Dalam masa revisi!
Tyara Queen Nesya, gadis berusia 23tahun. yang harus menihkah dengan laki-laki dingin bernama Alfin Sanjaya. hanya untuk melunasi hutang Ayahnya yang berjumlah Milyaran rupiah!
Bagaimana kehidupan Tyara setelah menihkah dengan Alfin? Akankah hidupnya akan bahagia atau sebaliknya.
Sampai Tyara meninggal kan Alfin. dan membawa anak dalam kandungan nya pergi jauh dari kehidupan Alfin.
Saat umur Anak Tyara, berusia 17 tahun ia berniat membalas kan dendam kepada Papah nya karna mengira telah melantar kan nya begitu saja. sampai saatt di mana diri nya mengetahui jika Papah nya tidak bersalah dan dalang ke hancuran keluarga nya di sebabkan oleh paman nya sendiri..!!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cici, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
28
"Tyara, kau kesinih dengan siapa?" Tanya Ridwan yang meilhat Tyara memasuki gerbang.
"Ayah," Ucap Tyara berjalan menghampiri Ridwan dan langsung memeluknya.
"Maaffkan Ayah Tyara," Ujar Ridwan membalas pelukan anaknya.
"Ayah ngga perlu meminta maaff kepada Tyara" Ucap Tyara melepaskan pelukan Ayahnya.
"Ayah, kenapa nangis" Tambahnya lagi seraya menghapus airmata di bawah pipi Ridwan.
"Karna, dulu Ayah sering memperlakukanmu dengan kasar" Ujar Ridwan meneteskan airmatanya kembali.
"Cukup Ayah, dulu adalah dulu yang penting sekarang Ayah sudah berubah jauh lebih baik" Ucap Tyara mengelus pundak Ayahnya.
"Sekali lagi maaffkan Ayah Tyara" Ujar Ridwan berlutut di kaki Tyara.
"Ayah, Ayah tidak perlu sepertin itu Tyara sudah memaaffkan Ayah" Ucap Tyara seraya membantu Ridwan untuk berdiri.
"Tyara, kau datang nak" Ujar Rika yang tiba-tiba datang.
"Koq tidak disuruh masuk si Yah Tyaranya" Tambahnya seraya berjalan menghampiri.
Akhirnya mereka bertiga pun masuk berjalan kearah ruang tamu dan duduk disanah.
"Tya, apa kau baik-baik saja?" Tanya Rika seraya menuangkan air kedalam gelas.
"Aku baik-baik saja Ibu, dan dia juga baik" Ujar Tyara seraya mengelus perut datarnya.
"Dia? dia siapa" Ucap Ridwan dan Rika secara bersamaan.
"Anakku" Ujar Tyara dengan senyum manis dibibirnya.
"Kau sedang hamil Tyara?" Ucap Rika terkejut Ridwan, pun juga tak kalah terkejutnya.
"Iyhaa" Ujar Tyara memainkan alisnya.
"Kau tidak sedang berbohong kan Tya?" Ucap Ridwan masih belum percaya.
"Aku tidak sedang berbohong Ayah, ibu" Ujar Tyara membuka tasnya dan mengambil Mapp coklat dan memberikannya kepada Ayah, dan Ibunya. Ridwan Lantas menerima mapp itu dan langsung membukanya.
"Tya, memang tidak berbohong kepada kita sayang" Ujar Ridwan memberikan hasil Usg. kepada Rika dan Rika pun lantas menerimanya bukan exspresi senang yang ditunjukan tapi exspresi sedih yang Rika perlihatkan yang mana membuat Tyara merasa bingung.
"Ibu, tidak bahagia jika Tyara hamil?" Tanya Tyara bangkit dari duduknya dan pindah kesamping Rika.
"Ibu, bahagia sangat bahagia" Jawab Rika sambil menunduk.
"Lalu kenapa Ibu sedih?" Ujar Tyara seraya membalikan pelan tubuh Ibunya agar menghadap kepadanya.
"Ibu sedih karna memikirkan bagaimana nanti nasib anakmu saatt tau bahwa Papahnya sering memperlakukan Mamahnya dengan tidak baik" Ucap Rika dengan bibir gemetar.
"Alfin, akan menyayangi Tyara, dan anak kita suatu saatt nanti"Ujar Tyara memeluk tubuh Ibunya.
"Tya, apa kau tidak mau ikut dengan kita untuk pergi dari negara ini?" Timpal Ridwan menatap penuh harap.
"Tya, harus memperbaiki rumah tangga Tyara bersama Alfin Ayah." Ucap Tyara melepaskan pelukannya dari tubuh Rika.
"Jika Alfin, tidak menghargaimu sampai anak itu lahir dan tetap memperlakukanmu dengan kasar berjanjilah pada Ayah, bahwa kau akan kembali bersama kita" Ujar Ridwan mantap.
"Tya, berjanji Ayah" Ucap Tyara seraya menganggukan kepalanya.
******
Buaaaggghhh
Arga datang ke apartemen nya Alfin. dan saat pintu Apartemen sudah di buka ia langsung melayangkan tinju nya ke wajah tampan milik Alfin.
"Itu hadiah dari ku untuk orang bermuka dua seperti mu! lepaskan Tyara. perempuan baik seperti dia tidak pantas bersanding dengan laki-laki brengsek seperti mu!"
Alfin tersenyum sinis. "Dia Istri ku! jangan ikut campur" ucap Alfin mendorong tubuh Arga keluar dari Apartemen nya. dan langsung menutup pintu dengan keras.
Salam hangat dari aku ❤.
**Lika, coment, bintang lima, votte terimakasih😊!.**
berasa pipiku yg ditampar tour🤪🤪😵😵