Widya Chandra Mandala seorang pengusaha sukses yang dikhianati oleh adiknya sendiri, orang yang paling ia percayai dan sayangi.Widya tidak menyangka hidupnya berakhir tragis dengan mati dikhianati.
Di benua lain ada seorang gadis yang diantara hidup dan mati berdoa kepada Tuhan agar menegakkan keadilan untuknya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yogasurendra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pembalasan
"Bedebah kau sialan akan aku tunjukkan siapa yang layak menjadi pemenang!!"marah Li Xiu Juan
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Li Xiu Juan kembali berdiri dia tidak akan menyerah dan kalah dari Li Wei yang dia anggap sebagai sampah, dia berencana menggunakan seluruh kemampuannya beserta racun yang dia dapat dari ibunya.Li Xiu Juan berniat membunuh Li Wei saat pertandingan.
"Elemen gabungan:Lumpur hisab!!"teriak Li Wei
Tanah yang berada di bawah Li Wei segera berubah menjadi lumpur hisab yang menghisap apapun di bawahnya, Li Wei tidak panik dia akan memberikan kejutan kepada semua orang.
Lumpur mulai menghisap tubuh Li Wei perlahan-lahan tubuh Li Wei mulai menghilang, semua orang bergidik ngeri melihat teknik yang Li Xiu Juan gunakan.Memang julukan jenius patut di sandang.
"Hahahaha kau tidak akan menang dariku, sampah tetaplah sampah.Hari ini aku membunuhmu di depan semua orang"ucap Li Xiu Juan
Di dalam lumpur Li Wei tidak panik sedikitpun, sebelum dia menghilang dari permukaan, tubuhnya sudah dia lapisi menggunakan elemen air.Teknik yang Li Wei gunakan adalah gelembung air, gelembung air tidak akan pecah karena air berarus deras membentuk sebuah gelembung.
"Zhisu apakah kamu mendengarku?"tanya Li Wei
"Saya mendengar suara nona"jawab Zhisu
"Kita akan melakukan pertunjukkan, kita sudah berkontrak yang dalam artian bahwa kita sebenarnya satu.Aku akan bergabung denganmu"perintah Li Wei
"Baiklah"balas Zhisu
Li Wei yang berada dalam gelembung air, segera bergabung dengan Zhisu.Perlahan tapi pasti tubuh Li Wei yang semula tidak memiliki ekor sekarang memiliki ekor rubah berjumlah 9, mempunyai telinga layaknya rubah.
Li Wei terlihat sangat cantik seperti siluman rubah betina yang menawan membawa kipas ditangannya
Semua orang mengira bahwa Li Wei sudah mati bahkan ayahnya sendiri tidak menyesalinya, Ring Xiu senang bahwa anaknya telah membunuh Li Wei, semua orang ingin kembali ke rumahnya masing-masing akan tetapi
"Hahahaha, kau pikir aku sudah mati"ucap Li Wei lantang
Li Wei perlahan-lahan keluar dari lumpur hisab bertranformasi menjadi siluman rubah cantik, aura membunuh keluar di sertai aura tingkatkan Li Wei yang sudah berada di ranah jendral beladiri level 5.Semua orang terkejut akan suara dan melihat bahwa Li Wei sudah berubah, ditambah dengan aura yang dia keluarkan membuat mata semua orang melotot, tidak percaya akan semua pasti hanyalah mimpi.
Keluarga kekaisaran sangat amat terkejut melihat transformasi Li Wei dan aura ranah Li Wei
"Tidak mungkin seorang jenius sekalipun membutuhkan bertahun-tahun untuk mencapai ranah jendral beladiri, seorang sampah tidak mungkin secepat itu"ucap kaisar
Keluarga lainnya membenarkan ucapan kaisar, sangat tidak mungkin bagi mereka bahwa Li Wei telah mencapai ranah jendral beladiri.
"Tidak mungkin kau pasti sudah mati, aku menggunakan elemen gabungan ku beserta racun yang aku gabungkan di dalam elemenku"teriak tidak terima Li Xiu Juan
"Hahahaha, aku sudah bilang bahwa di atas langit masih ada langit, akan aku tunjukkan siapa penguasa sebenarnya"teriak lantang Li Wei
Ekor milik Li Wei melayang-layang menghancurkan kediaman Li, semua orang panik takut akan Li Wei yang membunuh mereka.
"Cukup!!!"teriak kaisar
"Kau ingin membunuh mereka semua ha!!"marah kaisar
"Ohh.., tidak aku tidak akan membunuh mereka semua hanya saja aku akan membunuh seluruh kediaman Li, menjungkirbalikkan kediaman Li.Kau jangan ikut campur dalam urusanku atau aku hancurkan seluruh kekaisaran"ucap Li Wei
Kaisar Chen terdiam mendengar ancaman Li Wei dia tidak ingin kehilangan takhtanya dan tidak ingin kehilangan jendral Li, tetapi dia lebih memilih membuang jendral Li demi kekaisaran daripada menyelamatkan jendral Li menghancurkan kekaisaran.
Li Xiu Juan marah iri dengki melihat Li Wei mempunyai kekuatan yang dahsyat di atasnya, dia tidak terima Li Wei berada diatasnya.
"Bedebah, nyawamu banyak juga.Aku akan memberikan serangan terakhirku untuk membunuhmu"marah Li Xiu Juan
Li Xiu Juan memakan pil peningkat Kuktivasi secara instan, kultivasi milik Li Xiu Juan yang tadinya berada di kepala prajurit level 5 sekarang berada ranah jendral beladiri level 1.
"Elemen tanah:teknik hujan tanah!!"
"Elemen air:badai air!!"
Teknik milik Li Xiu Juan menyerang Li Wei dari atas dan bawah Li Wei tidak akan bisa kabur dari teknik milik Li Xiu Juan
Hujan tanah mulai datang menukik tajam dari atas mengarah ke arah Li Wei, badai air menerjang dari bawah.Li Wei segera menyiapkan tekniknya
"Teknik elemen es abadi!!"teriak Li Wei
Es muncul membentuk bongkahan es tajam menyerang kembali ke arah elemen tanah milik Li Xiu Juan, elemen tanah milik Li Xiu Juan hancur karena elemen es milik Li Wei adalah abadi.Badai air yang datang ke arah Li Wei membeku ketika telapak tangan Li Wei mengalirkan hawa dingin
Li Xiu Juan melihat serangannya digagalkan oleh Li Wei tubuhnya lemas, dia tidak menyangka bahwa dia akan kalah dengan seorang sampah.Rong Xiu melihat putrinya terluka segera menghampirinya.
"Sialan kau anak tidak berguna aku akan membunuhmu!!"teriak Rong Xiu
Sebelum Rong Xiu menyerang Li Wei, Li Wei segera mengeluarkan guzheng kematian miliknya, buku nada kematian otomatis memasuki pikirannya tanpa dia pelajari.
Li Wei memetik guzheng kematian dengan sangat lihai memainkan nada kematian yang membuat seluruh orang di kediaman Li berteriak kesakitan, tubuh mereka seperti tercabik-cabik dari dalam.Menutup telinga mereka agar tidak mendengarkan alunan guzheng milik Li Wei, orang-orang yang tidak ada hubungannya dengan kediaman Li hanya melihat siksaan Li Wei untuk mereka.Bahkan keluarga kekaisaran tidak bisa membantu kediaman Li dari balas dendam Li Wei.
Mereka semua hanya menonton sambil bergidik ngeri melihat penyiksaan yang dilakukan oleh Li Wei, mereka bertekad dalam hati tidak akan menyinggung Li Wei dan menghinanya.
Teriakan kesakitan terus bergema di area pertarungan, seluruh kediaman Li habis tidak tersisa semua orang di kediaman Li telah mati.
"Hahahaha inilah pembalasanku, kalian semua sudah merasakan bagaiman hidup tersiksa"tawa Li Wei bergema
"Kau sangat kejam membunuh seluruh orang yang berada di kediaman Li"teriak pangeran mahkota
"Aku hanya membalas perbuatan mereka, dulu mereka menyiksaku dan mengabaikanku sekarang aku membunuh mereka sebagai balasannya"ucap Li Wei
"Kau akan di cap sebagai pengkhianat kekaisaran dan tidak akan dibiarkan masuk kekaisaran lain"balas pangeran mahkota
"Siapa yang berani menghalangi calon muridku!!"marah seseorang
Sosok laki-laki paruh baya turun dari langit, mengeluarkan aura menindas untuk semua orang, orang yang tidak kuat akan auranya membuat mereka bersujud.Hanya kaisarlah yang masih berdiri tegak meskipun tubuhnya bergetar menahan sekuat tenaga aura dari pria paruh baya tersebut.
Pria paruh baya mendarat di atas tanah hanfunya masih berkibar terkena angin, aura tegas dan agung mengelilinginya.
"Siapa anda"tanya Li Wei
"Aku calon gurumu"jawab pria paruh baya
"Maksudmu?"tanya balik Li Wei
"Aku akan membawamu ke sekte ku, sekte kipas abadi."jawab pria paruh baya
Pria paruh baya tersebut adalah ketua sekte kipas abadi yang ketenarannya menyamai sekte pedang ilahi, kedua sekte sangat seimbang beberapa tahun terakhir.
Li Wei bingung akan ucapan pria paruh baya yang ada di depannya yang mengatakan bahwa dia adalah calon muridnya
"Perkenalkan namaku Zhaoyang, ketua sekte kipas abadi"ucap Zhaoyang ramah kepada Li Wei