NovelToon NovelToon
Don'T Mess With The Hungry Concubine!

Don'T Mess With The Hungry Concubine!

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Isekai / Romantis
Popularitas:10.5k
Nilai: 5
Nama Author: aera_yong

Tersedak boba membawa petaka! Alara, cewek modern bermulut pedas, mendadak isekai jadi Selir Alara Villin—selir terbuang Dinasti Ruelle yang lemah dan ditindas di Istana Dingin. Tragisnya lagi, dia diberi makan bubur basi yang airnya lebih banyak daripada nasi.

Sebagai pencinta makanan sejati, Alara menolak mati kelaparan. Dia pun nekat menyelinap ke paviliun pribadi Kaisar Kaivan dan mencuri paha ayam panggang sang penguasa.

Sialnya, aksi Alara tertangkap basah. Bukannya bersujud ketakutan menghadapi sang Kaisar yang terkenal kejam dan sedingin es, Alara malah menodongnya:

"Anda kurung saya tanpa makanan layak. Baru ambil satu paha ayam, Anda masih utang sembilan puluh sembilan ayam lagi sama saya. Sini bayar!"

Kaisar Kaivan yang gengsian setengah mati mendadak dibuat jantungan oleh logika absurd selir bar-barnya ini. Siapa sangka, di balik wajah esnya, sang Kaisar aslinya jago lawak, gampang panik, dan takut kecoa!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aera_yong, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kedatangan Utusan Barat (Kaisar Kulkas Pasang Mode Protektif TINGKAT DEWA) {2}

Pelabuhan Utama Chang-an mendadak dipenuhi oleh kibaran bendera asing berlogo elang emas. Rombongan kapal dagang raksasa dari Kekaisaran Barat telah bersandar.

Di barisan paling depan, melangkah seorang pria berambut pirang ikal dengan mata biru secerah langit musim panas. Ia mengenakan jubah beludru biru tua bersulam benang perak dengan potongan khas bangsawan Eropa kuno.

Dia adalah Pangeran Julian. Sosok yang terkenal di belahan bumi barat sebagai diplomat ulung, sekaligus penakluk hati wanita yang handal dengan kata-kata manisnya.

Siang itu, aula penyambutan istana dihias dengan perpaduan ornamen timur dan barat. Alara duduk di samping Kaivan, mengenakan gaun kebesaran permaisuri yang dimodifikasi sedikit pada bagian kerah agar terlihat lebih tegas.

"Selamat siang, Yang Mulia Kaisar Kaivan yang perkasa," Julian membungkuk hormat, suaranya terdengar berkarisma dengan aksen barat yang kental.

Namun, begitu matanya beralih ke samping singgasana, tatapan Julian langsung terkunci pada Alara. Matanya berbinar, memancarkan binar kekaguman yang terlalu terang-terangan.

"Dan... gorgeous. Anda pasti Permaisuri Alara yang legendaris itu," ucap Julian dengan senyuman menawan yang biasa membuat para putri barat bertekuk lutut.

Julian melangkah maju dua tindak, mendekati undakan singgasana. Sesuai etika diplomasinya di barat, ia mengulurkan tangan kanan, berniat meraih jemari Alara untuk mengecup punggung tangannya sebagai tanda penghormatan tertinggi bagi seorang wanita agung.

*SREEEET—CEKLEK!'

Belum sempat ujung jari Julian menyentuh kulit Alara, sebuah bayangan hitam melesat secepat kilat. Ujung sarung pedang naga emas milik Kaivan mendadak sudah berada di antara tangan Julian dan Alara, menepis tangan sang pangeran barat dengan hentakan pelan namun bertenaga dalam yang tinggi.

*Klang!'

Julian terkejut, refleks menarik tangannya kembali.

Kaivan menegakkan posisi duduknya. Sepasang mata elangnya mendadak berubah menjadi sedingin badai salju abadi di kutub utara. Aura membunuh (killing intent) yang menguar dari tubuh sang Kaisar Es begitu pekat hingga lampion-lampion di langit-langit aula tampak bergoyang tanpa angin.

"Pangeran Julian," suara bariton Kaivan menggema, sangat rendah, berat, dan sarat akan ancaman mutlak.

"Di Kekaisaran Ruelle, siapa pun pria asing yang berani menyentuh seujung kuku Permaisuriku tanpa izin, tangannya tidak akan pernah bisa digunakan untuk memegang sendok makan lagi seumur hidup."

*Glek.'

Kasim Wen dan Panglima Zhao yang berdiri di belakang singgasana serentak menelan ludah. Waduh, kaisar kulkas kalau sudah cemburu mode protektif begini, hukum internasional pun berasa kayak coretan kertas buram!

Julian, yang menyadari dirinya baru saja melewati garis kematian, langsung mengangkat kedua tangannya dengan senyum kikuk, mencoba mencairkan suasana.

"Ah... maafkan kelancangan saya, Yang Mulia Kaisar. Saya lupa kalau aturan etika di timur sangat... ketat menjaga harta berharganya."

Alara yang duduk di samping Kaivan menahan tawa sampai perutnya mules. Dia diam-diam menyenggol lengan kekar suaminya di bawah meja jati. 'Buset, posesifnya kaisar gue gak main-main. Pangeran bule baru mau salaman aja udah mau diamputasi tempat,' batin Alara kegirangan.

Alara berdehem kecil, lalu mengambil alih kendali pembicaraan sebelum Kaivan benar-benar memerintahkan pengawal untuk mengepung kapal Romawi tersebut.

"Pangeran Julian, selamat datang," sapa Alara dengan senyuman ramah bisnis.

"Mari kita langsung ke poin utama saja. Kami mendengar Anda membawa sampel komoditas baru dari barat.

Bisa kita lihat product knowledge-nya sekarang? Waktu saya sangat berharga, lima belas menit lagi saya ada jadwal mengawasi ujian anak-anak PAUD."

Julian menaikkan kedua alisnya, terkesan dengan gaya bicara Alara yang sangat taktis dan tidak bertele-tele.

"Tentu saja, Permaisuri yang cerdas. Saya membawa minyak zaitun murni, anggur merah berusia lima puluh tahun, dan... ini."

Julian memberi isyarat pada pelayannya yang langsung membawa sebuah kotak beludru kecil. Begitu dibuka, di dalamnya terdapat butiran-butiran kristal berwarna cokelat gelap dengan aroma yang sangat kuat, pahit, namun memicu adrenalin.

"Kami menyebutnya Kopi," ujar Julian bangga. "Minuman para bangsawan barat untuk menambah fokus dan energi."

Mata bulat Alara langsung melotot sempurna. Jantungnya berdegup kencang, bukan karena pesona Julian, melainkan karena kerinduan mendalam dari jiwanya sebagai mantan anak kuliahan abad ke-21.

'ANJIR! BIJI KOPI BAHA REK! Akhirnya setelah sekian lama di Isekai, gue bisa ngerasain kafein asli lagi!' batin Alara menjerit kegirangan, air liurnya hampir menetes.

Kaivan yang menyadari perubahan ekspresi Alara langsung mengerutkan dahi, menatap biji kopi itu dengan pandangan curiga.

"Alara, kau tahu benda apa itu?"

Alara menoleh pada Kaivan dengan binar mata yang sangat berapi-api.

"Tuan Kai... benda ini bukan cuma minuman. Ini adalah bahan bakar masa depan untuk sistem kerja lembur para menteri kita! Pangeran Julian, mari kita tanda tangani kontrak kerja sama eksklusif untuk komoditas ini sekarang juga!"

Melihat antusiasme Alara yang meluap-luap terhadap Julian (padahal sebenarnya terhadap kopinya), rahang Kaivan semakin mengencang menahan cemburu jilid dua.

Sang Kaisar Es langsung berdiri dari singgasananya, menggandeng pergelangan tangan Alara dengan erat dan protektif.

"Rapat hari ini dicabut. Urusan kontrak akan diurus oleh Panglima Zhao," putus Kaivan dingin secara sepihak.

"Permaisuri harus kembali ke paviliun untuk... beristirahat."

"Eh, bentar Tuan Kai! Kopinya belum saya bawa pulang"

Tanpa memedulikan protes Alara, Kaivan langsung menarik tubuh ramping istrinya itu keluar dari aula perjamuan dengan langkah lebar, meninggalkan Pangeran Julian yang melongo heran di tengah ruangan.

---

Bersambung~

1
neen
yahhh udah kebakaran jilid 2 aja
neen
kok sama kaya bab sebelumnya say
neen
anak yg diberkahi oleh gerhana bulan😄
neen
ada2 saja
neen
loh.. aku nda sadar mereka udah ngadon tepung🙃
neen
🤣🤣 uts time al
neen
uuu... ayoo hanguskan.. tp kasihan gajah2nya😭
Khilya Khilya
cerita lucu dan gokil
neen
ayoo alara.. kita buat molotov nya🤭
Eci Rahmayati
tar lama" lama seblakkkkk merconnnn yg kau juallllll 🤣🤣👊
NonaMudaDesi
Lanjuttt thorrrrr, ceritanya seru ihh🤭
Eci Rahmayati
🤣🤣🤣🤣 mundur dengan hormat ya Aurora bagusss...

makasih Thor cerita menghibur bgt ttp semangat ya💪💪💪
Aera_yong
jangan lupa liat karya ku yang lain gays, cerita nya juga nggak kalah menarik Dengan novel ini🤭
Best Siallagan
😍😍😍
lin sya
tumben blm update thor
Aera_yong: hehe maaf yah aku lagi siapin lanjutannya, aku juga update novel lain juga😭😭
total 1 replies
Murni Dewita
👣
SiOmpong
mantep
arlyn1709
alurnya biken penasaran, saya suka
arlyn1709
lanjut dong thor,, seru ceritanya
Aera_yong: Okehh
total 1 replies
Eci Rahmayati
wkwkwk selir laparr cenahh🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!