedeee

terinspirasi ikan terbang banget blm lagi penuh dgn pelakor. seakan masalah rumahtangga selalu peremuan terobsesi.
Rynda
idih..kepedean si irene
Rynda
ISS....jijik, gampangan banget burungnya
Rynda
Luar biasa
Titin Nur
romantis😍😍👍👍👍
dhe styles
karyawan atuh bukan kariawan nga sekalian sariawan🤪🤣🤣🤣
Sandisalbiah
Hiatussssss..
Yuen
Ishhh laki kotor
Yuen
Menjijikan hoekkkk gak setia smg kena hiv
Ilham Risa: Hai kak, mampir juga yuk kak ke novel aku "ketika suami ku mendua" makasih kak
total 1 replies
Yuen
Aduh lakinya masih suka masuk lobang lain apa ga hiv nanti si alea? Kasian bgt 😓
Yuen
Kukira setelah menikah akan baik tetapi malah menjijikan 😝 sama siapa aja mau iyuihhh najis
Yuen
Cemburunya anti mainstream langsung srudukkkk aje 😆😆😆
Yuen
Kok tokoh utamanya gak kuat cantiknya thor hahaha
Uswatun Fidayati
apa kabar author knp gk up lg
Ariani Syahfitri
kok lama 😪🤧🤧🤧
enungdedy
koq gk lanjut
Rois Farzan El-FarizQy
kpn update lginya ka udan lma bgt ditungguin blm update 2 aja
Esa Sugi Yanti
biuh updatenya lama sekali dan satu bab saja
Naufal Ardhian
so sweeetttt
🌻Ruby Kejora
Halo kak
Aku mampir
Salam kenal 💐❤️
Sunrise🌞: iya hallo
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!