NovelToon NovelToon
Azura And The Lost King

Azura And The Lost King

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa Fantasi / Misteri / Fantasi
Popularitas:2.2k
Nilai: 5
Nama Author: HikmahToo

Di hari pertama penobatannya sebagai Raja Lunaventia, Leonard Anvincet Hills menghilang tanpa jejak.

Saat membuka mata, ia tidak lagi berada di istana, melainkan di kamar seorang gadis bernama Azura.

Bagi Leonard, dunia ini benar-benar gila.

Kereta berjalan tanpa kuda.
Air mengalir dari dinding.
Orang-orang berpakaian aneh.
Dan yang paling keterlaluan, semua orang menganggapnya gila saat ia mengaku sebagai seorang raja.

Sementara Leonard mati-matian mencari jalan pulang ke kerajaannya, Azura justru harus menghadapi pemuda keras kepala yang selalu berbicara dengan bahasa bangsawan dan menganggap semua teknologi modern sebagai sihir.

Hari demi hari, pertengkaran mereka berubah menjadi kedekatan yang tidak pernah mereka duga.

Namun di balik hilangnya Leonard, tersimpan rahasia besar yang dapat mengubah dua dunia sekaligus.

Ketika kesempatan untuk kembali akhirnya muncul, apa yang akan dipilih seorang raja?

Takhtanya...

Atau gadis yang berhasil mencuri hatinya?

up rutin. 06:00

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon HikmahToo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

ponsel dan kesalahpahaman

"INI SIAPA YANG BUANG PONSEL GUE KE SINI!!!"

Teriaknya nyaring, Tiffany dan Sherina sampai menutup kedua telinganya.

Nafas Azura memburu, menatap ponsel kesayangan sudah kotor.

Leon di ruang tamu melebarkan matanya sempurna, tubuhnya tanpa sadar sedikit bergetar.

'sepertinya aku akan mati'

"Ihkk, ponsel Lo kotor" kata Sherina, mengambil ponsel Azura yang sudah dipenuhi bumbu bekas masak.

Sherina segera membuka casing hp, dan membawanya ke wastafel.

"FARAH..."

Farah yang tengah membereskan tempat tidurnya tersentak dan langsung ngacir menemui Azura. di ikuti Farida yang juga penasaran.

"Ada apa non" tanya Farah,menatapi Azura yang memasang wajah garang, kemudian menatap Sherina yang sedang mencuci casing.

"Siapa yang buang ponsel aku ke tong sampah? SIAPA!" sentaknya, membuat Farah dan Farida menarik diri.

Tiffany segera menenangkan Azura dengan mengusap pundak gadis itu.

"Jangan teriak Ra, Lo tenang dulu"

Farah menggeleng cepat dengan panik."gak tau non, saya gak buang ponsel non Zura, saya aja gak tau ponsel non Zura ada di mana" katanya dengan yakin.

Lalu Azura beralih menatap Farida. "Mbak yang buang ponsel aku?"

Farida melebarkan matanya. "Enggak non, bukan saya. Buat apa saya buang ponsel non Zura?"

Benar juga.

Kini Azura hanya yakin pada satu orang, dia bergegas cepat ke ruang tamu.

Mendapati Leon yang tengah duduk santai dengan membaca buku.

Azura menyilangkan tangannya, terkekeh sinis.

Leon hanya ngintip sedikit dari balik buku.

"Hebat ya Lo, bisa baca buku dalam posisi ke balik. Gak pusing apa?" Tanya Azura halus.

Leon langsung menyadarinya, di menelan ludah seret.

Tapi tetap tak bergerak, demi apapun, Azura terlihat lebih menyeramkan saat ini.

Sret..

Azura mengambil buku dari tangan Leon, membuat Leon terlonjak, tapi sedetik kemudian dia langsung membuang pandangannya.

"Lo yang naro ponsel gue di tong sampah kan?" Tanya Azura pelan dengan senyum lebar, yang mampu membuat bulu kuduk Leon berdiri.

Leon berdehem, berusaha tenang. "Aku tidak menyimpan apapun" ucapnya.

"GAK USAH BOHONG!" sentaknya, Leon sampai menutup mata saking kagetnya." Yang oon di rumah ini itu cuman elo! orang waras gak mungkin buang ponsel sembarangan sekalipun itu udah gak kepake!"

Leon masih duduk diam, bibirnya bungkam tak berani mengatakan apapun.

"JAWAB!!"

"Aku pikir benda itu tidak berguna-"

"Jadi elo buang gitu?"

Leon tak menjawab. Tiffany, Sherina dan kedua maid bergegas ke ruang tamu.

"Jangan marah-marah Ra, ponsel Lo aja gak apa-apa" ucap Sherina tak suka.

Yang dianggukki mereka.

Azura merebut ponsel dari tangan Sherina, dan mengeceknya.

Dan ternyata benar, ponselnya masih menyala.

Dia bernafas lega." Masalahnya, semua hal penting dihidup gue ada disini, gimana gue gak meledak?"

Dia lalu menatap Leon yang membuang muka dengan rahang mengeras.

"Maaf ya, gue marah-marah sama Lo" katanya dengan mengulurkan tangan "lagian elo juga yang salah, ngapain buang ponsel gue"

Leon masih tak menyambut uluran tersebut, dia melengos pergi meninggalkan mereka dengan marah juga kesal.

Tiffany dan Sherina menatap kepergian Leon dengan sedih.

Sementara Azura menurunkan kembali tangannya yang menggantung di udara dengan nafas pelan.

"Kasian loh Ra. Elo sih, ngapain marah duluan, harusnya Lo liat dulu keadaan ponselnya, baru marah kalo rusak." Kata Tiffany.

Azura menatap ponselnya, lalu beralih menatap punggung Leon yang sudah menghilang di balik tembok dengan perasaan bersalah.

Di sebuah warkop yang berada tak jauh dari sekolah SMA Garuda.

Pengunjung yang kebanyakan laki-laki tengah bercanda gurau.

Sementara sang pemilik warkop tengah keteteran karna begitu banyak pelanggan yang datang.

Gelak tawa lagi-lagi terdengar dari sekumpulan pemuda yang tengah berkumpul.

Gavin, Angkasa, Tristan juga Gabriel.

Mereka tengah bercanda santai sambil minum kopi.

Gavin sedang memainkan gitar di pangkuannya, sementara Gabriel bernyanyi.

Angkasa dan Tristan hanya menjadi pendengar, sesekali ikut menyanyi.

"*Jatuh cinta memang manis*~"

Suara Gabriel.

" *Apalagi ada kamu~ di~ sini*~"

" *Genggam... Tali BH*-"

"WOYYY"

Teriak mereka serentak ketika Gabriel sengaja membelokan lirik.

"Kacau Lo Ril! Kacau!" Kata Tristan di sertai tawa.

"Ha ha ha ha" tawa mereka kembali terdengar.

"Apaan Lo nyanyi gituan setan, bikin malu aja" gerutu Gavin mendorong bahu Gabriel.

Dan menyimpan gitarnya asal.

"Gue, refleks sumpah. Ha ha ha" ucap Gabriel mengangkat kedua jarinya.

"Lo genggam tali BH siapa anjir? Punya Fany?" Celetuk Tristan yang langsung di pukul Gabriel.

"Sembarang! Dia cewek gue, gak mungkin gue macem-macem, di telan hidup-hidup entar"

Gavin mengangguk setuju. "Iya, ko mau sih Lo sama cewek galak kayak dia? gue aja yang temennya habis di pukulin Mulu" katanya melengos.

"Apalagi gue" kata Tristan heboh. "Kalo gak di pukul, ya di bully! Sialan. Tu mereka di buat dari apa sih? Galak-galak bener, apalagi si Azura, kalo ngamuk, serem sih" ucapnya bergidik ngeri ketika membayangkan kemarahan Azura.

Yang langsung di anggukki.

" Ada lagi, si Sherina. Gak cuma galak, dia gatel njirr. Tapi gue suka" ucap Angkasa yang tiba-tiba kesemsem.

Langsung di Tabok Gabriel membuat lelaki itu mengumpat sinis.

"Si Sherin sama Azura mah seleranya tinggi, spek Rafael mereka. Gak kayak Tiffany, spek debu kaya Gabriel aja dia suka" sarkas Gavin.

"Anjing Lo! Yang penting itu, kita saling mencintai" ucapnya sok bijak.

"Alah bacot! Di selingkuhin nangis ntar di pojokan" cibir Angkasa.

"Hooh, Lo mah gak tau aja kalo si Tiffany pemain, walaupun dia cewe, mantan dia itu di mana-mana, elo yang murid baru, cuma kenal dia dua bulan doang mana tau. Ye enggak" kata Tristan menatap teman-temannya.

"Yoii" ucap mereka serentak.

"Masa dia kayak gitu, gue liat anaknya baik kok, gak pernah neko-neko" tanya Gabriel, sedikit kepikiran dengan fakta tentang Tiffany yang baru dia ketahui, meskipun itu entah benar atau tidak.

Gavin menepuk pundaknya, membuat Gabriel sedikit tersentak. " Gak usah di pikirin, kalo dia baik menurut yang Lo liat, berarti dia itu berubah. Ya meskipun mustahil" katanya "tapi mau gimanapun, Fanny sahabat kita, kita gak mau Lo sakitin dia. Kalo dia salah, kita yang bakal ngasih tahu"

Mereka mengangguk serentak.

Saat tengah asik mengobrol, Tristan melihat siluet seseorang yang dia kenal sekilas.

Dia menatap seseorang itu yang tengah berjalan dengan temannya di seberang jalan.

"Heh" Tristan menepuk tangan Angkasa, membuat pemuda itu menoleh.

"Apa"

"Tuh liat" Tristan menunjuk pada seseorang yang tengah berjalan, namun Angkasa salah melihat, di justru melihat pada sekumpulan boti yang tengah berjoget.

"Ngapain Lo liat begituan? Tertarik buat join jadi boti" katanya kesal menatap Tristan.

Mereka mengalihkan atensinya pada arah yang di tunjuk Tristan.

"Wahh... Belok Lo Tan? Gak nyangka gue" celetuk Gavin, langsung di pukul Tristan.

"Bukan tolol! Bukan itu" ucapnya geram, menyentuh kepalanya Gavin dan mengarahkannya pada pemuda di ujung jalan.

"Tuh, itu keluarga barunya si Azura kan? Yang namanya Dion"

Gavin sedikit menyipitkan matanya. "Gak tau gue"

"Ck. Sa, Lo kenal, kan?" Angkasa menatap serius, sampai matanya melebar. "Iya, itu mah si doin kan? Keluarga barunya si Azura" katanya sok tau "yang di bawa ke lintasan itu kan? Ngapain dia di situ? Bukannya rumah Azura jauh dari sini?"

"Gak tau" jawab Tristan.

"Oh iya gue inget, yang di adopsi mami papinya kan? Iya gue tau." Seru Gavin heboh. "Tapi namanya bukan doin Sa, kalo gak salah sih Dion ya?"

"Bukan, jelas-jelas doin" kekeh Angkasa.

"Masa anjir, doin mah namanya aneh" ujar Gabriel yang ikut-ikutan.

"Tapi dia emang bukan dari negara kita, pasti namanya aneh" seru Gavin.

Dia beranjak dari kursi, menyebrangi jalan, melambai-lambaikan tangan pada kendaraan yang melintas.

"Si Gavin suka banget malu-maluin, ngapain coba di samperin segala?" Gerutu Angkasa.

"Ya itu lah rahasia dia kenapa banyak temen, gak inget yang pertama ngajak kita temenan si Gavin? Yang ngajakin Gabriel juga dia"

Mereka mengangguk setuju.

Sementara di sebrang, Gavin sedikit berlari mendekati Pemuda yang tengah berjalan bersama temannya.

"Woyy! Tunggu!" Teriak Gavin.

Kedua pemuda itu melebarkan matanya, menatap satu sama lain dengan bingung.

Bersambung...

1
lin sya
leon aj tkut ngadepin kebar bar an azura, gmna sm steve, mnunggu detik2 azura pertemuin leon dan steve, biar identitas mereka kebongkar klo prlu tes dna🤭
lin sya
azura lo bar2 bnget, selain mulutnya yg pedes, dan kelakuannya yg bar2, lo bsa beladiri gk🤭
HikmahToo: gak bisa🤣 dia cuma bisa adu Jambak sama asu mulut
total 1 replies
woiielah
terus berkarya teman, jangan dengar orang lain yang tidak mendukungmu. karna kita para pembaca yang suka akan selalu mendukungmu. strong never
HikmahToo: aaahhhh, makasih🥹 komentarmu membuat aku semangat lagi buat nerusin nulis.
total 1 replies
woiielah
Azura sok kalem banget kalo ada Rafael🤣
HikmahToo: namanya juga kecintaan
total 1 replies
woiielah
gak heran Excel cerewet, Monica sama
HikmahToo: iya, turunan wkwk🤣
total 1 replies
woiielah
dari awal karakternya gak berubah tiba-tiba, tetep galak gak sama siapa aja👍🤣
HikmahToo: iya, kan aku suka cewek galak. wkwkkw
total 1 replies
lin sya
hrsnya tdi azura rekam atau foto mukanya steven biar bsa bedain ada 2 atau hnya 1🤭 , ini sftnya bar2 skli, lain kali klo ada keberuntungan ktmu steve ajak aj kerumah ktmu leon sklian ktmuin sm maknya😄
HikmahToo: yang pasti, jangan lupa like nya✨
total 4 replies
MayAyunda
lanjut kak
MayAyunda: siap kak
total 2 replies
lin sya
gw rasa azura cuma tertarik sm rafael bkn perasaan cinta, coba leon dan azura saling menyadari perasaan masing2, bisa jdi ya mereka bneran pacaran🤭
Libra95
mampìr guys.
main2 ke krya lu juga ya kalen🙏
HikmahToo: kebetulan aku lagi baca kisah razira 🤭 makasih udah mampir
total 1 replies
lin sya
siapa rhiana thor?
klo nnti smpai rmh joddy mnta ajarin pke hp buat komunikasi, ajarin google map juga sama belajar mengenal dunia modern biar cpt adaptasi , untung leon bsa beladiri
HikmahToo: sip👍 aku bakal perkembangin karakter dia
total 3 replies
lin sya
azura klo sm rafael kyk kucing jinak, paling nnti ribut lgi klo leon ditinggalin, hrsnya ajarin pke hp biar nnti klo kesasar bsa nlpon om jordi, kan dimall mna tau arah jlnan🤭
HikmahToo: Rafael mah kesayangan nya katanya kak🤣
total 1 replies
lin sya
klo misalnya ya leon bsa pulang kedunianya trus bsa balik kezaman modern lgi, ajak azura biar tau kehidupannya yg blm canggih jd gk dibilang norak mulu klo skp leon aneh atau serba gk tau💪
HikmahToo: kesel nih kyknya sama Azura 🤣
total 1 replies
lin sya
klo leon kembaran steve, shafira ibu kandung mereka dong didunia kuno sm moderm, klo iya smga bsa berkumpul,dan zura sm leon siapa tau brjodoh, smga
HikmahToo: semoga aj yak kak, ikutin terus. makasih udah mampir👍
total 1 replies
gendiz
semangat lanjutkan menulisnya 💪 kalau sempat mampir baca karyaku juga ya
HikmahToo: iya kak✨ makasih udah mampir
total 1 replies
MayAyunda
mampir tor
HikmahToo: makasih kak🙏😍
total 1 replies
HikmahToo
guys jangan lupa kasih bintang nya ya, maacih
MayAyunda
lanjut kak
Yue xin🥀(⁠◍⁠•⁠ᴗ⁠•⁠◍⁠)
semangat buat penulis 💚
HikmahToo: makasih ka✨
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!