NovelToon NovelToon
GAIRAH PEMBANTUKU

GAIRAH PEMBANTUKU

Status: sedang berlangsung
Genre:Selingkuh / Cinta Terlarang
Popularitas:458.4k
Nilai: 4.8
Nama Author: Wind Rahma

Izza merupakan wanita yang hidup di panti asuhan sejak masih bayi. Seiring berjalannya waktu, Izza tumbuh dewasa dengan banyak luka. Karena statusnya yang tidak jelas, ia sulit mendapat pekerjaan. Dan satu-satunya pekerjaan yang bisa ia kerjakan hanyalah menjadi asisten rumah.

Dan sekarang Izza berkerja di rumah seorang majikan muda yang membuatnya terpesona ketika melihatnya. Bagaimanakah kelanjutan kisah mereka?

Follow IG @wind.rahma

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wind Rahma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

GP 28

Deon berhasil membawa tukang pijat nya ke rumah dan kebetulan si tukang pijat nya perempuan paruh baya. Jadi bisa dengan leluasa memijat Izza.

"Aaa sakit, buuu!" teriak Izza saat tukang pijat nya memijat bagian yang paling sakit.

"Tahan sebentar, ya," kata si ibu.

Izza dalam posisi tidur telungkup dan si ibu tengah memijat bagian pahha atas bagian bokkong yang terbentur lantai.

Deon berdiri tidak jauh dari tempat tidur dimana Izza sedang di pijat oleh si ibu. Ia melipat kedua tangannya di dada dan bisa melihat dengan jelas pahha mulus yang terbuka lebar serta bokkong berisi Izza.

Pandangannya beralih pada wajah Izza yang tampak kesakitan pada saat si ibu memijat. Entah kenapa ekspresi wajah Izza saat ini membuat otaknya travelling kemana-mana.

"Aaaahh pelan-pelan!" pinta Izza sambil menggigit bibir bawahnya menahan sakit.

Kemudian si ibu meminta agar Izza tidur terlentang dan melurukan kakinya. Dan si ibu kini memijat bagian sellangkangan Izza karena jika terpeleset pasti bagian itulah yang nantinya terasa sakit.

Deon di buat gagal fokus melihat gundukan daging kenyal di balik street hitam ketat yang di pakai oleh Izza. Kelihatan besar dan empuk seperti roti. Dan memang terasa empuk sskali ketika ia merabanya tadi pagi.

Di tambah lagi sellangkangan Izza terlihat sangat jelas dan putih mulus. Pria itu di buat tidak tahan berada lama-lama di sana. Tapi ia juga tidak ingin menyia-nyiakan pemandangan indah ini.

Tiga puluh menit berikutnya si ibu menyudahi memijat nya. Dan meminta Izza untuk berdiri. Deon gerak cepat membantu Izza untuk turun dari tempat tidur.

"Coba gerakan dulu pelan-pelan, pasti tidak sesakit tadi sebelum di pijat," kata si ibu.

Izza pun mengikuti instruksi si ibu. Dan memang sudah tidak sesakit tadi dan sekarang sudah jauh lebih baik. Dan perlahan ia sudah bisa bangkit berdiri meski masih di bantu oleh Deon.

"Masih sakit sih, bu. Tapi ini sudah lebih baik dari tadi," kata Izza.

"Iya, memang tidak langsung hilang begitu saja sakitnya. Kalau gak langsung di pijat, besok pagi bangun tidur pasti sakinya luar biasa parah. Tapi beruntung begitu jatuh langsung di pijat dan secepatnya di tangani. In syaa Allah besok juga sembuh."

"Terima kasih ya, bu," ucap Izza.

"Sama-sama."

Deon membantu Izza duduk lagi. Karena Izza merasa belum kuat lama-lama berdiri.

"Tapi ini gak apa-apa kan, bu? Tulangnya gak patah kan?" tanya Deon memastikan.

"In syaa Allah, tidak. Beruntung mas nya siaga jadi suami. Jadi istrinya dengan cepat di tangani. Mas tenang saja," ujar si ibu dan mengira jika ia adalah suami Izza dan Izza adalah istrinya.

Deon sontak melirik Izza dan wanita itu pun. Mereka saling memandang untuk seperkian detik sebelum kemudian Deon harus mengantar ibunya kembali karena ada pasien lain yang sudah rutin harus di pijat.

Selama Deon mengantar ibu tukan pihat, Izza belajar berdiri sendiri dan melangkah pelan-pelan. Ia tidak ingin sakit lama-lama.

Ketika sudah tidak kuat, ia duduk lagi. Mencoba lagi dan duduk lagi. Seterusnya begitu.

"Aku pasti bisa. Aku pasti akan sembuh," ucapnya menyemangati diri sendiri.

Izza mulai memperbanyak langkahnya di sekitar kamar. Menguatkan diri sendiri jika ia bisa jalan normal lagi. Tiba-tiba ia merasa kesakitan dan hampir jatuh lagi.

"Zaa .." teriak Deon saat membuka pintu.

Beruntung Deon datang dan dengan cepat menangkap tubuhnya.

"Aww .." Lagi-lagi Izza merintih kesakitan.

Deon memapah langkah Izza sampai tempat tidur dan membaringkan tubuh wanita itu di sana.

"Hati-hati. Jangan terlalu memaksakan diri untuk jalan sekarang," kata Deon sambil meluruskan kaki Izza lalu duduk di sana.

"Iya, pak. Maaf .. Maaf karena sudah saya repotkan," ucap Izza merasa bersalah.

"Jangan bicara seperti itu. Aku sama sekali gak merasa di repotkan. Aku cuma khawatir kalau kamu nanti kenapa-kenapa. Sebagai majikan kamu, aku harus bertanggung jawab juga kalau sesuatu terjadi sama kamu," tutur Deon.

Izza terdiam usai mendengar penuturan pria itu. Ia pikir apa yang di lakukan oleh pria itu semata karena dia perhatian. Tapi ternyata dia melakukan itu karena tidak mau di salahkan sebagai majikan terhadap pembantunya.

"Sebentar!" Deon bangkit dari duduknya dan pergi keluar kamar.

Tidak berapa lama pria itu kembali dengan membawa cangkir di tangannya.

"Ini teh manis hangat. Kamu minum dulu."

Deon memberikan cangkir tersebut pada Izza. Wanita itu menerimanya.

"Terima kasih," ucap Izza sambil memandang wajah Deon.

Izza lekas meminum teh manisnya. Deon dengan cepat mengambil cangkirnya lagi setelah Izza meminumnya setengah dan di letakan ke atas nakas. Lalu dia duduk kembali di samping wanita itu.

Izza menunduk dan sesekali mencuri pandang dalam suasana hening ini. Ia berusaha menepis pikirannya jika apa yang pria itu lakukan terhadapnya sebagai bentuk perhatian antara dua insan. Ia akan berpikir jika itu bentuk perhatian majikan terhadap pembantunya saja. Tidak lebih.

_Bersambung_

1
Darma Wangsah
luar biasa.tpi kenapa tidak sampai menikah dan punya anak
Dede Sup
Luar biasa
Irw4n ws
ya emang gitu pembantu banyak kok disurabaya atau kawasan pondok chanra
Nggenk Topan
Luar biasa
jess
ya ela tor
jess
nah kn makin ssruhhh😅😅
Sunarmi Narmi
Ini kpan main belah durennya Thor..lama amat.....
Sunarmi Narmi
Author nya gila...Izza ternyata cuma halu..sini yg baca sdh keringetan Thor...
makin seru nih...lnjut thorrr up nya
Nur Istanti
Luar biasa
Nur Istanti
Biasa
Om Bos
Luar biasa
Fera Waty
/Frown//Frown//Frown//Frown/
YuLfiah
Luar biasa
Ulufi Dewi
cepetan selidiki istri mu pasti selingkuh
Farida Rapalawa
Luar biasa
Isnaini Hayati
Biasa
Asma Ht
Luar biasa
aira aira
yey
Zerazat
Deon itu terlalu Oon juga gegabah padahal selingkuh nya kan duluan Adel
Zerazat
DASAR IZZA lama lama gila juga kebanyakan meng halu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!