NovelToon NovelToon
Mommy Untuk Daddy

Mommy Untuk Daddy

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Ibu Pengganti / Tamat
Popularitas:7.1M
Nilai: 5
Nama Author: della1

Apa jadinya jika seorang Anak kecil memanggilmu Mommy. Bocah perempuan usia 5 tahun yang imut nan cantik lebih sialnya adalah Anak dari bosnya yang dingin tapi genteng yang membuatnya digandrungi kaum hawam.


Yuk baca kelanjutannya...... 😊

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon della1, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Roti Sobek

Tidak terasa hari sudah semakin larut kini Rey sedang menuju ke rumah Calon Mertuanya karena Cira sudah menelpon untuk segera berangkat pergi jalan-jalan ke taman air.

Untungnya semua sudah dipersiapkan kemarin didalam mobil sehingga ia tinggal berangkat saja.

Tin...Tin...

Rey mengklakson mobilnya agar dibukakan gerbang dan terbukalah gerbang tadi secara otomatis menggunakan remote.

Rey turun dari mobil dan langsung di hadiahi oleh teriakan dari Cia "Daddy!!" teriaknya dengan berlari dan merentangkan tangannya. Dibelakang sudah ada Cira yang membawa perlengkapan renangnya.

Walau dirumah mereka ada kolam renang tapi dirumah mereka tidak ada wahana seluncuran yang tinggi sehingga mereka lebih tepatnya Cira memilih pergi ke taman air.

"Hup!!!" tangkap Rey lalu membawa Cia kegendongan nya seperti anak koala dan menciuminya gemas membuat Cia terkikik geli.

"Stop Dad!" keluh Cia dengan berusaha menjauhkan wajahnya dari Rey.

"Daddy kangen banget" ucap Rey yang terus menghujani ciuman ke pipi Cia.

"Ish,,,udah dong jijik"keluh Cia membuat Cira ketawa.

"Eh,,Rey udah datang?" ucap Pak Nugraha yang baru menghampiri mereka dengan senyuman yang mengembang. Dan membuat aksi Rey terhadap Cia berhenti.

"Iya Om" ucap Rey.

"Masuk dulu yuk?" ajak Pak Nugraha terhadap Rey membuat Cira kesal.

"Sudahlah Pa, kita mau pergi takutnya nanti disana cuma sejam"keluh Cira terhadap Papanya.

"Yaudah, hati-hati dijalan"ucap Papanya kepada mereka.

"Bye....Appa" ucap Cia dengan memberikan kecupan jauh karena ia sudah masuk di dalam mobil akibat terlalu bersemangat meninggalkan Cira dan Rey diluar.

Pak Nugraha melambaikan tangannya lalu menangkap ciuman Cia lalu dibales dengan lemparan menautkan ibu jari dan telunjuk nya berbentuk hati.

"Kami berangkat ya Pa" pamit Cira menyalami Papanya yang diikuti oleh Rey.

Mereka seperti suami istri yang sedang berlibur batin Pak Nugraha melihat mobil mereka yang mulai keluar dari gerbang rumah.

Didalam mobil Cia sedang bernyanyi naik delman dengan lirik yang diganti sesukanya saja. Cira yang disamping Rey hanya tertawa sesekali ikut bernyanyi saat di lagu tersebut masuk pada liriknya yang asli.

"Daddy berhenti kita beli es krim dulu"teriaknya ketika tak sengaja pandangan matanya melihat anak kecil menjilati es krim yang dibawanya.

Rey yang mendengar teriakkan Cia tepat ditelinga membuatnya terlojat kaget "Cia!, Daddy sedang menyetir jangan teriak tepat ditelinga Daddy" tegur Rey membuat Cia melongos langsung kembali duduk dengan air mata yang sudah menggenang di pelupuk matanya.

Cira yang melihatnya segera mengalihkan perhatian Cia supaya tidak menangis dan membuat batal ke taman air nya.

"Cia kalau mau es krim kita nanti belinya disana aja ya? kalau sekarang turun beli es krim takutnya nanti keburu ramai" ucap Cira menenangkan Cia dengan menoleh kebelakang ke arah Cia.

"Hiks...yes Mom...Srottt" ucap Cia menangis dan diakhiri dengan penarikan kembali pada ingusnya.

Rey hanya bisa menghela nafas lagi melihat tingkah Cia kalau sudah sama Cira akan jadi manja bin mewek. Tapi kalau lepas itu kembali lagi ke mode Cia mandiri dan imutnya.

Mereka akhirnya sampai ke taman air, dilihat dari parkiran banyak sekali pengunjung yang datang mungkin karena akhir pekan jadi sangat ramai. Cira dan Cia segera menuju ke tempat bersalin. Rey menunggu di depan pintu dengan membawa perlengkapan renangnya. Duduk di depan pintu.s

Cklek..

Suara pintu terbuka membuat Rey memandang kearah pintu tersebut. Betapa terkejutnya Rey melihat Pakaian Renang Cira yang melekat ditubuhnya sehingga mengikuti lekuk tubuhnya membuat Rey menelan ludahnya susah.

Ah..!kenapa Lo pakai baju gitu sih bikin gue nggak tenang aja batin Rey.

"Sudah?" ucap Rey berusaha menenangkan diri dan detak jantungnya. Yang dibales anggukkan oleh Cira.

"Aku tunggu disini aja ya?" ucap Cira. Rey langsung melenggang masuk untuk mengganti baju.

Tak butuh waktu lama akhirnya Rey keluar dengan celana renang tanpa baju. Dan itu membuat Cira membelalakkan matanya akan apa yang terjadi dan dilihat matanya.

Ya Tuhan,,,roti Sobek rasa kream batin Cira.

"Mommy, Daddy ganteng kan?" tanya Cia membuat pandangan Cira langsung kearah Cia dengan wajah Semerah tomat akibat ketauan oleh Cia.

Rey yang melihat hal tersebut hanya tersenyum saja, apalagi wajah memerah Cira karena malu. Menggemaskan.

"Kamu ngapain nggak pakai baju" ucap Cira kesal. Enaknya tidak memakai baju mau pamer ke mereka kalau kau punya badan bagus. ingin rasanya Cira mengucapkan itu tapi apalah daya.

"Lha,,kan mau berenang masa iya pakai jas" ucap Rey seraya mengambil Krim anti ultraviolet yang diserahkan oleh Cia.

"Pakai kaos aja"ucap Cira membuat Rey tersenyum penuh arti.

"Owh,,,jadi kamu nggak mau orang lain melihat milikmu?" goda Rey dengan mendekatkan wajahnya kearah Cira membuat Cira gelagapan dan segera menoleh kearah Cia yang disampingnya sedang memandangi dirinya didepan cermin.

Rey tertawa akan tingkah Cira, dan memutuskan untuk memakai kaos yang tadi dipakai buat berenang.

"Daddy, Cia cantik nggak?" ucap Cia seraya memutar tubuhnya memperlihatkan penampilan nya. Dengan pelampung berada di masing-masing lengannya.

"Sangat Cantik" ucap Rey lalu menggendong Cia lalu keluar dari ruangan bersalin.

Cira hanya mengikuti dari belakang kemana Rey melangkahkan kakinya. Hingga sampailah mereka pada sebuah meja melingkar tepat disamping kolam renang.

Rey memilih satu kolam renang khusus yang berisi perosotan pribadi. Supaya Cia lebih puas dan leluasa untuk merenang tanpa harus mengantri terlebih dahulu.

"Lhoh,,,kok kesini?" ucap Cira yang baru menyadari tempatnya berada.

"Iya aku sewa tempat ini supaya kita bisa leluasa. Kalau kamu mau aku bisa sewa untuk semua wahananya"ucap Rey dengan entengnya.

Gue tau lo kaya melimpah bagai air, tapi jangan ngadi-ngadi ingin sewa seluruh wahana ya batin Cira seraya ingin meneriaki kesonggongan Rey.

"Tidak perlu, buang-buang uang aja, ini saja kalau begitu" ucap Cira seraya menaruh barangnya.

"Ayo berenang" ajak Cira pada Cia yang matanya berbinar tak mampu bicara karena senangnya.

"Yeeee" semangat Cia.

"Etsss...!!!" hadang Rey kepada mereka yang ingin langsung tercebur ke kolam.

"Is,,Daddy mau berenang"ucap Cia merengek.

"Kita pemanasan dulu, biar tidak kram nanti dikolam" jelas Rey membuat Cira yang dipandang Cia mengangguk kan kepalanya.

"Kita mulai dari kepala. Cia hitung satu sampai sepuluh ya?" ucap Rey membuat Cia mengendus kesal.

"Kelamaan Dad, sampai delapan aja, biasanya Cia di sekolah hitung nya sampai delapan aja" jelas Cia.

"Yaudah hitung sampai delapan aja" lerai Cira. Lalu pemanasan pun berjalan dengan riang yang diisi oleh tawa mereka.

Akhirnya mereka tercebur juga kekolam yang di hiasi drama Cia yang katanya airnya itu dingin. Namun dengan segala bujuk rayu dari Rey dan Cira akhirnya Cia mau dan sekarang bahkan anak itu seperti tidak mau berhenti.

"Daddy mau meluncur" ucap Cia yang sedang menaiki pelampung besar berbentuk unicorn, yang didorong oleh Cira. Mereka memilih kolam renang yang tidak terlalu dalam yang hanya sebatas pinggang Rey. "Mommy jangain Cia di bawah ya" ucap Cia pada Cira.

"Oke" ucap Cira

"Baiklah, ayo?" ajak Rey lalu menepi dari kolam lalu melangkah menaiki tangga dan mengambil posisi meluncur dengan Cia didepan Rey.

"Horeeee" ucap senang Cia saat meluncur. Walau seluncuran nya tidak terlalu panjang namun itu membuat Cia senang.

Hup

Cira berhasil menangkap Cia beserta Rey membuat pandangan mereka bertemu dan jarak dekat. Baju yang dipakai Rey terangkat dan tangan Cira berada dipunggung Rey memeluk Rey namun dihalangi oleh Cia.

Cia tertawa dengan senang, membuat Cira dan Rey juga ikut tertawa. Kegiatan itu dilakukan lagi oleh Cia namun kali ini bersama Cira dan Rey akan menangkapnya dibawah.

"Wush...!!!"teriak Cia saat meluncur dan tertawa bersama Cira.

"Daddy" teriak Cia saat hampir dekat dengan Rey.

"Tangkap" ucap Rey saat sudah menangkap mereka.

"Horeee"ucap Cia senang dengan tangan naik keatas.

Tanpa dirasakan oleh Cira tangan Rey sudah merangkul pinggang Cira dan didekatkan pada tubuhnya. Cira memandang Cia yang sedang senang dan tertawa serta mengoceh.

"Kamu senang"bisik Rey ditelinga Cira membuat Cira menegang akibat suara yang menggelitik di telinganya.

"Lepas" ucap Cira dengan tatapan mata yang tajam kearah Rey. Namun bukan Rey namanya jika tidak jahil. Ia kembali merapatkan tubuh Cira dan mempererat.

Saat hendak berbisik lagi tapi suara Cia mengintruksi "Daddy lapar" ucap Cia yang membuat Rey melepaskan rangkulannya dan menggendong Cia.

Cira bisa bernafas lega saat tubuhnya terlepas dari dekapan Rey.

"Mau makan apa?"tanya Rey seraya keluar kolam dan berjalan ke tempat makan.

"Mommy mau makan apa?" Ucap Cia balik nanya ke Cira yang sedang mengambil handuk.

"Mommy apa aja"ucapnya seraya menyelimuti tubuh Cia dan Rey. Soalnya nanti mereka pasti lama makannya takutnya nanti masuk angin.

"Terimakasih Mommy" ucap Cia dan Rey bersamaan.

Mereka berjalan kearah restoran dengan melewati kolam renang umum yang banyak ada orang. Semua orang berbisik melihat mereka. Bahkan telinga Rey menangkap ada yang mengagumi mereka.

1
Hidriati Idefasa
Luar biasa
Alejandra
Emang nggak kedap suara kamarnya, biasanya kamar orang kaya kan gitu...
Irmanita Awanda
CIA itu umur brp sih kok gak dicritain di awal smpek skrg
Mal²_03
ga terlalu suka sama karakter Omanya, karna terlalu ikut campur dan egois mau menang sendiri, mana rencana ga ada yg masuk akal pula😒
Dyah Oktina
kurang ... nya... thor.... tempatnya ... gitu
Dyah Oktina
ish... ngerjain banget nih c author..... ruang kosong panjang... bet dah 😆
susi 2020
🙄🙄🙄🙄🤭🤭
susi 2020
🔥🔥🔥😄😄😄
susi 2020
🥰🥰🥰🥰
susi 2020
🙄🙄😍
susi 2020
🤫🤫🤫🤫😘😘😘
susi 2020
🙄🙄😍🥰
susi 2020
😍😍😍😍🥰🥰
susi 2020
🙄🙄🥰🥰🥰
susi 2020
😘😘🤫
susi 2020
🥰🥰😍
susi 2020
🙄🙄🙄🙄🙄
susi 2020
🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️
susi 2020
😂😂😂😂
susi 2020
🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!