Hidup Bang Jack berubah drastis setelah memasang aplikasi asing. Ia mendadak memiliki kekuatan fisik luar biasa dan akses misi rahasia negara.
Jack harus melawan jaringan mafia yang berkolusi dengan penguasa. Bukti dikumpulkan, kejahatan diungkap, dan pelaku diamankan.
Mampukah ia mengantarkan keadilan agar selamat sampai di tujuan?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Na-Hyun, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Motor Bang Jack Mulai Berubah
Para bodyguard langsung bergerak serentak. Mereka mengeluarkan pistol dari balik jas.
Bang Jack tidak panik. Ia justru tersenyum sinis melihat tingkah konyol musuhnya. "Kalian pikir senjata api bisa menghentikanku? Coba saja!"
"Jangan banyak omong! Mati kamu!" teriak salah satu bodyguard.
Dorr! Dorr!
Dua tembakan dilepaskan tepat ke arah dada Bang Jack. Namun peluru itu tidak menembus kulit. Justru memantul dan menancap di dinding.
"Apa? Gila! Badannya terbuat dari baja apa?"
"Giliranku!"
Bang Jack melesat maju dengan kecepatan tinggi. Dalam sekejap semua bodyguard sudah tergeletak. Ia tidak membuang waktu buat Menghadapi Pak Bagyo dan Pak Rudi yang gemetar ketakutan.
"Jangan dekati kami! Kami pejabat tinggi! Hukuman mati buat orang yang sentuh kami!"
"Hukuman mati memang pantas buat kalian. Tapi bukan sekarang. Aku butuh kalian hidup-hidup."
Bang Jack mengikat kedua tangan mereka menggunakan kabel ties yang ia ambil dari saku.
"Bang Jono! Ambil semua HP dan dompet mereka. Kita butuh bukti identitas."
"Siap Tuan! Ini HP-nya dan kartu identitasnya sudah Aku amankan."
"Bagus. Sekarang kita pergi dari sini sebelum polisi datang."
Mereka segera keluar dari restoran dan kembali naik mobil menuju lokasi aman.
Di perjalanan, notifikasi hijau dari sistem kembali muncul di depan mata Bang Jack.
[KEJAHATAN TINGKAT TINGGI BERHASIL DIUNGKAP. POIN REPUTASI +1000.]
[SYARAT UPGRADE KENDARAAN TERPENUHI. AKTIFKAN TRANSFORMASI MOTOR?]
"Upgrade motor? Wah! Aktifkan sekarang sistem!"
[PROSES TRANSFORMASI DIMULAI. ENERGI DISALURKAN KE KENDARAAN.]
Sesampainya di tempat parkir motor biasa, Bang Jack turun dan mendekati tunggangannya.
Motor Beat Karbu yang sudah tua itu tiba-tiba bersinar terang dengan cahaya biru menyilaukan. Bodi motor berubah bentuk menjadi lebih ramping dan aerodinamis. Mesinnya mengeluarkan suara menderu sangat kencang namun halus dan tidak berisik.
Velg dan ban berubah menjadi material super ringan namun kuat menahan benturan. Lampu depan berubah menjadi sinar laser yang sangat tajam dan terang.
"Wow! Luar biasa! Motor bututku berubah jadi kendaraan super canggih!"
"Gila Tuan! Itu motor apa sekarang? Mirip motor di film batman!" seru Bang Jono takjub.
"Ini tunggangan baru Aku. Kecepatan maksimalnya bisa menembus kecepatan rocket Artemis, mungkin."
[SPESIFIKASI BARU: KECEPATAN MAKSIMAL 300 KM/JAM. TAHAN BENTUR RINGAN.]
[BENSIN TIDAK PERLU ISI ULANG. SUMBER ENERGI: PLASMA NUKLIR.]
"Wah, irit banget! Tidak perlu keluar uang buat bensin lagi. Mantap!"
"Bang Jono, kamu bawa mobil dan tahan kedua tahanan ini. Aku akan jalan di depan."
"Siap Tuan! Aku ikuti dari belakang!"
Bang Jack menyalakan mesin motor barunya. Getarannya sangat halus dan powerful. Ia menarik gas sedikit saja, motor langsung melesat jauh meninggalkan mobil-mobil mewah.
Angin berdesir keras menerpa wajahnya. Sensasi berkendara kini benar-benar berbeda.
Tiba-tiba ponselnya bergetar. Pesan masuk dari Herman.
"Bang Jack, laporan darurat. Truk berisi makanan busuk lain sedang bergerak menuju sekolah daerah timur."
"Hentikan sebelum sampai tujuan. Nyawa ratusan anak terancam!"
"Siap Pak! Aku sedang dalam perjalanan! Sampai di sana dalam lima menit!"
Bang Jack memutar stang dan membelokkan arah menuju jalan raya. Ia memutar gas hingga mentok penuh.
Namun di tengah jalan, sebuah truk kontainer besar tiba-tiba memblokir jalan sempit. Dari dalam truk itu turun puluhan orang bersenjata lengkap dengan seragam hitam seragam. Mereka memiliki logo burung gagak hitam di dada baju masing-masing.
"Berhenti Jack! Perjalananmu berakhir di sini! Kami pasukan khusus SARANG HITAM!"
Terikan itu menggema di jalanan. Puluhan orang dengan seragam hitam penuh siap menyerang. Bang Jack mengerem motornya mendadak. Ban menciptakan gesekan keras dengan aspal.
Ia menatap barisan musuh di hadapannya tanpa rasa takut sedikitpun.
"Pasukan khusus? Kalian cuma sekelompok preman bayaran."
"Jangan banyak omong! Bos besar memerintahkan kami untuk menghentikanmu."
"Kalau begitu majulah! Jangan buang waktuku! Aku masih ada misi penting!"
"Serang! Hancurkan motornya dan hancurkan orangnya!"
Mereka semua menerjang maju bersamaan. Serangan datang dari segala arah. Namun Bang Jack tidak turun dari motor. Ia justru memutar gas dengan teknik khusus. Dua roda motor super itu berputar cepat menciptakan angin puting beliung.
"Aaaah! Matakuuu perih! Jangan biarkan dia kabur!"
Bang Jack menancapkan gas hingga maksimal. Motor melesat menembus kepungan musuh.
Brak! Brak!
Siapa pun yang terkena body motor langsung terpental jauh ke pinggir jalan. Dalam hitungan detik, Bang Jack berhasil menerobos blokade dan melaju kencang.
"Kejar! Jangan biarkan dia lolos!!"
Bang Jack melihat ke spion belakang. Beberapa motor trail milik musuh mulai mengejar.
"Sistem, terima misi baru apa saja yang ada. Aku siap melaksanakan tugas."
[MISI RAHASIA DITERIMA: PANTAU DISTRIBUSI ILEGAL.]
[TUJUAN: IKUTI TRUK KONTENER WARNA BIRU NOMOR POLISI N 8999 BB.]
[HADIAH: SKILL BARU DAN UANG TUNAI RP 50.000.000.]
"Wah, hadiahnya lumayan besar. Oke, target Aku sekarang truk biru itu."
Bang Jack membelokkan setir ke jalan kecil dan memotong jalan pintas. Ia mengaktifkan mode pelacak di kaca helmnya. Titik merah target segera terlihat jelas.
Truk biru besar itu sedang melaju kencang menuju pelabuhan Surabaya untuk dikirim keluar pulau.
"Jangan harap kalian bisa kabur membawa barang curian itu."
Bang Jack mengejar dari jarak dekat. Ia bisa melihat jelas isi truk melalui dinding sampingnya. Di dalam sana tertumpuk ribuan kardus bahan baku makanan bergizi yang seharusnya untuk anak sekolah.
"Jahanam! Mereka mau menjual kembali barang negara ke luar daerah demi keuntungan pribadi."
Tiba-tiba truk itu mengerem mendadak. Pintu belakang terbuka lebar. Muncullah dua orang penembak jitu bersenjata senapan serbu di bak terbuka.
"Dorr! Dorr!"
Tembakan mulai menghujani arah Bang Jack. Peluru berdesingan di dekat telinga.
"Main kasar ya? Oke, Aku layani sesuai selera kalian!"
Bang Jack menekan tombol merah di stang motor. Tiba-tiba keluar asap tebal berwarna hitam. Musuh yang mengejar dari belakang kehilangan pandangan dan menabrak satu sama lain.
"Sekarang saatnya Aku naik ke atas truk itu!"
Bang Jack memacu motor mendekati samping truk besar. Ia mencari momentum untuk melompat.
"Lihat aksiku ini! Sistem, bantu keseimbangan tubuh!"
[BALANCE SYSTEM AKTIF. KESEMPATAN 99 PERSEN BERHASIL.]
Bang Jack memacu motor melewati sisi kiri truk lalu melompat tinggi ke udara.
Ia melepaskan motornya yang terus melaju dan mendarat dengan sempurna di atas atap truk.
Dua penembak di bak belakang kaget dan langsung menoleh ke atas atap.
"Siapa di sana? Turun kamu tikus! Atau kami tembak sekarang!"
"Aku yang akan menghentikan permainan kotor kalian semua! Hentikan truk ini sekarang!"
"Gila! Orang ini nekat banget! Tembak kepalanya!"
Bang Jack berguling menghindari hujan peluru. Ia merangkak turun menuju bak truk. "Kalian pikir senjata api bisa menghentikan Aku? Rasakan ini!"
Ia mengambil sebuah ban serep besar dan melemparnya tepat ke arah kedua penembak.
Bugh!
Keduanya terpental jatuh dari truk yang sedang melaju kencang.
Bang Jack kini berdiri tegak di tengah tumpukan kardus. Ia mengambil radio komunikasi.
"Halo bos besar dengar sini? Anak buahmu sudah Aku kalahkan semua."
"kamu berani sekali mengacaukan rencana kami! Siapa kamu sebenarnya?" suara berat terdengar dari radio.
"Aku cuma orang yang tahu persis siapa dalang di balik semua ini."
"kamu tidak tahu apa-apa anak muda. Musuhmu jauh lebih besar dari yang kamu bayangkan."
"Benarkah? Kalau begitu tunjukkan wajah aslimu! Jangan bersembunyi di balik telepon!"
"Baiklah. Karena kamu sudah terlalu jauh, aku akan kirim seseorang yang pantas menemuimu."
"Siapa? Kirim saja! Aku tunggu di sini!"
"Dia sudah ada di depanmu. Selamat bertemu dengan 'Pembantai'."
Tiba-tiba kabin supir terbuka. Seorang pria bertubuh sangat tinggi dan besar turun ke bak truk.
Wajahnya penuh bekas luka bakar dan matanya hanya satu. "Halo bocah. Aku yang akan merobek tubuhmu jadi potongan sosis."