NovelToon NovelToon
Suamiku Om-Om Galak

Suamiku Om-Om Galak

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Cintamanis / Contest / Perjodohan / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:14.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: Kolom langit

Belum kering luka hatinya setelah kehilangan kedua orangtuanya dalam waktu berdekatan, Baby Aurora, seorang gadis remaja berusia 19tahun harus dihadapkan pada perjodohan dengan pria yang sama sekali tidak disukainya.

Galak, kasar dan pemarah, itulah sosok Damar Bimasakti di mata Baby.

Sedangkan dalam pandangan Damar, Baby hanyalah barang mentah di mana ia akan keracunan jika memakannya.

Akankah dua karakter yang bagai air dan minyak ini menyatu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kolom langit, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

JPB 28

Hari terus bergerak menuju siang. Teriknya mentari tak pernah menyurutkan semangat orang-orang untuk beraktivitas. Menjalani hari dengan penuh semangat.

Damar disibukkan dengan padatnya pekerjaan. Ia sedang mengedit beberapa video untuk ditayangkan dalam berita sore nanti. Karena terlalu seriusnya, ia sampai lupa telah melewatkan jam makan siang. Pekerjaan cukup menyita waktunya.

“Damar!” panggil Embun.

“Hem ...”

“Sudah dengar, belum? Ada tawuran di Universitas Pelita. Itu kan kampusnya Baby.”

Damar mengalihkan pandangannya dan menoleh menatap Embun. “Kamu tahu dari mana ada tawuran? Aku tidak dengar info akan ada demo atau tawuran di sana.”

“Baron yang ngasih tahu, katanya demo nggak ada sejam langsung ricuh, mahasiswanya bentrok sama polisi. Katanya banyak yang terluka kena lemparan batu.” Gadis itu berdecak tanpa peduli ekspresi wajah Damar yang sudah berubah. “Mahasiswa Universitas Pelita itu barbar ya.”

Mendadak wajah Damar memucat memikirkan Baby yang mungkin ikut dalam aksi brutal itu, seperti saat pertemuan pertamanya dengan Baby.

“Bambang ...”

"Kenapa, Mar?"

"Aku harus ke sana, Mbun." Ia langsung berdiri dari duduknya, lalu meraih tas ransel yang diletakkan di bawah meja dengan terburu-buru. “Mbun, tolong bantu editkan ini ya ... Aku harus cepat ke sana.”

“Mau meliput?”

“Iya lah, Mbun. Kamu pikir buat apa?”

"Bukannya mau lihat ayang Baby nih?" ledeknya sambil tertawa kecil.

"Nyebelin kamu Mbun. Sok tahu." Lalu tanpa menunggu persetujuan Embun, ia melangkah pergi dan menyambar kunci sepeda motor milik Embun yang tergeletak di atas meja. "Aku pinjam motor kamu!"

Embun hanya menggelengkan kepala seraya berdecak melihat kepanikan Damar.

Laki-laki itu menuju parkiran dengan tergesa. Ia meminjam sepeda motor milik Embun agar tiba lebih cepat. Beruntung jarak antara kampus dan kantornya cukup dekat, sehingga tidak butuh waktu lama untuk sampai.

Setibanya di kampus, suasana masih sangat kacau. Ratusan mahasiswa masih terlibat aksi kejar-kejaran dengan polisi. Ada banyak di antaranya yang terluka. Pandangan Damar berkeliling dan mencari. Sorot matanya penuh khawatir dengan wajah panik.

Pikiran kalut mulai mendominasi. Dalam hati terus bergumam, adakah istrinya di antara ratusan mahasiswa itu?

“Sial!” umpatnya penuh emosi, ketika rasa sesal merasuk ke dalam jiwa. Ia tak tahu harus bagaimana menghubungi Baby, karena belum sempat membelikan ponsel baru.

Dalam luapan emosi, ia menerobos lautan manusia tanpa peduli akan keselamatannya. Entah mengapa sepenuh hatinya tak ingin Baby sampai lecet sedikitpun.

Kamu di mana, Baby? Jangan bodoh, terlibat aksi seperti ini tidak ada untungnya buat kamu. Jangan bandel Baby! Baby ... Kamu di mana?

🌼

🌼

"Kamu kenapa sih, dari tadi diam aja?" Pertanyaan Ryu membuyarkan lamunan Baby. Ia mengalihkan pandangannya menatap Ryu.

"Nggak apa-apa, Kak," jawab Baby nyaris tanpa semangat.

Saat ini mereka tengah berada di sebuah restoran cepat saji tak jauh dari gedung kampus. Tadi kebetulan Ryu lewat dan melihat Baby berada di antara kerumunan mahasiswa yang sedang berdemo. Karenanya ia mampir dan memilih membawanya ke sebuah restoran untuk menghabiskan jam istirahat makan siang.

"Kamu ada masalah sama Damar, ya?"

Baby tidak menjawab. Ia memilih menyimpan bebannya seorang diri. Hal itu pun membuat Ryu menciptakan jawaban sendiri di dalam benaknya.

Ia menatap lekat wajah Baby. Meskipun enggan bercerita, namun Ryu meyakini ada sesuatu yang disembunyikan. Tatapannya mengukir hampa.

"Baby ... Damar itu sebenarnya baik, kok. Orangnya memang begitu, kadang galak. Lama-lama kamu juga akan terbiasa."

"Iya, Kak."

"Kalau ada masalah, kamu cerita aja. Aku siap dengar."

"Nggak ada, kok." Baby melirik arah jam di dinding. Waktu sudah menunjukkan pukul tiga sore. "Kak Ryu, makasih traktirannya. Aku harus pulang sekarang."

Ia berdiri dari duduknya. Hendak pergi meninggalkan Ryu.

"Baby, tunggu!" Ryu meraih pergelangan tangannya, membuat langkah Baby terhenti. "Bisa temani aku sebentar? Please."

Tanpa mereka sadari, ada sepasang mata yang menatap tidak suka. Setelah lelah berkeliling mencari Baby dan tak menemukan, Damar hendak kembali ke rumah, namun saat melewati restoran, ia melihat Baby dan Ryu duduk bersama di balik dinding kaca.

Tangannya terkepal menyiratkan api kemarahan, sorot matanya begitu tajam seolah mampu membelah apapun di hadapannya.

🌼🌼🌼

1
Khanza Safira
udah baca tapi balık lagi 🤣 secandu itu baca novel ini 😍
Diyah Saja
🤣🤣🤣
Diyah Saja
ok dek jangan mau jauh jauh dari papa biar mama mu klepek klepek sama papa mu🤭
Betty Wulansari
Embun.,... 🥺😭😭😭
Betty Wulansari
Markonah.....
Betty Wulansari
Haduh.... penampakan Markonah 😍
Betty Wulansari
Haduh Damar kok malah aku yang ketar ketir 🙈
Ita Lor Pasar
entah mengapa q kok parno mau lanjutin baca
coz negara Konoha sekrang banyak kasus pembunuhan n mutilasi/Sob//Sob//Sob/
Ita Lor Pasar
apa ada ini kok gubrak gubruk
Ita Lor Pasar
kayaknya visual yg pas itu nek q kim woo bin deh
ah tapi kan suka2 ya thor/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Ita Lor Pasar
wadidaw si bambang pingsan /Sob//Sob//Sob//Sob/
Betty Wulansari
Astaghfirullah ternyata Ryu 😯😱
Betty Wulansari
Akhirnya berhasil belah duren juga Markonah 😍😍😍
Betty Wulansari
Markonah KUALAT kamu nanti sama Bambang 😂
Betty Wulansari
Itu beneran Damar mau belah duren, Oalah.... Mar Markonah mbok ya yang pelan² di rayu² dulu kok gak ada romantis² nya 😜
Betty Wulansari
Ya ampun Kak Chicha, di bab sebelumnya aku nyebut Damar dengan Markonah, lha setelah baca bab ini kok beneran Bambang panggil suami nya jadi Markonah 😂 Serasa ada telepati nih sama Kak Chicha 😂😂😂
Betty Wulansari
Yang buat jadi horor dan neraka karena ada kamu Mar Markonah 😡
Luzi Refra
udah ku duga,,,
Luzi Refra
dokter Willy dan pil setannya /Joyful//Joyful//Joyful/
Luzi Refra
/Joyful//Joyful//Joyful//Joyful//Joyful//Joyful//Joyful//Joyful//Joyful/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!