NovelToon NovelToon
Terjebak Cinta Wanita Bercadar

Terjebak Cinta Wanita Bercadar

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:7.6M
Nilai: 4.7
Nama Author: Sri Rusmiati

Ketika dua gadis kembar jatuh cinta pada pria yang sama. Andra yang jatuh cinta pada pandangan pertama kepada Arni, ternyata pertemuan keduanya dengan Agni membuatnya semakin jauh pada Arni. Saat menjelang pernikahannya dengan Agni, Andra mendapat informasi bahwa Agni sedang hamil. Reno asisten pribadi sekaligus sahabat dekat Andra dituduh sebagai ayah dari anak yang di kandung Agni karena kepergok satu kamar bersama Agni dalam keadaan mabuk. Arni yang bercadar terjebak masuk ke dalam sebuah ruangan yang hanya ada Andra di dalamnya membuat Andra harus menikahinya. Kebencian demi kebencian muncul terhadap wanita bercadar yang tidak diketahui Andra bahwa dia adalah wanita yang membuatnya jatuh cinta pada pandangan pertama. Arni yang merasa sangat sakit hanya bisa menerimanya. Nasibnya berubah saat Andra mengetahui bahwa wanita di balik cadar itu adalah cinta pertamanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sri Rusmiati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 27

Hari terus berganti, bulan demi bulan telah berlalu. Agni dengan rutinitasnya yang terasa membosankan, tinggal di rumah mewah namun perhatian Andra semakin berkurang. Akhir-akhir ini, Andra sering pulang larut malam.

Entah benar-benar sibuk di perusahaannya atau justru Andra sedang membiasakan diri menjauh dari Agni. Bagi Agni, rasa ingin memiliki Andra semakin besar, sedangkan bagi Andra rasa cinta itu semakin memudar.

Sebuah chat Agni kirimkan untuk Andra, "Kak, malam ini bisa pulang lebih cepat? Aku kangen."

Andra membuka handphone dan membaca chat masuk. Rasa itu semakin hambar.

"Aaaahhh.." Andra mengacak rambutnya.

Reno masuk tanpa mengetuk pintu dan melihat Andra. Keningnya mengernyit. Ada banyak perubahan pada Andra sejak mengenal Agni.

"Belum pulang?" Tanya Reno.

Andra terkejut dengan suara Reno kemudian menatap sumber suara itu. "Belum Ren."

"Cieee yang mau nikah lembur terus." Goda Reno.

Andra semakin tidak bersemangat mendengar candaan Reno. Dia lebih memilih untuk menutup mukanya kemudian mengusapnya dengan kasar daripada harus menjawab ocehan Reno.

"Saya Reno dengan senang hati membuka jam curhat sebebas-bebasnya kepada Tuan Andra Atma Geraldo." Reno berucap layaknya sedang mendeklarasikan text sumpah pemuda.

Tanpa jawaban Andra justru melempar Reno dengan kepalan kertas.

"Ambekan banget sih bos gue. Ya udah gue balik duluan ya Bro." Pamit Reno pada Andra.

Reno melenggang untuk meninggalkan ruangan Andra, belum sampai pintu keluar suara Andra terdengar dengan keras, "Tunggu!"

Reno tersenyum karena sudah menduga Andra sebenarnya membutuhkan dirinya untuk teman cerita. Reno membalikkan badannya dan menatap Andra dengan dalam. Ada rasa kecewa pada sahabatnya. Kenapa harus pada Agni? Andra yang tidak pernah jatuh cinta pada wanita lain sebelumnya justru terjebak cinta wanita yang belum dikenalnya.

"Gue pulang ke rumah lo ya Ren." Pinta Andra.

Reno mengangguk, mungkin benar mereka butuh tempat yang tepat untuk bercerita. Reno yang berjalan di belakang Andra memperhatikan langkahnya yang terlihat gontai seperti sudah tidak ada semangat hidup. Jas yang dipegang oleh tangan kirinya serta dasi yang sudah tidak rapih menunjukkan kalau Andra benar-benar sedang tidak baik.

Sementara tangan kanannya sibuk mengusap handphone untuk beberapa kali. Reno terus menatap punggung Andra dan memperhatikan tingkahnya.

"Kenapa di reject?" Tanya Reno memecah keheningan malam sebelum masuk ke dalam mobilnya.

Andra yang merasa sedang diawasi menatap Reno dengan tidak senang. "Bukan siapa-siapa." Nada yang keluar dari mulutnya nampak dingin.

Andra memilih untuk ikut dalam mobil Reno tanpa pengawalan dari para bodyguardnya. Reno sangat faham apa yang Andra butuhkan. 30 tahun sudah mereka bersama, tidak ada yang bisa Andra sembunyikan dari Reno.

Sepanjang perjalanan tidak ada obrolan dalam mobil. Hening, sunyi. Reno mencoba memainkan playlist musik dalam mobilnya namun hanya butuh 3 detik bagi Andra untuk menekan tombol off.

Reno fokus menyetir. Otaknya terus berputar, memikirkan apa yang sebenarnya terjadi pada Andra.

"Apa elo lagi kangen sama Ibu Asyita? Atau justru elo lagi ada masalah sama Agni?" Batin Reno terus menerka-nerka.

Andra menyandarkan punggungnya, mencoba membuka dasi dan sebagian kancing bajunya kemudian menutup matanya. Reno tidak pulang, dia membawa Andra ke apartemen miliknya. Andra butuh tempat yang tenang. Rumahnya bukan tempat yang tepat karena di sana ada ibu dan ayahnya.

"Turun udah sampai!" Ucap Reno yang tahu walaupun mata Andra terpejam tapi batinnya terus berperang.

"Ke apartemen?" Tanya Andra karena dia berpikir akan dibawa ke rumah Reno.

"Ini lebih tepat buat kondisi elo sekarang. Ayo!" Ajak Reno.

Reno yang turun lebih dulu diikuti oleh Andra menuju kamar apartemennya.

Bupppp.. Andra menabrak punggung Reno.

"Berenti pakai aba-aba dong ah." Ucap Andra kesal.

"Maaf pak bos tapi kamarnya di sini. Gue berenti juga udah agak lama, elo ngapain mata melotot tapi gak liat di depan elo ada cogans (cowok ganteng) kayak gue?" Jawab Reno.

Andra tidak menjawab dan langsung masuk setelah pintu terbuka. Reno lebih memilih untuk langsung membersihkan diri di kamar mandi sedangkan Andra merebahkan tubuhnya di kursi yang tersedia di sana.

Matanya terus menatap handphone. Sesekali membuka aplikasi yang menunjukkan chat dari Agni yang masuk terus menerus tanpa balasan darinya, sesekali dia membuka album foto dirinya bersama Agni. Pikirannya semakin kacau.

Sementara di Tasik setelah beberapa bulan les yang dibuka Arni semakin sepi, Nenti terlihat mencari beberapa lowongan pekerjaan.

"Aku juga mau masuk mba kalau ada yang kosong." Pinta Arni.

"Husttt, Non ngaco ah. Ini lowongan buat ART bukan untuk staf kantor." Jawab Nenti.

"Emang pekerjaan aku masih kurang bagus ya mba?" Tanya Arni.

Nenti diam memperhatikan Arni, sudah banyak perubahan padanya. Semua pekerjaan pribadinya sudah dikerjakan sendiri, tapi kalau untuk bekerja mengurusi kebutuhan orang lain apalagi sebagai ART sepertinya sulit.

"Non, kalau teman-teman non di kota tahu bagaimana? Non pasti akan di bully habis-habisan. Lebih baik non di sini ngurusin anak panti ya. Biar saya yang kerja." Nenti mencoba membujuk Arni karena tidak enak kalau Nenti harus melihat majikan yang sangat menyayanginya bekerja menjadi ART.

"Aku punya ide mba. Tenang aja." Jawab Arni dengan senyum indah yang menghiasi bibir mungilnya.

"Apa?" Tanya Nenti.

"Aku bisa pakai cadar aja biar gak ada yang tahu siapa aku. Kan mereka cuma bisa lihat mata aku mba." Jawab Arni dengan polos.

"Jangan Non, biar saya saja. Belum tentu ada yang mau menerima ART bercadar." Ucap Nenti.

"Bisa dicoba dulu mba. Kan nanti ada interview, siapa tahu ada yang cocok. Daripada kebutuhan anak panti gak bisa terpenuhi? Mereka pasti akan minta kembali ke jalanan." Ucap Arni dengan semangat.

Nenti membayangkan betapa pahitnya hidup Arni jika ternyata dia harus menjadi ART. Arni yang dulu selalu dilayani kini harus melayani orang lain.

"Mba gimana? Ko malah bengong?" Tanya Arni.

"Ehh iya, nanti bibi usahakan ya non. Ayo istirahat dulu udah malam nih." Ajak Nenti.

Arni mengangguk dan masuk ke kamarnya. Sama-sama merebahkan tubuhnya di atas kasur namun dengan pikiran yang berbeda. Arni dengan bayangan pekerjaan baru sebagai ART sedangkan Nenti disibukkan dengan mencari informasi lowongan pekerjaan sebagai penjaga toko untuk Arni. Rasanya tidak tega jika harus melihat Arni menjadi ART.

"Mungkin jika di toko, Arni tidak akan terlalu menderita seperti menjadi ART." Batin Nenti.

1
Yati Xty123
jangan,buat,dua sahabat bertengkar ,ya thoor.😁😁😁
Yati Xty123
hadir,Thor masa orang kaya ada bodigarh di rumah cctp ada ngga tau calon istri selingkuh ngga tau.
Ridho Saputra
Luar biasa
Aiur Skies
hubungan keluarga yang rumit,,,, ada BOM Waktu diantara mereka, hubungan yg rapuh
Aiur Skies
sesama Player berjodoh toh🤣🤣🤣🤣🙏🏻
Aiur Skies
ya ampun gak kenal tempat 🤬🤬🤬🤬😂😂😂😂 risih iiihhh aku jd reno bakal ganti tempat tidur 🤣🤣🤣🤣
Aiur Skies
dan memang sepantasnya haram hukumnya menyentuh yang bukan Mahrom🙏🏻
Aiur Skies
salah satu tanda hamidun kayaknya 🤣🤣🤣🤣
Aiur Skies
takutnya ketika Arni menjalankan misi ini, dia hamil,,,, muncul lah masalah baru, keraguan Andra akan "ayah si baby" 🤣🤣🤣🤣🤣
Aiur Skies
apa kamu gak berpikir panjang Arni??? Bagaimana dg kelanjutan Wandi setelah kalian bohongi, dia bisa kalap dan makin kejam juga nekad sama kamu🤔🤔🤔
Aiur Skies
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣😍
Aiur Skies
dia akan mencoba mendekati Wandi, berpura-pura mencintai Wandi, supaya akhirnya Lia si cerai oleh Wandi, itu pikiran ku🤣🤣🤣🤣
Aiur Skies
ngidamnya songong 🤣🤣🤣🤣
Aiur Skies
bawaan orok kali Ndra
Aiur Skies
jangan jangan hamidun
Aiur Skies
kaaan dugaanku,,,, krn Lia nerasa nyaman bila dekat dg Arni, bahkan memposisikan dirinya sbg kakak Arni waktu Arni bekerja sbg ART dulu
Aiur Skies
nah pinter Kua👍🏻
Aiur Skies
lah, mustinya kesempatan atuh Lia buat kamu menjauh dari Wandi, bilang ajah ama mertuamu buat menjamin kehidupan kamu stlh meninggalkan Wandi
Aiur Skies
kaaan, Lia ama si Kembar satu ayah
Aiur Skies
justru jangan2 ayahnya Lia yg memperkosa Ibu Ami, jd Lia ama Kembar Arni Agni satu ayah🤔🤔🤔🤔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!