NovelToon NovelToon
Terpaksa Menikah Karena Jebakan

Terpaksa Menikah Karena Jebakan

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Duniahiburan / Tamat
Popularitas:503.9k
Nilai: 5
Nama Author: Khinanti Nomi

Pernikahan hakikatnya merupakan ibadah. Namun apa jadinya, jika Khaira dan Kevin menikah karena salah jebakan. Dan menjadikan keduanya Terpaksa Menikah Karena Jebakan?

Khaira menarik nafas dan menghembuskannya perlahan, dengan mengucap basmalah dalam hati, ia akhirnya memutuskan; “Baiklah aku mau menikah dengan mu. Tapi ingat dengan ucapan mu tadi, jangan pernah menyentuhku!”

“Oke! Nggak masalah, karena lo memang bukan tipe gue, dan lagian pernikahan ini juga hanya formalitas.” jawab Kevin dengan gampangnya.

Yuk ikut keseruan setelah Kevin menikahi Khaira. Apakah nantinya Kevin akan menjadi suami sungguhan, atau justru memilih untuk berpisah ?

~~~

Mohon kritik dan dukungannya...
Like, komen, vote dan gift
[Terimakasih]

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Khinanti Nomi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Penampilan dan isi hati seseorang

Mau tidak mau, dengan sangat terpaksa Khaira lantas mengikuti saran dari orang-orang yang mengharuskannya ikut bersama Kevin.

Entah nantinya setelah di tengah jalan ia di turunkan, atau bahkan di usir oleh Kevin pun Khaira tidak perduli, karena ia merasa terbiasa hidup mandiri. Di desa maupun di kota sekalipun tak membuat nyalinya menciut!

Setelahnya Khaira berpamitan, kepada Mita, Paman juga Bibi. Ia pun tidak lupa berpamitan kepada Pak Wahyu dan Umi Lasmi, biar bagaimanapun Beliau-beliau adalah orang baik yang sudah mencoba membela dan menolongnya.

Khaira lantas mengikuti Kevin dan juga Andi, ia melihat mobil Avanza berwarna hitam, keningnya berkerut; “Inikah mobilnya, apa mereka dari keluarga berada? Ataukah hanya mobil rental? Ah sudahlah, palingan setelah sampai di rumahnya aku langsung di depak pergi!” selorohnya dalam hati.

Kevin ngeluyur membuka pintu mobil samping kemudi, namun sebelum masuk kedalam mobil. Bang Andi sudah menarik kerah bagian belakang Kevin untuk menghentikan adiknya itu lebih dulu masuk kedalam mobil dengan cueknya tanpa memperdulikan gadis yang dinikahi Kevin satu jam lalu.

“Vin bukain pintu dong buat istrimu!” tegur Bang Andi, melirik adik iparnya.

Kevin terhenyak ia menatap Abang yang lebih tua tiga tahun darinya dengan tatapan malas, “Diakan punya kaki Bang!”

Bang Andi menggeleng tipis, “Meskipun begitu, dia sekarang adalah istrimu. Perlakukan dia dengan baik, Kevin!”

“Nggak pa-pa, benar apa katanya. Aku memang punya kaki, bahkan sangat lengkap dan sehat!” sergah Khaira tegas tanpa melirik sedikit pun kepada Kevin.

Bang Andi mengukir senyuman di kedua sudut bibirnya, “Dia suamimu, sudah sepatutnya suami memperlakukan istri dengan baik,” bijaknya Bang Andi, dalam memberikan arahan kepada pasangan yang baru saja menikah tapi sudah terjadi perdebatan yang sangat alot bin sengit.

Kevin tahu, jika Bang Andi selalu saja bisa menceramahinya, layaknya seorang pendakwah.

“Sudahlah Vin, jangan membantah. Ikuti saja apa yang gue bilang, toh nggak ada ruginya buat menyenangkan orang lain,” tegas Bang Andi lagi memberikan arahan yang baik kepada adiknya yang nampak masih sangat enggan.

Dengan sangat terpaksa Kevin lantas menurunkan kembali satu kakinya yang sudah berada di dalam mobil. Lalu berjalan menuju pintu tengah mobil lantas membukakan Khaira pintu, “Masuk!” ucapnya dingin.

Melihat Khaira bergeming membuat Bang Andi ikut meminta Khaira masuk kedalam mobil, “Adik ipar!”

Khaira menghela nafasnya kasar, lantas masuk kedalam mobil.

Di susul Kevin yang lantas membuka pintu bagian samping kemudi dan juga Andi yang mengemudikan mobilnya.

Mobil pun melaju pelan dijalan bebas hambatan.

Abang Andi lantas menanyakan beberapa pertanyaan kepada Khaira, seperti halnya. Dari manakah Khaira berasal, serta orang tuanya.

Dalam benaknya, Khaira merasa Bang Andi sendiri cukup ramah tidak seperti Kevin yang lebih arogan dengan cara bicaranya yang suka asal juga ketus. Khaira serasa seperti anak SMP yang ketahuan keluyuran oleh tim Jaguar.

“Siapa nama kamu, aku lupa tadi?” tanya Bang Andi, yang masih fokus mengemudi.

"Kh.. Khaira Ningrum, Mas,” jawab Khaira tergagap, rasanya masih terasa sangat asing.

"Panggil aja Aku, Abang” ucap Bang Andi ramah.

"Hemm.. Ba-Bang,” jawab Khaira masih dengan detak jantung yang tidak beraturan. Bayangkan di dalam mobil bersama dua pria asing. Serasa mati kutu!

“Kamu berasal darimana? Dan umur kamu berapa? Kalau nggak salah dengar, kamu dari Jogja?” tanya Abang Andi sesekali melirik Khaira dari kaca mobil di atas kemudinya.

“Dari luar angkasa!” celetuk Kevin yang duduk di sebelah Andi.

“Enak aja!” sergah Khaira kesal.

“Jangan dengarkan ocehan dia yang nggak jelas,” jawab Abang Andi seraya menunjuk Kevin dengan dagunya.

“Dua puluh satu tahun lebih sebelas bulan. Iya aku memang dari Jogja.” jawab Khaira lengkap.

Abang Andi mendengar jawaban lengkap dari wanita yang di nikahi adiknya secara mendadak pun membuatnya terkekeh kecil, “Kamu lucu juga yah, ternyata.”

Khaira hanya membalas dengan senyuman sekilas, “Lucu darimana coba?” batinnya.

Sementara Kevin diam seribu bahasa, sesekali ia melihat ponselnya, seperti sedang menunggu seseorang mengirim pesan. Terkadang juga ia mengetik lalu menghapusnya, dan ia lakukan itu secara berulang-ulang.

“Benarkah? Abang pernah tuh ke candi Prambanan pas liburan masa-masa SMP dulu, terus orang tua kamu?” Bang Andi kembali bertanya sekaligus menceritakan kisahnya bahwa ia pernah ke tempat bersejarah di Jogja.

“Tempat tinggal ku masih di daerah pedesaan, dan bisa di tempuh sekitar satu setengah jam bahkan bisa lebih tergantung dari kecepatan berkendara atau naik angkutan umum dari pusat candi Prambanan, aku hanya tinggal berdua sama Abah,” jelas Khaira.

Abang Andi yang sudah mengerti alasan orang tua Khaira mengapa tidak menjadi wali nikah pun, memilih tidak menanyakan lebih, mungkin hanya antara Khaira dan orangtuanya yang tahu. Itulah pikir Bang Andi.

Khaira cukup merasa lega, karena Bang Andi tidak menanyainya lebih.

"Lalu Ibu kamu?”

Beberapa saat Khaira terdiam, selalu ada Abah dan tidak jauh dari sana, pasti orang-orang akan menanyakan hal tentang Ibu.

Khaira menggeleng, “Nggak tau!” itulah jawaban monoton Khaira.

Hening

Bang Andi kembali terpikir oleh ucapan Bibi Khaira yang mengatakan Ibunya telah pergi.

Satu kata patah pun tak keluar dari mulut Kevin, ia diam seribu bahasa.

Setelah melewati hampir dua jam perjalanan mobil yang dikemudikan Bang Andi pun telah sampai di depan sebuah rumah bergaya minimalis sederhana tapi terbilang modern.

Kevin pun turun, di susul Bang Andi dan Khaira yang membawa tas ranselnya.

Bang Andi lantas berpamitan karena akan kembali bekerja, “Gue balik sekarang!”

“Lo kagak masuk dulu Bang?” tawar Kevin.

Bang Andi yang akan membuka pintu kemudi diurungkannya, lantas menoleh kearah Kevin, “Tumben Lo nawarin gue masuk, tapi thanks, gue harus balik kerja.” pria berpostur tinggi ini lalu membuka pintu mobil, tak lama mobilnya pun benar-benar pergi dari depan rumah yang ditinggali adiknya.

Kevin sepintas melirik Khaira, lalu membuka pintu gerbang hitam yang hanya setinggi dadanya, “Masuk,” titahnya dingin.

Khaira nampak ragu untuk mengikuti langkah Kevin memasuki halaman rumah yang tidak terlalu luas.

Kevin melihat Khaira yang hanya diam saja, kembali bersuara, “Helo Nona muda, kalau lo nggak mau masuk, lo bakalan tidur di luar sama tikus-tikus!”

Khaira menatap Kevin sinis serta mendengus kesal! Ia pun akhirnya mengikuti Kevin yang sudah berada di halaman rumah, terlihat beberapa pot tanaman hias yang tak terurus.

Kevin lantas membuka pintu utama rumah, dan menyuruh Khaira masuk. “Masuklah!”

Berdiri di depan pintu yang terbuka lebar, hal yang Khaira lihat dari depan pintu, ia melihat ruang tamu yang terlihat berantakan, mungkin bila dijabarkan seperti terjadi peperangan. Tapi Khaira teringat ucapan Bang Andi, bahwa Kevin tinggal sendirian. ia pun mulai melangkahkan kakinya untuk masuk kedalam rumah bagian ruang tamu sambil mengucap salam, “Assalamualaikum.”

Kevin lantas menyusul Khaira yang sudah terlebih dulu memasuki ruang tamu. Ia mengamati Khaira, dari ujung kaki hingga ujung kepala. “Ramah dan terlihat kalem!” pikirnya.

Tatapan Kevin masih terus memperhatikan gadis bernama Khaira yang nampak kalem dengan pakaian abaya pink kalem dipadukan hijab warna senada.

“Tapi, yang nampak kalem belum tentu sekalem tampilannya. Siapa tau dia ternyata beringas, alias gadis cabe-cabean yang biasa bercocok tanam!” seloroh Kevin dalam hati, menerka-nerka. Bahwasanya ia menganggap penampilan belum tentu menjadi patokan untuk menggambarkan isi hati dan sifat seseorang.

Khaira begitu sangat mengamati ruang tamu. Namun, tiba-tiba saja ia tercengang tubuhnya terhempas ke dinding dengan wajah Kevin yang sangat dekat dengan wajahnya. Khaira membelalakkan mata bersitatap dengan sorot mata Kevin.

Kevin mendorong tubuh Khaira hingga terpojok ke dinding dan menghimpit paha Khaira dengan kedua kaki jenjangnya, lalu menahan kedua tangan Khaira keatas kepala menggunakan kepalan tangan kekarnya.

Khaira terkejut atas tindakan Kevin yang tiba-tiba saja menyerang. Ia takut, benar-benar dalam posisi takut. Di tambah lagi melihat seringai senyuman nakal Kevin yang seolah menelanjanginya bulat-bulat. Seketika rasa gelisah menghinggapi relung hati dan pikirannya.

“Ka-kamu mau ngapain?!” hardik Khaira tergagap, seraya mencoba memberontak, namun tenaga Kevin tak sebanding dengan tenaganya. Apalagi tinggi tubuh Khaira hanya setinggi leher Kevin. Meskipun ia pernah belajar silat tapi juga tidak mampu ia gunakan dalam posisi Kevin yang mengungkunginya.

~~

Bersambung

1
Qaisaa Nazarudin
Ku pikir Khaira akan luluh dengan bujukan jalang seperti di novel2 lain,Yang sudah di sakiti dan di celakain,kadang ada yg alurnya sampai ke guguran,Eh saat pelakunya minta maaf dan memohon2 dengan sok haik dan gampang ya di maafin,kesel aku.. untungnya Khairangak kayak gitu..
Qaisaa Nazarudin
KASIAN DEH LOE.KARNA OBSESI LOE KE KEVIN MALAH MENJERUMUSKAN DIRI LOE SENDIRI,UDAH BAGUS PUNYA SUAMI YG CINTA DAN SAYANG SAMA LOE,MALAH MASIH NGEJAR2 LAKIK ORANG,UDAH DI TOLAK JUGA BERKALI-KALI OLEH KEVIN,DASAR LOE AJA YG GAK TAU DIRI..
Qaisaa Nazarudin
Kevin sekali dapatnya hak bakalan di lepas,Di gempur terus..Harus tuh di kamar mandi 3 botol shampoo untuk 1 mingguan..🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Alhamdulillah akhirnya masalah ini selesai juga..
Qaisaa Nazarudin
Aku juga pernah baca yg alur novel lebih kurang sama kayak ini,Nikah karena jebakan,Tapi yg di novel itu Disc jockey nya istrinya si cewek dia juga seorang pembalap,boleh di bilang seorang badgirl..ceritanya juga bagus,ku cari2 balik tuh novel,tapi gak ketemu..pengen bangen baca ulang tuh novel,Aku juga lupa siapa outhornya,Saking banyaknya novel yg udah aku baca dari tahun 2019-2024 ini..😁😁
Qaisaa Nazarudin
Nah ini dia bapaknya dari anak Clara,Enak aja mau ngejebak Kevin, Gak malu banget tuh cewek..
Qaisaa Nazarudin
Nah gitu dong Khai jangan suka mendam sendiri,Langsung aja ngomong sama orangnya,Jangan suka berasumsi sendiri2..
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwwkk somplak juga nih anak..
Qaisaa Nazarudin
SKAKMATT buat Clara..Dasar PENGECUT,hanya bisanya bermain Licik..
Qaisaa Nazarudin
Setelah sekian purnama baru sekarang Jebol gawangnya..
Qaisaa Nazarudin
Nah kan...
Qaisaa Nazarudin
Waahh Ini pasti Satpam nya kerja sama..
Qaisaa Nazarudin
Aduuhh Mita kamu apaan sih..Apa yg kamu tulis utk Kevin?
Qaisaa Nazarudin
Makanya jangan cari pacar yg Cantik doang,gak Peka,Di selingkuhin lagi..
Qaisaa Nazarudin
Maaf ya thor aku mau nanya,Dari tadi aku baca ada ayat yg aku kurang paham,DLEMING itu apa maksudnya??
Qaisaa Nazarudin
Bagus Khaira,Aku suka ketegasan sikap mu,Jadi cewek jangan Lemah atau menunjukkan sisi lemah..
Qaisaa Nazarudin
Sonia..Sonia..Kalo nyari selingkuhan cari lah yg lebih segalanya dari pacar kamu,baru bisa di banggain..lha ini malah cari yg bongsor..Oh lupa mungkin si bongsor ini banyak duitnya dari pada Kevin ya..
Qaisaa Nazarudin
WKWKWKWK MAMPOS LOE,PASTI ITU CEWEK YG LOE AGUNG2 KAN..
Qaisaa Nazarudin
SKAKMATT buat Kevin..👏👏👍👍👍
Qaisaa Nazarudin
Alah yang ada ntar hujung2 loe yg gak mau bebas sama Khaira..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!