Kendrict Arsenio, laki-laki 29 tahun yang berbakat dengan keahliannya dalam bidang kuliner tersebut mendekati keluarga konglomerat, anak tunggal dari Maheswari family demi membalaskan rasa sakit hati saudaranya yang telah meninggal akibat depresi berat, tidak hanya kehilangan seorang saudara, Ken juga kehilangan ibunya.
Ken menyusun strategi untuk mendapatkan perhatian dari keluarga Maheswari, ia pun berencana akan menikahi Felicia Maheswari dengan berbagai cara. Dan dengan ketampanan juga rasa percaya dirinya yang tinggi, Ken berencana membuat Felicia tergila-gila padanya, kemudian mencampakkan wanita itu begitu saja, seperti yang pernah Felicia lalukan pada saudaranya.
Bagaimana kisah pembalasan dendam ini akan berakhir, apakah Ken bisa menampik kecantikan dan kebaikan Felicia yang tulus?
Silahkan baca kisahnya 🖤
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vey Vii, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
R&L bab 27
Hari-hari nampak sangat menegangkan bagi Felicia, hari pernikahannya semakin dekat sedangkan sampai saat ini ia tidak bisa memahami bagaimana perasaan Ken yang sesungguhnya.
"Terkadang dia baik, manis, romantis. Tapi, dia juga sering marah cuma karena hal sepele," keluh Felicia saat jam istirahat makan siang ia pergi ke cafe bersama Freya.
"Hal sepele, misalnya?" tanya Freya.
"Dia suka sekali mengatur baju apa yang harus aku pakai, nggak boleh yang ini nggak boleh yang itu. Kalau pergi tanpa dia, aku harus pakai celana, atau paling tidak, aku harus pakai dress panjang di bawah lutut," jelas Felicia.
Mendengar penuturan kakaknya, Freya tergelak. Bagaimana bisa Felicia tidak memahami maksud dari sikap berlebihan Ken. Namun, wajar saja Felicia tidak peka, karena wanita itu sudah terlalu lama tidak mengenal cinta.
"Kak, kamu ini memang nggak ngerti? atau pura-pura nggak ngerti, sih!" ucap Freya. Felicia mengangkat bahu.
"Ken bersikap begitu karena dia sudah benar-benar menyukaimu, Kak. Nggak ada laki-laki yang rela pemandangan tubuh kekasihnya di nikmati banyak laki-laki lain. Ken cuma ingin kamu itu buat dia seorang," jelas Freya.
"Benar begitukah?" tanya Felicia, ia mulai memikirkan sikap Ken akhir-akhir ini.
Freya mengangguk pasti, membuat wajah Felicia memerah karena malu. Ia sama sekali belum bisa memahami sikap Ken yang sesungguhnya, setelah mendengar banyak hal dari Freya, Felicia mulai berpikir jika ia hanya salah paham pada Ken.
"Tapi, aku melihat perasaanya padaku masih abu-abu, aku belum bisa memastikan apakah dia benar-benar menyukaiku atau tidak," keluh Felicia, hubungannya dan Ken terbilang cukup rumit, keduanya sama-sama sulit di tebak.
"Kak, sudah bukan jamannya wanita bertindak pasif, hanya mengandalkan pihak laki-laki untuk memulai suatu hubungan. Kamu pernah melukai harga dirinya dengan menawarkan pernikahan kontrak, pantas kalau sekarang dia menjaga hati darimu," jelas Freya.
"Aku rasa begitu, apa artinya aku harus lebih agresif?" tanya Felicia meminta pendapat.
"Bisa di coba," ucap Freya setuju. "Ken laki-laki baik, selama ini dia nggak pernah sekalipun bersikap buruk, kalau kamu memang yakin, tunjukkan perasaanmu padanya," lanjut Freya.
"Kamu memintaku menyatakan perasaan lebih dulu? nggak mau!" tolak Felicia.
"Bukan, bukan begitu. Maksudku, bukan menyatakan perasaan secara langsung, dekati pelan-pelan hatinya, beri dia perhatian. Kakak harus banyak belajar biar bisa memahami Ken lebih jauh."
Felicia mengangguk paham, sepertinya ia memang harus menuruti saran-saran dari Freya untuk pelan-pelan mendekati Kendrict. Meskipun pernikahan mereka bukan berawal dari kisah cinta yang indah, Felicia tidak mau jika semua ini sia-sia, paling tidak, ia akan berusaha membuka hati dan mempercayakan hatinya pada Ken, ia masih punya harapan untuk memiliki hubungan pernikahan yang semestinya.
🖤🖤🖤
Sejak satu bulan terakhir, Ken adalah penanggung jawab hotel milik keluarga Maheswari, Antonie juga menyewa seseorang untuk mengajarkan dengan detail dunia bisnis yang sedang keluarga Maheswari tekuni.
Tidak hanya mengurus hotel, Ken juga sudah di berikan tanggung jawab memimpin beberapa anak cabang perusahaan lainnya. Antonie menawarkan gaji yang cukup fantastis untuk setiap pekerjaan yang Ken lakukan. Namun alih-alih menikmatinya, Ken justru menolak, ia hanya meminta gaji umum yang biasa Maheswari group berikan untuk pegawainya.
Salah satu nilai plus Ken di mata Antonie adalah, laki-laki itu tetap bersikap rendah hati meskipun kini menjadi orang besar dan calon menantu Maheswari family. Semakin hari, Felicia juga semakin menampakkan perubahan sikap dan pola pikirnya sejak mengenal Ken.
Siang ini, Antonie mengajak Ken menghadiri pertemuan dewan direksi di kantor utama. Antonie semakin intens membawa Ken untuk datang ke acara-acara besar kantor, selain sebagai perkenalan, Antonie juga memberikan banyak pelajaran agar Ken semakin mahir mengendalikan perusahaan serta anak buahnya.
"Ken, papa berterimakasih banyak kamu sudah mau membantu," ujar Antonie.
"Pa, jangan begitu. Aku disini bekerja, aku punya tanggung jawab atas kepercayaan yang di amanahkan padaku," jawab Ken.
Berbaik hati dan menghormati Antonie, bukanlah sandiwara bagi Ken. Laki-laki paruh baya yang masih memiliki tubuh gagah itu, benar-benar ia kagumi. Saat orang-orang kaya memimpikan menantu dari golongan yang sama demi keuntungan bisnis, Antonie justru memilih untuk mencari menantu yang kurang modal seperti dirinya. Bagi Antonie, kebahagiaan Felicia adalah hal paling penting, siapapun pilihannya dan berasal dari mana, Antonie hanya perlu mempercayai putrinya.
Usai rapat dengan dewan direksi, Ken dan Antonie di kejutkan dengan kehadiran Felicia yang tiba-tiba.
"Loh, kamu disini, Sayang?" tanya Antonie, ia melihat putrinya sudah duduk di sofa ruangannya.
"Aku mau ajak Ken pulang bareng, Pa," jawab Felicia. "Beberapa rute di kota di tutup karena salju, nggak mungkin Ken pulang bawa motor," lanjutnya.
Ken mengernyit heran melihat Felicia nampak begitu perhatian dari biasanya, ia mulai curiga jika Felicia baik tiba-tiba karena ada maunya.
"Aku bisa cari jalan lain, Feli. Lagipula aku bisa pulang sekarang untuk menghindari macet," jawab Ken, sedikit menolak tawaran Felicia.
Felicia menghampiri Ken dan merangkul lengan laki-laki itu.
"Aku mau pulang bersamamu," ujar Felicia manja.
"Kalian bisa pulang sekarang juga. Pulanglah, Ken," perintah Antonie, ia cukup terkejut dengan sikap manja Felicia pada Ken yang di tunjukkan secara terang-terangan, namun Antonie sangat bahagia melihatnya.
Jika sudah Antonie yang berbicara, Ken selalu merasa malu untuk membantah. Tidak ada pilihan lain, ia harus segera pulang bersama Felicia.
Di dalam lift menuju lantai dasar, Felicia terus merangkul lengannya, membuat Ken semakin was-was.
"Kenapa sih, dia," batin Ken bingung, tidak biasanya Felicia semanja ini.
"Naik mobilku, yuk," ajak Felicia.
"Masih memungkinkan naik motor, salju belum selebat biasanya," jawab Ken.
"Hmm, baiklah." Felicia menurut, kali ini tanpa drama rengekan dan penolakan seperti biasanya. Ken benar-benar diliputi rasa curiga.
Saat hendak naik motor, Felicia bertanya tentang menu makan malam apa yang akan Ken masak nanti, ia bercerita tentang keinginannya belajar masak dari ahlinya.
Mengabaikan rasa bingung dan penasaran di hatinya, Ken mulai merasakan sikap aneh Felicia. Tanpa aba-aba dan perintah, wanita itu menyandarkan kepala di bahu Ken dengan kedua tangan memeluk pinggang laki-laki itu.
"Feli," ucap Ken saat mereka berhenti di lampu merah.
"Ya?"
Ken menoleh ke belakang, menempelkan punggung tangannya di kening Felicia.
"Ada apa?" tanya Felicia.
"Suhu tubuhmu normal, tapi kamu kelihatan sakit," jawab Ken. "Apa kamu kurang sehat?"
"Aku baik-baik saja, cuma sedikit kedinginan." Felicia makin mengeratkan pelukan.
Ken semakin tidak fokus mengendarai motornya, berkali-kali ia terkejut saat mendapati polisi tidur yang tidak ia sadari. Jalanan yang basah karena salju dengan udara yang dingin, seakan terhempas karena kehangatan wanita yang merapat dengan pelukan di belakangnya.
🖤🖤🖤
kalau begini ingin kubuat feli menderita seumur hidup saja tor biar impas sebagai karma dari felix
freya kenapa keceplosan buka rahasia ken dan feli ke ronall😱
antara feli sama ken pasti ada salah paham, musuh sebenarnya pasti sahabat feli biar feli pisah sama mantannya.... nenurutku gitu