NovelToon NovelToon
Karena Amin Yang Sama

Karena Amin Yang Sama

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Diam-Diam Cinta / Persahabatan / Cinta Terlarang / Cinta Murni
Popularitas:103.4k
Nilai: 5
Nama Author: Fenti

Mencintai hak setiap insan, dicintai anugerah setiap insan dan saling mencintai harapan setiap insan.

Seperti kisah Viona dan Ray. Dua insan yang saling mencintai dengan tulus dengan harapan sampai ke jenjang pernikahan.

Meskipun demikian, keduanya sadar bahwa mereka memiliki penghalang yang kokoh dan menjulang tinggi yaitu keyakinan. Keyakinan ini membuat salah satu diantara pasangan ini ragu akan cinta pasangannya.

Apakah mereka mampu melewatinya bersama ataukah memilih jalan masing-masing?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fenti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

28. Sambung Tiga

"Mau antar Ainun?, Bercanda kok tadi" Ujarnya meskipun dalam hati Viona deg-degan.

"Bertemu orang tuamu, bisa?" Tanyanya memastikan.

"Untuk apa Ray?"

"Emang gak bisa?, nanti aku ajak dengan Alan kesana" Ujarnya Ray lagi dan tiba-tiba ingat kalau Maminya pernah menelpon minta nomor kontak Viona.

"Apa Mami aku menelpon mu?" Tanya Ray lagi.

Viona menghela napas dan menatap Ray dengan malas "bukan tadi sudah ditanyakan. Tidak!"

"Baguslah" Jawaban singkat dari Ray menutup cerita mereka hari ini.

"Sebenarnya apa tujuan Mami menelfon Viona?, Sudahlah mungkin Mami hanya berbagi cerita" Ray bertanya-tanya dalam hati.

"Om baik, Ainun udah kenyang" Ainun memberitahu Ray bukan bibinya Viona.

Viona protes, "kok kasih tau orang lain dibandingkan bibi sendiri"

"Tandanya aku dan Ainun itu sahabat, iya kan?" Tanya Ray lalu menoleh kearah Viona senyum mengejek.

"Gak masalah" Respon Viona karena ia tahu jika terpancing maka orang dihadapannya itu akan terus membuatnya kesal.

Setelah memastikan semua kenyang, ia mengangkat tangannya memanggil waiter. Waiter datang dengan membawa bill. Ray bayar dan mereka pulang.

Jalan menuju parkiran Viona sempat bertanya kepada Ray karena pertemuan mereka hari ini menurutnya yang dibicarakan tidak ada yang penting.

"Jadi ketemu di cafe ini tujuannya apa? Aku rasa tidak ada pembahasan penting"

Ray berhenti dan melihat Viona sembari senyum, "ada, masa lupa"

Viona mengerutkan keningnya dan diam sejenak lalu mengulang ucapan Ray, "Ada, masa lupa.. aahhaaa" Viona membuat napas kasar dan berlalu melewati Ray.

Ray hanya melihat Viona berlalu, "Dasar aneh" Gumam Ray, "ayo sayang" Ajaknya kepada Ainun.

Viona sudah diatas motor menunggu ponakannya.

"Naik sayang" Ujar Viona dan Ainun pun naik diatas motor.

Ainun melambaikan tangan kepada Ray dan Ray pun membalas lambaian itu sembari berkata.

"Hati-hati ya.." Ucapnya dipotong oleh Viona memotong.

"Iiiyaaa" Jawab Viona.

"Sayang" Lanjut Ray membuat Viona melorotkan matanya pada Ray.

"Kenapa sih, kayak kelereng matamu Viona, hahaha" Ucap Ray lalu kabur menuju mobilnya.

"Hihihihi, om baik lucu" Ujar Ainun dibelakang dengan satu tangan memeluk pinggang Viona.

"Aku balas nanti" Batinnya kesal karena matanya disamakan dengan kelereng.

"Kita pulang yaa" Ucap Viona sembari membawa motornya menuju rumah, sedangkan Ray kembali ke bengkel.

🌺

Viona dan Ainun sampai rumah, membuka helm lalu masuk dalam rumah. Ainun mencari Ibunya sedangkan Viona menuju kamar untuk istrahat. Karena dijalan sempat mendengar ponselnya berdering maka sesampainya dikamar ia mencoba periksa siapa yang meneleponnya tadi.

"Nomor baru" Gumamnya sembari membuka peniti jilbabnya.

"Apa aku telepon ya?" Viona bertanya-tanya seorang diri dalam kamar sambil memutar ponselnya itu.

"Kirim pesan aja kali yaa, iya deh pesan saja" Ucap Viona lagi seorang diri.

Viona memutuskan mengirim pesan dan tidak lupa minta maaf karena tidak mengangkat telepon dan ia memberikan alasan.

Sedangkan di negeri ginseng itu membaca pesan Viona, senang bukan main.

"Pilihan Alex kali ini tepat sekali, mana sopan lagi" Ujarnya mengagumi akhlak Viona.

Mami Ray bukan membalas pesan melainkan langsung menelpon kembali.

Viona yang melihat itu, "nomor baru ini menelfon" Ucapnya dan menjawab telepon itu.

"Assalamualaikum" Kalimat pembuka setelah mengangkat telepon

Dan diseberang telepon diam mendengar salam itu, tidak asing ditelinga Mami Ray tapi kenapa Viona beri salam sebagai pembuka.

"Maaf ini dengan siapa?" Tanya viona lagi pemasaran dengan siapa yang meneleponnya.

Mami Ray berdehem terasa tenggorokannya kering mendengar Viona beri salam.

"Mungkin terbiasa dengan teman-temannya" Batin Mami Ray.

"Hay Viona, ini Mami Alex" Ucapnya dalam telepon.

Viona mencoba mengingat nama Alex itu siapa, pernah dengar tapi kapan dan dimana.

"Maaf nih bu, Alex itu siapa ya?" Tanya Viona lagi, takutnya yang menelepon itu salah orang.

"Anak Mami, Viona ini kan?" Tanyanya memastikan dengan semangat.

"Benar bu, aku Viona. Ibu siapa, maaf ya bu" Tutur Viona ditelepon itu dengan sopan.

Mami Ray tersebut mendengar kata demi kata yang kelaur dari Viona tergambar jelas kalau orangnya sopan dan lembut.

"Mami Alex, masa lupa" Ucap Mami Ray itu membuat Viona seketika menarik napas kaget.

"Mami Ray" Batinnya.

"Ingat bu, hy apa kabar bu?" Tanya viona dengan ramah ditelepon.

"Baik, Mami ganggu gak nih?" Tanya Mami Ray memastikan.

"Hehehe, tidak bu" Jawab Viona sembari ketawa.

"Mami itu kangen lho, tunggu menelfon tapi tidak menelepon sampai sekarang" Ujarnya ditelepon itu dengan sedikit protes.

Seakrab itu, Mami Ray dengan Viona.

"Maaf bu, bukan tidak mau telepon tapi kartu nama yang dikasih hilang" Jelas Viona membuat seseorang yang diseberang telepon itu senyum.

"Yaahh, padahal banyak lho yang Mami ceritain, tapi nanti kalau Mami balik indo" Ujarnya ditelepon itu.

"Ibu ke Indonesia kapan bu?" Tanya Viona dengan semangat.

"Yah tunggu informasi dari Alex setelah kerumah mu" Jawabnya membuat Viona seketika kelu lidahnya untuk berkata lagi.

Deg..

"Berarti itu yang Ray maksud penting" Batin Viona.

"Halo Viona, kok diam? Gak senang ya kalau dengar Mami ke Indonesia lagi?" Tanyanya kepada Viona.

Viona gelagap mendengar pertanyaan itu, "senang dong bu, masa gak senang. Ibu lagi apa nih sekarang?" Tanya viona mengalihkan pembicaraan.

"Duduk aja sih, Mami itu khawatir lho sama Alex itu" Ucap Mami Ray dengan curhat.

Jiwa kepo Viona muncul seketika, "kenapa bisa bu?"

"Mami tau sampai sekarang Alex belum berani ketemu dengan orang tuamu"

Kata demi kata yang keluar dari Mami Ray berhasil membuat senam jantung Viona.

"Kenapa Ray belum cerita kepada Maminya" Batin Viona.

"Mungkin bu, Ray lupa" Jawab Viona mengambil jalan tengah menurutnya membuat Mami Ray kembali berkata dengan kesal.

"Nah itu kan, Mami tau pasti itu anak sibuk dengan pekerjaannya, tunggu ya Mami sambung dengan Alex" Ucapnya dan seketika dilayar ponsel Viona muncul menunggu.

"Kenapa jadi ribet kayak gini ya" Gumam Viona sembari mengacak-acak rambutnya sehingga seperti rambut singa.

Seketika ditelepon ada suara laki-laki, siapa lagi kalau bukan Ray.

"Iya Mi, ada apa?" Tanya Ray to the point membuat Mami Ray sedikit berteriak.

"Benar kata Viona, sibuk dengan kerja lupa dengan pesan Mami" Kesal Mami Ray.

"What? Viona?" Ray bertanya-tanya dalam telepon, "Viona bersuara" pinta Ray.

"Iya, ada apa?" Tanyanya seakan tidak tau apa-apa.

"Ini kita sambung tiga, baguslah depan Mami mengatakan untuk ketiga kalinya kalau malam nanti akan datang dirumah mu" Ucapnya Ray ditelepon disaksikan oleh Maminya dan orang yang dia cintai.

Mami Ray senang, "Mami tunggu selanjutnya, jika sudah fix semua maka mama pulang tinggal urus pernikahan"

"Apa menikah?" Batin Viona mulai gelisah.

"Tapi bu.." Viona ingin menjelaskan tapi Ray menghalanginya.

"Kalau deg degan, gak masalah juga kali kalau jujur" Ledek Ray pada Viona dan tidak lama ponsel Viona masuk pesan dari Ray.

"Please, jangan cerita sama Mami tentang perbedaan kita nanti aku yang jelaskan semuanya" Isi pesan dari Ray.

Viona langsung membalasnya dengan satu kata" Ok".

"Mungkin sibuk bu" Viona mencoba membela Ray tapi masalahnya alasannya itu sudah tidak asing ditelinga Mami Ray dan ia tidak percaya.

"Itulah Mami tidak suka, sibuk kerja lupa segalanya" Ucap Mami Ray, " sudah dulu ya Mami matikan duluan ya, boleh berbagi cerita" sambungnya lalu mematikan sambungan telepon sepihak dan saat hilang Viona ikut hilang

"Nah tu kan.. tut. tut tut" Sambung telepon mati.

"Aku buktikan" Gumam Ray lanjut kerja supaya cepat pulang dan mempersiapkan diri bertemu kali dengan keluarga Viona.

Semua kembali ke aktivitas masing-masing.

1
Kuntyo Wantari Dewi
Lanjott thorr
Mentari.f.v
Tiara bikin panik saja,, hadeh Tiara lain kali kalau pergi pamit
Mukmini Salasiyanti
masih dong, thor...
nungguin truss intip intip
hampir 3 purnama kykny deh...
wkwkwk
Ahmad & Vio..
Best friend and...
Best Couple!!!

hihiiii
Mukmini Salasiyanti
Hmmm
mad...
mad....

kpn up nya???
Mukmini Salasiyanti
oii Mad...
kpn up nya nih???
😃
Elisabeth Ratna Susanti
keren banget 😍
Elisabeth Ratna Susanti
like plus 🌹
Elisabeth Ratna Susanti
aku suka banget pir 😍👍
Mukmini Salasiyanti
jujurly...
maaf, thor..
aqu bingung nih...
mbulet ceritanya....

dan seriously..
viona blm dewasa cara berfikirny..
hanya ragu dan ragu...
hrsny ua berdoa agar Alloh menetapkan hatinya..
kasihan Ahmad....
gk tega aqu kl dia kecewa.... 😭🙏
Mukmini Salasiyanti
aihhh
mulai gk aman nih...
Elisabeth Ratna Susanti
lanjut 😍😍😍😍😍
Elisabeth Ratna Susanti
beneran cuma es krim dan cinta? Uang nggak mau, nih? 😀 like plus iklan 👍
Fenti: sepertinya Viona mau juga😅😅🤭
total 1 replies
Elisabeth Ratna Susanti
akhirnya Viona datang 😍
Wiwit Wilowati
Gladys mmg sudah gak waras..😇😇
Fenti: dy emang gila kak
total 1 replies
Mukmini Salasiyanti
yok yok yok..
kita bantu ni ngerjain si Ahmad😄
pk apa, Vio??
Bunga yaaaaaa💐😃
Fenti: hayooo pk bunga-bunga cinta🤭🤭
total 1 replies
Mukmini Salasiyanti
Berdoa kpd Alloh..
Tetapkan hatimu, Na...
Jgn berpaling lg...
Cintai Ahmad dgn tulus...
Fenti: 😁😁😁😁😁😁😁
total 1 replies
Mukmini Salasiyanti
😆😁😃🤣🤣
Fenti: 🤫🤫🤫🤫🤫
total 1 replies
Wiwit Wilowati
makanya jgn merasa diri benar dan menyalahkan orang lain..gladis
Fenti: benar itu
total 1 replies
Elisabeth Ratna Susanti
like plus iklan 👍
Mukmini Salasiyanti
aaaaaaaaa
MaasyaAlloh
Aa' Ahmad...
Kerrreeennnnnn😍😘
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!