NovelToon NovelToon
KUTINGGALKAN CINTAKU UNTUKMU

KUTINGGALKAN CINTAKU UNTUKMU

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama
Popularitas:634
Nilai: 5
Nama Author: j. seft

"Aku tidak pernah menyesal memilihmu untuk memiliki cintaku ,walaupun pada akhirnya kamu melupakan cintaku padamu",
Isvara.

Dexano menangis setelah melihat vidio yang ditinggalkan Isvara untuknya di hari pernikahan dexano .
"Maafkan aku Vara ,aku tidak pernah melupakan cintamu untukku ,cintamu selalu ada di dalam hatiku sampai jantungku berhenti berdetak ,aku hanya milikmu Vara,tunggu aku " .

Bagaimana kisah cinta Isvara dan dexano pada akhirnya........

HAPPY READING

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon j. seft, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 18

 "Bersikaplah profesional tuan,kita hanyalah rekan kerja " ucap Isvara.Bastian tersenyum sinis "Oh ya ,tapi aku tidak menganggapmu sebagai rekan kerja kok ,lagipula kita tidak sedang ada di kantor " jawab Bastian.Isvara hanya diam . Tak lama pelayan datang ,"Silakan tuan Nona mau pesan apa ?" ucap waiters pada Isvara dan Bastian.

      "Saya pesan pasta dan minumnya kopi 3 short kak" ucap Bastian.Isvara menatap Bastian ,"Kamu masih punya kebiasaan minum kopi dengan short banyak?" tanya Isvara.

    Bastian tersenyum "kenapa memangnya ,kan memang dari dulu kopi adalah minuman favoritku" jawab Bastian.

    "Bukannya kamu punya sakit lamb"ucap Isvara terpotong."Ciyee diam diam masih perhatian ya sama aku,memang aku adalah mantan terindah yang kamu punya ,sulit untuk dilupakan" jawab Bastian.

    Isvara melototkan matanya ,"Enak saja ,tidak ya ,mantan tetaplah mantan ,aku hanya bersikap manusiawi saja ,orang lain pun akan bersikap sama seperti aku" jawab Isvara.

    Bastian tersenyum sambil mengangguk ,"Baiklah baiklah terserah mu saja" ucap Bastian.

    Waiters yang sedang menunggu pesanan Bastian dan Isvara pun hanya bisa berdiri terpaku dan tersenyum ,Isvara melihat ke arah waiters pria itu ,"Saya pesan 2 pasta ,dan minumnya 2 jus jambu sudah itu saja" ucap Isvara pada waiters itu.

     Waiters itu mengangguk "Baiklah ditunggu dulu pesanannya ya tuan dan nona" ucap waiters itu kemudian berjalan pergi meninggalkan Isvara dan Bastian.

    Bastian masih melihat Isvara dengan tersenyum senyum sambil menopang dagu,Isvara yang melihat Bastian menatapnya lama pun menepuk wajah Bastian dengan kertas menu di mejanya.Plakkk

     "Aduhhh Isvara sakit tahu" keluh Bastian."Salah siapa menatapku dengan tatapan seperti itu ,aku risih tahu" jawab Isvara .

     "Karena aku sangat bahagia karena ternyata kamu masih perhatian dengan mantan terindah mu ini " ucap Bastian sambil menarik turunkan alisnya.

    Isvara menatap Bastian ngeri ,Bastian tersenyum namun tak lama Bastian menunduk merasa bersalah"Isvara masalah kita dulu aku minta" ucap Bastian terpotong ucapan Isvara.

    "Aku sudah memaafkan mu dari dulu,dan aku tidak mau mendengar masalah dulu lagi ,sekarang aku sudah menata hidupku dengan baik jangan kamu hancurkan " ucap Isvara .

    Bastian menatap Isvara merasa bersalah ,"tapi kamu berhak tahu alasanku kenapa aku melakukannya Isvara,agar kamu tidak terlalu memendam kekesalan padaku " ucap Bastian lagi .

     "Hmm yang berlalu biarlah berlalu ,sekarang aku ingin berjalan ke depan tidak menoleh kebelakang lagi,dan kamu tidak usah mengungkit masalah itu lagi " ucap Isvara.

    Bastian mengangguk ,"Baiklah asal kamu sudah memaafkan ku aku sedikit lega ,tapi bagaimana statusmu sekarang apakah kamu sudah menikah atau sudah punya pacar?" tanya Bastian .

    Isvara menatap Bastian dengan datar,"Apa urusanmu bertanya mengenai statusku ,apa kamu ingin mengejekku kalau kamu sudah move on dan sudah menikah dibandingkan aku" jawab Isvara.

   Bastian mengelengkan kepalanya ,"Maksudku tidak seperti itu Isvara,aku hanya bertanya saja tidak berpikir untuk mengejekmu ,lagipula aku sudah berpisah kok ,jadi status kita sama " ucap Bastian.

      "Kenapa kamu pilih berpisah bukannya kalian berdua pasangan yang saling mencintai " ucap Isvara, Bastian tersenyum kecut ,"Justru itu yang ingin aku jelaskan padamu Isvara tapi kamu memilih tidak mau mendengarkan penjelasanku" ucap Bastian.

    "Hmm lebih baik jangan cerita,aku tidak ingin mendengarkannya ,dan aku juga tidak ingin mencampuri urusanmu" ucap Isvara.

    Bastian tersenyum kecut dan mengangguk.Isvara melihat raut wajah Bastian yang terlihat sangat sedih ,"Apa kamu menyesal telah berpisah pada istrimu hingga kamu memasang wajah menyedihkan itu?" tanya Isvara.

     "Mantan Isvara ,aku sama sekali tidak menyesal sedikitpun tidak menyesal ,aku hanya sedih pertemuan kita ini seperti ada tembok yang memisahkan ,aku hanya ingin kita bisa bersikap seperti dulu lagi" ucap Bastian.

    Isvara menghembuskan nafasnya kasar ,"Aku hanya bersikap dengan yang seharusnya ,status kita sudah berbeda sudah tidak seperti dulu lagi,dan aku tidak mau ada kesalahpahaman nantinya" jawab Isvara.

    Bastian mengeleng ,"Jika aku masih menjadi suami orang,tapi bukankah sekarang aku sudah bukan suami orang lagi,statusku sekarang duda " ucap Bastian.

     "Hanya saja aku masih terbayang luka dulu " ucap Isvara lirih . Bastian menunduk merasa bersalah,"Maafkan aku yang telah membuat hatimu terluka Isvara,seharusnya aku menjelaskannya padamu sejak awal dan tidak menutupinya padamu" ucap Bastian.

      Isvara menatap Bastian,"Hmm tapi aku akan mencoba perlahan untuk melupakan rasa sakitku,aku yakin di balik sikapmu dulu ada alasan yang bahkan kamu tidak bertujuan bersikap seperti itu" ucap Isvara.Bastian melihat ke arah Isvara kaget ,"Kamu benar benar akan memaafkanku " ucap Bastian tidak menyangka.

     Isvara mengangguk "hmm lagipula dendam yang dipendam terlalu lama juga tidak baik untuk kedepannya,aku akan mencobanya" jawab Isvara.

    Bastian tersenyum cerah "Terima kasih Isvara kamu memang manusia paling baik yang pernah aku temui selama ini,aku janji tidak akan mengecewakan kamu lagi ,jadi apa kita baikkan sekarang ?" tanya Bastian pelan .

     Isvara tersenyum lalu mengeleng "Aku hanya bilang kalau aku akan berusaha untuk melupakan masalah masa lalu bukan bilang jika aku ingin balikkan denganmu,aku sudah punya pacar sekarang Bastian jadi buang pikiran jika aku akan balikan denganmu" ucap Isvara .

     Bastian kecewa ,"Jadi kamu sudah punya pacar ya" lirih Bastian.Isvara tersenyum melihat raut wajah Bastian "hmm aku sudah punya pacar " jawab Isvara.

   "Tapi kita bisa berteman seperti dulu lagi kan, please jangan bangun tembok di antara kita ,aku tidak akan memintamu kembali menjadi pasanganku tapi setidaknya kita bisa berteman seperti dulu lagi" ucap Bastian memohon pada Isvara.

     Isvara mengangguk "Baiklah kita bisa berteman seperti dulu lagi,tapi kamu harus janji padaku jangan mengecewakanku untuk kedua kalinya lagi" ucap Isvara sambil menaikkan hari kelingkingnya ,Bastian tersenyum lalu mengangguk dan menautkan jari kelingkingnya pada jari kelingking Isvara , "Janji" jawab Bastian.

       Isvara tersenyum.Tak lama waiters datang membawakan pesanan Isvara dan Bastian, "Silakan dinikmati tuan dan nona" ucap waiters itu ."Terima kasih" ucap Isvara.

     "Wahh sepertinya pasta ini sangat enak ,ayo kita makan" ucap Bastian diangguki Isvara.Isvara dan Bastian pun menikmati makanan mereka .

    Beberapa menit kemudian Isvara dan Bastian telah selesai makan."Wahh aku sangat kenyang " ucap Isvara sambil mengelus elus perutnya kekenyangan.Bastian tersenyum .

    Tak lama waiters datang untuk menyerahkan bill ,"Ini tuan dan nona total makanan dan minumannya" ucap waiters itu. Isvara langsung mengeluarkan dompetnya ,"Eh kamu mau ngapain ?" tanya Bastian kaget.

    "Aku mau membayar makanan ini lah memangnya mau apa lagi,nih aku bayar makananku " ucap Isvara sambil menyerahkan uang Rp. 100.000 di depan bastian.Bastian langsung menyentil uang itu lalu mengeluarkan black cardnya.

     Isvara melototkan matanya ,"Enak saja main sentil saja ,ini itu uang tahu bukan daun" ucap Isvara kesal sambil mengambil uang yang disentil Bastian tadi lalu memasukkannya di tasnya lagi.

    Bastian tersenyum kecil "Jangan marah ,aku adalah seorang pria yang bertanggung jawab ,masa aku yang mengajak wanita keluar dan wanitanya yang membayar makanannya sendiri,mau taruh di mana wajahku" jawab Bastian.

    Isvara hanya mendengus kesal.Waiters itu pun mengembalikan black card milik Bastian karena pembayarannya telah selesai.

     "Ayo aku antar kamu kembali ke butik" ucap Bastian.Isvara menatap Bastian,"Tidak usah,aku bawa mobil sendiri tadi,oh iya terima kasih traktirannya ini,lain kali aku gantian yang akan mentraktirmu,aku balik dulu ya kasihan anak butik pasti mencariku sekarang" jawab Isvara.

    Bastian mengangguk ,"Kamu yakin tidak mau aku antar?" tanya Bastian sekali lagi, Isvara mengangguk ,"Yakin ,baiklah sampai jumpa lagi bas ,aku duluan ya ,byee" ucap Isvara langsung pergi dari hadapan Bastian.

     Bastian melambaikan tangannya ,"Byee,lain kali kita jalan jalan bareng lagi" teriak Bastian.Isvara mengacungkan jempolnya sambil berlari.Bastian tersenyum senang.

     Sore harinya...........

Eka berpamitan pada Isvara untuk pulang karena jam kerja nya sudah selesai ,"Nona saya pamit pulang dulu ya" ucap eka .Isvara yang sedang membuat rancangan model baju pun menatap ke arah eka "oh iya eka,kamu pulanglah ,terima kasih ya untuk kerja kerasmu hari ini,sampai jumpa besok" jawab Isvara sambil tersenyum tulus.

     Eka mengangguk ,"Sama sama nona ,mari nona " ucap eka.Isvara mengangguk "Hati hati di jalan" teriak Isvara.Isvara pun melanjutkan membuat rancangan bajunya untuk acara fashion show nanti.

     Saat Isvara sedang fokus membuat rancangan bajunya , handphone milik Isvara berbunyi ,Isvara pun melirik ke arah handphone nya ,"Dexano " ucap Isvara tersenyum senang ,Isvara pun mengangkat telepon itu ."Halo sayangku" ucap dexano di seberang sana.Isvara tersenyum .

     "Halo juga,kamu sudah sampai kenapa cepat sekali" ucap Isvara.Dexano mengerutkan bibirnya ,"Pesawatku diverted(Pengalihan rute),karena dinegara X sedang ada badai salju mendadak ,arghhh aku sangat frustasi " ucap Bastian marah marah tak jelas di sana.

Isvara tersenyum "Sabar dexano ,lagipula badai salju itu akan berlalu nantinya kenapa kamu harus sefeustasi itu" ucap Isvara menahan senyumnya . "Jelas aku sangat frustasi Isvara karena waktuku semakin lama di sini dan gara gara aku terjebak di sini aku tidak bisa menyelesaikan pekerjaanku dengan cepat ,dan aku tidak bisa menikahimu dengan cepat juga ,huaaaa ,aku sangat frustasi bahkan aku sudah sangat merindukanmu sekarang" manja dexano.

Isvara tertawa ,"Waktu masih banyak dexano,yang terpenting kamu baik baik di Sana ,aku akan setia menunggumu di sini " ucap Isvara .Isvara melihat dexano yang tersenyum di sana."Aku janji sayang aku akan menyelesaikan pekerjaanku secepat yang aku bisa" ucap dexano.Isvara tertawa kecil "Baiklah".

"Tuan kita harus segera masuk ke hotel hari sudah mulai malam " ucap seorang perempuan di samping dexano.Isvara mengerutkan dahinya ,"Kenapa aku sangat familiar dengan suara itu" batin Isvara .

"Baiklah kamu masuk duluan aku akan segera menyusul " jawab dexano pada wanita itu.Isvara masih setia menatap ke layar hpnya ,Isvara penasaran siapa wanita itu.Saat wanita itu berjalan di belakang dexano ,Isvara melihat siluet tubuh wanita itu ,"Kakak" lirih Isvara kaget.

1
halo saya author baru nara_sena, kita saling dukung yah.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!