Genre: Balas Dendam, Action, Fantasy, Isekai, Overpower
Update: 09.00 - 22.00.
Sammy seorang Pria Dewasa yang tidak mempunyai Tujuan Hidup, di Usianya yang sudah mencapai 30 Tahun masih belum mempunyai seorang Kekasih..
Bukan dia yang tidak mempunyai seorang kekasih, tapi dirinya tidak pernah merasakan apa yang dirasakan oleh orang lain yaitu [Cinta]/[Perhatian] karena dirinya hanya hidup sendiri dan besar di Sebuah Panti Asuhan.
.
.
Sammy mendapatkan kematiannya saat pulang dari sebuah Warung tertimpa oleh sebuah Truck yang melayang ulah Seorang Dewa Tertinggi, karena itu juga Sammy di berikan sebuah kesempatan Kedua.
.
.
Tanpa Sammy ketahui, ada dua wanita keluarganya yang selalu mengawasi dirinya dan suatu saat akan menemuinya dan memberikan semua rasa cinta kepadanya.
.
.
Tujuan Sammy di Mulai saat Kehilangan seseorang berharga yang telah terkena suatu Kutukan.
.
.
Di Mulai Perjalanan Sammy untuk menjadi Kuat Demi mencari Pelaku Makhluk yang telah Membunuh Gurunya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon T Kny, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pahlawan Pengecut
Sore Hari...
Sekarang Sammy sedang berada di kamar Regis, terlihat disebuah ranjang ada orang tua yang terbaring sakit, seluruh tubuhnya di selimuti oleh Aura Gelap, dan karena itu juga Aura Kehidupannya semakin Menipis setiap harinya.
Sammy sedang memandang jendela, menikmati udaranya, dan ia berfikir 'Sialan, Sialan, Sialan... Bagaimana caranya aku menyembuhkan Paktua itu' sambil menggigit bibirnya.
"Uhuuk-Uhuukk... Bocahhh, paktua ini ingin bercerita yang belum diceritakan waktu itu"Ucap Regis dengan suara yang serak dan lemah sambil memandang Sammy.
"Lebih baik kau diam saja agar penyakitmu cepat pulih"Ucap Sammy yang tidak ingin memandang kondisi Regis, jika ia melihat kondisi Paktua itu, hatinya seperti tersayat oleh beberapa Pisau, dan itu membuat nya sangat sakit.
"Hahaha, apa kau khawatir Bocah.... Tenang saja, Paktua ini sangat kuat.. Hanya penyakit seperti ini tidak akan membuatku kesakitan"Ucap Regis tertawa.
"Cih, jangan sok kuat paktua... Kau kira aku tidak tau tentang kondisimu yang semakin hari memburuk"Ucap Sammy yang masih tidak ingin memandang kondisi Paktua itu.
"Uhuuk-Uhuuk.. Ini sudah wajar bocah, aku sudah sangat tua.. Jadi tidak heran mempunyai penyakit seperti ini"Ucap Regis.
Mendengar itu, Sammy menatap tajam Regis, lalu berkata dengan nada sedikit tinggi "Berisik Paktua, kau kira aku Anak Kecil bodoh yang mudah di tipu.. Aku tau penyakit yang sedang di derita kau adalah ulah seseorang, jadi jangan coba membohongiku"
"Jadi siapa yang telah membuatmu begitu, Paktua? Kenapa aku tidak bisa menyembuhkanmu?"Lanjut Sammy serius sambil menatap Regis.
"Menghela nafas~ 30 Tahun yang lalu Perang Besar Ke 2 antara Aliansi semua Ras dan Pasukan Gelap di Mulai kembali, di perang itu ketiga pahlawan yang tersisa serta pemimpin dari segala Ras dengan susah payah membuat mereka mundur, dan dihari terakhir perang besar itu...
Ada Pahlawan yang sampai sekarang dianggap Pengecut karena Kabur dari peperangan, dan membuat Aliansi mempunyai banyak korban lebih dari perang sebelumnya.
Tapi yang tidak mereka ketahui adalah Pahlawan itu bukan kabur, melainkan dia terkena suatu kutukan yang membuatnya tidak bisa berdekatan dengan seseorang, dan dia berusaha menjauhi semua temannya karena takut Kutukan itu akan menyebar membuat temannya juga terkena.
Jadi dia memutuskan untuk menjauhi perang itu, tapi dia juga membantu Aliansi dari jauh dengan suatu Sihir Jarak Jauh yang membuat Pasukan Gelap di Pukul mundur, dan membuat 'Sang Kegelapan' serta 'Pasukan Gelap' kalah.
Dalam beberapa tahun itu, Pahlawan yang terkena kutukan sudah mengatasi kutukannya yaitu dengan melawannya dengan energi.. Awalnya dia kira bisa menghilangkan kutukan itu, tapi kenyataannya adalah kutukan itu semakin hari semakin memakan seluruh tubuhnya.
Pahlawan yang dulunya di Hormati sebagai 'Pahlawan Perang' oleh semua Ras dari jahat maupun baik, sekarang dianggap sebagai 'Pahlawan Pengecut' Oleh semua Ras karena tidak mengikuti perang terakhir.
mereka juga menyalahkan Pahlawan itu karena dia tidak mengikuti perang, jadi membuat 'Sang Kegelapan' tidak terbunuh, bahkan banyak ras yang hanya tersisa sedikit karena perang itu..
Kehidupan Pahlawan hanya berdiam diri disebuah Hutan Berbahaya, tapi sesekali Pahlawan itu berkeliling untuk membantu orang tanpa mereka ketahui"Ucap Regis sambil menatap Atap dan tersenyum.
"Apa kau tau impian si Pahlawan itu?"Lanjut Regis sambil memandang Sammy yang dijawab menggelengkan kepala olehnya, lalu Regis berkata lagi "Pahlawan itu ingin mempunyai seorang Keluarga yang mencintainya, dia juga ingin mempunyai seorang Penerus agar bisa mewarisi kekuatannta, tapi semuanya hanya angan angan saja karena adanya sebuah kutukan itu"
Regis menghela nafas dulu, lalu memandang Sammy sambil tersenyum, dan berkata lagi "Tapi Tuhan memberikan keadilan bagi Pahlawan itu karena menemukan seorang Pewaris dan dia juga sudah menganggap pewaris itu sebagai Anaknya, dengan begitu hidup si Pahlawan itu tidak ada penyesalan lagi"
Sedangkan untuk Sammy menaikan alisnya karena tidak tau apa tujuan Regis menceritakan itu, tapi ia juga sangat kesal ketika mendengarkan tentang penilaian orang lain kepada Pahlawan itu, dan ia menganggap semua orang 'SANGAT BODOH'.
Tapi Sammy sangat Kagum dengan Pahlawan yang diceritakan oleh Regis, ada juga rasa kasihan karena Pahlawan itu terkena suatu kutukan yang menyakitkan dan karena itu juga dia mendapatkan banyak hinaan dari semua orang.
Regis memandang Sammy, lalu ia bertanya "Bagaimana bocah? Apakah cerita itu menyentuh hatimu? Apa yang akan kau lakukan jika mengetahui cerita ini? Apa yang kau akan lakukan juga jika Pahlawan itu adalah kenalanmu" sambil tersenyum, dan menunggu jawaban dari Sammy.
"Huh?.. Tentu saja Paktua, mereka tidak tahu apa apa tapi malah menyalahkan Pahlawan itu.. Padahal dia juga membantu diakhir perangnya, tapi mereka hanya bisa menilai di satu sisi saja..
Mereka juga tidak mengetahui tentang si Pahlawan itu, tapi mereka dengan mudahnya memberikan Julukan Pengecut... Apa Kontribusi Pahlawan itu sedikit sampai diberi julukan seperti itu? Seharusnya mereka berterimakasih karena jika tidak ada pahlawan itu, pasti dalam perang pertama dan kedua itu akan mengakibatkan kekalahan"Ucap Sammy sedikit kesal.
"Hmm? Aku tidak peduli tentang itu jika tidak mengenali Pahlawan itu, tapi jika Pahlawan itu kenalakanku atau orang dekat dengankuu.. Sudah jelas aku akan menendang Pantad mereka semua yang menghina Pahlawan itu, bahkan aku akan mengembalikan Nama Pahlawan itu menggema di seluruh Dunia lagi"Lanjut Sammy sangat yakin.
"Hahaha aku akan menunggu dimana Nama Pahlawan itu Bergema lagi.... Tapi tidak semua salah semua orang, Pahlawan itu juga salah karena pergi tanpa memberitahu mereka, tapi kedua temannya mengetahui kondisi pahlawan itu, dan si pahlawan itu membuat temannya untuk tidak memberitahu orang lain"Ucap Regis.
"Hmm?.. Apa tujuanmu menceritakan itu semua, paktua? dan kenapa kau seperti tau segalanya tentang pahlawan itu?"Tanya Sammy menyipitkan alis nya curiga.
Mendengar itu, Regis tersenyum, lalu ia mengangkat tangannya dan berkata "Kemarilah Bocah.. Aku akan memberimu sesuatu agar menjadi lebih kuat, ini juga adalah hadiah dariku karena di setiap pelatihan, kau tidak pernah mengeluh".
biar lebih cepat isi mana nya