NovelToon NovelToon
Fantasy Wars

Fantasy Wars

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / Petualangan / Barat
Popularitas:45.5k
Nilai: 4.5
Nama Author: A-Z Kurnia

Fantasy Wars berlatarkan sebuah dunia dimana semua orang memiliki sebuah kekuatan super yang disebut "trick". Mengkisahkan perjuangan sekelompok remaja untuk mempersatukan negeri mereka, Negeri Arasi.

Di sebuah negeri bernama negeri Arasi, terjadi banyak peperangan. Hal ini dikarenakan tidak adanya seorang pemimpin di negeri itu, sehingga banyak orang membentuk sebuah kelompok untuk berperang dan menjadi kaisar di negeri itu.

Zeyn, seorang remaja yang "trick"-nya tidak diketahui, bahkan diduga bahwa dia tidak memiliki "trick". Bercita-cita untuk menjadi kaisar dan mengakhiri peperangan di negeri Arasi. Sekaligus membalaskan dendamnya kepada pasukan Demon Warriors, pasukan yang telah menghancurkan desanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon A-Z Kurnia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pertempuran Dimulai

Sebelumnya, tim Zeyn dan warga Desa Downstream telah melakukan persiapan untuk bertempur melawan pasukan Negeri Crystal.

*****

Di dalam sebuah bangunan, tim Zeyn, Scarlet, Joshi, dan beberapa pentinggi Desa Downstream sedang membicarakan hal-hal yang terkait dengan persiapan tempur mereka.

"Prediksiku, mereka akan sampai ke desa ini sekitar satu jam lagi," ujar Zeyn.

"Hemm. Jadi, apa persiapan kita sudah cukup?" tanya Joshi.

"Kata 'cukup' belum tentu akan membuat kita menang. Kita harus mencapai kata 'bagus'," ujar Zeyn.

"Untuk evakuasi, aku yakin sudah bagus. Semua anak dan beberapa orang dewasa yang akan menjaga mereka sudah kukirim ke tempat yang aman," ujar Rill.

"Emm." Zeyn mengangguk-angguk.

"Kau." Zeyn menatap Joshi.

"Namamu Joshi, kan?" tanya Zeyn.

"Ya," jawab Joshi.

"Tolong kau periksa ulang kondisi pasukan musuh dari segala arah," pinta Zeyn.

Mendengar permintaan Zeyn, Joshi melihat ke arah Scarlet seakan-akan menanyakan apa ia harus melaksanakan permintaan Zeyn. Scarlet yang juga melihat Joshi pun tersenyum dan mengangguk padanya tanda setuju dengan permintaan Zeyn.

"Ya, baiklah," kata Joshi pada Zeyn menjawab permintaan Zeyn tadi, setelah mendapat persetujuan dari Scarlet.

Lalu Joshi pun berlari keluar dari bangunan itu dan pergi untuk mengecek perkembangan pasukan Negeri Crystal. Dengan sangat cepat, Joshi dapat menyelesaikan misinya hanya dalam hitungan menit.

*****

Beberapa saat kemudian, Joshi sudah berhasil menyelesaikan misinya. Dan ia pun langsung kembali ke Desa Downstream. Ketika memasuki desa, Joshi langsung masuk ke bangunan tempat mereka rapat tadi untuk memberi laporan pada Zeyn.

"Zeyn, ini gawat!" ujar Joshi yang tampak cemas dan membuat semua orang di sana terkejut.

"Jumlah pasukan mereka bertambah jadi dua kali lipat dari saat pertama aku melihatnya!" sambung Joshi.

"Heh. Berarti jumlah mereka saat ini kurang lebih adalah seratus enam puluh orang," gumam Zeyn dengan meletakkan tangan kanannya di bawah dagu.

"Apa?! Seratus enam puluh?! Jumlah warga desa yang ikut bertarung hanya sekitar lima puluh orang!" kata Kepala desa cemas.

"Kenapa tiba-tiba pasukan mereka bisa bertambah? Apa mungkin mereka memiliki mata-mata di desa ini? Tidak mungkin, jika benar reaksi mereka sangat cepat," pikir Zeyn.

"Mungkin mereka sudah mengetahui bahwa pasti akan ada orang yang mengetahui rencana mereka. Dan mereka lalu mempersiapkan pasukan tambahan itu beberapa waktu sebelum pasukan yang dilihat oleh Joshi berangkat. Ya, pasti begitu," pikir Zeyn lagi.

"Kita tidak perlu khawatir tentang jumlah pasukan kita," ucap Zeyn mencoba untuk menenangkan orang-orang di sana.

"Ratusan prajurit hanya untuk menghadapi satu desa. Heh, aku jadi bernostalgia dengan pertempuran empat tahun lalu," batin Zeyn.

"Benar juga. Joshi yang sebagai orang pertama yang mengetahui bahwa desanya akan berperang, itu sama dengan diriku empat tahun lalu. Hahah, inikah yang namanya takdir?" batin Zeyn lagi.

"Oi anak muda! Bagaimana cara kita mengatasi masalah ini?!" tanya Kepala desa yang masih cemas.

"Huhh." Zeyn membuang napas.

"Joshi. Jelaskan lebih detail kondisi lawan!" tegas Zeyn.

"Mereka membagi pasukan mereka menjadi 4 bagian yang sama rata. Sebagian akan tiba di desa ini melewati sisi utara (gerbang), sebagian yang lain akan melewati sisi timur, dan sebagian lagi melewati sisi barat," jelas Joshi.

"Dan sisanya berada di belakang ketiga pasukan yang lain," sambungnya.

"Begitu, yah," kata Zeyn.

"Berarti setiap sisi desa, kecuali sisi selatan akan dilalui oleh sekitar empat puluh prajurit. Dan empat puluh yang di belakang adalah pasukan yang bersiap sebagai bala bantuan," gumam Zeyn berpikir.

"Baiklah. Kalian serahkan saja bagian utara padaku," ujar Zeyn.

"Maksudmu, kau akan melawan empat puluh orang di sana seorang diri?!" tanya Pak Date yang tidak percaya dengan ucapan Zeyn.

"Ya," jawab Zeyn sambil menatap Pak Date.

"Kau yakin?" tanya Pak Date lirih.

"Heh. Tentu saja! Aku ini kuat, loh!" lantang Zeyn.

Ucapan Zeyn yang begitu lantang dan percaya diri membuat orang-orang di sana jadi merasa agak lega dan percaya diri. Orang-orang di sana pun tersenyum lebar.

"Sudah kuduga, dia adalah seorang pemimpin yang hebat," batin Scarlet.

Beberapa saat kemudian, rapat yang mereka lakukan pun selesai dan mereka keluar dari bangunan itu untuk menjelaskan strategi tempur yang akan dilakukan.

Lalu, para warga yang akan bertempur dibagi menjadi 4 kelompok sesuai dengan apa yang diperintahkan oleh Zeyn. Total jumlah warga yang akan berperang ditambah dengan tim Zeyn adalah 55 orang.

Zeyn akan mengurus bagian utara seorang diri. 18 warga ditambah Troy dan Khaira akan mengurus bagian barat. 18 warga lagi ditambah Rill dan Vincent akan mengurus bagian timur. Dan 14 sisanya termasuk Scarlet dan Joshi akan menunggu di samping bangunan pusat kota untuk membantu apabila ada orang yang terluka.

*****

Satu jam berlalu, semua orang di desa sudah bersiap di posisi yang telah ditentukan. Namun ada satu orang yang tidak berada di posisinya, dia adalah Scarlet.

"Zeyn, aku ingin ikut denganmu untuk menghadapi musuh di sisi utara," pinta Scarlet.

"Lah, kok gitu?" tanya Zeyn.

"Yah, siapa tahu kau akan membutuhkan bantuan nanti," lirih Scarlet.

"Heh, terserah. Tapi jangan salahkan aku jika kau tidak dapat bagian nantinya," kata Zeyn sambil tersenyum.

"Ya," jawab Scarlet.

"Aku ingin melihat bagaimana caramu mengalahkan puluhan musuh seorang diri," batin Scarlet.

"Jika kau bisa melakukannya, berarti kau sudah menyamai kekuatan orang itu," batin Scarlet lagi.

*****

Beberapa saat kemudian. Pasukan Negeri Crystal akhirnya sampai juga. Jumlah pasukan dan arah serangan mereka sesuai dengan apa yang telah diprediksikan oleh Zeyn.

*****

Di sisi barat desa.

"Huhh, akhirnya," gumam Troy sambil membuang napas.

*****

Di sisi timur desa.

"Hihih. Lama sekali mereka, aku sudah tidak sabar, nih," ujar Vincent yang berada di sisi t sambil tersenyum gugup.

*****

Di sisi utara desa.

"Baiklah, mereka datang juga. Aku yakin, kami pasti akan memenangkan pertempuran ini," batin Zeyn yang berada di sisi utara desa sambil tersenyum.

"Wah-wah. Sepertinya mereka benar-benar sudah tahu bahwa kita akan menyerang desa ini," kata salah satu prajurit Negeri Crystal yang melihat Zeyn dan Scarlet yang berada beberapa langkah di belakang gerbang.

"Cih. Apa kalian lihat? Mereka hanya mengirim dua orang untuk menghadapi kita. Percaya diri sekali mereka," kata salah satu prajurit lainnya.

"Atau mungkin ... orang-orang lainnya sudah kabur dari desa karena ketakutan?!" ujar prajurit yang sombong tadi.

"Hahahahahah!" semua pasukan Negeri Crystal di bagian utara.

"Widihh. Kayaknya kita diremehkan, nih." Zeyn tersenyum ketika mendengar beberapa ocehan pasukan Negeri Crystal tadi. Mendengar ucapan Zeyn dan melihatnya tersenyum, Scarlet terus memandangi Zeyn dan ikut tersenyum.

"Sudah-sudah! Ayo cepat kita serang mereka!" seru pemimpin pasukan utara.

"SERANG!!!" seru semua pasukan Negeri Crystal serentak sambil berlari maju untuk menyerang Desa Downstream.

Pertempuran pun mulai berlangsung di segala sisi Desa Downstream.

"Hiaa!!" seru semua warga desa yang bertempur.

Beberapa pasukan Negeri Crystal berlari maju untuk bertempur dari jarak dekat. Sedangkan beberapa lagi, tetap di belakang untuk menyerang dari jarak jauh.

"Hemh." Zeyn tersenyum melihat musuh-musuhnya berlari maju ke arahnya.

"Satu," gumam Zeym berhitung.

"Dua." Pasukan Crystal yang dihadapinya terus mendekati gerbang.

"Tiga." Pasukan itu sudah memasuki gerbang.

BOOOOOOMMM.

Pasukan Negeri Crystal yang berlari melewati gerbang untuk menyerang Zeyn dan Scarlet pun menginjak tanah yang di bawahnya sudah ada jebakan yang dibuat oleh Zeyn dengan bantuan Vincent. Jebakan itu berisi 50 bom kertas yang sudah Zeyn modifikasi.

Akhirnya, bom kertas itu pun meledak ketika para prajurit Negeri Crystal menginjak jebakannya. Ledakan dari jebakan itu sangat besar hingga efeknya sampai berpuluh-puluh meter.

Sehingga ledakan itu juga mengenai prajurit Negeri Crystal yang bertugas untuk menyerang dari belakang. Tah hanya itu, ledakan tadi juga terus bergerak sampai ke arah Zeyn dan Scarlet.

"Scarlet!" Zeyn langsung merangkul tubuh Scarlet dan melemparkan benangnya ke sebuah gedung yang agak tinggi di dekat mereka. Lalu, benang itu menarik Zeyn dan Scarlet naik ke atas gedung itu.

"Heh. Zeyn ... memelukku," batin Scarlet yang merasa gugup dan pipinya merah karena merasa gugup dirangkul oleh Zeyn.

Ledakan besar tadi pun membuat 40 prajurit pasukan Negeri Crystal jadi pingsan dan tak sadarkan diri.

"Waw." Zeyn yang melihat dari atas gedung pun berdecak kagum melihat efek jebakannya yang luar biasa.

1
Ferdian yuda
jdjak
💋ShasaVinta💋
aku mampir Thor . nanti aku lanjuti lagi bc dan likenya . saling support yab thor . tks 😉
Diana
kak, kok cuman sampai eps HILANGNYA TROY sih kak? apa eps barunya belum muncul?
farway
trick? hmm... trickters! bentar, kalau dia yang pertama tidak memiliki trick berarti semua orang punya trick dong? kalau cuma sebagian yang punya bisa di panggil trickters tapi kalau semuanya punya trick... yang ga punya trick disebut apa ya? hmmm...
Protocetus
main juga ke novelku min
anggita
4 like tertinggal👌
anggita
gun gumy.,
Yisa
Boomlike mendarat, Thor.

hehe, abis baca marathon✌🏻
Ganbatte, ditunggu up nya😆
Yisa
Mungkin emang lagi musim Corona. Baca corna jadi corona🤣😭
anggita
Zeyn👍💪
anggita
💪💪👍
anggita
trik gelembung... gun gummy
anggita
like yg trtinggal👍
Loli bunting
masih gw pantau kelanjutannya kang
anggita
👌👌👍👍
anggita
negeri.arasi👏
Hesti Heryanti
semangat selalu.kak
karya mu semakin keren


Salam Mengintip Jodohku
nazaruddin thamrin
Fresh nazar mendukungmu Thor. Ditunggu like dan komenmu ke HOT MAN ON CAMPUS dan BABY MY LOVE. Kita saling support terus ya
@M⃠ⁿꫝieʸᵃɴᵉᵉʰʜɪᴀᴛ𓆊🎯™☂⃝⃞⃟ᶜᶠ
semangat kak
@M⃠ⁿꫝieʸᵃɴᵉᵉʰʜɪᴀᴛ𓆊🎯™☂⃝⃞⃟ᶜᶠ
yuhuuuu.. like lagi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!