menceritakan tentang perasaan aneh seorang pengusaha muda yang dikenal kejam pada lawan bisnisnya terhadap saudara kembarnya sendiri.
perasaan yang tak biasa itu semakin lama semakin membuatnya tidak bisa mengendalikan diri setiap dekat dengan sang adik kembar.
ada unsur adegan ***, yang Tidak nyaman bisa di skip adegan *** nya.
"kak, kita tidak seharusnya seperti ini",
"maafkan aku, tapi jujur aku mencintai mu",
"kak, ini salah, kau tidak boleh mencintaiku, aku adik kembarmu, adik kandungmu",
"aku tahu, tapi...",
sosok tegas, bengis, dengan tatapan dan aura yang begitu tajam itu hanya akan luluh pada sang adik kembar.
apakah cinta Arkana terbalaskan?
ataukan harus kandas ditentang takdir?
yuk ikuti kisah Arkana menaklukkan takdir hidupnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hanswii, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 27
rakeela seharian ini sangat sibuk karena ternyata baju rancangan grace yang akan menjadi maskot di acara fashion show 4 hari lagi, baru setengah jadi, dan masih banyak kekurangan.
beruntung rakeela termasuk gadis yang sigap dan tanggap, rancangan yang di berikan oleh Grace langsung di pahami rakeela, dibantu kata tim dari Grace dan Grace sendiri iku memantau langsung, perlahan tapi pasti baju itu sudah hampir selesai.
"rakeela, Memang Lo yang terbaik, gak salah gue minta bantuan Lo, semua selesai lebih cepat", ucap Grace bersemangat,
"ini juga berkat kakak dan tim yang ikut membantu dan mengarahkan, semua tim kakak juga hebat", puji rakeela,
"aaargghh, pokoknya aku seneng banget, semua sesuai dengan apa yang aku harapkan, tinggal pemasangan Payet, dan beberapa tambahan lain, mungkin besok bisa siap", ucap Grace antusias,
"bisa selesai lebih cepat lebih baik kak", kata rakeela,
"kamu gak ada rencana kemana mana abis ini?",
"gak ada kak, palingan langsung balik ke hotel, terus telpon mommy, abis itu tidur", jawab rakeela,
" ya sudah, kalau gitu langsung balik ke hotel sana, langsung istirahat, makan malamnya nanti aku delivery kan saja",
" oke deh kak, bye".
waktu menunjukan pukul 5 sore waktu paris dan rakeela segera kembali ke hotel tempat dia menginap, dengan diantar sopir yang sudah di tugaskan Grace tentunya.
Sebelum kembali dia mampir sejenak ke salah satu store yang menyediakan berbagai macam kebutuhan, dia ingin membeli buah, susu kotak kesukaannya, yogurt, beberapa cemilan dan beberapa minuman ringan lainnya untuk stok nya di hotel.
Selesai, dia pun segera kembali ke hotel, badannya sudah sangat lelah dan lengket, dia ingin segera mandi dan merebahkan tubuhnya di kasur empuk lalu tidur.
waktu menunjukan pukul 8 malam waktu paris, jadi di Indonesia sudah pukul 2 dini hari, rakeela sudah selesai bersih bersih, dia duduk diatas sofa dengan beberapa potong buah dan camilan diatas meja di depannya.
Rakeela mengecek semua pesan dan email yang masuk ke ponselnya, ada beberapa pesan dari beberapa langganan butiknya yang ingin memesan pakaian darinya, ada juga pesan dari mommy nya yang ingin memastikan keadaan rakeela, ada juga pesan dari Zoya, dan yang tidak Pernah telat mengiriminya pesan hampir tiap waktu, kakaknya, Arkana.
meskipun telat, tapi rakeela tetap membalas pesan pesan itu, kecuali dari arkana, rakeela akan balas nanti.
rakeela mulai men scrol ponselnya, membuka akun sosial medianya,
"whaaat, apa ini?",
"cucu perempuan keluarga Wicaksono tersandung skandal panas, video bersama beberapa pria di kamar hotel tersebar",
rakeela yang sudah sangat penasaran membuka video itu dan....
"gilaaaaa..... Ini si salsa kenapa jadi kayak jalang gini, sumpah mual gue jadinya",
Rakeela terus membuka komentar di akun yang memposting berita itu,
'gila, sexy sekali goyangannya'
'gak nyangka ternyata si salsa pro banget'
'inikah si sombong yang selalu bilang dirinya mahal, saking mahalnya sampai di obral'
'open bo gak nih'
masih banyak komentar bernada menjijikan disana, rakeela Memang Tidak pernah tahu bagaimana sosok salsa sebenarnya, karena dia hanya bertemu saat dirinya sedang bersama Vero, soal salsa di luar dia tidak pernah tau dan tidak pernah mau tahu.
tapi kalau di lihat dari beberapa komentar, sepertinya salsa ini sosok yang sangat angkuh dan sombong.
tapi ya sudahlah, toh ini bukan urusannya juga, rakeela memutuskan untuk nonton drama Korea yang sedang booming saat itu, tidak di ponselnya tapi di televisi hotel karena lebih lebar dan lebih puas tentunya.
Sementara itu, Arkana sudah kembali ke jakarta setelah urusannya di Surabaya benar benar dia selesaikan, para penghianat sudah Arkana urus, begitu juga dengan mandor yang kabur, Arkana menemukannya dengan mudah dan sudah masuk penjara, tentunya uang yang dia bawa, arkana minta semua di kembalikan utuh.
Sejak kepergian rakeela arkana benar benar dibuat gelisah, tidak pernah bisa tidur nyenyak dan rasanya dia ingin selalu mendekap tubuh sang adik.
Seperti saat ini, waktu sudah pukul 2 dini hari, tapi Arkana masih belum memejamkan mata sama sekali, di tangannya ada segelas wine koleksinya yang berharga fantastis.
"kau benar benar membuat ku gila rakeela",
Arkana menyesap wine berwarna ungu itu,
"padahal baru beberapa hari kau pergi, tapi aku sudah segila ini",
"apa aku harus menyusul mu kesana?",
"tapi, apa kau tidak marah padaku, atau mungkin kau takut pada kakakmu ini?",
"pesanku saja jarang sekali kau balas",
Arkana berbicara sendiri sambil terus minum wine dari botolnya, jauh dari rakeela nyatanya bisa membuatnya nyaris gila seperti ini.
"ataukah aku harus jujur padamu kalau aku benar benar mencintaimu?",
"hahah, pasti kau akan menganggap ku gila setelah tahu perasaanku",
"apa memang aku benar benar gila?",
" hahahha, aku gila karena mu sayang",
Arkana terus mengatakan semuanya sendirian, cinta begitu besar pada rakeela yang sialnya adalah adik kandungnya sendiri membuat Arkana seperti orang gila.
Kalau bukan adiknya sendiri, tanpa menunggu lama lama Arkana pasti sudah menikahi rakeela dan memilikinya hanya untuk dirinya sendiri.
takdir tuhan Memang begitu lucu untuknya, selama hidup Arkana bahkan tidak pernah tertarik pada perempuan mana pun, tapi sekali dia jatuh se jatuh jatuhnya dalam cinta, dia malah mencintai saudara kembarnya sendiri, Arkana jadi kasihan pada dirinya sendiri.
" tapi banyak yang bilang gue dah rakeela gak mirip, dan seperti bukan saudara kembar, apa mungkin memang kita tidak kembar, dan bukan saudara? ",
"hahah ya semoga saja bukan, agar gue bisa memilikinya dan mencintainya",
ucapan arkana makin lama makin melantur, sampai akhirnya dia roboh di atas sofa dan tertidur.
Pagi pukul 7 David datang ke apartemen arkana, pagi ini ada meeting penting dengan salah satu klien dari jepang, sebagai asisten Arkana David menjemput sang bos.
"ya tuhan, apa apan ini, kenapa ini anak mabuk mabukan seperti ini?", ucap David kaget saat mendapati arakan masih tidur di sofa Dengan beberapa botol wine di meja.
Arkana orang yang disiplin, dia tidak pernah mensia siakan waktunya, dia juga orang yang sangat peduli kesehatan, dia tidak akan sembarangan minum meskipun wine yang dia minum harganya mahal dan kadar alkoholnya rendah sekalipun, kalaupun dia minum hanya di saat diajak bertemu koleganya di club atau tempat karaoke, itupun Arkana hanya akan minum sedikit, hanya untuk menghormati saja.
melihat wajah Arkana yang berantakan, David tahu kalau atasannya itu pasti baru saja tidur,
"Lo kenapa sih ar, gue baru lihat Lo seberantakan ini?", monolog David,
karena jadwal yang tidak bisa di undur, David terpaksa membangunkan Arkana, pukul 9 mereka sudah harus sudah berada di tempat meeting.