seorang pemuda 23 tahun yang tidak memiliki pekerjaan diusir paksa oleh keluarga nya karena sang adik tiri yang lebih berguna dibanding dirinya
setelah diusir dari rumah oleh orang tuanya, dia mencoba mencari pekerjaan dengan hanya mengandalkan ijazah SMA.
setelah mencari begitu lama, dia sama sekali tidak menemukan pekerjaan karena alasan ijazah nya yang kurang meyakinkan.
tapi entah apa yang terjadi tiba-tiba sebuah truk melaju ke arahnya dengan kecepatan tinggi, hal itu menyebabkan dirinya terpental jauh.
akan kah pemuda itu tetap selamat?
silahkan baca novel ini jika kalian penasaran akan kelanjutan nya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dyzque, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB. 27
mobil van putih itu melaju di jalanan sepi dengan banyak pohon yang menutupi setiap tepi jalan, tidak ada suara selain suara mesin mobil.
tapi kesunyian itu tiba-tiba pecah dengan suara sebuah mobil dari belakang, tidak lain tidak bukan yang memecah keheningan itu adalah dion.
beberapa saat sebelum nya……
"argh…, kamu lama sekali sistem," ucap dion.
setelah mobilnya muncul dion langsung masuk dan menyalakan mesin mobilnya, tanpa pikir panjang dion langsung mengikuti jalur yang ditandai oleh sistem.
dengan kecepatan 200km/jam dion terus melaju dijalan yang lumayan sepi, dion terus melaju melewati beberapa tikungan yang lumayan tajam dan gelap.
mobil dion menembus angin malam yang dingin, di jalan juga masih ada 1 atau 2 pengendara yang harus dilewati oleh dion, tapi untungnya sistem memberikan trial skill mengemudi padanya.
jadi tanpa perlu bersusah payah dion bisa menyalip dengan mudah, tanpa ada hambatan dan dengan kecepatan tinggi.
………………
kembali ke saat pengejaran…
dion memecah kesunyian dengan suara mobilnya yang menggelegar, para penculik yang ada di mobil van langsung merasa panik.
mereka langsung menambah kecepatan supaya bisa meninggalkan dion dibelakang, tapi tentunya dion masih punya cara, dion langsung mengaktifkan mode sport dari Bugatti chiron nya.
seketika kecepatan yang tadinya terlihat sudah mencapai limit langsung melonjak ke angka 300km/jam, dengan kecepatan serta skill nya.
dion dengan mudah menyalip mobil van itu, dion langsung mencoba untuk memperlambat laju mobil van itu dengan menghalangi jalan mereka.
setelah beberapa menit menghalangi jalan nya, mobil van itu akhirnya berhenti di tengah jalanan yang sepi, dion juga langsung menghentikan mobilnya.
3 orang langsung keluar dari dalam mobil van itu, tapi dion sudah lebih dulu menyelinap menggunakan skill assassin dari sistem.
dengan langkah yang seperti angin, dion langsung melangkah menuju belakang mobil van, dion langsung membuka pintu belakang mobil itu dan membawa renata keluar.
dion langsung menidurkan renata di dalam mobilnya dengan pelan dan hati-hati, setelah itu dion langsung berbalik untuk menghajar penculik itu.
seorang penculik yang masih waspada dengan sekelilingnya langsung terjatuh pingsan, kedua rekannya yang melihat itu langsung waspada.
"hei! dimana kau!, kalau berani sini lawan kami," ucap salah satu penculik.
"ohh…baiklah," ucap dion dengan nada rendah sambil berdiri dibelakang si penculik.
pencuri yang ada di depan dion langsung mematung karena kaget, rekannya yang ada di sebelah nya malah belum menyadari posisi dion.
tanpa basa basi dion langsung memukul bagian leher penculik itu hingga pingsan, penculik itu langsung terjatuh ke aspal, rekannya langsung menyadari temannya pingsan.
dia semakin meningkatkan kewaspadaan nya setelah kedua rekannya pingsan, dion awalnya ingin bermain sedikit, tapi karena tak ada banyak waktu, dion langsung memukul penculik yang tersisa hingga pingsan.
setelah itu dion langsung mengangkat tubuh mereka bertiga lalu dimasukkan kedalam mobil van, lalu dion membeli sebuah bom dengan daya ledak sedang dari sistem.
"sistem, buka toko," ucap dion.
...{ toko sistem}...
1. skill { minimal 200 poin }
2. ramuan { minimal 100 poin }
3. barang limited edition { minimal 50 poin }
4. keperluan lainnya { minimal 20 poin }
"buka nomor 4," ucap dion.
...{ lainnya }...
1. bom level 1-5 (10-50 poin)
2. senjata api biasa ( 50 poin)
3. perabotan lengkap (100 poin)
4. (kekurangan poin)
"aku akan mengambil bom level 2," ucap dion.
{ 20 poin telah dipotong, silahkan ambil barang di dalam inventori}
dion langsung mengambil bom itu lalu memasang nya di mobil van itu, dion mengatur waktu meledak bom di 3 menit setelah diaktifkan.
itu sudah cukup untuk menghindari area ledakan, dion sengaja menggunakan bom karena kawasan itu memang sepi dan rawan perampokan, jadi polisi tidak akan curiga terlalu banyak.
setelah selesai dion langsung masuk kedalam mobilnya lalu membawa renata pulang ke kediaman bert, awalnya memang seperti itu, tapi ada beberapa hal yang membuatnya mengubah jalur.
yang awalnya akan mengarah ke kediaman bert sekarang malah mengarah ke rumah nya sendiri, mungkin dion takut saat renata bangun dia akan membicarakan penculikan itu.
yang membuat masalah menjadi semakin besar, masalah yang awalnya sudah selesai akan membuat masalah lainnya, dan tentu tidak mungkin dion bisa lolos dari penyelidikan.
………………
setelah 30 menit berkendara, dion akhirnya sampai di Grand county hotel , dia segera menggendong renata yang masih pingsan naik ke kamar nya.
"ehem…tuan apa mau saya bantu?," tanya seorang pelayan.
"tidak perlu, saya bisa sendiri, tapi kamu bisa bawakan tas ini saja," ucap dion sambil memberikan tas yang dibawa renata.
"baik tuan," jawab pelayan itu.
pelayan itu segera mengikuti dion menuju kamarnya, lalu setelah sampai langsung memberikan tas itu, dion juga memberikan sedikit tip untuk nya.
dion langsung menidurkan renata di kasur kamar itu lalu melepaskan sepatu yang digunakan oleh renata, dan memakaikan selimut yang ada.
setelah itu dion langsung berjalan menuju sofa yang ada di kamar itu, dion melepaskan sepatunya lalu mengambil bantal yang ada di sofa.
tapi sebelum tidur dion mematikan lampu kamar yang masih menyala, dengan keadaan yang sudah kelelahan dion ingin tidur hingga siang hari.
"huft…hari yang melelahkan dan penuh drama," ucap dion.
"sistem claim hadiah misi sampingan," ucap dion.
{ hadiah misi sampingan #1 : sebuah apartemen mewah di kawasan elit laurent City dan $10.000.000 dollar laurent }
{ hadiah misi sampingan #2: sebuah cafe di kawasan elit laurent City, gedung apartemen anda juga berada di dekat cafe itu }
"hm?, dapat apartemen dan cafe?, sepertinya aku bisa menebak misi profesi besok," ucap dion.
"haha…, tapi untunglah aku jadi punya tempat buat beristirahat pas capek," ucap dion.
"hoam…, saatnya tidur selamat malam dan aku menantikan drama pagi hari," ucap dion.
------------—------------
sinar mentari yang menyilaukan di pagi hari membangun dion yang tertidur di sofa, badannya terasa pegal-pegal dan hampir remuk.
dion segera bangun dan berjalan menuju kamar mandi, sedangkan renata masih tertidur pulas di atas kasur yang empuk itu.
setelah selesai mandi, dion langsung mengenakan celana dan baju santai yang ada di lemari hotel itu, saat dion sedang memakai baju, renata tiba-tiba terbangun.
"a-aaaa!!," teriakan yang keras dari renata.
……
beberapa menit pun berlalu, dion sudah menjelaskan semuanya pada renata, dan renata langsung meminta maaf karena telah berburuk sangka.
"m-maaf ya dion, tadi soalnya kamu tiba-tiba muncul terus nggak pakai baju," ucap renata.
"iya ngga papa," ucap dion.
'hm? perasaan dari tadi aku emang berdiri disini, bukannya dia yang tiba-tiba bangun ya?,' batin dion.
"kamu mandi aja dulu, nanti habis itu aku anterin pulang," ucap dion.
"iya…," jawab renata.
...****************...
Semangat berkarya ye thor 🔥🔥