NovelToon NovelToon
Stay With Me

Stay With Me

Status: sedang berlangsung
Genre:Persahabatan / Teen School/College
Popularitas:666.2k
Nilai: 4.9
Nama Author: Ananda Putri Sarna

Bertemu lagi dengan Dyta, Farel dan Agrif. Hasya Dyra dan lain-lainya di Fersi remaja

Di jodohkan? Sepertinya keturunan Alvina akan kembali di jodohkan


Follow IG author ya.
@chitanda_nnd

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ananda Putri Sarna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tatapan memuja

Raka dan Dyra sudah sampai di depan gerbang rumah Nathan dan Lea yang menjulang tinggi.

''Kenapa nggak turun?'' tanya Raka, karna Dyra masih duduk diatas motornya.

''Iyya-Iyya!''

Dyra langsung turun dari motor Raka, yang membuat Dyra kesal karna Raka menurunkan di depan gerbang, padahal cowok itu memasukkan motornya kedalam.

''Kak Raka kenapa Turunin gue kalau motornya di kasi masuk!'' kesal Dyra menghampiri Raka yang sudah turun dari motornya.

''Suka-suka gue, motor-motor gue, kenapa lo yang atur? Lo seharusnya Bersykur karna gue pungut lo di pinggir jalan!'' balas Raka lalu berjalan lebih dulu meninggalkan Dyra.

Jawaban Raka tadi, ingin sekali Dyra mengulek mulut cowok itu.

Dyra mengikuti langkah kaki Raka, ini pertama kalinya dia berkunjung kesini, padahal Dyra meminta pada Raka untuk mengantarnya pulang dulu, namun cowok itu mengatakan dia buru-buru.

Alhasil. Dyra ikut kesini bersama dengan Raka.

Raka mendorong pintu utama, dia melihat Lea dan Nathan menatapnya, sudah setengah jam dirinya menunggu, adiknya itu baru datang.

Lea siap ingin mengoceh, namun melihat gadis di belakang Raka membuat niat Lea dia urungkan untuk mengomeli adiknya itu.

''Ayok masuk!'' ajak Raka.

''Gue malu, kak,'' jawab Dyra.

''Nggak usah malu, lo mau di sini berdiri jadi satpam?'' tanya Raka dan dibalas gelengan kepala oleh Dyra.

Akhirnya Dyra mengikuti langkah kaki milik Raka masuk kedalam. Raka menyalami tangan milik Lea dan Nathan, yang merupakan atm berjalanya.

''Pantas lama, kamu ngapel dulu ya, Ka?'' tanya Lea seraya tersenyum kearah Dyra.

Tentu saja dia mengenal Dyra.

''Pacar kamu?'' tanya Nathan kepada Raka.

''Iya,'' jawab Raka dengan santai, membuat Dyra menjadi kelinglungan.

‘’Duduk dulu,'' ajak Lea kepada Dyra untuk duduk.

Dyra duduk di dekat Raka.

''Layla sama Steven mana?'' tanya Raka, kedua keponakan yang harus dia jaga, padahal anak itu sudah besar.

''Lagi di lantai atas, lagi main,'' jawab Nathan dan dibalas anggukan kepala oleh Raka.

''Kakak pergi dulu, udah lambat. Gara-gara nungguin kamu,'' ucap Lea pamit kepada adiknya itu.

''Mah! Pah!'' Layla dan Steven berlari menghampiri Lea dan Nathan yang sudah ingin berangkat.

Lea mengusap rambut kedua anknya itu.

''Ada om Raka yang bakalan jagain kalian, mamah sama papah mau keluar sebentar,'' ucap Lea kepada Steven dan Layla.

Kedua anknya itu mengangguk mengiyakan ucapan Lea.

''Raka, jangan macam-macam sama anak gadis orang,'' peringat Lea kepada adiknya membuat Nathan tersenyum.

''Kalau Raka macam-macam kamu tinggal pukul dia, kalau bisa langsung putusin aja,'' ucap Lea melirik Dyra membuat gadis itu tertawa kecil lalu mengangguk mengiyakan ucapan Lea.

''Steven sama Layla lihat om Raka kalian, kalau dia macam-macam sama kak Dyra, kamu pukul om Raka,'' ucap Lea kepada kedua anknya membuat Raka berdecak kesal.

''Kakak pikir Raka mau lakuin hal seperti itu?'' decak Raka membuat Lea bersedekap dadah.

Nathan langsung menarik tangan Lea, jika tidak adik dan kakak itu akan adu mulut.

''Awas aja kamu Raka, kakak nggak bakalan kirimin kamu uang jajan,'' ucap Lea setelah masuk kedalam mobil.

''Udah berulang kali kamu ngomong kayak gitu, kalau Raka buat kamu kesal. Tapi tetap aja kamu kirimin uang,'' ucap Nathan seraya menggelengkan kepalanya seraya tersenyum kecil.

''Yah..ia ku cuman kesal sama Raka.''

***

Dyta memasuki cafe bintang, pulang sekolah dia langsung kerumah mengganti pakainya lalu menuju cafe bintang.

Dia sudah minta izin kepada Kayla, jika dia pulang malam, karna ingin mengerjakan tugas.

Dyta duduk di meja nomor 5, seraya menunggu kedatangan Farel, karna cowok itu mengatakan ingin mengerjakan tugasnya juga.

Seraya menunggu kedatangan Farel, Dyta lebih dulu memesan makanan dan minuman kesukaannya dan Farel.

Dyta mengeluarkan laptop dari dalam tas tote bag miliknya, baru saja dia menghidupkan laptopnya ponselnya bunyi, menandakan adanya pesan masuk.

“Bilang sama mamah, kalau kita lagi bareng yah. Gue di rumah kakaknya Raka, dia lagi jagain keponakanya. Gue ikut, karna gue nebeng sama kak Raka tadi.”

Dyta menggelengkan kepalanya, bagaimana bisa adiknya itu membagi waktunya untuk kedua pacarnya.

''Come on, Kei. I mau ke Bar!'' pintah Ziya kepada Kei. Gadis itu masih setia dengan ponselnya.

‘’Sebentar lagi Non, Ziya. Saya sedang mengurus sesuatu, untuk kepindahan kita sekolah,'' jawab Kei tanpa mengalihkan pandanganya dari ponselnya.

Suara gadis itu mampu membuat Dyta melirik kearah sampingnya, dia terdiam melihat gadis blasteran duduk di sampingnya itu.

Hanya terhalang satu meja saya.

Dia cantik sekali.

Dyta menggelengkan kepalanya melihat Ziya, gadis itu sangat cantik. Dyta kembalu fokus pada laptopnya, dia tidak mau jika gadis itu merasa tersinggung jika dia memujanya.

Sampai-sampai Dyta menjadi insecure melihat kecantikan Ziya bak paripurna, pantas saja kaum adam di cafe bintang ini menatap Ziya dengan tatapan kagum, hingga memicu perkelahian dengan pasangan mereka.

Ting

Seseorang masuk kedalam cafe bintang, dengan tanganya dia masukkan kedalam saku celananya.

Dyta mendongakkan kepalanya, melihat siapa yang datang. Rupanya yang datang adalah Farel, sahabatnya.

Ziya mendongakkan kepalanya, melihat Farel.

''Wow.'' Ziya takjub kepada cowok yang baru masuk kedalam cafe bintang.

''he is handsome,'' puji Ziya, melihat ketampanan milik Farel.

Sejalan-akan ada magnet menariknya ingin mendekati cowok tampan itu. Farel melirik Ziya karna gadis itu sedari tadi memperhatikannya.

''Gue emang tampan, jadi wajar aja kalau cewek natap gue penuh pesona,'' ucap Farel, lalu duduk di depan Dyta.

''He, maksud lo? Baru datang udah ngomong sendiri,'' heran Dyta kepada Farel.

''Lihat di samping, loh, cewek bule itu natap gue tanpa berkedip,'' ucap Farel membuat Dyta langsung melirik keasal gadis yang sudah dia lohat tadi.

Benar saja, gadis itu menatap Farel dengan tatapan kagum, membuat Dyta tidak percaya jika gadis itu terpesona dengan Farel.

''Rel. Kok lo kayak biasa aja di tatap kayak gitu sama cewek cantik. Biasanya lo, kan, selalu tebar pesona,'' ucap Dyta, yang melihat Farel hanya biasa saja kepada Ziya.

''Dia emang cantik, tapi nggak tau aja. Gue nggak tertarik sama cewek bule,'' ucap Farel dengan tawa kecilnya membuat Dyta memutar bola matanya malas.

''Ayolah, Citing. Meskipun gue nantinya punya pacar, lo tetap jadi prioritas gue. Pacar gue yang bakalan jadi yang kedua,'' ucap Farel.

''Yayayaya,'' balas Dyta dengan malas.

''Ayok kita pulang, saya sudah selesai,'' ajak Kei, namun tidak ada jawaban dari Ziya.

Sehingga dia melihat Ziya, gadis itu sedang menatap seseorang. Hingga dia mengikuti tatapan kata Ziya, benar saja Ziya sedang menatap sosok cowok yang sedang mengobrol dengan seorang gadis.

1
Pramesthi007
kakak ayo up lagi kak please nungguin banget
Pramesthi007
kakak gamau up lagi kak
Novia
yuhuuuuuu
Novia
yuhu mba kunti nyelonong bae masuk kmar orang
Novia
sayang sama rara
Novia
yuhuuuuuuuu
Novia
NextGen
Novia
UPPUPUPUPU
Novia
yuhu
Novia
😍😍😍
Novia
yuhu zhar🤣🤣
Novia
eleh zhar²🤣🤣🤣
Novia
up up up up up up up up
Novia
lma bnget
Novia
lma bnget up nya
Maria Susanti
ayo KA up ,,SDH nunggui lama banget 😊 semangat KA 🙏🏻
Pramesthi007
kak ayo up lagi sumpah nungguin banget
Lina Herlina
lanjut dong kka
Anisnikmah
Weh farel hadeh
Anisnikmah
kangen sebagai sahabat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!