Bagi yang belum membaca LDB S1, sangat disarankan untuk membaca yang Ada S1 terlebih dahulu dengan judul yang sama, agar tidak bingung.
Cerita ini adalah cerita lanjutan dari petualangan Xiao Lang dan teman-temannya yang telah berada di alam dewa, petualangan baru dan musuh baru telah menanti Xiao Lang, akankah dia bisa berhasil mencapai tingkatan tertinggi? Atau malah gagal dan semua usahanya menghilang begitu saja?.
Jangan lupa untuk memberikan dukungan, berupa Like dan Juga Vote atau Gift.
(Cover bukan milik Author...)
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Valheinz Z.H, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ch-28. Menjelajah dengan bebas
"Apa?!" Shen Dian benar-benar kaget dan langsung marah ketika mendengar berita itu, bahkan Shen Dian langsung berdiri sambil memukul singgasananya dengan sangat kuat, hingga membuat singgasananya hancur.
Suasana di aula tahta tiba-tiba saja menjadi hening, tidak ada seorangpun yang berani berbicara karena takut akan membuat Shen Dian semakin marah, bahkan tidak satupun dari mereka yang tidak gemetaran dan berkeringat dingin. Sebelumnya mereka sudah menduga bahwa Shen Dian akan marah, karena itulah mereka merencanakan sesuatu untuk meredam amarahnya, tapi siapa sangka dia justru datang bahkan sebelum rencana itu selesai dibahas.
"Katakan, siapa pelakunya?!" suara Shen Dian menggema di seluruh ruangan, bersamaan dengan aura intimidasi yang keluar dari tubuhnya.
Meski ketiga dewa tersebut bukanlah saudara ataupun kerabatnya, tapi kehadiran mereka bertiga sangat berarti bagi Shen Dian, karena bagaimanapun juga, mereka bertiga tetaplah seorang dewa yang ditugaskan untuk mengawasi beberapa alam, meski posisi mereka bisa digantikan dengan yang baru, tapi hal itu akan membutuhkan proses yang tidak sebentar, terlebih bangsa dewa memiliki musuh bebuyutan, yaitu bangsa iblis, yang siap menyerang alam ilahi kapan saja.
Shen Huo Liang tertunduk lesu mendengar pertanyaan Shen Dian, lalu dia menghela nafas panjang dan mengumpulkan semua keberaniannya, beberapa saat kemudian, Shen Huo Liang langsung menjelaskan apa yang telah terjadi pada Shen Dian dengan sangat rinci. Setelah mendengar semuanya dengan jelas, raut wajah Shen Dian semakin tidak enak untuk dipandang, bahkan amarahnya langsung memuncak setelah mengetahui bahwa mereka semua tidak mengetahui siapa pembunuh itu.
"Dasar bodoh! Apa saja yang kalian lakukan selama ini? Kenapa tidak satupun dari kalian yang menghubungiku dan memberitahukan peristiwa ini? Dengan begitu, setidaknya aku bisa menemukan pembunuh itu dengan cepat, kalian benar-benar tidak berguna!" Shen Dian merutuki para dewa tersebut, dia benar-benar kesal dengan sikap mereka yang terlihat seperti orang bodoh, padahal mereka adalah seorang dewa.
"Baiklah, sekarang aku ingin kalian menemukan kandidat yang tepat untuk menggantikan posisi tiga dewa itu, lalu kalian juga harus menemukan pembunuh itu, atau kalian akan mendapatkan akibatnya!" ujar Shen Dian, kemudian menghilang dari tempat tersebut.
Setelan Shen Dian meninggalkan tempat tersebut, Shen Huo Liang dan para dewa lainnya akhirnya bisa menghirup udara dengan bebas, karena sebelumnya mereka benar-benar tertekan oleh aura intimidasi Shen Dian, yang membuat mereka semua kesulitan untuk bernafas, tapi mereka semua juga tidak bisa hanya diam saja dan harus menemukan pembunuh tersebut secepat mungkin, atau mereka akan benar-benar berada dalam masalah besar.
Mereka semua tentu saja mengetahui seperti apa Shen Dian saat sedang marah besar, dia benar-benar tidak akan pernah main-main dengan ucapannya, ketika dia mengatakan akan menghukum seseorang, maka itulah yang dia lakukan, bahkan jika dia mengatakan akan membunuh seseorang, maka dia pasti melakukannya, apapun yang menjadi penghalangnya dia tetap tidak akan berhenti sebelum orang itu benar-benar mati.
"Yang mulia, apa yang harus kita lakukan sekarang? Bagaimana kita bisa menemukan pembunuh itu, sedangkan kita tidak memiliki petunjuk sedikitpun tentangnya" salah seorang dewa bertanya dengan khawatir.
"Kita memang tidak memiliki petunjuk apapun, selain mengetahui bahwa yang membunuh mereka adalah seorang pemuda. Tapi mau bagaimanapun juga, kita tetap harus menemukannya. Kalau tidak, kita semua yang akan terkena masalah!" jawab Shen Huo Liang.
"Baiklah, kalau begitu aku dan dewa petir akan datang ke kota dewa untuk menemui ketiga ketua klan itu, mungkin saja mereka masih memiliki petunjuk lainnya tentang pembunuh itu" ucap dewa tanah, kemudian pergi meninggalkan tempat tersebut bersama dengan dewa petir.
"Semoga saja kalian berhasil" Shen Huo Yuan bergumam pelan.
Setelah itu, Shen Huo Yuan langsung mengakhiri pertemuan mereka, karena setelah mengalami kejadian hari ini, dia benar-benar harus mengistirahatkan tubuh dan pikirannya, agar tidak terlalu tegang. Meski dia adalah seorang kaisar dewa, tapi semua masalah yang menimpanya benar-benar membuat kepalanya terasa sangat pusing.
***
Sementara itu, di dalam dunia dewa kuno. Setelah beberapa hari berlalu sejak Xiao Lang melakukan meditasi, akhirnya gerbang keluar dari dunia dewa kuno terbuka lagi, semua orang yang melihat gerbang tersebut terbuka, langsung bergegas masuk kedalamnya agar biasa segera keluar dari dunia dewa kuno tersebut, karena tidak ada seorangpun dari mereka yang ingin berlama-lama berada di sana.
Meski dunia dewa kuno memiliki banyak sumberdaya yang bisa meningkatkan kekuatan mereka, tapi dunia dewa kuno juga dihuni oleh para monster yang sangat kuat, yang tentunya bisa mengancam keselamatan mereka semua, bahkan tidak sedikit dari mereka yang telah menjadi korban dan mangsa dari monster penghuni dunia dewa kuno.
Shen Huo Yuan yang sebelumnya sedang berkultivasi di pilar dewa, akhirnya menyelesaikan kultivasinya dan langsung bergegas meninggalkan dunia dewa kuno, meski masih ingin berkultivasi di pilar dewa, tapi Shen Huo Yuan juga tidak ingin terjebak untuk selamanya di dunia dewa kuno, karena butuh waktu ratusan tahun lagi sebelum gerbang terbuka kembali.
Kekuatan Shen Huo Yuan juga telah meningkat dengan pesat setelah berkultivasi di pilar dewa, kultivasinya yang sebelumnya hanya berada di ranah Dewa Biasa, sekarang telah meningkat sampai ke ranah Dewa Bumi tingkat menengah, benar-benar peningkatan yang sangat luar biasa! Jika ada yang mengetahui bahwa Shen Huo Yuan telah menemukan pilar dewa, mungkin mereka akan benar-benar iri dengannya.
Setelah satu jam gerbang dunia dewa kuno terbuka dan semua orang telah kembali ke alam ilahi, gerbang tersebut akhirnya mulai terutup kembali secara perlahan-lahan. Semua orang yang telah keluar nampak sangat kaget, karena jumlah mereka yang ada di sana telah jauh berkurang dibandingkan dengan jumlah ketika mereka masuk ke dunia dewa kuno.
"Tuan muda!" seorang pria paruh baya tiba-tiba saja berteriak senang setelah menemukan keberadaan Shen Huo Yuan.
"Tuan muda, syukurlah anda baik-baik saja, aku benar-benar sangat khawatir pada tuan muda" sambung pria tersebut, setelah berada di dekat Shen Huo Yuan.
"Terimakasih telah mengkhawatirkan aku, tapi aku baik-baik saja, bahkan berhasil menemukan keberuntungan besar" jawab Shen Huo Yuan, tapi pandangannya terlihat dengan mengawasi setiap orang yang ada di sana.
"Ada apa tuan muda? Anda sedang mencari siapa?" tanya pria tersebut.
"Aku sedang mencari temanku, tapi sepertinya dia tidak ada di sini" nada bicara Shen Huo Yuan terdengar sedikit khawatir.
"Mungkin dia telah pergi tuan, aku sudah keluar cukup lama dari dunia kuno dan sejak saat itu, sudah ada puluhan orang yang pergi meninggalkan tempat ini, mungkin orang yang tuan muda maksud adalah salah satu dari mereka yang telah pergi" pria tersebut mencoba meyakinkan Shen Huo Yuan bahwa temannya baik-baik saja dan telah pergi meninggalkan teman tersebut.
"Yang kau katakan mungkin memang benar, padahal aku ingin mengucapkan terimakasih secara layak padanya, tapi dia malah sudah pergi" meski sedikit kecewa karena Xiao Lang pergi tanpa menemuinya, tapi Shen Huo Yuan juga tidak bisa berbuat apa-apa, karena Xiao Lang adalah orang yang masih sangat misterius baginya.
***
Setelah gerbang menuju dunia kuno tertutup sepenuhnya, semua orang yang ada di sana langsung beranjak pergi dan kembali ke tempat mereka masing-masing, begitu juga dengan Shen Huo Yuan dan pengawalnya, yang langsung kembali ke istana kekaisaran dewa.
Semua orang yang selamat selama berada di dunia dewa kuno memang telah keluar, kecuali satu orang yang masih duduk dengan tenang sambil bermeditasi, dia tidak lain adalah Xiao Lang. Meski menyadari bahwa gerbang dunia dewa kuno telah terbuka lagi, tapi Xiao Lang memutuskan untuk tetap berada di sana, karena masih ingin meningkatkan kekuatannya. Setelah itu, barulah ia akan mencari jalan keluar dengan caranya sendiri.
"Sepertinya tidak ada lagi yang tersisa kecuali diriku" Xiao Lang bergumam pelan sambil membuka matanya. "Kalau begitu, saatnya menjelajahi dunia ini dengan bebas dan meningkatkan kekuatanku!" lanjutnya, kemudian berdiri dan meregangkan tubuhnya yang terasa sedikit kaku.