NovelToon NovelToon
KONTRAK GELAP SANG PROFESOR

KONTRAK GELAP SANG PROFESOR

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikah Kontrak / Dosen / Dikelilingi wanita cantik
Popularitas:3.4k
Nilai: 5
Nama Author: gendiz

"sebuah kontrak yang menyelamatkan namun siksaan dari profesor untuk mahasiswinya..."

Akankah yang awalnya siksaan itu menjadi sebuah kenikmatan atau kebahagiaan, bisa jadi penyesalan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon gendiz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 28: Dua Garis Biru dan Ancaman sang Matriark

BAB 28: Dua Garis Biru dan Ancaman sang Matriark

​Di dalam bilik toilet mahasiswi yang paling pojok dan terkunci rapat, detak jantung Kiara berdentum dengan ritme yang teramat ekstrem. Napasnya tertahan di tenggorokan saat sepasang matanya yang berkaca-kaca menatap lekat-lekat pada sebuah benda pipih putih berujung ungu di genggamannya.

​Dua garis merah muda yang tebal dan jelas tercetak di sana.

​Positif.

​Tubuh mungil Kiara seketika bergetar hebat. Air mata kelolosan dari pelupuk matanya, mengalir deras membasahi pipinya yang mendadak pucat pasi. Di satu sisi, ada rasa buncah dan kehangatan luar biasa yang merayap di dadanya—ada benih cinta dari Adrian, darah daging sang profesor keren yang kini mulai bertumbuh di dalam rahimnya. Namun di sisi lain, kenyataan pahit tentang kontrak gelap mereka langsung menghantam akal sehatnya bak gada besi yang tak kasat mata.

​"Aku... aku hamil anakmu, Adrian..." bisik Kiara teramat lirih, tangannya yang gemetar perlahan bergerak turun, mengusap perutnya yang masih rata dengan insting protektif seorang ibu. Sifat tangguhnya seketika bangkit. Apapun yang terjadi, ia harus melindungi nyawa kecil ini dari segala badai dunia luar.

​Kiara bergegas menghapus air matanya, membungkus benda pipih itu dengan tisu tebal, dan menyembunyikannya di bagian paling dalam tas kuliahnya. Ia merapikan pakaiannya, menarik napas dalam-dalam untuk mengumpulkan ketenangannya, lalu memutar kunci pintu toilet.

​Namun, begitu daun pintu bilik terbuka, pasokan oksigen di sekitar Kiara seolah ditarik paksa hingga habis.

​Di depan cermin wastafel toilet yang sepi karena jam perkuliahan sudah dimulai, telah berdiri dua sosok wanita kalangan atas yang auranya memancarkan kedinginan dan kekejaman yang mutlak. Tante Miranda Alkatiri dan dr. Calista.

​Calista memutar tubuhnya perlahan, menyunggingkan senyuman sinis yang teramat mematikan sembari memegang sebuah amplop cokelat tebal di tangannya. Sementara Miranda, berdiri tegap dengan keangkuhan seorang matriark yang tak tersentuh, menatap Kiara seolah-olah gadis itu hanyalah seonggok sampah yang mengotori sepatunya.

​"Bagaimana rasanya membawa darah daging Alkatiri di dalam perutmu, bocah miskin?" kalimat pertama yang keluar dari bibir merah merona Miranda seketika membuat seluruh darah di tubuh Kiara membeku.

​Mereka tahu.

​Kiara mundur satu langkah, punggungnya membentur pintu bilik toilet. Tangan mungilnya otomatis kembali melindungi perutnya, sepasang matanya menatap tajam penuh kewaspadaan. "Bagaimana bisa Anda—"

​"Jangan remehkan jaringan dokter di rumah sakit Alkatiri Group, Kiara," potong Calista dengan tawa meremehkan yang memuakkan. "Gejala mualmu di kampus, riwayat pembelian obatmu, semuanya sangat mudah dilacak. Dan selamat, kamu berhasil menggunakan birahimu untuk mengikat Adrian lebih dalam. Tapi sayang... trik murahanmu ini tidak akan bekerja pada kami."

​Miranda melangkah maju, memangkas jarak hingga keangkuhaannya menekan mental Kiara sampai ke titik terendah. "Dengar ya, jalang kecil. Adrian tidak akan pernah tahu tentang anak itu. Dan jika kamu berani membocorkannya, aku sendiri yang akan memastikan janin di perutmu itu lenyap sebelum dia sempat melihat dunia."

​Ancaman itu begitu dingin, begitu nyata, dan begitu kejam hingga membuat Kiara merinding hebat. Sifat tangguh Kiara bergolak, matanya berkilat marah. "Anda tidak berhak menyentuh anakku! Ini anak Adrian! Dia berhak tahu!"

​"Anak Adrian?" Miranda tertawa sinis, suaranya melengking tajam menusuk indra pendengaran. "Adrian sedang membangun kariernya, dia adalah calon penerus tunggal Alkatiri Group! Jika dunia tahu dia menghamili mahasiswi miskin penerima beasiswa lewat kontrak gelap menjijikkan ini, namanya akan hancur seketika! Karir dan masa depannya akan tamat!"

​Miranda mencengkeram rahang Kiara dengan kasar, memaksa gadis itu menatap matanya yang sedingin es. "Bukan hanya itu, Kiara. Jika kamu keras kepala... besok pagi, ibumu yang sedang sakit sakitan di rumah sakit itu akan dikeluarkan dari ruang perawatan. Fasilitas kesehatannya akan dicabut, dan adik-adikmu akan dikeluarkan dari sekolah. Pilihannya ada di tanganmu: pergi dari kehidupan Adrian dan buat dia membencimu seada-adanya, atau lihat seluruh keluargamu hancur bersama anak haram di perutmu itu!"

​Cengkeraman itu dilepaskan dengan sentakan kasar. Calista maju, melempar amplop cokelat tebal berisi uang ratusan juta dan tiket perjalanan ke luar kota ke atas meja wastafel.

​"Buat Adrian membencimu malam ini juga, Kiara. Berpura-puralah menjadi wanita matre yang hanya mengincar uangnya, lalu pergilah sejauh mungkin. Itu adalah satu-satunya cara agar anak di perutmu itu tetap diizinkan hidup," desis Calista dengan senyuman iblis yang teramat puas.

​Miranda dan Calista berbalik, melangkah pergi meninggalkan toilet sepi itu dengan ketukan sepatu hak tinggi mereka yang menggema angkuh.

​Pintu toilet tertutup rapat, menyisakan Kiara yang langsung luruh berlutut di atas lantai marmer yang dingin. Tangisnya pecah seada-adanya di dalam kesunyian. Dadanya sesak, hancur, dan terkoyak hingga ke bagian yang paling dalam. Ketangguhan seorang wanita yang selama ini ia agungkan runtuh di hadapan keselamatan darah dagingnya sendiri.

​Ia harus memilih. Mengorbankan cintanya pada Adrian dan membiarkan pria itu membencinya seumur hidup, atau egois bertaruh nyawa anak dan keluarganya.

​Sambil meremas perutnya yang rata dengan air mata yang terus mengalir membasahi kemeja rajutnya, Kiara memejamkan mata erat-erat. Sebuah keputusan besar yang teramat pahit akhirnya diambil oleh sang wanita tangguh demi buah hatinya yang dirahasiakan.

1
cynth
KIND OF NOVEL I'VE BEEN LOOKING FOR (ToT)! Ini jatuhnya kayak dark romance kah, Thor? Gragas banget si Adrian 😭
Yolan Manik: yasudah, semangat ya thor💪
total 4 replies
cynth
Serem 😭
gendiz: ayo kita ngumpet kak 😊
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!