Follow Ig me :@Thalindalena
"Jangan sok suci. Kamu sama halnya dengan wanita murahan di luaran sana !" Hina Doni.
Citra tidak menanggapinya,ia memilih bangkit dari tempat dan berjalan ke kamar mandi dengan keadaan tertatih dengan melilitkan selimut di tubuhnya. Tidak lupa sebelum itu ia mengambil pakaiannya yang berserak dilantai.
Apa yang terjadi ? Diantara mereka berdua ?
Penasaran ? Yuk simak terus kisah nya !
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lena linol, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Dimabuk Cinta
Doni berangkat kekantor jam 1 siang, sedangkan Citra masih terkulai lemas di atas tempat tidur dan di bawah selimut tebal, setelah di gempur dua ronde oleh Doni di pagi hingga menjelang siang.
"Bahagia banget sih, Den." Ledek Bi Ratih, ketika melihat majikannya menuruni tangga sambil bersiul dan senyum di wajah Doni terus merekah.
"Iya dong, Bi." Jawab Doni sambil terkekeh. "Nanti antarkan makan siang ke kamar Citra ya, Bi." Pinta Doni kepada Bi Ratih.
"Beres Den." Jawab Bi Ratih, sambil mengacungkan dua jempolnya.
Setelah itu Doni berangkat ke kantor.
Jika hari ini tidak ada meeting penting, ia tidak akan berangkat kekantor dan lebih memilih mengungkung tubuh istrinya seharian dan membuat Istrinya itu terus mendesaah di bawahnya.
"Sial!" Umpat Doni, sambil memukul stir mobil.
Hanya membayangkan istrinya mendesaah saja sudah membuat singkong bakarnya kembali menegak.
"Kau adalah canduku." Gumam Doni tersenyum, lalu memacu kendaraannya menuju kantornya.
Bi Ratih membawa nampan berisi makan siang ke kamar Citra.
Tok...Tok..Tok
Bi Ratih mengetuk kamar tersebut berulang kali tapi, tak kunjung ada jawaban atau dibuka.
Karena takut terjadi apa-apa dengan majikannya, Bi Ratih pun memberanikan diri memasuki kamar tersebut.
"Astaga!" Pekik Bi Ratih, ketika melihat kondisi kamar tersebut seperti kapal pecah, di tambah lagi Bi Ratih melihat Citra masih bergelung di bawah selimut tebal.
"Sepertinya habis terjadi gempa bumi lokal." Gumam Bi Ratih tersenyum, lalu meletakkan nampan berisi makan siang tersebut diatas nakas. Setelah itu, Bi Ratih keluar dari kamar tersebut.
Tidak berselang lama Citra menggeliat dan mulai membuka kelopak matanya.
Tatapan Citra menyusuri sudut kamarnya, Ia mencari keberadaan Doni. Kemudian Citra mengambil ponselnya yang terletak di samping bantalnya dan mulai menghubungi Doni.
"Sayang." Rengek manja Citra ketika telponnya di angkat Doni.
"Kamu sudah bangun?"
"Hem. Kamu kemana?" Ucap Citra, dengan manja.
"Aku kekantor untuk metting."
"Kenapa tidak membangunkan ku? Kan sudah aku bilang kalau aku ingin ikut." Ucap Citra,mengerucutkan bibirnya kesal.
"Kamu pasti kelelahan karena melayaniku,jadi aku tidak tega membangunkan mu."
Bluss
Pipi Citra merah merona ketika mendengar perkataan suaminya.
"Sekarang makan siangmu. Aku tidak lama,sayang."
"Hem,jangan lama-lama karena nanti aku akan merindukanmu." Rengek Citra.
"Baiklah,beri aku satu ciuman."
"Muaachhhhhhhhhhhh. Sudah, aku mencintaimu" Ucap Citra dengan malu-malu.
"Oke,aku tutup dulu telponnya." Ucap Citra, setelah mendapat jawaban Doni, ia menutup telponnya itu.
"Ah,kenapa aku menjadi gila seperti ini." Ucap Citra sambil menggigit selimut yang menutupi tubuhnya.
Sedangkan Doni di sebrang sana pun sama, tersenyum sendiri setelah mendapat telpon dari istrinya.
"Bos." Asistennya sampai melambaikan tangannya di depan Doni berulang kali.
"Eh." Doni terperanjat.
"Meetingnya akan segera di mulai." Ucap Asistennya menahan tawa.
"Ehem. Iya!" Doni berdehem lalu menjawab dengan tegas untuk menutupi rasanya malunya. Kemudian Doni dan Assistennya menujun ruang meeting.
"Aku ingin meetingnya di percepat!" Ucap Doni kepada Asistennya.
"Tapi Bos—"
"Berani membantah gajimu akan ku potong 50 persen!"
"Baik bos,saya akan mengusahakannya." Ucap Asistennya pasrah, dari pada gajinya di potong.
"Bagus!" Doni tersenyum puas, dan ia sudah tidak sabar untuk segera pulang kerumah dan memeluk istrinya.
Jika sedang di mabuk cinta begitu deh. Gumam Asisten Doni dalam hati.
😍😍😍😍
Tambahin Vote dan hadiahnya ya😘
Bonus visual
tuh pRT tar mupeng denger desahan kalian berdua /Facepalm//Facepalm/