NovelToon NovelToon
Ruang Hati Untuk Karin

Ruang Hati Untuk Karin

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Penyesalan Suami
Popularitas:9.7k
Nilai: 5
Nama Author: Ayu Anfi

Sequel Pelabuhan Hati

Bagi orang lain Karin adalah si antagonis untuk kehidupan kakaknya, namun siapa sangka di balik sikap yang dia tunjukkan selama ini dia menyimpan banyak luk. Di tambah dengan malam kelam yang terjadi adanya akibat ulah sahabat-sahabatnya, hidup Karin sejak hari itu berubah total.

Sementara itu Aiden sengaja datang ke Indonesia untuk mencari perempuan yang membuatnya selalu dalam rasa bersalah sejak malam itu. Namun siapa yang menyangka jika dirinya tak perlu bersusah payah untuk menemukan perempuan tersebut. Lalu apakah ada ruang untuk Karin di hati Aiden? Atau dia melakukannya hanya karena sebuah rasa bersalah?

“Selalu ada ruang untukmu di hatiku,” Aiden

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayu Anfi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

27# Kecewanya Karin

Alvian begitu asik bermain dengan Aretha, hal tersebut tentu membuat Karin merasa lega. Aretha sudah seperti kakak untuk Alvian, usia mereka hanya beda satu tahun.

“Dari tadi menghela napas terus, ada apa?” to the poin Rhea pada sang adik.

“Good job kakak tercintaku. Memang harus kak Rhea yang nanya dia lagi kesambet apa,” sahut Alya yang selanjutnya mendapat satu jitakan di keningnya dari Karin.

Karin kembali menghela napas, haruskah dia menceritakan masalahnya pada Rhea. Tapi Karin tidak tahu lagi harus minta saran pada siapa, tidak mungkin dia bercerita pada mama dan papanya. Sama saja membuat kedua orang tuanya khawatir, terutama mama Nirma.

"Karin minta maaf, mbak. Dulu aku dan mama pernah menyakitimu,” tiba-tiba itu yang keluar dari mulutnya.

“Kamu sudah berulang kali minta maaf, Karin. Sampai kapan kamu mau minta maaf, hmm?” Rhea sudah tidak masalah dengan apa yang sudah terjadi di masa lalu, kecuali soal Rega. Dia masih belum bisa memaafkan mantan tunangan, atau lebih tepatnya Rega masih menganggap Rhea sebagai tunangannya.

“Sekarang aku bisa mengerti apa yang mbak Rhea rasakan dulu,” celetuk Karin.

Rhea bingung dengan ucapan adiknya tersebut, dia menoleh pada Alya.

“Masa lalu kak Aiden kembali, kak. Di tambah mamanya yang justru mendukung Sumala itu,” padahal Karin belum cerita pada Alya, tapi adik bungsu mereka itu sudah tahu.

Rhea akhirnya mengerti maksud sang adik. “Jangan berpikir kalau apa yang terjadi dalam hidupmu saat ini adalah karma, Karin. Aku sudah memaafkanmu,” Rhea tidak mau adiknya masih terjebak dengan masa lalu mereka, itu hanya akan membuat Karin terus berpikiran negatif. “Dan soal masa lalu Aiden, kalian sebaiknya bicara dari hati ke hati. Mbak belum menikah dan belum merasakan seperti apa berumah tangga, tapi ada satu yang mbak bisa ambil dari masa laluku bersama kak Rega. Semua berawal dari komunikasi dan saling percaya satu sama lain,” lanjut Rhea.

Rhea mengusap punggung Karin, dari sorot mata saja Rhea dapat melihat adiknya tersebut sedang menahan banyak hal. Tidak semua masalahnya dengan Aiden Karin ceritakan pada sang kakak, dan Rhea paham akan hal itu. Dia juga tidak akan ikut campur lebih jauh dengan masalah rumah tangga Aiden dan Karin, namun Rhea tetap akan menjadi pelindung untuk adik-adiknya. Meskipun mereka tidak sedarah, namun kasih sayang yang Rhea miliki memang tulus pada mereka.

Karin sudah berkaca-kaca, dia tidak bisa mengungkapkan semua yang dia pendam di dalam hati. Namun kakaknya tersebut cukup bisa memahami apa yang sedang Karin alami dan lalui.

“Mama mertuaku tidak menginginkanku, mbak. Baginya aku hanya perempuan yang menghalangi karir mas Aiden, selalu saja ada celah untuk menjatuhkanku di depan  suamiku. Dan mas Aiden selalu kalah dengan mama,” ucapnya sambil menatap Alvian yang sedang bermain lego dengan Aretha. “Aku tidak mau rumah indah bocah sekecil itu harus hancur karena egoisnya para orang dewasa,” Karin tidak pernah siap jika harus melukai putranya.

Mendengar curhatan Karin membuat Alya menghela napas, rasanya gemas sekali pada kakak iparnya tersebut. Mama Ayu memang orang tua Aiden, dulu wanita paruh baya tersebut meninggalkan Aiden. Dia memilih memulai hidup barunya tampa Aiden, dan saat ini tanpa malu dia datang pada putranya untuk minta bantuan. Lebih parahnya, mama Ayu juga ikut campur dan berusaha merusak rumah tangga putranya sendiri.

“Apa kak Aiden membuka pintu rumah kalian untuk masa lalunya datang, Karin?” cerita Karin membuat Rhea terusik untuk bertanya hal tersebut dan Rhea terkejut saat adiknya mengangguk.

“Mama mas Aiden bahkan minta Nala tinggal di rumah kami, mbak. Mas Aiden sudah menolak, tapi percuma jika itu adalah mama Ayu. Dia akan berbuat semaunya," Karin ingat perdebatan suami dan mertuanya pagi tadi, hingga membuat mama Ayu langsung mengoceh mengungkit smeua kebaikannya sebagai ibu pada suami Karin.

Karin sama sekali tidak masalah dengan mama Ayu yang tinggal di rumah mereka, tapi Nala? Cukup perempuan itu ada di sekitar lingkup kerja Aiden, Karin tidak akan mempermasalahkannya. Entah apa yang akan terjadi jika mama Ayu benar-benar membawa Nala masuk ke dalam rumah kecil mereka.

“Jangan biarkan dirimu kalah ataupun mengalah, Karin! Kamu adalah istri kak Aiden, ibu dari anaknya. Nala tidak punya status yang kuat untuk menghancurkan rumah impian milik Vian,” Rhea hanya bisa menjadi pendengar dan menguatkan sang adik.

“Kami selalu ada bersamamu, mbak. Kamu bisa mengandalkan kami,” imbuh Alya.

Karin mengangguk, dia buru-buru mengusap sudut mata yang sudah hampir melelehkan cairan bening tersebut. Karin tidak ingin Alvian melihatnya menangis, bocah itu akan ikut sedih jika melihat sang mama sedih.

Banyak yang Karin maupun Alya keluh kesahkan pada Rhea, kakak sulung mereka memang belum lama ini kembali dari pendidikan spesialisnya di luar negeri. Meskipun pertemuan pertama Karin dan Rhea dalam situasi yang kurang baik karena di saat Alvian sakit, namun dari sana akhirnya Rhea bisa memaafkan sang adik. Karin juga sudah meminta maaf pada kakak angkatnya tersebut, dan hari itu bukan kali pertama Karin keluar dengan Rhea.

Beberapa waktu lalu dia dan Alvian sempat makan malam dan juga makan siang dengan Rhea, meskipun pertemuan mereka tidak di sengaja tetap saja membuat Karin bahagia.

Siang itu mereka banyak bercerita, bukan hanya Karin tapi juga Alya. Tentu saja di selingi canda tawa nan hangat dari celotehan dan tingkah random Alvian dan Aretha.

***

Karin dan Alvian menunggu Aiden datang menjemput mereka untuk makan siang, tadi mereka memang hanya memesan desert dan juga minuman karena Aiden mengajaknya makan siang.

“Papa kenapa lama cekali sih, ma? Pian cudah lapal lho ini, lemak pelutnya cudah lontok catu pel catu.” Alvian mencubit perutnya dan menunjukkannya pada Karin.

Karin tertawa saat putranya menunjukkan perutnya yang masih tetap gemoy itu. “Nanti kita isi makanan yang banyak biar lemaknya kembali,”

Karin kemudian menggendong Alvian agar putranya tersebut tidak rewel, sudah tiga puluh menit mereka menunggu Aiden yang tak kunjung datang. Hingga tidak lama kemudian dia melihat mobil suaminya berhenti tepat di depannya.

“Itu mobil papa sudah jemput kita, sayang.”  Karin mengusap kening Alvian, bocah itu lesu karena sudah lapar.

Aiden turun dari mobil dia menghampiri istri dan anaknya, Karin tersenyum kearah Aiden meskipun dia merasa ada yang aneh dengan ekspresi suaminya. Seperti ada kekhawatiran, juga seolah dia mengatakan maaf pada Karin. Namun senyum Karin luntur saat melihat ada orang lain membuka kaca mobil kursi penumpang bagian depan.

“Hai? Aku dan Aiden habis meeting, sekalian kita mau makan siang bareng. Aku kira hanya berdua, ternyata dengan kalian juga. Aku sama Aiden sekarang kerja di kantor yang sama,” Nala membuka kaca mobil dan tersenyum seolah mengejek Karin.

“Tega cekali papa lama jemput Pian. Telnyata papa cama Cumala,” Alvian menolak saat Aiden hendak mengambil alih dirinya dari gendongan sang mama.

“Nanti aku jelaskan, yank.” Aiden membukakan pintu mobil bagian tengah untuk Karin dan Alvian, Karin langsung masuk ke dalam mobil tanpa bicara sepatah katapun. Dia kecewa dengan Aiden, baru jadi partner kerja tapi Nala sudah bertingkah.

Aiden hanya bisa menghela napas, dia mengusap rambutnya dengan kasar. Di diamkan sang istri membuatnya lebih frustasi dari pada kalah tender ratusan juta.

 

 

1
Nur Asiatun
Alhamdulillah... semangat Author
muthia
nah gitu dong Aiden laki laki tu harus tegas
Niken Dwi Handayani
Lha..Aiden hanya seperti itu ngomong nya? ketegasan nya kurang banget dong😩 yang adamamanya dan sumala masih stay disana aja. Dan itu mamanya Aiden udah ada suami ditinggal lama ga diurusin bisa - bisa suaminya melipir lho🤣🤣
a yulaela_fa(Ayu Anfi): wkwkwk biar th rasa karin sm vian ngambek...

maknya punya bisnis sm nala, jd biar perusahaan suaminya dpt asupan dsna ters
total 1 replies
muthia
Aiden kurang tegas🙏
muthia: itu l, kasian Karin😭
total 2 replies
partini
dasar kamunya yg lemot Aiden
a yulaela_fa(Ayu Anfi): baru kerasa nnti pas vian keluarin kata keramatnya kk
total 1 replies
muthia
hbs l kau Aiden 🥰
muthia: 🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
total 2 replies
Niken Dwi Handayani
Lho...tunggu - tunggu, part ini jatuhnya seperti flash back ya? perasaan di bab berapa gitu, ada juga kejadian Alvian lama nunggu jemputan trus akhirnya ikut Rega🤔
Niken Dwi Handayani: Oalah...pantessss, kayak Dejavu gitu bacanya🤣🤣. Suka banget sama Alvian, lebih random dari baby mochi🥳
total 2 replies
muthia
👍👍👍👍👍👍❤❤❤❤❤
Ira Indrayani
Karya author selalu keren 💖👍
a yulaela_fa(Ayu Anfi): terimksh sdh sll mendkgku kk.. ❤️❤️❤️
total 1 replies
partini
good boy 👍👍👍
a yulaela_fa(Ayu Anfi): titisan copy pasteny aretha 🤣
total 1 replies
muthia
keciduk sama anak sendiri 🥰🥰🥰🥰
muthia: 🥰🥰🥰🥰🥰
total 2 replies
muthia
betul-betul mak lampir sama sumala itu 2 orang
muthia: 🥰🥰i🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
total 2 replies
muthia
❤❤❤❤❤❤
muthia
❤❤❤❤❤❤❤
a yulaela_fa(Ayu Anfi): 💗💗💗💗🤭💗
total 1 replies
Niken Dwi Handayani
typo nich Thor. Masa karin nanya karin mungkin yang dimaksud Alya ya?😒
a yulaela_fa(Ayu Anfi): oh iya kk, thanks koreksinya. nnti aq revisi ❤️🙏
total 1 replies
lyla lafiya
👍
muthia
❤❤❤❤❤❤
muthia
maaf kok tumben g up🙏🙏
a yulaela_fa(Ayu Anfi): ❤️❤️❤️❤️❤️🙏
total 5 replies
muthia
semoga nenek lampir sama sumala cpt keluar dr rmh Karin🙏
muthia: 👍👍👍👍👍👍👍👍
total 2 replies
Mikhaila Zea
mantra nya manjur al🤣🤣🤣🤭🤭
a yulaela_fa(Ayu Anfi): wkwkw ponakan kebucin2 aunty
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!