NovelToon NovelToon
My Soulmate

My Soulmate

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Contest / Perjodohan / Romansa-Teen school / Tamat
Popularitas:114.1k
Nilai: 5
Nama Author: She_Vent

By She_Vent


Seperti orang yang hilang akal Kalycha senyum-senyum sendiri sambil menggigit kuku jari telunjuknya. Ia sangat terpesona dengan ketampanan pria yang berdiri di depannya itu.

"Hello... Are you okey?" Pria itu menjentikkan jarinya di depan Kalycha membuat Kalycha tersadar dari lamunannya.

"I'm fine. Sorry I did not mean it. (Saya baik, maaf saya tidak sengaja)"

"Oke ga masalah" menjawab dengan cool, lalu berjalan meninggalkan Kalycha. Namun baru beberapa langkah ia berjalan tiba-tiba langkahnya terhenti mendengar teriakan Kalycha.

"Kak... boleh minta nomor HPmu?"


🎀 Penasaran kelanjutan Ceritanya???
Kepoin yuk 😂
Semoga kamu semua terhibur 🤗

👉 Bebas Komentar apa saja yang penting tetep Sopan ya 👍
👉 Bebas Promo, Iklan dan Lain-lain

Disini mah kita BEBAS yang penting HAPPY 😃

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon She_Vent, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

ILona dan Brown

Tidak dipungkiri bahwa prahara rumah tangga akan selalu ada dalam cerita kehidupan berumah tangga. Tidak selamanya rumah tangga menghadirkan kebahagiaan dan kesenangan. Ada kalanya mengalami pertengkaran yang sebenarnya menguji masing-masing pihak untuk lebih kuat dalam membangun rumah tangga itu sendiri.

Namun terkadang pertengkaran dengan pasangan bisa menyulut emosi. Sampai-sampai tidak sadar melakukan hal-hal kasar atau keras. (Amit-amit ya 😊)

Kalau bisa jangan pernah sampai terlalu keras dalam pertengkaran dengan orang yang kita cintai.

Perdebatan antara Nayla dan suaminya dikerenakan Nayla tidak suka dengan sudut pandang cara Pram berfikir.

"Mas, kita hidup untuk masa depan bukan untuk masa lalu–."

Pram mengerutkan dahinya, semua yang dikatakan istrinya tidaklah salah. Namun ia merasa Nayla terlalu berburuk sangka pada Haidar.

"Lagi pula kenapa mas tidak membiarkan Icha tinggal dengan keluarga mbak Ilona saja mas?"

Mata Pram langsung berapi-api mengingat apa yang sudah dilakukan saudara Istrinya itu padanya dan keluarganya.

"Tidak, aku lebih percaya Haidar dari pada dengan Brown!"

Nayla sadar ada yang dirinya belum tahu tentang masa lalu suaminya itu.

"Ada apa mas? Kenapa mas?" Nayla melihat ada yang tidak beres dengan hubungan suaminya dengan mantan adik iparnya itu.

"Dia sudah merusak keluargaku, dia itu tidak lebih dari seorang parasit. Tidak tahu berterima kasih. Bahkan dia tega pada Ilona kakaknya sendiri."

Flashback On

Pram teringat kembali bagaimana Brown sudah membuatnya susah. Brown dipercayakan keluarganya untuk mengelola perusahaan keluarganya karena ia adalah pria satu-satunya penerus keluarga Liem namun semuanya sia-sia.

Brown yang hidupnya suka berhura-hura, main judi mabuk-mabukan dan tentu saja ia juga seorang Casanova bahkan Brown juga pengguna Narkoba, setiap hari kerjanya hanya mabuk bahkan saat bekerja dikantor pun ia masih meneguk minuman haram itu.

Setiap Brown melakukan kesalahan Pramudja lah yang akan membereskannya. Pram sering lembur di kantor bukan karena banyaknya pekerjaan yang harus ia kerjakan tapi sebagian waktunya terbuang karena sibuk membereskan setiap masalah yang ditimbulkan adik iparnya itu.

Bahkan saat-saat Ilona membutuhkannya ia tidak bisa selalu ada disampingnya. Saat ia tahu kalau Ilona menderita penyakit yang mematikan itu Pram tidak bisa selalu bersamanya mendampinginya saat kontrol ke Rumah Sakit. Penderitaan yang Ilona rasakan ia tidak tahu. Wanita itu selalu menahan kesakitannya sendiri. Pernah sekali ia mendampingi Ilona melakukan kemoterapi disitulah ia melihat langsung penderitaan wanita yang disia-siakannya itu.

Yang paling menjengkelkan dan sangat membuat Pramudja murka saat Ilona memberikan uang pada Brown. Uang yang seharusnya ia gunakan untuk pengobatannya sehingga sekali ia harus melewatkan kemoterapinya. Brown yang sudah di pecat dari jabatan CEOnya memanfaatkan kebaikan saudaranya.

"Kak, aku sangat butuh uang sekarang, apa Kakak bisa meminjamkanku uang Kak?" Tanpa sepengetahuan Pram Brown datang menemui Ilona.

"Memangnya Kamu butuh berapa Brown? Kalau hanya sebatas 5 atau10 juta mungkin Kakak bisa membantumu."

Ilona sangat menyayangi adiknya itu tanpa tahu sifat buruknya. Karena setelah menikah dengan Pram waktunya banyak dihabiskannya mengurus suami dan anaknya. Ia memang tahu kalau saat itu Brown sudah dipecat dari jabatannya tapi yang ia tahu hanya karena Brown menggelapkan dana perusahaan saja.

"Aku butuh 500 juta Kak–"

"Apa?? Mana ada Kakak uang sebanyak itu!"

"Makanya kakak mintalah pada suami Kakak itu."

"Pram pasti akan bertanya uangnya untuk apa? Dan kakak harus menjawab apa?"

"Ya kakak tinggal bilang untuk biaya pengobatan Kakak–" sungguh entengnya Brown mengatakan itu. Ia tidak tahu kalau pengobatannya itu bukanlah hal untuk dipermainkan.

"Kakak tidak berani Brown–" Ilona meremas jari-jarinya iya sungguh tidak berani melakukan permintaan adiknya itu.

"Kak, aku berjanji akan mengembalikannya dalam waktu 2 minggu. Aku butuh uang untuk modal usaha Kak."

"Bagaimana ini? Aku tidak punya uang untuk membantu Brown. yang ada hanya uang untuk biaya kemo 2 minggu lagi. Apa aku berikan saja pada Brown? Sepertinya ia sangat membutuhkan uang. Lagi pula dia berjanji akan mengembalikannya dalam waktu 2 minggu."

Setelah berpikir panjang akhirnya Ilona membuat suatu keputusan.

"Baiklah, saat ini Kakak ga ada pegang duit banyak. Ini adalah uang untuk biaya kemoterapi Kakak. Uangnya cuma ada 100 juta."

"Apa? 100 juta? mana cukup kak–!" Brown membentak Ilona.

"Kalau kamu tidak mau ya sudah. Kakak cuma ada segitu–." Ilona emosi, Brown sepertinya tidak menghargai. Memberikan uang itu juga sebuah keterpaksaan untuknya.

"Ya sudahlah, mana uangnya?" Brown menerima uang dari Ilona. Ia berpikir dari pada ia pulang tanpa membawa uang sama sekali akhirnya mau tidak mau iapun menerimanya.

"Ingat Brown–, kau harus mengembalikannya 2 minggu lagi. Karena itu adalah biaya untuk kemoterapi Kakak." Ilona mengingatkan Brown kembali sebelum akhirnya menyerahkan uangnya ketangan adiknya itu.

"Iya Kakak tidak perlu takut. Apa aku pernah ingkar janji padamu?" Brown menyakinkan Ilona.

Saat itulah Pram tahu, ketika ia mendapati Ilona pingsan di kamar mandi setelah muntah-muntah. Pram membawa Ilona ke Rumah Sakit disitu Pram tahu dari dokter yang merawat Ilona. Penyakit Ilona kambuh karena ia terlambat melakukan kemoterapi.

Setelah Ilona sembuh dan sudah diperbolehkan pulang barulah Pram bertanya kenapa ia sampai melewatkan kemoterapinya.

"Maafkan aku Mas, aku yang salah. Aku lupa mas–." Ilona masih berusaha menutupi kebenarannya demi melindungi adiknya.

"ILONA–" Bentak Pram. "Tolong jujurlah Ilona." Pram merendahkan suaranya.

Ilona sangat ketakutan baru kali ini ia melihat Pram begitu marah. Airmata Ilona menetes, ia menangis sejadi-jadinya sampai nafasnya sesak. Pram memeluknya ia sadar kalau ia sudah mengejutkan Istrinya itu.

"Maafkan aku mas. Maafkan aku–." Ilona masih menangis dalam pelukan Pram.

"Sudahlah Ilona, aku sudah tahu alasan kenapa kamu melewatkan kemoterapi mu. Mas hanya ingin kamu jujur padaku."

"Maafkan aku mas. Brown berjanji akan mengembalikannya dalam waktu 2 minggu. Makanya aku mau meminjamkannya."

"Sudahlah–." Pram mengelus punggung Ilona dan mencium puncak kepalanya.

Brown tidak mengembalikan uang yang dipinjamnya dari Ilona seperti yang mereka janjikan. Dan sejak saat itu Pram berusaha menjauhkan Ilona dan Kalycha dari Brown adik iparnya itu.

Flashback off

"Maaf Mas, aku tidak tahu–." Nayla memeluk Pramudja suaminya.

"Aku hanya ingin melakukan yang terbaik untuk Icha." Pram membalas pelukan Nayla dan mencium puncak kepalanya.

"Tapi bagaimana jika Haidar tidak berhasil membujuk Icha pulang Mas?" Nayla melonggarkan pelukannya sambil berjalan ke dapur membuatkan Pram kopi.

"Aku beri dia waktu sebulan disana menjaga Icha sampai Icha merasa nyaman. Dan akan selalu ada Bodyguard yang menjaga Icha dirumah atau kemanapun Icha pergi. Haidar sedang melatih Bodyguard wanita untuk menjaga Icha dari dekat."

"Apa Icha tidak akan berpikir kalau mas mengekang kebebasannya." Nayla kembali duduk bersama suaminya setelah meletakkan secangkir kopi dan cemilannya diatas meja.

"Cuma ini satu-satunya cara agar Icha tidak bisa di ganggu oleh Brown."

"Tapi mas, sebaiknya mas juga harus menceritakan yang sebenarnya agar Icha ga salah paham terus–."

"Nanti pasti mas akan ceritakan semuanya. Tunggu waktu yang tepat."

"Mas, semakin cepat semakin baik Mas biar Icha bisa mengerti. Dia juga sudah dewasa mas, sudah bisa membedakan mana yang baik dan mana yang tidak baik." Nayla memberi saran pada suaminya mencegah terjadinya kesalahpahaman kembali antara anak dan Ayah itu.

"Icha masih SMA Reva, pemikirannya masih labil."

"Makanya Mas cari cara dong, bagaimana cara menjelaskan biar Icha mengerti."

"Kenapa istri mas jadi bawel begini ya?"

Pram merangkul bahu Nayla dan mencium bibirnya lembut. Lama kelamaan ciuman mereka berubah semakin panas. Pram menggendong Nayla membawanya ke dalam kamar melupakan secangkir kopi yang baru dibuatkan Nayla untuknya.

Nayla terbuai dalam belaian lembut suaminya setiap sentuhan Pram mampu membuatnya melayang ke surga dunia itu. Ia lupa kalau baru saja berdebat dengan suaminya. Pram sangat ahli mengubah mood wanita yang sudah sah menjadi istrinya itu.

...\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=...

Ambil pelajaran yang bisa kamu petik dari masa lalu. Kenali lebih banyak tentang dirimu sendiri dan apa saja yang bisa membuatmu bahagia. Dengan mencari tahu sendiri sumber kebahagiaan dirimu, kamu bisa mulai mengisi hari-harimu dengan kegiatan-kegiatan yang baik.

Belajar lah bersyukur untuk hal apapun yang berhasil Kamu miliki sampai saat ini, sekecil apapun itu. Percayalah, cara ini akan membuat perubahan besar pada hidupmu.

Tinggalkan pula lingkungan toxic yang justru membuatmu selalu terpuruk, berpikiran negatif, bahkan merasa bersalah terus menerus.

Happy Friday 😍

Jangan Lupa daftar hadirnya ya 🤗

1
Yani Cuhayanih
kebetulan disini lagi musim kemarau panaaaaaas
Yani Cuhayanih
Sayaaaaaang aku maluuu..
Yani Cuhayanih
Aku percaya thor panjaaaaang bangeettt kayak kereta api expresss
Gissa_Chieko
mantap thor
Silent Codex
nangis.....
💞 Lily Biru 💞
semoga Icha cepet sadar
Gissa_Chieko
semangat
Gissa_Chieko
komen
Gissa_Chieko
oke
Gissa_Chieko
mampir. mantap thor
She_Vent: Terimakasih ya 🙏
total 1 replies
💞 Lily Biru 💞
fiks, eps selanjutnya lahiran, wkwk
💞 Lily Biru 💞
lanjut kak she vent
maduan
kaka author kalau sembilan bulan kmudian mah udh ngelhirn thor anaknya udh umur 1 bulan.
tpi mksh thor dh up
💞 Lily Biru 💞
semangat kk, salam dari ADEK gue BAD
She_Vent: Done ya Kakak. Terimakasih buat dukungannya selalu 😊
total 1 replies
xia.SIA_
semangat ya Thor,jangan lupa mampir juga 🤗
She_Vent: Done ya. Mari tetap saling mendukung 🤗
total 1 replies
Hinata soyo
singgah juga di tepat ku ya
She_Vent: Semangat, udah banyak boom like aku. Nanti lanjut lagibya
total 1 replies
maduan
semongko thor..
maduan
hamidul ya thor kayanya sikali
Clearesta Santoso
ngidam x thor
💞 Lily Biru 💞
lanjut kkk
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!