NovelToon NovelToon
Become Tyrant On My Own Way

Become Tyrant On My Own Way

Status: tamat
Genre:Mengubah Takdir / Epik Petualangan / Ruang Bawah Tanah dan Naga / Dunia Lain / Barat / Tamat
Popularitas:159.6k
Nilai: 5
Nama Author: Souma Kazuya

Meski aku dilahirkan untuk menjadi tiran, aku tidak akan hidup sesuai dengan apa yang diramalkan.
Aku akan membawa kesejahteraan kepada seluruh umat manusia, khususnya kepada orang-orang yang aku sayangi.
Berbekalkan dengan keyakinan itu, Helios de Meglovia, seseorang yang diramalkan untuk menjadi tiran berjalan di jalan sesuai dengan keyakinannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Souma Kazuya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 27 – KUTUKAN BANSHEE

Dengan perlahan, aku membuka artifak yang tersegel oleh sihir es-ku itu lalu mulai mengarahkan aliran pengisapan mana-nya kepada aliran mana Nunu yang terkontaminasi oleh kutukan banshee.

‘Kumohon, Nunu. Sadarlah! Aku tidak akan pernah lagi berpikir bahwa namamu itu jelek. Jadi kumohon, sadarlah.’ Ucapku tulus dalam hati.

Perlahan, kutukan banshee itu pun mulai terisap ke dalam artifak. Namun, akibat Nunu yang telah lama terkontaminasi oleh kutukan banshee tersebut, aliran mana-nya pun telah hampir semuanya tercemar oleh kutukan kematian yang sangat berbahaya itu sehingga nyawanya telah benar-benar berada dalam kondisi yang sangat terancam.

Karenanya, telah cukup lama artifak itu menyerap mana Nunu yang terkontaminasi di dalam aliran mana-nya, kutukannya belum juga habis-habis. Tetapi syukurlah, upayaku itu membuahkan hasil juga. Aliran mana Nunu akhirnya telah benar-benar bersih dari kutukan jahat tersebut setelah mengoperasikan artifak pengisap mana itu selama lima jam lebih.

Artifak pengisap mana yang sebelumnya ditujukan untuk tujuan jahat demi membuat kutukan penarik monster di dalam tubuh Alice meledak lantas menghancurkan tubuhnya, dengan beberapa modifikasiku pada poin kinerja transfer energinya, artifak itu berubah menjadi alat terapi penyingkiran seluruh mana jahat yang telah terkontaminasi oleh kutukan banshee di dalam aliran mana Nunu.

Aku benar-benar berterima kasih pada diriku yang muda yang mengatasi kesepiannya di istana terasingkan dengan banyak mempelajari kebijakan ilmu pengetahuan. Salah satunya kini berguna menyelamatkan nyawa Nunu.

Namun, masalah pun muncul setelahnya. Aliran mana Nunu telah bersih oleh kutukan banshee dan kembali berfungsi normal, tetapi tidak ada tanda-tanda sedikit pun dia akan bangun kembali.

“Master, bagaimana hasilnya? Apakah Nunu bisa sadar kembali?”

Albert yang sedari tadi ada di belakangku pun mulai tampak ragu akan keberhasilan metode itu.

Secara teori, aku dengan percaya diri dapat mengatakan bahwa metodeku seharusnya berhasil. Tetapi tentu saja, terkadang akan ada saja beberapa penyimpangan dari segi praktiknya perihal keterbatasan akal pikiran manusia dalam mempelajari kecenderungan alam. Terlebih, dalam hal ini, kami berhadapan dengan konsep abstrak yang namanya daya hidup.

Sering terjadi kasus bahwa kondisi tubuh seseorang seharusnya baik-baik saja, namun orang tersebut terbaring pingsan yang penyebabnya tak dapat terdeteksi oleh konsep ilmu alam mana pun. Dari konsep ilmu spiritual, mereka sering menyebutnya dengan lemahnya jiwa seseorang.

Namun apa sebenarnya jiwa itu? Tidak ada satu pun manusia di dunia ini yang mampu menjawabnya secara akurat sampai sekarang.

Aku pun mulai tertular akan kekhawatiran Albert itu. Bagaimana… bagaimana sampai cara ini juga tidak berhasil? Haruskah Nunu meninggal karena ketidakberdayaanku dalam melindungi anak buahku?

Aku yang mulai putus asa pun menyentuh pipi Nunu yang masih terbaring tidak berdaya di tempat tidur.

“Nunu, kumohon, sadarlah!”

Aku sadar bahwa harapan kosong mana mungkin berhasil mengatasi hal itu, namun, aku tetap tak menghentikan harapan di hatiku itu.

Lalu, kulihatlah wajah polos Nunu yang terbaring damai di tempat tidurnya itu.

“Hmm?”

Wajahnya terpelintir tampak berupaya keras menahan senyumnya agar ekspresi wajahnya tetap datar.

“Nunu? Kamu sudah sadar ya?”

“Hehehehehehe. Tiada yang dapat mengalahkan lembut dan segarnya sentuhan Tuan Helios.”

Nunu berujar seperti biasanya seakan dia layu terbaring tak berdaya sedari tadi semuanya hanya bohong belaka.

Tidak, aku berani bertaruh bahwa itu benar-benar bohong belaka. Nunu sejak sedari tadi pasti hanya berpura-pura pingsan. Dia entah kapan telah terbangun dari pingsannya.

Caraku benar-benar berhasil. Teori dan prosedur kerja yang kususun demi penyelamatan Nunu dari kutukan banshee benar-benar berhasil. Melebihi senangnya aku dibandingkan sewaktu pertama kali memperoleh setumpuk harta di dalam dungeon, tiada yang dapat menggambarkan kesenanganku saat ini.

“Duh, kamu ini ya, Nunu. Bagaimana pun, aku ini seorang pangeran lho. Bagaimana bisa kamu berani berakting pura-pura pingsan menipu seorang pangeran seperti itu? Tidak tahukah kamu ada yang namanya hukum membohongi keluarga kerajaan di konstitusi Kerajaan Meglovia?”

“Bleeeek! Maaf saja, aku tidak tahu soal-soal hal rumit seperti itu.” Ujar Nunu imut sembari menjulurkan lidahnya.

Aku hanya bisa geleng-geleng kepala melihat kelakuan Nunu itu dan membiarkannya untuk sesaat memakai tanganku sebagai alat pendingin suhu.

“Yang Mulia Pangeran, tampaknya gadis ini masih sakit sehingga pikirannya terlihat agak konslet Haruskah kita merawatnya lebih lanjut?”

Tidak seperti Albert yang telah terbiasa melihat sikap Nunu yang unik itu, Alice terlihat tak percaya pada kelakuan gadis yang begitu berani tidak hanya pada sekadar bangsawan, tetapi pada seorang keluarga kerajaan sepertiku.

Aku hanya menggelengkan kepala pada Alice sembari menjawab, “Tenang saja, Alice. Ini memang sikapnya yang biasa. Jika dia bisa bersikap seperti itu, berarti dia telah sembuh dengan benar.”

Aku melirik kepada Albert. Terlihat bahwa dia menggenggam tangannya erat-erat melihat kelakuan kurang sopan Nunu itu padaku. Dia bisa saja meledak, tetapi syukurlah dia masih mampu mengendalikan diri mempertimbangkan kondisi Nunu yang baru saja siuman.

Selain berkata, “Hai wanita barbar, jaga sikap sopan santunmu di hadapan Yang Mulia Pangeran!” Albert tidak lagi banyak bertindak kala itu.

Yang aku herankan justru Yasmin. Dia tetap berekspresi datar tampak bahwa sikap Nunu juga telah biasa buatnya. Tetapi jika aku kembali mengingat, ini juga seharusnya adalah pertama kalinya Yasmin melihat Nunu dalam kondisi sadarnya.

Namun, itu tidaklah penting sekarang.

“Syukurlah, sekarang kamu sudah baik-baik saja, Nunu.” Ujarku dengan penuh kelegaan.

Beberapa saat kemudian, Yasmin segera memisahkan Nunu yang menjerat tanganku itu lalu dia dan Albert pun lantas menyuruhku segera beristirahat saja.

Aku segera menampik tawaran itu dan sebaliknya malah menyuruh Yasmin dan Jilk untuk berfokus pada pemulihan kesehatan Nunu. Sementara itu, untuk Albert dan Alice, aku segera menyuruh mereka untuk kembali ke pos-nya saja masing-masing demi memenuhi tugas dan tanggung jawab mereka.

“Tapi, Master. Master terlihat sangat kelelahan. Bukankah Master sejak datang kemari terus-terusan berdiri tanpa beristirahat sekalipun? Setidaknya sejam saja untuk tidur siang…”

Berbeda dari biasanya dia yang penurut, rupanya Yasmin cukup keras kepala kali ini untuk memintaku segera beristirahat.

Namun, aku menggelengkan kepala pada permintaannya itu.

“Ada sesuatu yang sangat penting yang hanya bisa dilakukan sekarang, Yasmin. Jika energi kutukan banshee ini tidak segera diolah, maka bisa saja lepas kendali lagi dan akan justru menggerogoti orang lain yang ada di sekitar mansion ini.”

“Tapi Master…”

“Tenang saja, Yasmin. Mengolahnya takkan butuh waktu yang lama. Selain itu, aku berniat untuk segera memberikan hadiah pemulihannya kepada Nunu.”

Begitulah, aku meninggalkan yang lain untuk melaksanakan tugas yang masing-masing aku berikan kepada mereka.

Lalu aku kembali ke dalam laboratoriumku, mengunci diri, lalu mulai mengotak-atik artifak sihir tersegel yang telah mengandung energi kutukan banshee itu.

Pertama-tama, aku memodifikasi kalung putih yang kupakai yang kupadukan dengan energi kutukan banshee yang telah tercampur energi demon akibat artifak yang kembali terlepas pada artifak sihir itu setelah kulepas kembali segelnya.

Aku memodifikasi kalung sihir itu menjadi senjata mematikan yang dapat melemparkan kutukan banshee kepada lawan jika saja sewaktu-waktu kubutuhkan dalam pertarungan yang tak terprediksi.

Lalu aku menambahkannya pula formula tambahan. Suatu formula yang jika dalam keadaan yang tidak diharapkan aku kehilangan kendali oleh ketirananku, maka kalung sihir ini akan aktif dengan sendirinya menyerang diriku sendiri untuk menghentikanku.

Aku lebih memilih untuk mati daripada aku harus membunuh banyak nyawa orang lain yang tak berdosa dalam ketiranan.

Selanjutnya adalah tersisa artifak sihir demon kosong yang berbahaya ini. Dengan sedikit modifikasi alkimia, aku lantas mengubahnya ke dalam suatu bentuk artifak baru yang akan sangat bermanfaat bagi Nunu untuk mengatasi kekurangannya akibat kecacatan sirkuit sihirnya.

.

.

.

Tak kusangka, suatu prosedur yang kuduga hanya akan menghabiskan waktu tak sampai senja, malah berjalan sampai tibanya pagi di hari berikutnya, terima kasih berkat banyaknya hal-hal tak terprediksi yang menjadi variabel pada proses sintesa-ku. Namun pada akhirnya, kuselesaikan artifak itu dari bahan dasar sintesa potongan artifak sihir demon tersebut.

Sebuah artifak cincin dan tombak sihir. Ini akan menjadi artifak ideal bagi Nunu dalam memanfaatkan bakatnya yang luar biasa secara optimal di dalam suatu pertempuran.

Dengan perasaan sangat puas dan bangga telah menyelesaikan suatu artifak sihir yang sangat luar biasa ini, aku pun menuju ke ruangan di mana Nunu dirawat untuk memberikannnya kejutan.

‘Kuyakin, dia pasti akan senang.’ Pikirku dalam hati.

1
Lallizzz
anjaayyy kelazzzz lanjutkan pangeran
Lallizzz
Good daripada sering dituduh ya mending langsung aja wujudin ya ga biar yg lain pada kaget sekalian
Lallizzz
Awalnyaaa bagusss
abdillah musahwi
baru sadar suaranya kayak sapi🤔 nih kura-kura peranakan sepertinya
????
namanya bagus ko ga jelek malah lucu
Souma Kazuya: Hehehe, iy kk 😄
total 1 replies
Sarah ajha
Semangat mc, kuasai kota, jatuhkan raja dan para saudaramu yg sampah, jatuhkan kuli suci 🤭🙏
Souma Kazuya: Heheheheheh3 😁🙏
total 1 replies
Sarah ajha
wkwkwkwkwkwkwkw😅
Souma Kazuya: Trima kasih atas komentarnya kk 😁🙏
total 1 replies
Sarah ajha
Nunu keren kok namanya
Souma Kazuya: hehehehehehe, iya kk ☺🙏
total 1 replies
Sarah ajha
badass 😁
Souma Kazuya: hehehehehehehe ☺🙏
total 1 replies
Sarah ajha
Tirani itu apa emang sama dengan diktator kak?
Souma Kazuya: Beda kk ☺🙏
total 1 replies
Sarah ajha
Semangat kk, overall sudah bagus
semoga mc nya happy ending ya 👍
Souma Kazuya: Trims kk 🙂🙏
total 1 replies
Sarah ajha
Wkwkwkwkekek3, monster pertamanya lipan 🤭
Souma Kazuya: Hehehehehehehe, trims kk atas dukungan komentarnya 🙂🙏
total 1 replies
Sarah ajha
Pet nya kayak nama orang
Souma Kazuya: Hehehehehehe ☺🙏
total 1 replies
Sarah ajha
Ini suara apa?
Souma Kazuya: Hehehehehehe, suara pet si yasmin kk 🤭
total 1 replies
Sarah ajha
Terlalu melankolis mc nya
Souma Kazuya: Emang sih kk 🥺
total 1 replies
Sarah ajha
good
Souma Kazuya: trims kk ☺🙏
total 1 replies
Spencer
gua berharap si mc banyak tersiksa sih, banyak disakitin tapi endingnya nyelametin kerajaan itu dengan bayaran nyawanya
Spencer: nahh justru itu, nanti pas udh korbanin nyawanya, si mc idup kembali cuma di tempat lain yang jauh dari kerajaannya, hidup jadi orang biasa trus penampilannya berubah juga
total 2 replies
Taufik Hidayat
yaa keren
Souma Kazuya: Trims kk 🙂🙏
total 1 replies
Mulyani
Tadinya udah bikin novel baru eh setelah baca cerita disini ternyata tulisanku acak-acakan 😁
Souma Kazuya: Trims kk dukungan komentarnya ☺🙏
total 1 replies
Eko Rini
𝚗𝚒𝚌𝚎
Souma Kazuya: Trims kk atas dukungannya 🙂🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!