jangan lupa...
like yg banyak
komen jangan lupa..
love you
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ariadna regr I.F.A, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
belum berubah••••
"Some are born great, some achieve greatness, and some have greatness thrust upon them."
note: karena cerita sudah dimulai kita panggil CEO itu dengan nama queen ya•••
...****************...
pagi hari yang cerah telah menyapa bumi. sinar matahari yang terang telah menunjukan dirinya.
mereka yang masih setia di atas kasur nya bangkit dari tidurnya dan mulai melakukan aktivitas normal mereka masing masing.
queen yang sudah berada di kantor sedang memeriksa laporan dari mata matanya yang menyelidiki tentang korupsi yang dilakukan oleh perusahaan Shin.
tiap kata dia baca dengan seksama. dia sudah memikirkan cara untuk mengatasi masalah ini.
dia mengambil ponselnya dan menghubungi seseorang.
Tut...Tut...
"halo"ucap suara diseberang sana
"tangkap si bedebah Shin itu. tangkap dia dan bawa keruang bawha tanah. sikasa dia samapi dia memohon untuk kematian dia sendiri. gua paling benci ada yang berani khianatin gua"ucap queen denagn dingin
"Lo tenang aja semua bakal kita atasin. Lo tinggal nyantai aja duduk yang cantik di kantor Lo"ujar suara diseberang sana
"hmmm"jawabnya. dan panggilan langsung diakhiri.
sementara yang diseberang sana sedang mengumpat. "shit. main matiin aja nih anak"
"Lo kenapa sih sel. pagi pagi dah emosi aja"tanya si teman nya
"nih si mafia pensiunan nelpon ngasih kerjaan"ucap si aksel
"tumben tuh anak minta bantuan kita. kirain dah gak mau berurusan lagi ama kelompok underground dia. ngasih tugas apa dia sel?" ucap si teman
"katanya suruh nangkep si bedebah Shin katanya."jawab aksel
"ngapain kita harus nangkep tugh bapak tua bangka. emang dia buat salah apa sama si buk boss?"tanya nya lagi
"mana gua tau rel, udha lah pokok nya tangkep aja tuh orang. turutin aja tuh si buk boss kalo gak pawangnya nanti ngamuk lagi. hiiiiiii...serem gua liat bang Andre ngamuk"aksel membayangkan ketika nanti Andre mengamuk
"Halah....Lo aja sebelum bang Andre ngamuk pasti dah ngacir duluan ninggalin kita di omelin Ama tuh pawang singa." sindir farel
"ya kan gua takut Ama tuh pawang singa serem mukanya. mentang mentang dah punya anak nambak galak dia"ujarnya bergidik ngeri
"ya namanya juga bapak. Lo juga sih gila masa anak nya Lo kasih pistol bapaknya pasti ngamuk lah ****"ucap farel
"waktu itu si leo nangis kenceng banget pening pala gua dengernya. gua kasih mainan kagak mau. ya gua kasih pistol aja lah"ucapnya enteng
sementara farel hanya geleng geleng kepala. teman nya ini memang gak ada akhlak.
...----------------...
...----------------...
...----------------...
...----------------...
setelah mengakhiri panggilan queen menyandarkan kepalanya pada kursinya. para kecoa memang harus disingkirkan sesegera mungkin.
sampai Alvin masuk kedalam ruangannya membuatnya mengarahkan pandnagan dinginnya kepada Alvin.
"boss hari ini ada pemotretan model brand terbaru kita. apakah anda akan pergi memantaunya?" tanya Alvin
"ya, siap kan semua nya"perintah Lina beranjak pergi*
queen segera melangkah keluar ruangan. menuju lift. disana dia sudha ditunggu oleh Tris Yang akan menemaninya menuju lokasi pemotretan.
sesampainya dilantai bawah para karyawan yang sedang lewat membungkuk hormat ketika dia lewat.
dia menuju keluar dan disana sudah ada mobil yang siap. dia menaiki mobil itu ditemani Tris menuju lokasi pemotretan.
lokasi pemotretan kali ini di sebuah pantai.saat sampai disana di melihat beberpaa staf sedang menyiapkan segala semuatu.
dia memilih duduk dan mengawasi semua itu dari jauh. dia duduk disebuah bangku yang sudha disiapkan disana dan Tris setiap berdiri dibelakang nya sambil memegang tabletnya.
dia memperhatikan para staf itu mendar mandir menyiapkan peralatan. dan fotografer profesional yang dia panggil juga sudah bersiap.
hanya satu yang belum ada yaitu modelnya. model yang mereka kontrak belum datang.dia melihat beberapa orang sibuk menelponnya model itu.
queen terus memperhatikan mereka tanpa niat untuk ikut campur. Tris juga sudah di hubungi oleh staf Yang ada disana. Tris khawatir ada sesuatu yang buruk akan terjadi.
"nona, model yang kita kontrak belum datang nona, sekarang kita harus bagaimana nona?"tanya Tris khawatir
"terus hubungi dia kalau Dalam waktu 10 menit dia tak kunjung datang batalkan semua kontrak kita dengannya. dan cari model lainnya yg lebih profesional" ucapnya
"baik nona"ucap Tris
untung saja 5 menit kemudian model itu sudah tiba di lokasi. karena ada kecelakaan makannya dia terlambat.
zeline zakeisha,model yang telah menandatangani kontrak dengan R'X corp saat ini sedang di make over oleh para perias.
dia sudah diberitahu oleh managernya bahwa tadi hampir saja kontrak mereka dibatalkan karena dia tak kunjung datang.
zeline bernafas lega untung saja dia tak terlambat.
dia saat Ini sedang melakukan sesi pemotretan. berbagai gaya dia coba dan dan hasil nya sangat bagus.
dia juga di beri waktu istirahat. saat sedang menikmati minumannya dia melihat ada seorang model juga yg sedang pemotretan disana.
model yang diketahui namanya Sandra Manuela itu menghampiri Zeline yang sedang istirahat.
"Yo...bukannya ini model terkenal zeline ya"panggil nya dengan nada menyindir
"hallo nona Manuela"jawabnya malas
"wah..wah..wah...sombong sekali ya kau sekarang mentang mentang mendapat kontrak dengan perusahaan ternama kau jadi semakin sombong"
"*nona Manuela jika anda keizni hanya ingin bicara seperti itu silahkan anda pergi saja" zeline mengusir Sandra secara halus
"hei...kau kir akau siapa hah! berani sekali model baru seperti kau bicara kepadaku yang merupakan model profesional ini"ucap Sandra yang merasa tersinggung karena diusir
"nona saya tidak peduli mau saya model baru atau tidak. kita disini sedang bekerja jadi jangan ganggu kami hanya untuk melayani urusan anda yang tidak bermutu ini"ucap zeline
"dasar ja****"teriak sandra. dia langsung menjambak rambut zeline yang sudah ditata rapi oleh tim tata rias.
zeline melawan karena tak terima di Jambak. dan jadilah pertengkaran antara model disana.
banyak orang yang mengerumuni mereka mencoba melerai. namun mereka malah mendorong orang orang tersebut.
manager mereka juga mencoba menenangkan mereka namun tak berhasil. keadaan mereka sekarang sudah berantakan. make up yang sudah berantakan,pakaian yang robek rambut yang seperti terkena angin ****** beliung.
queen yang sedang duduk sambil memejamkan mata pun terbangun. dia membuka sedikit matan ya yang masih terhalang oleh kacamata hitam dan dia melihat pertengkaran model model itu. Tris masih setia menunggu nonanya membuka mata dan menunggu perintah dari nya.
"ada apa dengan mereka tris?"tanya queen malas
Tris membungkuk sedikit dan berucap,"nona tadi nona Manuela mencari gara gara denagn model kita. entah apa yang membuat nya menyerang model kita. tapi sepertinya dia iri karena nona zeline menjalin kontrak kerjasama dengan perusahaan kita nona"
queen yang merasa malas untuk melerai mereka memerintahkan Tris untuk bertindak."kau lakukan sesuatu buat mereka berhenti. suara mereka seperti knalpot rusak. mengganggu tidur ku saja"
Tris mengangguk."baik nona.. akan segera saya urus. silahkan nona lanjutkan istirahat nona."
dan queen pun menurunkan kacamata nya yang bertengger di kepalanya untuk menutupi metanya lagi. dia mulai memejamkan matanya setelah meminum jus yang sudah disiapkan oleh pihak hotel*.
note: lokasi pemotretan ini berada di sebuah hotel milik queen yang berada di pinggir pantai.*****
*Tris berjalan kedepan dan membelakangi queen yang tertidur pulas.dia melihat pertengkaran itu belum juga berhenti dan telah merusak peralatan Yanga da disana seketika berteriak,"cepat berhenti kalian berdua!!!!"
zeline dan Sandra yang bertengkar pun berhenti seketika. orang orang yang ada disana juga melihat siapa yang ebrteriak kearah mereka.
zeline,Santa dan semua orang Yang ada disana kaget melihat siapa yang berteriak kearah mereka terdiam menunduk takut.
Tris memperhatikan mereka semua yang menunduk disana."apakah kalian sudah tidak waras hah!!!"
mereka bergetar mendengar ucapan tris, terutama zeline dia merasa takut kalau kontrak mereka akan dibatalkan."maaf kan kami sekretaris Tris. saya tidak bermaksud membuat keributan"
Sandra tau kalau zeline sangat takut pada orang itu pun mencoba memprovokasi mereka."tuan wanita ini mencari gara gara denagn saya duluan. entah ada salah apa saya padanya sampai dia sebegitu bencinya pada saya"
zeline melotot kearah Sandra."nona Manuela anda sendiri yang datang kepada saya dna mencari gara gara kepada saya. tapi anda malah memutar balikkan fakta sungguh menyedihkan"
Sandra emosi karena disindir oleh zeline. belum sempat membalas perkataan zeline seseorang sudah menyelanya duluan."nona Manuela jika anda sudha bosan di dunia modeling saya bisa membuat karir anda hancur sekarang juga"
Sandra mencari sumber suara itu. dan melihat seorang wanita sednag tiduran di atas kursi dan dipayungi."maaf nona saya tidak mengerti maksud anda?"
Tris yang tau nona nya berbicara segera membalikkan badan dan membungkuk hormat. "apakah kata kata saya kurang jelas nona manuela. saya pling benci mengulang kata kata saya"
Sandra langsung jatuh terduduk di pasir,"maaf kan saya nona saya tak bermaksud..."
queen langsung memotong ucapan nya itu,"saya tidak peduli"
Sandra menangis meminta ampun. dia tak berani melawan queen karena bisa bisa karir dan hidupnya hancur di tangannya."ampuni saya nona queen. tolong jangan hancurkan karir saya nona..saya mohon"
namun queen bukan orang yang bisa menolerir segala kesalahan. dia segera memberi perintah seseorang di telpon"hancurkan karir Sandra Manuela. saya mau dia tak diterima dimana pun"
Sandra langsung pingsan ditempat tak snaggup menerima kenyataan bahwa karirnya telah hancur. managernya dengan sigap membawnaya pergi dari sana.
queen langsung menutup matanya lagi karena masih mengantuk."lanjutkan sesi pemotretan bereskan semua kekacauan ini dan obati luka Luka mereka yg terluka."
mereka mengangguk paham dan segera membereskan kekacauan tadi.zeline masih berdiri menatap queen dengan intens.
queen yang tau diperhatikan membuka mata dan melihat siapa yang menatapnya."apakah ada yang ingin anda sampaikan nona zeline?"
zeline langsung membungkukkan badannya dan menetap queen."saya minta maaf nona gara gara saya anda mengalami kerusakan seperti ini"
queen yang malas menjawab menutup matanya kembali tapi sebelum itu dia memebri isyarat kepada Tris untuk menjawabnya.teis mengangguk dan mejau kedepan."nona zeline anda tak usah khawatir tentang kerusakan ini. anda fokus saja pada pekerjaan anda. bersikaplah profesional saja."
zeline mengangguk paham dan segera membalikkan badan. tapi queen menghentikannya lebih dulu."setelah selesai pemotretan datanglah makan siang bersama ku nona"
zeline langsung membalikkan badannya. dan mengangguk paham sembari tersenyu.queen kembali menutup matanya."ternyata kau tidak banyak berubah ya zeline"ucap nya dalam hati*.
...****************...
...****************...
......................
......................
***gimana.....
like………
komen…………
love you…………
sebenernya author belum sembuh tapi karena banyak semangat dari reader akhirnya author bisa up…………
tunggu up berikutnya nanti sore ya…………
assalamualaikum**……………**……