NovelToon NovelToon
Turun Ranjang

Turun Ranjang

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Diam-Diam Cinta
Popularitas:2.1k
Nilai: 5
Nama Author: Adca_21

Alina Anastasya gadis cantik berumur 23th yang sedang menempuh pendidikan di luar kota tiba tiba orang tuanya menghubungi nya untuk cepat pulang.

"hallo Alin ini ibu cepat kamu pulang kakak mu sedang kritis" mendengar ibunya yang sangat panik

"hallo ibu ada apa bicara pelan pelan kak Andin kenapa Bu?"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Adca_21, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 27

    "Gimana Alina apa kamu sudah lebih baik"tanya mamah Lia

    "Iya mah aku baik baik aja,aku sudah sembuh"

    "Oh ya untuk lamaran hari Minggu nanti bagaimana Alina apa kamu memundurkan nya"ucap mamah Rina"

   Alina melihat wajah Tio seperti tidak terima kalau harus memundurkan akhirnya Alina memutuskan

    "Gapapa mah lanjutin aja Alina sudah baik baik aja kok,besok siang Alina mau ke salon biar badan Alina lebih segar"

    "Oke kalau gitu mamah akan menyiapkan semua nya"

    Saat Alina memasuki kamar Ezra untuk menidurkan Ezra,Tio juga mengikuti Alina dari belakang setelah Alina membaringkan Ezra tiba tiba tubuh nya dipeluk oleh Tio.

    "Ada apa mas? lepas kalau ada orang kesini mereka akan berpikir macam macam"ucap Alina

    "Terimakasih sayang kamu tidak mengundur waktunya"

    "Aku kira apa,iya mas udah lepas dulu"

    "Apa gak bisa kamu diem sebentar"

    "Enggak kalau kamu dibiarkan seperti ini kamu bakal curi curi kesempatan" tio tersenyum mendengar ucapan Alina

    "Oh ya bukannya kamu juga sama aja curi curi kesempatan juga hmm"

    "Aku hanya sekali mas itu juga karena aku khilaf"

    "Pintar sekali ngeles,rasanya aku udah gak sabar ingin cepat cepat nikahin kamu"

    "Kok aku takut ya mas"

    "Kamu takut kenapa sayang?"

    "Takut kamu kurung terus,aku gak bisa kemana mana"

    Tio tertawa mendengar nya pemikiran Alina sejauh itu memang nya dia segila itu sampai harus mengurung Alina terus.

    "Memangnya kamu buru yang harus aku kurung terus"

    "Ya mana tai seperti itu sekarang aja protektif nya udah mulai keliatan"

    "Hey aku bukan bapak bapak kolot seperti itu,aku memberikan kamu kebebasan tapi kamu juga harus tau batasannya ngerti?"

    "Hehe iya mas,aku ngerti aku cuma becanda kok"

    "Bercanda atau memang kamu ingin menanyakan itu hmm" Tio menggelitik pinggang Alina dan Alina menahan tawanya karena takut Ezra terbangun

    "Mas udah aku geli,nanti Ezra bangun"

    "Habisnya kamu sama gemesin nya kayak Ezra,apa lagi pipi ini kalau aku khilaf mungkin sudah habis aku uyel uyel"

    "Udah mas ayo kita ke luar nanti mereka curiga kita lama disini"

   Hari hari telah berlalu besok adalah hari lamaran Tio dan Alina, meskipun lamaran sederhana hanya dihadiri keluarga inti saja tetapi mamah Lia dan mamah Rina menyiapkan semua nya dengan antusias.

   Dekorasi sederhana yang tidak bisa dibilang sederhana,mamah Lia sibuk dengan makanan untuk besok ieu memesan catering.dan Alina hanya mengurus Ezra ia tidak ikut campur karena dia ingin lamaran sederhana tapi yang mereka buat seperti mau nikahan.

   Keesokan harinya pagi pagi seorang MUA datang untuk merias Alina,tapi Alina merasa tidak memanggil seorang perias ia akan merias diri nya sederhana saja tapi sekarang entah siapa yang mendatangkan nya akhirnya Alina pasrah dan meminta untuk dirias sederhana saja.

    "Astaga mba kamu cantik sekali baru di makeup sederhana aja aura kecantikan nya sudah ke luar apalagi nanti kalau makeup nikahan"ucap periasnya

    "Mba bisa aja"

"Benar mba bisa bisa calon pengantin nya minta dinikahin sekarang"

    Alina sudah siap,dan keluarga Tio juga sudah sampai setelah penyambutan Alina baru lah ke luar Tio melihat Alina yang sangat cantik dengan balutan kebaya menambah ke anggunan nya,rasanya Tio tidak rela berbagi kecantikan Alina.

    "Mba Alina cantik sekali ya mas Tio sampai sampai mas Tio tidak berkedip melihat nya" ucap keluarga Tio dan semuanya tersenyum melihat Tio seperti itu

   Rangkaian acara sudah selesai penentuan pernikahan pun sudah mereka tentukan Alina dan Tio akan menikah sebulan lagi,kalau bisa Tio ingin memajukan nya sebulan itu terlalu lama untuk Tio.

"Sayang apa gak kelamaan sebulan"tanya Tio

"Enggak mas malahan kalau bisa dua bulan lagi karena nyiapin nya butuh waktu"

"Kenapa semakin lama satu bulan aja aku keberatan apalagi ke dua bulan"

"Ya udah makannya diem aja udah nurut biar cepet"

"Kenapa kamu cantik sekali sih tadi saat kamu ke luar rasanya aku ingin narik kamu masuk lagi aku gak rela orang lain melihat kecantikan mu"

"Mulai.... Mulai.... keluar gombal nya"

"Memang nya kamu gak ngerasa kamu cantik sayang?"

"Kalau ada yang merasa dirinya paling cantik mungkin orang itu tingkat percaya diri nya tinggi mas"

"Tapi aku bicara kenyataan sayang kamu memang cantik"

"Iya iya Terimakasih,udah ya gombal nya sekarang bawa anakmu aku mau nyuapin dia sekarang waktunya makan"

"Biarin aja sayang biar nanti sama sus nya mumpung dia lagi main"

"Gak ada mas aku gak mau aturanku di langgar kalau waktunya makan ya makan kalau main ya main" Tio mendengar Alina mode jutek langsung nyali nya ciut

"Baik... Ibu ratu saya ambil dulu anak nya"sambil membungkuk

Tio membawa Ezra dari gendongan sus nya, sayang sepertinya kita harus nurut pada ibu ratu kita kalau tidak kita bisa habis kamu harus jadi anak baik ya... Tio menyerah Ezra kepada Alina.

Ayo anak ganteng kita waktunya makan ya jangan turutin papah kamu yang mau melanggar aturan mamah.

"Apa setiap hari dia makan nya lahap seperti itu"

"Iya mas,makannya sekali sekali kamu coba suapin dia bukan nya kerja terus"

"Kalau kalian ada dirumah mungkin aku bisa nyempetin waktu masuk kerja siang,kalau kalian disini aku repot bolak balik mana jarak kantor sama rumah kamu jauh"

"Hmm pinter aja nyari alesan nya"

"Bukan alasan ya tapi memang seperti itu,oh ya nanti malam kita jalan ke luar ya aku mau waktu kita berdua"

"Tapi kita mau jalan kemana mas gimana kalau besok aja aku mau main ke pantai mas"

"Oke kalau gitu"

"Tapi memangnya kamu gak kerja mas?"

"Gapapa aku bisa libur aku kan bos nya"

"Sombong nya mulai keliatan nak liat nanti kalau kamu sudah besar jangan sombong seperti papah kamu ya"

"Bukan sombong sayang memang kenyataannya"

Hore makan nya udah habis sekarang kamu mandi nya sama sus ya,Alina menyerahkan nya pada sus nya Ezra.

"Sekarang papah nya mau disuapin kamu"

"Apaan sih mas kamu gak malu masih banyak orang"

"Engga,aku gak malu"karena mereka sedang berada di taman

Alina mengalah dan membawakan makanan untuk dirinya dan juga Tio,dari pagi dia juga belum makan apapun perut nya sudah terasa lapar.

"Ayo bayi besar buka mulutnya" Tio juga menyuapi Alina

"Astaga kalian ini semua orang sudah menunggu kalian untuk berfoto malah mojok disini suap suapan,ayo kesana dulu sebentar"ucap mamah Lia

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!