NovelToon NovelToon
Biang LaLove

Biang LaLove

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Diam-Diam Cinta / Cintapertama
Popularitas:6.3k
Nilai: 5
Nama Author: Ayu Anfi

Spin-of Baby's breath untuk Aretha

Arlo dan Queena sudah bersahabat sejak kecil, sebenarnya di bilang sahabat juga bukan atau lebih tepatnya musuh bebuyutan. Lebih pada Queena adalah sasaran empuk kejahilan dan kenakalan Arlo, si cantik putri dari pasangan Rega dan Rhea tersebut sudah menjadi target keusilan putra Hana dan Leo sedari Queena masih bayi.

“Apa? Mi-mom jangan bercanda, ya!” Arlo terkejut saat mi-mom Hana memberikan usulan untuk menikahkan Arlo dan Queena diusia mereka yang masih muda.

Arlo mengusak rambutnya frustasi, kecerobohannya memanjat balkon kamar Queena membuatnya terjebak dalam situasi yang membuat kedua orang tuanya dan orang tua Queena murka. Dan satu-satunya orang yang harus di salahkan adalah kakak sepupu Arlo yang tidak lain adalag Gavin.

Lalu apa alasan Arlo dan Queena menyembunyikan pernikahan mereka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayu Anfi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

27 # Mencari Queena di kampus

Rafa baru saja turun dan ikut bergabung dengan mama dan papanya di meja makan.

“Pagi mama cantik,” Rafa menci um pipi mama Almira. “Pagi pa,” lanjutnya menyapa papa Dio yang di balas dengan anggukan kepala karena papanya tersebut sedang menyeruput kopi.

Mama Almira menepuk lembut pipi Rafa. “Pagi, sayang. Rapi banget, mau kemana?”

“Biasa, ma. Ngapelin Arlo sama Ueena,” Rafa kemudian duduk. “Mama buat sarapan apa?” tanyanya pada sang mama, Rafa cukup rindu dengan masakan mama Almira. Pulang ke rumah adalah waktunya memanjakan perut dengan masakan sang mama.

“Udang bakar madu, ada oncom leunca favorit kamu juga.” Mama Almira mengambilkan nasi untuk putra semata wayangnya tersebut.

“Kalau kamu pulang, Raf. Seminggu ke depan oncom leunca bakal menghiasi meja makan,” canda papa Dio.

Rafa terkekeh. “Seminggu ke depan mama punyanya Rafa. Papa mengalah dulu,”

“Enak saja. Hak milik papa itu, bro. Kamu cari sendiri sana,” balas papa Dio.

Kehangatan menyelimuti ruang makan di rumah keluarga papa Dio pagi itu, sepasang suami istri tersebut sedang melepas rindu dengan putra mereka. Rafa tidak setiap bulan pulang ke Bandung, terlebih saat itu dia sudah mulai magang di kantor Wijaya-Seananya Law and Firm. Rafa tidak ingin mengecewakan kedua orang tuanya, selain itu bunda Kia dan papa Ael juga sudah memberinya kepercayaan untuk magang di sana. Karena itu Rafa hanya sesekali pulang ke Bandung, atau kadang papa dan mamanya yang berkunjung ke Jogja.

“Rafa ketempat Arlo dulu, ma. Takut tambah galau,”

Mama Almira tertawa. “Dia yang bikin ulah, tapi orang se RT di suruh ikut bingung. Anak Hana dan kak Leo benar-benar,” lanjut mama Almira menggerutu.

“Mama tahu?” Rafa mengerutkan dahinya.

“Apa yang tidak mamamu ini tahu, son. Arlo yang manjat dinding balkon kamar Ueena, atau aunty Hana yang punya gagasan menikahkan Arlo dan Ueena? Mau dengar yang mana kamu, hmm?” mama Almira menaik turunkan alisnya.

Rafa tertawa ringan. “Mama memang T.O.P,” ucapnya sambil mengacungkan dua jempol.

***

“Sudah minta maaf pada Ueena?” seperti kemarin, Rafa kembali menemani Arlo ke kampus. Mereka menjemput Queena, setelah sebelumnya mereka bertemu kedua orang tua Queena dan orang tua Arlo.

“Teleponku tidak diangkat, pesanku tidak di balas Queen. Ngambeknya jelek banget,” jawab Arlo.

Rafa tertawa. “Seorang Ueena bisa membuat dunia Arlo jungkir balik,”

“Ck … tidak ada ceritanya aku galau karena Queen, Raf. Bisa ge er dia,” kilah Arlo.

“Kita lihat saja nanti,” balas Rafa, terlebih mi-mom Hana tadi bilang pada Rafa kalau dari kemarin Arlo lebih banyak diam.

Siang itu mereka berdua tidak menunggu Queena di depan Fakultas, melainkan masuk ke dalam Fakultas untuk mencari gadis itu. Queena tidak menjawab panggilan telepon dari Arlo maupun Rafa, pun dengan pesan yang mereka kirim sama sekali tidak di baca Queena.

“Ini mau nyari Ueena kemana, Ar? Fakultas dia besar begini,” gerutu Rafa.

“Mama Rhea bilang biasanya Queen di Laboratorium. Kita cari di sana dulu, kalau tidak ada baru ke perpus atau bawah pohon rindang yang ada di taman. Biasanya dia istirahat di sana,” jawab Arlo, dia sambil memperhatikan sekitar untuk mencari keberadaan Queena.

Rafa kembali mengeluarkan poselnya dari dalam saku celana, dia mencoba sekali lagi untuk menghubungi Queena. “Ini yang bikin ulah siapa, aku juga ikut kena ambeknya Ueena. Marah beneran ini,” Rafa menyerah setelah beberapa kali mencoba menghubungi Queena dan sama sekali tidak ada respon. “Sepertinya kita harus pakai cara terakhir, Ar. Kalau tidak ketemu juga itu anak,” lanjut Rafa yang kembali menyimpan gawainya.

Arlo mengangguk. “Mama Rhea atau papa Rega,

“Ceile… sudah panggil mama papa saja nih anak,” ledek Rafa.

“Huff… aku heran, bagaimana bisa mi-mom membuat papa dan mama Queen setuju. Mama Rhea bahkan bisa mi-mom yakinkan,”

“Itulah hebatnya pengendali bumi,” sahut Rafa.

Mereka berdua terkekeh saat ingat bagaimana mi-mom Hana merayu mama Rhea tadi, hingga keduanya melihat sosok yang mereka cari muncul dari arah berlawanan. Queena bersama dengan kedua sahabatnya terlihat tergesa-gesa, mereka terlihat sambil membawa sesuatu. Ada yang membawa tumpukan berkas, box ukuran sedang dan ada yang membawa tote bag di kanan dan kiri.

“Queen,” panggil Arlo.

Queena mendongak, dia menghela napas kesal. Hari itu dia cukup sibuk untuk sekedar meladeni siapapun kecuali tentang kuliah dan persiapan seminar. Semua panggilan ataupun pesan masuk diabaikannya hanya demi persiapan seminar Prof. Lucas bisa selesai dengan baik. Queena bahkan belum makan siang, begitu juga dengan Raya dan Intan. Mereka bertiga bekerja keras demi berjalannya seminar Nasional Prof. Lucas.

“Kalian berdua duluan saja, kita bahas lagi nanti di grup. Jangan sampai tumbang,” ucap Queena pada Raya dan Intan.

Kedua sahabatnya tersebut mengangguk, Raya dan Intan bergegas pergi setelah pamit ada Queena.

Di sana tinggal Queena, Arlo dan Rafa.

“Ada apa? Aku tidak ada waktu kalau kamu hanya ingin membahas yang tidak penting,” Queena tidak lagi ketus, dia bahkan tidak terlihat kesal saat bersitatap dengan Arlo. Karena isi kepalanya saat itu hanya ada project seminar dosennya dan juga kultur bakteri yang belum sempat dia selesaikan.

Arlo mengambil box yang di pegang Queena, dia menyerahkannya pada Rafa. “Tolong bawa ini, Raf.”

“Aku tunggu di mobil,” Rafa mengambil box tersebut.

Rafa meninggalkan Queena dan Arlo yang masih berdiri di sana.

“Maaf,” lirih Arlo.

“Untuk?”

“Ucapanku yang kemarin,”

Queena menghembuskan napas kasar, dia mendadak sedikit kesal karena mengingat ucapan Arlo kemarin.

“Ada apa kamu ke mari?” Queena melihat kanan dan kirinya, “Aku tidak mau di serang fans-fansmu itu, apalagi Sintia. Kelihatan banget dia tidak suka padaku,” pagi tadi Sintia mendatangi Queena, kemarin gadis itu melihat Queena di jemput Rafa dan Arlo. Queena merasa tidak ada kewajiban dirinya menjawab pertanyaan Sintia, namun sorot mata gadis itu seolah bicara kalau Arlo adalah miliknya dan siapapun termasuk Queena sekalipun tidak boleh mendekati Arlo.

“Ck … dia hanya adik tingkat, bukan siapa-siapa. Tidak usah meladeni dia,” jawab Arlo. “Sekarang kita perlu bicara, Queen. Soal…” Arlo melihat sekeliling.

“Kita cari tempat lain saja,” Queena melewati Arlo, dia berjalan mendahului pemuda tersebut. “Kalian parkir di mana?” tanyanya tanpa menoleh ke belakang.

Senyum tipis terukir dari kedua sudut bibir Arlo. “Di parkiran,” jawabnya, dia lantas menyusul Queena yang sudah lebih dulu berjalan di depannya.

 

1
muthia
sehat selalu ❤
a yulaela_fa(Ayu Anfi): siap kk... kk jg ya❤️❤️❤️
total 1 replies
muthia
❤❤❤❤❤❤❤
muthia
❤❤❤❤❤❤❤❤
muthia: sehat selalu 🙏❤
total 2 replies
Nur Asiatun
Alhamdulillah...semangat thor
a yulaela_fa(Ayu Anfi): kakak juga ya 💗💗
total 3 replies
Enz99
Bagus
a yulaela_fa(Ayu Anfi): terimakasih kk💗💗
total 1 replies
zhelfa_alfira
keren
a yulaela_fa(Ayu Anfi): terimksh kkk 💗💗💗
total 1 replies
muthia
ayo Arlo
muthia: ❤❤❤❤❤❤
total 4 replies
muthia
gegara itu l akhirnya Arlo nikah sama Queen
muthia: 😂😂😂😂😂😂❤❤❤
total 2 replies
Anto D Cotto
menarik
a yulaela_fa(Ayu Anfi): terimakasih kk.. 🙏🙏🙏
total 1 replies
Anto D Cotto
lanjut crazy up thor
Anto D Cotto: ok,,see 👍
total 2 replies
muthia
semangat dan sehat selalu thor 🙏
muthia: ❤❤❤❤❤❤❤
total 2 replies
muthia
Langsung mampir
a yulaela_fa(Ayu Anfi): trimaksh kk cntikq ❤️❤️❤️💗
total 1 replies
Niken Dwi Handayani
Waduh dalam sehari udah triple kill aja ngisengin Uena😮‍💨
a yulaela_fa(Ayu Anfi): 🤣🤣🤣🤣 emg biang rusuh kan ya dia... anehnya cm ke ueena aja dia gt
total 1 replies
Niken Dwi Handayani
Yuhuuuuu..akhirnya cerita si babang Arlo yang sedari orok ngekeep si neng cantik Uena launching juga🥳🥳.
a yulaela_fa(Ayu Anfi): ❤️❤️❤️❤️ berkat dkgn kk jg akhirnya mrk bs lauching
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!