Bagaimana perasaanmu kalau kau harus menikah diusia muda?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Patriciya Wulandari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 27
Flashback on
Ketika Abelia melangkah menuju kamarnya meninggalkan Jonathan dan Maria.
Jonathan kembali menanyakan apa yang sedang ingin Maria bicarakan dengannya dan tak ingin abelia mendengarnya.
" Apa yang ingin kau bicarakan denganku maria? " Tanya jonathan kepada maria sang kepala pelayan yang sudah lama mengabdikan hidupnya tersebut keluarga jonathan dari sejak jonathan masih kecil.
Bahkan jonathan sangat menghargai maria seperti ibunya sendiri karena maria sudah mengasuh jonathan sejak orang tua jonathan meninggal sepuluh tahun yang lalu.
Bahkan suami dan anak anak maria juga mengabdikan hidupnya untuk bekerja padanya seumur hidup mereka.
" Maaf tuan muda salah satu pelayan menemukan ini di lemari pakaian nyonya muda saat sedang mengganti seluruh pakaian nyonya muda di lemari ". Jelas maria sembari memberikan sebuah benda yang salah satu bawahannya temukan tadi kepada jonathan.
Jonathan terkejut ketika ia membaca tulisan dibenda tersebut.
" A.. apa Abelia mengkonsumsi pil pencegah kehamilan? " Ucap jonathan dengan membulatkan mata.
" Maaf tuan muda saya tidak tahu,tapi sepertinya nyonya muda belum mengkonsumsi pil tersebut karena pil itu belum kurang satupun" Ucap maria karena melihat pil tersebut belum kurang satupun atau dengan kata lain Abelia belum mengunakan pil tersebut.
Jonathan hanya mengangguk menanggapi maria karena memang pil tersebut masih utuh.
" Baiklah aku kekamar dulu, dan tolong siapkan makan malam" ucap jonathan seraya melangkahkan menuju kamarnya.
" Maafkan saya tuan muda saya tidak bermaksud membuat tuan muda resah" Ucap maria dalam hati seraya melangkah ke dapur untuk menyiapkan makan malam untuk tuan dan nyonya mudanya.
* * * *
" Jonathan masuk ke dalam kamar tapi tak melihat Abelia disana, Jonathan lalu masuk ke kamar ganti.
Disana ia melihat Abelia sudah siap dengan pakaian santainya.
Abelia menyapanya terlebih dahulu.
" Hai apakah kau ingin aku menyiapkan baju ganti untuk mu? "
" Ingin rasanya aku menciummu yang begitu menggemaskan saat, ini tapi aku sangat kecewa terhadapmu saat ini" Ucap jonathan dalam hatinya seraya melangkah ke kamar mandi untuk mendinginkan kepalanya agar bisa meredam emosi kepada sang istri.
" Ya tuhan apakah abelia tidak percaya padaku sehingga ia tak ingin memiliki anak denganku? "
" Atau dia hanya ingin menundanya untuk sementara karena masih tetap harus sekolah? "
" Tetapi kenapa dia tidak mengatakannya kepadaku terlebih dahulu? "
" Brakk.. " Jonathan menghempaskan seluruh barang barang yang adabdi dalam kamar mandi tersebut lalu ia keluar dan memakai pakaian santainya.
* * * *
Ketika keluar dari kamar ganti jonathan melirik sekilas istrinya lalu meninggalkan Abelia yang begitu gusar dengan sikapnya saat ini.
" Maafkan aku bel, aku harusnya tidak mendiami mu seperti ini akan tetapi ada rasa sakit didalam hatiku saat ini" ucanya jonathan dalam hati sebelum keluar dari kamar tersebut.
Jonathan menyuruh salah satu pelayannya untuk memanggil Abelia untuk segera makan malam.
Tidak lama berselang abelia datang dan duduk disampingnya dan sesekali melirik Abelia yang sepertinya tak begitu berselerah untuk makan.
" Aku tidak tahu harus memulai dari mana untuk berbicara denganmu, karena saat ini ada rasa kecewa yang teramat mendalam hatiku terhadapmu"batin jonathan.
" Ehem.. Kak aku sudah kenyang, aku duluan yah" pamit abelia.
" DEG.. " Ada rasa ngilu dihati jonathan ketika ia mendengar istrinya menyebutnya dengan sebutan kak padahal ia sudah meminta kepada istrinya untuk tidak memanggilnya kak kecuali dihapan orang lain.
Akan tetapi dengan digap jonathan menyahutinya dengan berdehem.
" Mungkin memang benar kau tidak mencintai ku seperti aku mencintaimu dan kau ingin mengkonsumsi pil pencegah kehamilan agar tak memiliki keturunan denganku."guman jonathan dengan raut wajah yang sendu.
Tak lama setelah abelia pergi jonathan pun menyusulnya kekamar dan begitu sampai dikamar jonathan mendapati abelia sedang mengobrak abrik lemari seperti sedang mencari sesuatu dan jonathan berfikir kalau abelia sedang mencari pil pencegah kehamilan tersebut.
Jonathan lalu mengeluarkan pil tersebut dari saku celananya. Dan menanyakannya langsung kepada abelia tapi abelia hanya diam dan tak menjawab apapun.
"Benarkan dia sedang mencari pil ini" bati jonathan.
Flashback of
Tapi Good luck yaakk 👍🏻