NovelToon NovelToon
Kebohongan Besar Di Balik PernikahanKu

Kebohongan Besar Di Balik PernikahanKu

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Penyesalan Suami / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:31.2k
Nilai: 5
Nama Author: Eys Resa

Pernikahan adalah tentang kepercayaan. Setidaknya itu yang diyakini oleh Arini selama lima tahun pernikahannya dengan Galang. Namun saat kenyataan itu terungkap secara tidak sengaja, ternyata pernikahan mereka hanyalah sebuah lelucon yang dibuat oleh suami dan selingkuhannya selama ini. Dan dia hanyalah wanita bodoh yang tidak tau apa-apa, dan sudah bekerja keras untuk membangun reputasi suaminya sebagai istri yang baik selama ini.

Hancur dan merasa di bohongi sudah pasti, lalu apa yang akan dilakukan Arini setelah mengetahui semua kebohongan suaminya?
Apakah dia bisa bertahan di kerasnya hidup tanpa Galang?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Eys Resa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Persiapan Pernikahan

Setelah kebenaran tentang kesehatannya terungkap, tidak ada lagi awan mendung yang menggelayuti pikiran Arini. Langkah kakinya kini terasa begitu ringan, seringan hatinya yang siap menyambut babak baru. Semua ganjalan masa lalu telah runtuh dan tersapu bersih. Sekarang, fokusnya hanya satu: menyongsong masa depan yang cerah bersama Kevin Mahendra, pria yang telah membuktikan bahwa cinta sejati dan ketulusan itu benar-benar ada.

​Kesibukan baru pun dimulai. Dua keluarga besar, keluarga Samudera dan keluarga Mahendra, bersatu untuk mempersiapkan sebuah pesta pernikahan yang tidak hanya megah, tetapi juga menjadi simbol kemenangan atas segala badai yang telah mereka lalui. Orang tua Kevin, yang sangat menyayangi Arini, turun tangan langsung untuk memastikan anak laki-laki tunggal mereka mendapatkan hari pernikahan yang paling sempurna.

​Beberapa hari setelah kebohongan terakhir Galang terungkap, sebuah butik pengantin eksklusif di kawasan Jakarta Pusat ditutup total untuk umum. Kevin dan Arini menjadwalkan hari khusus untuk melakukan fitting baju pengantin agar tidak mengganggu pekerjaan mereka. Mama Kevin turut hadir untuk melihat pemilihan gaun pengantin, Begitu juga dengan papa Arini yang kebetulan tidak ada pekerjaan, ingin ikut melihat anaknya memilih gaun pengantin. Mereka duduk di sofa beludru sambil menunggu tirai besar butik itu dibuka.

​Di dalam ruang ganti, Arini menatap pantulan dirinya di cermin besar. Ia mengenakan gaun pengantin modern dengan potongan A-line berwarna putih gading, bertabur payet kristal halus yang berkilau lembut setiap kali ia bergerak. Gaun itu dirancang khusus oleh desainer ternama, sangat pas melekat di tubuhnya, memancarkan kesan anggun, berkelas, dan mewah.

​Saat tirai besar dibuka, suasana seketika menjadi sunyi. Kevin, yang sudah rapi dengan setelan jas hitam formalnya, berdiri terpaku. Matanya tidak berkedip menatap wanita di depannya.

​"Rin... kamu benar-benar luar biasa cantik," bisik Kevin dengan suara yang tertahan di tenggorokan.

​Mama Kevin langsung berdiri dan memeluk Arini dengan mata berkaca-kaca. "Menantu Tante... ah, maksud Tante, menantu Mama sangat anggun. Kain ini sangat cocok dengan kulitmu, Rin."

​Papa Arini yang duduk di sudut ruangan hanya bisa tersenyum lebar dengan mata yang berkaca-kaca. Baginya, melihat senyum tulus yang kembali merekah di wajah putrinya adalah hadiah terindah yang pernah ia terima setelah bertahun-tahun lamanya.

​Arini melihat pantulan dirinya dan Kevin yang berdiri berdampingan di cermin. Tidak ada lagi rasa bersalah, tidak ada lagi rasa rendah diri. Di sana yang ada hanyalah sepasang kekasih yang siap mengikat janji suci.

"Apa kamu siap? " tanya Kevin berbisik

"Sudah begini, mana mungkin aku bilang belum siap. Yang ada kamu nanti nangis tujuh hari tujuh malam." jawab Arini lirih.

Kevin tertawa lepas. Memang benar, sudah sampai sejauh ini, mana mungkin Arini mengatakan belum siap. Bisa-bisa Kevin langsung kena mara kedua orang tuanya.

​Beberapa hari kemudian, kesibukan berpindah ke ruang keluarga rumah Kevin. Di atas meja besar, berserakan berbagai sampel kartu undangan eksklusif. Arini dan Kevin memilih konsep yang elegan namun tetap simpel. Mereka sepakat memilih undangan berbahan beludru tipis berwarna biru navy, warna yang menjadi saksi bisu perjalanan cinta mereka, dengan ukiran nama mereka yang berlapis tinta emas.

​"Aku ingin semua tamu yang datang merasakan kehangatan, Vin. Bukan sekadar melihat kemewahan," kata Arini sambil menunjuk salah satu desain tulisan.

​"Apapun yang kamu pilih, aku setuju, Rin. Karena selera calon istriku selalu yang terbaik," goda Kevin, membuat Arini mencubit pelan lengan pria itu.

​Urusan rasa juga tidak luput dari perhatian, karena mereka tidak ingin mendengar bisikan sumbang yang menggunjing mereka di belakang. Untuk menu makanan atau catering, mereka melakukan sesi food tasting langsung di hotel bintang lima yang akan menjadi tempat resepsi. Ibu Kevin ikut serta mendampingi dalam pemilihan menu yang akan dijadikan hidangan saat resepsi pernikahan nanti.

​Pihak hotel menyajikan deretan menu kelas dunia, mulai dari hidangan pembuka berupa sup jamur truffle yang gurih, hidangan utama daging sapi wagyu panggang yang sangat lembut, hingga hidangan penutup berupa mousse cokelat Belgia dengan sentuhan buah beri segar.

​"Bagaimana, Rin? Apa rasanya sudah pas?" tanya Ibu Kevin memastikan.

​"Sangat pas, Ma. Rasanya mewah tapi tidak berlebihan, cocok untuk lidah semua tamu nanti," jawab Arini dengan panggilan "Mama" yang kini sudah terasa sangat natural di lidahnya.

"Baguslah kalau kamu suka. Kita tinggal memilih makanan pendamping saja. " ujar mama Kevin.

​Keluarga Mahendra tidak main-main dalam mempersiapkan pernikahan ini. Sebuah ballroom terbesar di salah satu hotel paling mewah di Jakarta telah dipesan penuh untuk akhir pekan mendatang. Konsep dekorasi yang dipilih adalah "Samudera Cinta", sebuah taman dalam ruangan yang megah dengan dominasi bunga-bunga anggrek putih segar, mawar putih, dan dedaunan hijau yang rimbun, dipadukan dengan instalasi lampu kristal yang menjuntai indah dari langit-langit plafon yang tinggi.

​Setiap detail, mulai dari suvenir berupa parfum aromaterapi eksklusif, pengaturan meja untuk para tamu dan kolega bisnis mereka, hingga alunan musik orkestra yang akan mengiringi langkah mereka menuju pelaminan, semuanya dikerjakan oleh wedding organizer terbaik di bawah pengawasan ketat Kevin.

​"Semua persiapan sudah mencapai sembilan puluh sembilan persen, Rin. Apa kau puas?" ujar Kevin suatu malam, saat mereka sedang meninjau sisa persiapan lewat tablet di dalam mobil. "Satu persennya tinggal menunggu kamu berjalan di sampingku menuju pelaminan."

​Arini menyandarkan kepalanya di bahu Kevin, menjalin jemarinya di antara jari-jemari pria itu. Cincin berlian mereka saling bersentuhan.

​"Terima kasih untuk semuanya, Kevin. Terima kasih karena sudah memberikan pernikahan impian yang bahkan tidak pernah berani aku bayangkan sebelumnya, atau aku dapatkan sebelumnya" ucap Arini lirih.

​"Jangan pernah memikirkan masa lalu lagi, karena mulai sekarang hanya ada masa depan milik kita berdua. Dan Ini bukan sekadar pernikahanku atau pernikahanmu, Rin. Ini adalah perayaan kehidupan baru kita. Mulai minggu depan, tidak akan ada lagi jarak di antara kita. Kita akan menghadapi dunia bersama-sama," balas Kevin, lalu mengecup kening Arini dengan penuh takzim.

​Hari-hari menjelang pernikahan itu dilewati dengan penuh rasa syukur. Seluruh vendor bekerja dengan sangat profesional, menciptakan sebuah persiapan yang tanpa celah, sempurna tanpa hambatan. Arini kini benar-benar siap menjemput masa depannya. Ia telah meninggalkan semua puing-puing masa lalunya yang hancur di belakang, dan dengan penuh keyakinan, ia melangkah maju menuju hari, siap menjadi ratu di kerajaan cinta yang dibangun oleh ketulusan seorang Kevin Mahendra yang sudah menunggunya begitu lama.

1
Ade Chubi
pede banget si Galang
partini
nipu kamu aja yg gampang jadi laki 50/50 lah kalian berdua
Mefiani
semoga galang mau sembuh biar bisa membalas perbuatan dita...
Anita Rahayu
Thor karma dita kapan nich di tuli penasaran kali
Eys Resa: hehehe, nanti kak.
total 1 replies
I Love you,
mati ajah biar 🤔😤ga siksa
Ma Em
Selamat untuk Arini ternyata Arini tdk mandul dan sekarang Arini sdh hamil , vonis mandul itu ternyata hanya kebohongan dari Galang agar Arini mau merawat anak Galang bersama perempuan lain dan sekarang Galang nya sdh dapat balasan nya .
Eys Resa: nanti kejutannya di bab 41 kak
total 1 replies
Mefiani
rasane q melu terharu n bahagia..😘
Mefiani: ok...gak sabar nunggu..
total 2 replies
I Love you,
🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🥰🥰🥰🥰🥰🥰 sehat sehat ya .!
Eys Resa: aamiin❤
total 1 replies
Mefiani
selamat...selamat...arini dan kevin...calon ortu baru..😘
Mefiani
tanda2 hamidun itu...semoga saja
Mefiani: sorry...sorry..baru tau q...q kira sama aja artine sama hamil biasa...terima kasih dah beritau..😘
total 2 replies
Ayudya
mampir kak
Eys Resa: makasih kak🌹
total 1 replies
Titien Prawiro
Kevin, Arini. selalu bahagia ya
Titien Prawiro
Senjata makan tuan.
Titien Prawiro
Enak Lang jadi miskin, kembali ke asal.
Titien Prawiro
Tunggu tgl mainnya Galang, kamu bisa menikmati kemiskinnanmu
Titien Prawiro
tulllll
Titien Prawiro
Galang kamu jgn kaget kalau kamu gk punya apa2 lagi ya. selamat Galang.
Titien Prawiro
perusahaannya Galang diambil alih ke Arini, Galang jadi miskin.
Titien Prawiro
Hancurkan perusahaan Galang Arini, balas dendam dengan elegan.
Titien Prawiro
Kalau Galang minta gono gini gk perlu soalnya gk ada surat nikahnya.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!