NovelToon NovelToon
Pengantin Pengganti Sang Mafia

Pengantin Pengganti Sang Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Pengantin Pengganti / Mafia / Cintapertama
Popularitas:318.6k
Nilai: 5
Nama Author: kenz....567

Dipaksa menjadi pengantin pengganti demi melunasi utang lima miliar keluarga angkatnya, Kiyora Aleena pasrah dibawa oleh penguasa mafia Italia yang paling ditakuti—Salvatore.

Namun, alih-alih dijadikan tawanan atau simpanan, pria dingin nan kejam itu justru memperlakukannya bagai seorang ratu. Puncaknya terjadi saat sebuah bisikan misterual membakar ingatan masa lalunya.

"Aku tidak pernah salah mengenali milikku," bisik Salvatore rendah, menatap gelang perak berbandul merah di pergelangan tangan Kiyora.

"Kamu adalah Istriku. Ratu dari seluruh kerajaanku ... Alaura."

"N-Nama aku Kiyora, Om Tuan Mafia! Salah orang kali!" pekik Kiyora panik dengan mata bulatnya yang berbinar kaget.

Siapa sebenarnya Alaura? Dan mengapa takdir mempertemukannya kembali dengan Salvatore di tengah ancaman perang berdarah antar-klan mafia yang siap membongkar rahasia besar tentang identitas aslinya?

Terlebih, ada bocil cadel menggemaskan yang merecoki kisah percintaan mereka.

"Ini Mama Milooo!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kenz....567, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Terancam

Deru mesin motor Roman perlahan memudar di kejauhan malam, meninggalkan Kiyora yang mematung di tengah ruangan remang-remang itu. Pintu besi tebal berdecit keras saat dihempaskan dan dikunci dari luar. Deretan pria berbadan tegap dengan tato yang mencuat di balik kemeja mereka berdiri mengapit setiap sudut dinding, mengunci setiap celah melarikan diri.

Kiyora berdiri sendirian di tengah ruangan berdinding beton dingin. Hawa lembap dan bau tembakau menyengat yang tertinggal di udara membuat dadanya makin sesak. Di hadapannya, duduk seorang pria paruh baya bertubuh gemuk bernama Juragan Viktor. Pria itu menyandarkan punggungnya di kursi kayu ukir yang megah, memutar-mutar gelas berisi minuman keras seraya menatap Kiyora dari ujung kepala hingga ujung kaki dengan binar mata yang licik dan penuh rasa haus.

"Lepaskan aku!" seru Kiyora, mencoba memberanikan diri meski suaranya sedikit bergetar. Ia mengepalkan kedua tangan di samping tubuhnya, menolak untuk terlihat lemah di hadapan kawanan bandit ini. "Pria tadi tidak berhak menyerahkanku padamu! Aku bukan barang yang bisa kalian perjual belikan!"

Juragan Viktor terkekeh dingin. Tawa ngebass yang keluar dari tenggorokannya terdengar begitu menjijikkan di telinga Kiyora. Pria tua itu meneguk minumannya hingga kandas, lalu meletakkan gelasnya di atas meja dengan dentang yang lumayan keras.

"Bukan barang, katamu?" cibir Juragan Viktor, perlahan beranjak dari kursinya. Langkah kakinya yang berat terseret di atas lantai beton, mendekati Kiyora yang refleks mengambil satu langkah mundur. "Gadis kecil, di dunia ini, siapa pun yang dibawa oleh Roman Whitmore adalah jaminan. Hutangnya menumpuk seperti gunung, dan malam ini dia menyerahkanmu untuk melunasi seluruhnya."

"Tapi aku bukan anggota keluarganya!" tegas Kiyora, matanya menatap lurus penuh keberanian meski jantungnya bertabrakan hebat di balik dada. "Dia menjebakku! Kalau kau mencari uangmu, kejarlah Roman, bukan menahanku di sini!"

"Berani juga mulutmu," bisik Juragan Viktor saat jarak mereka kini hanya tersisa sejangkauan tangan.

Pria tua itu mengulurkan tangannya yang kasar dan keriput, berniat mencengkeram dagu Kiyora. Namun, dengan cepat Kiyora menepis tangan itu kasar.

Plak!

"Jangan sentuh aku!" pekik Kiyora tajam, matanya menyalang penuh ancaman.

Aksi berani itu membuat para pengawal di sekeliling ruangan refleks memajukan langkah mereka, namun Juragan Viktor mengibaskan tangannya, menghentikan para anak buahnya. Pria tua itu justru menatap telapak tangannya yang baru saja ditepis, lalu pandangannya beralih menatap wajah Kiyora dengan jauh lebih lekat.

Lampu gantung di atas mereka yang berayun pelan memancarkan cahaya kekuningan, menyoroti garis-garis paras Kiyora. Juragan Viktor memiringkan kepalanya, mengamati setiap detail garis wajah gadis di hadapannya, kulitnya yang bersih tanpa cela, bentuk alisnya yang tegas namun anggun, serta sepasang mata bulat yang memancarkan binar liar dan penuh keberanian. Ini bukan sekadar paras cantik gadis jalanan biasa.

Seketika, guratan ketakutan di wajah pria tua itu berganti menjadi sunggingan senyum culas yang sangat lebar.

"Luar biasa ...," gumam Juragan Viktor dengan nada mengagumi yang mengerikan. Ia melangkah memutari Kiyora, mengamati postur tubuh gadis itu layaknya seorang penilai barang antik bernilai tinggi. "Roman benar-benar membawa aset berharga malam ini. Wajah seperti ini ... kecantikan yang terawat seperti ini tidak pantas kalau hanya dijadikan pelayan atau pajangan di markas kecilku."

Kiyora mengerutkan keningnya, bulu kuduknya meremang hebat menyaksikan binar keserakahan yang meluap dari mata pria tua itu. "Apa maksudmu?!"

Juragan Viktor berhenti tepat di hadapan Kiyora, menunduk sedikit untuk menyalahi raut wajah gadis itu yang membeku.

"Maksudku? Kau adalah tiket emas," bisik Juragan Viktor santai. "Besok malam, ada pelelangan wanita eksklusif di Red Club. Orang-orang kaya dan penguasa dunia bawah akan berkumpul di sana untuk menawar harga tertinggi. Dengan paras anggun yang kau miliki ini ... kau bisa laku miliaran rupiah. Nilaimu jauh melampaui jumlah hutang konyol keluarga Whitmore!"

Mata Kiyora seketika terbelalak lebar! Napasnya tertahan di tenggorokan, dan seluruh persendiannya mendadak lemas.

"Apa?! Dijual?!" jerit Kiyora histeris, rasa panik luar biasa yang sejak tadi ia tahan kini pecah sepenuhnya. "Kau gila! Aku tidak mau! Lepaskan aku!"

Kiyora berbalik dan melangkah secepat kilat menuju pintu keluar. Namun, sebelum jemarinya sempat menyentuh gagang pintu, dua pengawal berbadan tegap berukuran dua kali lipat tubuhnya langsung memotong jalan dan mencengkeram kedua lengan Kiyora dengan amat kasar.

"Lepaskan! Biarkan aku keluar! Dasar bangsat!" teriak Kiyora seraya menendang-nendang ke segala arah dengan liar. Tenaganya dikerahkan sepenuhnya, tetapi cengkeraman kedua pria itu bagaikan jepitan besi yang tak tergoyahkan.

"Kunci dia di kamar atas!" perintah Juragan Viktor dingin, tanpa memedulikan teriakan dan perlawanan Kiyora. "Jaga ketat seluruh akses! Jangan sampai ada sehelai bulu pun yang cacat sebelum pelelangan besok malam!"

Kiyora diseret paksa menaiki tangga kayu yang berderit, suaranya yang memekik dan memaki terus bergema di sepanjang koridor sampai pintu kamar paling ujung dihantamkan rapat-rapat.

.

.

.

.

Sementara itu, di dalam ruangan kerja mansion Salvatore yang megah namun beratmosfer mencekam, kegelapan malam seolah memuncak.

Salvatore berdiri di depan jendela kaca raksasa yang menyorotkan pemandangan kota dari ketinggian. Tangannya menggenggam gelas kristal berisi whisky hingga jemarinya memutih, sementara aura pembunuh di sekelilingnya terpancar begitu pekat hingga membuat udara di ruangan itu terasa menyesakkan.

Pintu ruangan mendadak dibuka dengan tergesa-gesa. Thomas melangkah masuk dengan napas yang sedikit terengah-engah, membawa sebuah tablet hitam di tangannya.

"Tuan," panggil Thomas penuh nada mendesak.

Salvatore tidak berbalik, tetapi suara bass-nya yang dingin membekukan atmosfer. "Katakan kau sudah menemukan lokasinya sebelum aku kehilangan kesabaran dan menembak kepalamu, Thomas."

Thomas menunduk dalam, menggeser layar tablet lalu menyodorkannya ke arah sang Don Mafia. "Kami telah melacak pergerakan di dunia bawah selama beberapa jam terakhir. Seseorang dari kelompok kecil jaringan lintah darat lokal tertangkap kamera pengawas membawa Nona Kiyora."

Salvatore berbalik seketika, matanya yang merah padam menatap tajam ke arah layar tablet yang menampilkan foto tangkapan layar buram, sosok Kiyora yang diseret masuk ke sebuah bangunan tua oleh beberapa pria.

"Siapa mereka?" desis Salvatore, suaranya rendah dan sarat akan ancaman kematian.

"Pemimpin mereka adalah Juragan Viktor, Tuan. Dari informasi yang kami peroleh dari penyusup kita, Roman Whitmore telah menyerahkan Nona Kiyora sebagai jaminan pelunasan hutangnya malam ini," jelas Thomas cepat. "Dan informasi terbarunya ... Viktor tidak bermaksud menahannya. Ia telah memasukkan nama Nona Kiyora ke dalam daftar barang dagangan untuk Pelelangan Hitam di Red club yang diselenggarakan besok malam."

PRANG!

Gelas kristal di tangan Salvatore hancur berkeping-keping di dalam genggamannya! Cairan whisky amber bercampur dengan tetesan darah segar yang mengalir dari telapak tangannya yang terkena pecahan kaca. Namun, Salvatore bahkan tidak bergeming sedikit pun.

Wajah pria itu mendadak begitu tenang, sebuah ketenangan mematikan yang jauh lebih berbahaya daripada amukan terbuka.

"Pelelangan?" beo Salvatore pelan, sebuah senyuman miring yang mengerikan terukir di bibirnya. "Berani sekali bangsat-bangsat kecil itu memasang harga untuk milikku?"

Salvatore mengambil kain sapu tangan di atas meja, menyapu darah di tangannya dengan santai lalu melemparkannya ke lantai. Ia melangkah menuju rak senjata rahasia di balik dinding, menyambar dua pucuk senapan otomatis dan menyisipkannya ke dalam sarung senjata di balik jas hitamnya.

"Thomas," panggil Salvatore lembut, namun sanggup menembus tulang rusuk siapa pun yang mendengarnya.

"Siap, Tuan!"

"Kumpulkan seluruh tim Cosa Nostra. Besok malam, kita tidak hanya akan membeli kembali milikku ...," Salvatore mengokang senjatanya dengan bunyi klik yang nyaring di dalam ruangan. "Tapi kita akan meratakan Red Club dan membantai siapa pun yang berani menawar wanitaku."

1
Ita rahmawati
emang kampret bgt kamu ya salvatore 😡
kiyora 😭
Ita rahmawati
kiyora emang orang asing dn kamu yg maksa dia buat jd GK asing dn setelahnya kamu asingkan LG dia 🤦🙄
Naila hana
kejem amat Bangsal, awas kena karma instan loh
zahara
nanti Salvatore pasti sangat menyesal sudah bersikap dingin dan menyuruh Kiyora mengugurkan kandungnya jika hamil, pasti nanti Salvatore sangat sulit untuk mendapatkan Kiyora kembali
Iccha Risa
pergi sejauh mungkin dari yg kamu bisa kiyora, buat Salvator menyesal
Syifa Azhar
semoga saja saat hamil kyora sudah pergi dari rumahmu biar tau rasa kamu musang tua😬😬
Iccha Risa
dia gakan sadar om Thomas, om om tua ini kudu di getok
Eli Rahma
lsnjuuttt kak
Eli Rahma
pengen tek cakar aja nih wajah kael
Eli Rahma
woooiii setujuuu bgt...
Eli Rahma
drama cucu milo
AriNovani
sukurrr di kerjain /Facepalm/
kaylla salsabella
lanjut
kaylla salsabella
nah kira" hamil gak tuh kiyora
faridah ida
bagus Kiyora ...👍👍👍👍
faridah ida
mending kamu kabur aja dan besarkan anak kamu Kiyora , biar Don tahu rasa nanti dan menyesal ...
Lilik24
hasil tes DNA itu sudah disabotase pastinya
eny mamanya irwanfizi
hebat darah mafia ada didrmu gag bakal takut...ayo lari tak bantuin kamu ketemu ortu biar mafia kampret nangis2 binggung kalau perlu yang thour bikin hamil trus dia yang ngerasa ngidam muntah mual biar tau rasa tu org dasar mafia kampret terobsesi am masa lalu
faridah ida
seruuu seperti nya kalau belati itu kena burung Don ...😂😂😜
faridah ida
duuuh bocah pinter banget daah drama nya ...😁😜
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!