NovelToon NovelToon
Slave

Slave

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / Patahhati / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati
Popularitas:52.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: fellaini kim

hidup yang selalu di tertawakan semesta

mari ku beri tau rasanya menjadi simpanan petinggi kampus dan petinggi rumah sakit.

tidak waras kan? jika tidak suka pergi dan jangan mengikuti tentang hidup ku

ini bukan keinginan ku jadi diam saja jangan katakan apapun.

silahkan baca bagi yang mau dan saya minta maaf karena cerita saya selalu di luar nalar, jangan memaksa membaca jika tidak suka nanti tau2 ada yang kirim santet online..

sakerep mu welah jika ingin menghujat silakan saja karena saya cinta keributan .

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon fellaini kim, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 28

Arthur sedang mengamuk di ruangan nya Jeffran terlihat babak belur dia tidak terlihat melawan sama sekali , ruangan mewah itu kini terlihat porak-poranda seperti terkena Hantaman badai pecahan kaca menjadi dekorasi tambahan .

" apa kau lakukan sebenarnya si*lan ! " Arthur mencengkram kerah baju Jeffran

" aku tidak sengaja melakukan nya . " jawab Jeffran menjawab dengan lirih

" bayi nya hilang..bayi itu tidak berdosa itu pergi kamu bilang tidak sengaja ! , Alasan apa yang sedang kau katakan Baj*ngan ! "

Brak

Arthur melemparkan Jeffran pada lemari kaca hingga pecah tidak reaksi sakit dari wajah Jeffran , mata nya hanya menyorot kosong tidak peduli kini darah mengucur deras pada punggung nya dia sungguh tidak mengendalikan emosi saat itu .

" jika suatu saat dia adalah putra mu kamu membun*h darah daging mu sendiri , jika dia milik ku kamu membun*h putra saya apa kau paham hah ! " teriak Arthur

tubuh Arthur merosot bersandar dinding air mata itu tak sadar turun menyadari si buah hati telah pergi .

" bagaimana jika itu putra saya Jeffran..Maafkan papa yang tidak bisa menjaga mu . " Arthur meremat rambutnya menyalurkan rasa prustasi

seketika pandangan Arthur menjadi dingin dia bangkit dan membuka laci meja , mengambil pistol dan mengisi peluru berjalan ke arah Jeffran mengarahkan pada kening sahabat nya .

" ada yang ingin kamu katakan untuk pesan terakhir? "

Jeffran hanya memandang kalut menatap sahabat sedari kecil nya itu ketika dia datang membawa Daisy yang sudah bersimbah darah , Arthur sangat terkejut melihat itu langsung membawa Daisy setelah selesai Arthur di buat mengamuk dan menyeret Jeffran .

" kamu tau saya juga mencintai nya.." ucap Jeffran

tedengar tawa yang begitu mengerikan di sana .

" mencintai seperti apa yang sedang kamu lakukan saat ini? , saya akui saya juga kadang kasar terhadap nya tapi tidak seperti mu br*ngsek ! "

" saya minta maaf untuk ini saya juga sedih dan menyesal . "

" katakan itu pada Tuhan di sana . "

Arthur menarik pistol Jeffran tidak menghindar biarkan saja memang pantas menerima ini tetapi pintu terbuka , seorang pria berlari menghentikan itu hingga peluru mengenai lampu diatas nya hingga tidak jadi menembus kepala Jeffran .

" berani kamu menghentikan saya ! " bentak Arthur pada Devan

" presdir tenang sedikit pasien yang di ruang VIP sudah sadar . " ujar Devan

" urus dia ! "

setelah itu Arthur segera untuk melihat keadaan Daisy sedangkan Devan membantu Jeffran bahkan sepatu nya menginjak genangan darah .

" mari tuan . "

" harusnya anda datang ketika saya sudah terbun*h . " ujar dengan datar

" atasan saya tidak akan mungkin benar-benar melakukan itu pada sahabatnya sedari kecil . " Devan memapah Jeff ke sofa

" dia sama tidak warasnya nya dengan saya hanya dia lebih bisa menyembunyikan dengan baik . "

" saya tau karena pada dasarnya hati semua orang sama hanya tinggal membentuk nya seperti apa di kemudian hari . " Devan mencuci tangan dan bersiap mengobati Jeffran

" manusia baj*ngan seperti saya memang tidak pantas hidup , hanya saja ada rasa tidak rela melihat dia mempunyai tempat bercerita selain pada saya. "

Devan hanya tersenyum tipis pria ini dapat melihat cinta yang begitu besar hanya salah kaprah saja dalam memperlihatkan nya .

" tuan begitu mencintai nya jika boleh sedikit memberikan saran ubahlah rasa posesif itu menjadi rasa cinta yang begitu tulus , maka akan langsung sampai pada hati nya menerima afeksi begitu dalam dari orang yang begitu menyayangi melebihi hidup tuan sendiri . "

" saya sudah tidak pantas untuk bersama dia . "

" pantas atau tidak nya seseorang dalam memperbaiki kesalahan adalah keyakinan kuat untuk bisa merubah diri , tidak ada seorang pun yang hidup dengan sempurna hanya Tuhan yang memiliki itu . " ucap devan sambil mengobati luka Jeffran

Jeffran terdiam mendengar penuturan Devan merenungi setiap kata yang terucap , Arthur membuka pintu rawat inap seorang wanita cantik sudah membuka mata .

" katakan pada saya apa yang sakit sayang . " Arthur mengusap lembut rambut Daisy

" apa dia baik-baik saja? "

Arthur hanya terdiam kaku ketika melihat Daisy mengusap perut nya secara perlahan

" baik-baik saja kan? "

" saya minta sayang.." ucap Arthur dengan lirih

" kenapa meminta maaf? "

" dia sudah pergi saya tidak bisa melakukan apapun karena sudah keputusan Tuhan . "

tubuh ringkih Daisy seketika bergetar bayi nya hilang yang bahkan baru berusia 2 bulan telah tiada , belum memberikan kesempatan untuk melihat dunia walaupun banyak orang yang mengatakan dunia itu kejam..tapi jika diiringi dengan rasa syukur dunia begitu indah nya .

" apa yang kamu katakan ! " Daisy mencengkram Jas dokter itu dengan erat

" maafkan saya . "

" aku tidak butuh maaf mu ! kembalikan anak ku kembalikan dia Arthur ! " Daisy menangis kencang

" maaf saya tidak bisa melindungi nya saya menyesal . " Arthur memeluk Daisy

" aku tidak butuh maaf mu pergi dari sini ! " usir Daisy dengan kencang

" sayang.."

" diam aku tidak mau melihat kalian lagi dalam hidup ku ! "

" Jeffran yang melakukan kesalahan tapi kenapa saya juga ikut di hukum dalam hal ini , apa kamu pikir saya tidak bersedih ! jika itu putra ku saya sebagai papa ikut berduka ! putra saya tiada . " ujar Arthur tersirat nada kehilangan di sana

tangisan Daisy semakin mengencang dia tidak akan pernah bisa melihat bagaimana rupa calon buah hati , karena dia pergi dia tiada begitu hancur ketika mendengar kenyataan yang di ucapkan oleh Arthur .

" sayang tolong jangan membenci saya karena demi Tuhan saya juga menantikan kelahiran dia di masa depan , maaf saya tidak menjadi calon papa yang baik bahkan menjaga nya pun tidak becus . "

" pergilah aku ingin sendiri . " Daisy berbalik menghadap jendela

" tapi saya.."

" aku mohon pergi biarkan aku sendiri untuk saat ini . " bahu sempit itu terlihat kembali bergetar karena tangisan yang begitu pilu

Arthur hanya bisa pergi dan membiarkan Daisy menenangkan pikiran nya ibu mana yang sanggup mendengar kabar seperti ini .

pria tampan itu berjalan lalu duduk di kursi pikiran nya berkelana jalan apa yang harus dia ambil saat ini , perceraian nya dengan Valen sedang berjalan haruskah dia membawa Daisy pergi jauh dari Jeffran dan hidup berdua .

" Arthur sedang apa duduk melamun di sini . " sapa seorang wanita

pria itu melihat siapa yang kini sedang menyapa nya .

" Minji dengan siapa kamu ke rumah sakit? "

" aku di antar dengan supir menghubungi Jeffran tapi tidak kunjung menjawab , padahal hari ini jadwal USG baby . " Minji pun ikut duduk bersama Arthur

" bagaimana perkembangan nya . "

" baby sehat dan aktif dia kadang gerakan nya keras aku bahagia , coba pegang pasti dia akan bereaksi . " Minji membawa lengan Arthur menyentuh perutnya

gerakan halus dari sana membuat hati Arthur bergejolak , harusnya dia juga merasakan gerakan seperti ini pada perut Daisy hingga emosi nya kembali naik mengingat Jeffran .

Hai Hai love apa kabar kalian semuanya Semoga selalu dalam keadaan sehat dan bahagia ya

pasti udah lupa sama cerita nya

maafkan author nya yang hilang di telan Hiu megalodon ya

sampai jumpa

1
𝑨𝒇𝒚𝒂ᵗᵃⁿ♡ѕ⍣⃝✰☕︎⃝❥ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©
aduh bagaimana perasaan Daisy..
knpa bisa terjadi seperti itu.. dua cowok gk ada cinta tp hdp seranjang.. nafsu semata2..😅
𝑨𝒇𝒚𝒂ᵗᵃⁿ♡ѕ⍣⃝✰☕︎⃝❥ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©
kk mampir di sini thor
wow luar biasa nih
terus semangat utk berkarya ya
AR QiLa Wibowo
Othor ter'Luv pokok'e💜💜💜
Retno
Kak kalau menghilang jangan lama lama bisa gak sih.... hilangnya kok melebihi Bang Toyib aja. kenapa gak sekalian bawa tuh Daisy menghilang biar Jeffran kapok dan makin nyesel apalagi kalau tau Minji hamil bukan anaknya biar makin terpuruk hati Jeffran....
Fellaini Wu: iya hobby banget menghilang ya 🤣🤣
total 1 replies
fhayy
halooo Kaka... Ojo sue sue yaaa hahahaha lanjutt terosss
𝐀⃝🥀Ossy
akhirnya yg ditunggu up juga
𝐀⃝🥀Ossy
boleh nanya ... memang bisa dibentuk seperti apa
𝐀⃝🥀Ossy
mencintai kok menyiksa.. ..
𝐀⃝🥀Ossy
ditembak terlalu mudah... disiksa dahulu biar merasakan sakit juga
Iren Nursathi
aduh thor aku sampe lupa jln ceritanya makasih up nya ya jangan lama² ilangnya
Fellaini Wu: maaf ya Love emang suka ngilang aja author nya kaya Jin tomang 🤣 terimakasih masih mau mampir ya Love
total 1 replies
wifashaa
memang author ni
pa kbar nya kak?
wifashaa: jngn lma2 up nya
total 2 replies
Iren Nursathi
ayooooò lanjuuuuujt
Shilva Yani
aq ga tau klo Uda update KK thor, ditunggu lanjutannya semangat,😉💪
🏡s⃝ᴿ 🇩ᵉʷᶦbunga🌀🖌
jefran mau pun Artur juga Daisy, tidak punya pendirian
🏡s⃝ᴿ 🇩ᵉʷᶦbunga🌀🖌
apa yang salah coba Artur 🤭
🏡s⃝ᴿ 🇩ᵉʷᶦbunga🌀🖌
Hilih kamu menolong ada mau nya, sudah terbayar dengan harga diri nya
🏡s⃝ᴿ 🇩ᵉʷᶦbunga🌀🖌
dunia ini panggung sandiwara, mengerikan
🏡s⃝ᴿ 🇩ᵉʷᶦbunga🌀🖌
dua pria yang gak punya perasaan, iya nya aja berbagi perempuan 🙈🙈🙈
🏡s⃝ᴿ 🇩ᵉʷᶦbunga🌀🖌
siapa pria itu, 🤔🤔🤔
🏡s⃝ᴿ 🇩ᵉʷᶦbunga🌀🖌
aihhhh yang halal di abaikan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!